"sebenarnya disini yang mesum siapa Aku atau kamu ,honey"! tanya bhara laki laki yang kini sedang mengungkung tubuh Zahra ,gadis berusia 18 tahun yang baru saja lulus sekolah.
Zahra terdiam ,sungguh kali ini dia tidak bisa berkutik ketika bhara menindihnya saat ini, gadis yang selalu penasaran dengan rasanya bercinta ,sepertinya akan merasakannya di bawah belenggu serangan CEO posesif yaitu tuan bhara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 34
.Tut. Tut. Tut.
Hallo tuan"!!
Sapa seseorang di seberang telpon.
"Apa kamu melihat gadis yang menyenggol istriku di acara tadi".
"Iya tuan,apa ada masalah"!
Tanya laki laki tersebut diseberang telpon.
"Cari tahu tentang gadis tersebut,dan secepatnya beritahu aku".
Jelas tuan sagata sebelum memutuskan panggilan telpon tersebut.
"Baik tuan"!!.
****Pagi pun tiba.
Zahra yang masuk h terlelap di dalam dekapan laki laki tampan yang juga masih memejamkan matanya saat ini.
Perlahan gadis tersebut pun membuka matanya saat tanganya tak sengaja memegang sesuatu di bawah sana.
Diremasnya berkali kali namun tetap saja membuat nya penasaran dengan kesadaran yang masih belum sepenuhnya terkumpul.
"Apa sih ,,keras besar dan panjang,"..
"Honey,,emmmmm"!!
Suara paro terdengar jelas pada kendang telinga Zahra membuat mata gadis tersebut terbuka sempurna.
"Terus honey,lebih keras lagi,aaaah"!!
Kata bhara sambil memejamkan matanya menikmati sensasi yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.
Bagaimana tidak masih pagi buta di saat anak konda nya bangun,sudah disambut oleh remasan tangan nakal Zahra yang sedari tadi meremas remas anak konda tersebut.
Mata Zahra pun semakin melebar dan sontak melihat di balik selimut yang menutupi tubuhnya dan bhara.
"Oh God,shit",anak konda lee"!!
Pekik Zahra sambil melepaskan tanganya yang masih memegang alat kel4min duda tampan tersebut.
"Jangan berhenti".
Kata bhara sambil menarik kembali tangan Zahra dan meletakkan nya kembali di area tersebut.
Glek"!!
Tubuh Zahra mematung seketika, pikirannya langsung berkelana entah kemana.
"Lanjutkan honey"..
Bisik bhara sambil menahan sesuatu yang sudah menyerah aliran darahnya saat itu ini.
Bruk"!!
"Aaauuuu"!!
"Honey,kenapa memandangku"!!
Pekik bhara kesal saat tubuhnya sudah terjatuh dengan sempurna di lantai.
Sambil menahan sakit pada bokongnya,anak konda yang tadinya menegang kini perlahan tertidur bersamaan dengan mood bhara yang mulai rusak di pagi itu.
"Mesum"!!
Sergah Zahra langsung turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi meninggalkan bhara yang masih mengusap ngusap bokongnya.
"Ediian ,apa tadi ,anak kondanya besar dan panjang sekali,CKck, kenapa tanganku juga pakai acara menggerayangi ke arah sana,malu sekali aku.,Cok"!!
Geruntuh Zahra di dalam kamar mandi dengan wajah yang sudah memerah menahan malu .
"Bagaimana rasanya coba jika sebesar itu ,apa anuku bisa di masukin nya".
"Plak"!!
"Otak mesum"!!
Pekik Zahra sambil memukul kepalanya sendiri.
"Anjirr, sumpah yang tadi itu benar benar gede bengit"!!
Katanya lagi sambil memandangi tanganya yang di buat meremas anak konda duda tampan yang sudah mengisi hidupnya satu bulan terakhir ini.
Tring.
Satu pesan masuk pada ponsel bhara.
Laki laki tersebut pun bangkit dari duduknya di atas lantai dan mengambil ponsel yang berada di atas nakas samping tempat tidur .
"Sebuah vidio di mana seorang wanita telah di tiduri oleh orang suruhannya,siapa lagi jika bukan dara.
Flashback on".
Malam semakin larut dara yang baru saja akan pulang dari acara pesta malam itu.
"Pa,,aku pulang duluan ".
Kata dara kepada tuan Mahendra yang kebetulan belum ingin pulang .
"Hati hati sayang"!
Kata tuan Mahendra kepada sang anak.
Dara pun melangkah menuju basement hotel tersebut untuk menuju mobilnya yang terparkir di sana.
Namun saat akan masuk kedalam mobil.
Seorang laki laki dari belakang menyergap nya dengan obat bius yang sudah berada hidung wanita tersebut.
Melihat tubuh sexy wanita yang sudah tidak berdaya ,laki laki tersebut langsung saja melancarkan aksinya menidurinya dan tak lupa merekamnya..
"Jangan mencoba mengusir hidup nona muda kamu,atau vidio ini akan tersebar di mana mana".
Pagi itu dara yang baru saja sadar dari tidur lelapnya,begitu kaget saat tubuhnya sudah polos tanpa sehelai benangpun dengan area intim yang terasa aneh.
"Sial,siapa yang sudah berani melakukan ini padaku".
Teriak dara murka,
saat akan turun dari ranjang tersebut, terlihat lah sebuah tulisan yang tertera di atas nakas dengan sebuah camera yang sengaja di tinggalkan oleh sang pelaku.
4njing"!!
"Siapa yang berani melakukan ini padaku,aaaaarg"!!
Teriak dara penuh dengan amarah yang sudah akan meledak ,saat melihat tubuhnya di jamah dengan laki laki yang tidak dia kenal,ya meskipun dara sudah pernah melakukanya ,tapi tidak dengan laki laki yang asal seperti yang di vidio tersebut.
Flashback off.
Bhara tersenyum kecil melihat kinerja anak buahnya yang cukup baik.
Ceklek"..
Pintu kamar mandi pun di buka oleh Zahra,tanpa merasa berdosa Zahra melangkah keluar dari dalam kamar mandi dan mendudukan bokongnya di atas sofa.
"Aku lapar ,om"!!
Kata Zahra sambil menatap ke arah bhara yang masih memegang ponsel di tanganya.
Hemmm"!!
Sahut bhara malah melangkah menuju kamar mandi mengabaikan ucapan Zahra.
Zahra yang merasa di cuekin pun memilih untuk keluar kamar dan menuju dapur.
"Apa yang bisa dimasak,dasar om om tidak peka".
Geruntuh nya sambil membuka lemari es tang terdapat di mini kitchen tersebut.
Hanya makanan siap saji yang berada di dalam kulkas tersebut.
"Sosis, fish ball,dry Masrun,dan nugget"..
Zahra pun mengambil bahan tersebut dan mulai memotong secukupnya,,
"Tidak ada beras ya,,hanya ada mie "!
Gumamnya lagi .
Alhasil Zahra pun memasak mie rebus ala Zahra.
"Kemana lagi gadis nakal itu"!
Kata bahara saat sudah selesai membersihkan diri.
Ceklek..
"Harum"!!.
Gumam bhara sambil berjalan menuju kitchen dimana Zahra sedang sibuk disana.
Grab"!!
Perlahan bhara memeluk pinggang ramping Zahra dan menenggelamkan kepalanya pada ceruk leher gadis kecilnya.
Zahra sempat terlonjak kaget karena ulah bhara .
"Om,aku sedang masak,lepaskan aku".
Kata Zahra dengan perasaan yang sudah tidak karuan.
"Masaklah,jangan lupa calon suami mu ini sudah sangat lapar,honey"!!
Bisik bhara tepat di telinga Zahra.
Blush"!!.
Dengan jantung yang sudah akan nyemplung ke dalam panci,duda satu itu berhasil membuat Zahra salah tingkah karena ucapan dan tingkahnya.
"Apa,calon suami"!
Kata Zahra yang sudah mendadak menjadi patung detik itu juga