Cerita ini menceritakan tentang seorang anak yang bertemu kakek misterius dan diberi kekuatan yang dimana sangat kuat tapi dia tak menyadari akan kekuatan itu dan memulai jalan petualangannya sendiri.
jadi seperti apakah kelanjutannya anak ini didunia kultivasi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon candra27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Cultivation Of Ming Can
Setelah keheningan sesaat patriak sekte Azure berkata pada ayah nya yang tak lain ada di samping nya yaitu pria tua berjanggut itu.
"a-ayah apa kau tidak berlebiha?diakan baru saja jadi murid baru?" ucapnya patriak sekte dengan raut wajah ragu
"Hm...kurasa kau tidak menyadarinya" ucap pria tua berjanggut itu pada patriak sekte Azure yang merupakan anaknya.Hingga ia menoleh ke arah ming can "anak muda coba kau perlihatkan tingkat kultivasi mu yang sebenarnya" hingga orang dari sekte azure semua heran dengan perkataan patriak sekte sebelumnya itu yang tak lain adalah pria tua berjanggut itu dan juga merupakan ayah dari patriak sekte azure sekarang.
Ming can sedikit terkejut mendengar perkataan pria tua itu yang tahu bahwa ia menyembunyikan tingkat kultivasinya,hingga ming can mengangguk setuju sambil menatap pria tua itu.
Seketika aura yang dikeluarkan ming can tambah kuat dan dengan begitu semua orang yang ada disitu sadar akan tingkat kultivasi anak muda di depannya.
"Ini..."
"Hebat sekali di umur yang muda sudah sampai tahap seperti ini"
desas-desus para murid sekte azure di situ mulai terdengar.
"bagaimana apa kau mengeeti sekarang?" ucap pria tua berjanggut itu pada patriak sekte azure.
"Hah...kalo begini aku pun setuju,baiklah nk ayo mari kita pergi saja ke sekte Azure dan sampai disana kau akan langsung jadi murid dalam" ucap patriak sekte azure sambil berdiri dari tempay duduknya diikuti semua orang dari sekte azure juga ming can.
hingga mereka pamit undur diri pada orang-orang disana dan setelah pamit mereka semua terbang pergi menuju sekte Azure dan perjalanan menuju sekte azure dari tempat kompetisi membutuhkan waktu 2 jam bila terbang.
***
2 jam berlalu rombongan sekte Azure telah sampai di depan gerbang sekte azure dan selama di perjalanan tadi juga ming can sambil mendengarkan penjelasan tentang sekte azure dari Tian Wie yang merupakana patriak sekte azure sebelumnya.
Kemudian ketika didepan gerbang sekte azure rombongan yang berisikan ming can turun dari terbangnya hingga ketika mereka turun dan berjalan masuk kedalam sekte,sambil semua orang memberi hormat ketika melihat Tian Wei dan juga Tian Ming berjalan masuk dari arah gerbang sekte.
***
Setelah itu ming can dibawa oleh tian wei dan tian ming kedalam aula dan secara langsung di angkat jadi murid dalam sekte dihadapan tetua luar dan tetua dalam sekte azure,hingga jelas banyak muncul pertanyaan di benak para tetua yang menyaksikan ming can sebagai murid yang baru masuk ke sekte langsung jadi murid dalam.
Setelah selesai proses pengangkatan ming can jadi murid dalam sekte ming can pun diberikan tanda pengenal murid dalam sekte oleh patriak sekte langsung,dimana di dalam plakat pengenal itu berisi informasi mengenai ming can sebagai murid dalam sekte azure juga akan mencatat poin kontribusi nya pada sekte azure.
Kemudian melihat wajah para tetua yang kebingungan melihat ming can yang diangkat jadi murid dalam padahal murid baru patriak sekte menjelaskannya dihadapan para tetua luar dan tetua dalam.
"Kalian mungkin bingung mengapa Ming can jadi murid dalam padahal hanya murid baru kan?Tapi aku akan jelaskan sedikit saja,ini karena permintaan dari patriak sebelumnya yang merupakan ayah aku untuk mengangkat langsung ming can jadi murid dalam.Juga tentu ada alasan lain yang kuat yaitu di usiannya yang muda ini dia memiliki basis kultivasi yang berbeda dari anak seusiannya yaitu tahap Emperor dan ia juga mendapat juara pertama di kompetisi yang di adakan di ibukota kerajaan.Jadi kuharap kalian paham dan tak menentang juga perlakukan ia dengan baik apa kalian paham?"
Sontak semua tetua terkejut dengan perkataan patriak sekte mereka dan dengan serempak mereka bukannya memperlihatkan wajah bingung malah girang dan senang karena tambah 1 jenius lagi bagi sekte mereka dan berkata serempak "Kami terima keputusan pariak"
Hingga setelah itu para tetua keluar daei aula itu dan hanya menyisakan ming can,tian ming juga tian wei di dalam aula itu.
"Ming can kau hebat sekali ternyata,bisa memiliki kekuatan seperti ini di umur yang begitu muda" ucap Tian wei dengan senang hingga tiba-tiba datang seorang wanita cantik yang kira-kira berumur 20-an masuk kedalam aula dan memberi hormat juga berkata "Salam Pada patriak dan juga tuan Tian Wei" ucapnya wanita cantik itu dengan sopan dan lembut.
"Kau sudah datang Li wei,aku memiliki tugas untukmu kau sebagai tetua dalam tolong ajak ming can berkeliling di area murid dalam juga beritahu tempat tinggalnya selama di sekte ini" ucap tian ming sebagai ketua sekte.
"Saya mengerti patriak" ucapnya sambil manangkupkan kedua tangannya dengan hormat.
"Ming can ikuti tetua Li untuk melihat area murid dalam juga tempat tinggalmu" ucap tian wei.
***
Setelah itu ming can di ajak tetua li berkeliling di area sekte dalam,dan Setelah selesai berkeliling ming can di ajak ke tempat tinggalnya murid dalam.
"Ini tempat mu selam tinggal disini"
ucap li wei sambil menujuk bangunan besae ang seperti penginapan yang terlihat didepan ming ca.
"kalau tak ada yang lain aku pamit undur diri,dan ruangan mu ada di bagian belakang sebelah kiri" ucap li wei menatap ming can.
"Kalo begitu teeimakasih tetua li,maaf jika merepotkan mu sebelumnya" ucap ming can dengan menangkupkan kedua tangannya hormat pada tetua li.
Tetua li pun pergi dalam sekejap dari situ seperti kilat dan ming can masuk kedalam ruang kamarnya yanh diberitahukan tetua li barusan hingga setelah masuk kedalam kamar ming can mengunci pintu dan kemudian merebahkan dirinya di atas kasur yang empuk.
"Lelahnya hari ini" ucap ming can yang kemudian tertidur pulas.
***
Hingga akhirnya ming can bangun dari tidurnya dan membuka mata perlahan sehingga setelah itu ia duduk dan mulai pergi mandi setelah mandi ia beepakaian dan setela berpkaian menggunakan pakaian murid dalam sekte azure yang berwarna biru laut dengan corak kuning emas yang terlihat elegan dan menawan.
"sepertinya sekaeang sudah waktunya menuju tempat latihan" kemudian ming can keluar dari bangunan tempatnya tinggal,sehingga ketika ia berjalan menuju lapangan latihan murid dalam dibelakang ming can seorang pria yang terlihat berumur 20-an menepuk pundaknya "Hai..." ming can pun melirik ke belakang dan melihat seorang pria berambut merah dan wajah tampan juga elegan dibelakangnya.
"Hai...anu maaf kamu siapa?" ucap ming can dengan heran
Part 34 END