Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
INSOMNIA
Malam ini Nabila akan bermalam dirumah Nathan,pertama kali ia main di tempat orang dan menginap dirumahnya.Nabila akan tidur di kamar tamu.Sementara Nathan akan tidur di sofa,takut Nabila butuh sesuatu.
Rumah mewah nan megah,Namun siapa sangka ada satu kamar tertutup yang menarik perhatian nya.Sepertinya sengaja dikosongkan.Ibu Nathan pun tidak berani menempati kamar itu.Nabila penasaran ingin bertanya namun pikirnya hanya perasaan nya saja.
"kenapa terasa seram ya kamar itu"sambil melirik lumayan lama pintu kamar itu.
Nathan menepuk pundak Nabila."Hey malah melamun,Nih selimut buat kamu.Kalau butuh sesuatu tinggal bilang aja yah,aku tidur disofa"
Nathan tau kalau insting Nabila sangat kuat dengan keberadaan makhluk halus, walaupun Nabila bukan indigo seperti dirinya,namun ia bisa merasakan kehadiran makhluk halus di sekitar nya.
Ibu Dewi keluar kamar dan menegur mereka berdua yang asyik mengobrol.
"Tidur udah malam,oiya Nabila jangan hiraukan suara apapun di rumah ini yah"Ibu Dewi langsung masuk ke kamarnya lagi tanpa memberi penjelasan.
Degggg.Jantung Nabila berdetak kencang,pikirannya kemana-mana.(apa mungkin ibu Nathan melakukan pesugihan)ah mikir apa sih aku ini.Mungkin ada alasan lain tentang kamar ini yang dikosongkan.
Nathan tidur di sofa,Nabila masuk ke kamarnya.Ia menarik selimut sembari menggigit bibirnya.Entah apa yang menganggu pikiran nya namun ia sama sekali tak dapat memejamkan mata.Ia penasaran akan kata-kata ibu Dewi tadi.
Tadinya tidak ada suara apapun yang terdengar aneh,hanya suara jam dinding yang jelas terdengar ketika malam hari.Akan tetapi tepat pukul 12 malam.Ia mencium bau amis,bau itu sangat menusuk di hidungnya.Nabila menarik selimut dan menutupi wajahnya.
(Bau apa ini,busuk sekali)ucapnya dalam hati.
Kemudian ia mendengar suara tangisan laki-laki.Suara itu berasal dari kamar kosong itu.Nabila baru teringat cerita Nathan tadi siang kalau Ayah dan Budhe nya meninggal gara-gara hubungan terlarang.
(ah apa ini tangisan ayah Nathan yang menghantui rumah ini sampai sekarang)ucapnya dalam hati.
Malam itu matanya terasa mengantuk,namun sama sekali enggan terpejam.Ingin rasanya Nabila melarikan diri akan tetapi rumah nya jauh.Nabila hanya bisa pasrah mendengar suara aneh dirumah Nathan.Rumah yang megah namun menyeramkan ketika malam hari,pantas saja dikosongkan kamar itu semenjak Ayah Nathan meninggal.
Tak terasa Adzan subuh berkumandang.Dalam hatinya mengucap(Alhamdulillah akhirnya sebentar lagi pagi). Terdengar keras suara mesin motor di luar rumah Nathan.Nabila bingung mau pergi kemana Nathan petang-petang begini.Ah besok saja aku tanya dia.
Matahari mulai terlihat,sinarnya masuk menyinari jendela kamar nya.Akhirnya Nabila bisa bernafas lega.Ia keluar kamar dengan mata sembab.Sementara Nathan dan Ibunya sudah menunggu di meja makan untuk sarapan.
"duh aku telat bangun ya,maaf ya tidak bangun awal dan membantu Tante"ujarnya dengan menguap.
"tidak apa-apa,ayo sarapan"Ibu Dewi mempersilahkan Nabila untuk sarapan bersama.
Nathan tau pasti Nabila tidak dapat tidur semalam mendengar suara tangisan Ayah.Bagi Nabila itu hal yang menyeramkan,namun bagi ia dan ibunya itu sudah biasa.
"kamu gak bisa tidur yah semalam, sarapan dulu nanti ku antar pulang"ujar Nathan.
"petang-petang sekali kamu habis kemana,kok udah manasin motor"Tanya Nabila.
Semua terdiam.Nathan dan Ibunya saling melirik seperti terkejut akan pertanyaan nya.Yang Nabila dengar itu suara motor butut Ayah yang terkadang masih suka nyala sendiri.
"habis ke surau,ya kan Bu"Nathan mencoba berbohong agar Nabila tidak takut.
.
Selesai sarapan,Nathan mengambil motor dan akan mengantar Nabila pulang.Nabila menghela nafas panjang akhirnya dia bisa keluar dari rumah itu.Namun ia tersadar akan sesuatu.Ya suara motor yang ia dengar sehabis subuh tadi berbeda dengan suara motor Nathan.Rasanya baru sehari tinggal dirumah Nathan banyak hal aneh yang ia dengar.
Rasa takut nya semalam terbayar dengan sejuknya udara pagi dan pemandangan yang memanjakan mata.Tapi ia sudah kapok tak akan lagi ia menginap dirumah Nathan .Benar apa kata orang-orang kalau malam hari desa itu terasa mencekam dan menakutkan.