Ali, seorang pemuda berusia 23 tahun, terjebak dalam kebuntuan hidup—menganggur dan bermimpi membangun bisnis, tetapi tak memiliki modal. Namun, segalanya berubah ketika tanpa sengaja ia membangkitkan kekuatan untuk menjelajahi dunia paralel. Di sana, ia menemukan teknologi canggih, harta tanpa batas, serta buku-buku seni bela diri yang dapat ia bawa kembali ke dunia nyata. Dengan kecerdasan dan tekadnya, Ali memanfaatkan semua yang ia peroleh untuk menaklukkan dunia. Uang, teknologi, dan keterampilan bertarung kini ada di tangannya. Inilah kisah seorang pemuda yang melangkah dari nol menuju kejayaan—mengubah takdir dan menapaki jalan menuju puncak dunia!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Skyligh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 34 PENCARIAN KARYAWAN SUDAH SELESAI
terlihat di suatu jalanan yang ramai terlihat Ali, elsan dan Tono memberikan brosur lowongan kerjanya kepada orang di sekitar jalanan tersebut.
Ali memberikan brosur itu kepada pejalan kaki sedangkan elsan dan Tono memberikan kepada pengendara motor yang lewat. Dan orang di sana terlihat tidak tertarik kepada lowongan kerja yang Mereka berikan.
sekitar jam 3 sore, brosur itu sudah di bagikan ke semua orang dan ada juga orang yang tidak punya hati yang merobek brosur itu di depan mereka.
“al susah juga yah cari karyawan di sini“.kata elsan
“iya Al di sini sangat susah cari karyawan“.kata Tono
“gak apa apa, kita sabar saja, semoga ada yang berminat bekerja di kafe kita“.kata Ali
Mereka duduk di bangku pinggir jalan untuk beristirahat karena mereka sudah kelelahan dari tadi. Tak lama kemudian ada seorang wanita yang menghampirinya.
“permisi kak apakah benar kakak membutuhkan karyawan untuk bekerja di kafe kakak?“.tanya wanita tersebut
“iya betul mba! Kami membutuhkan karyawan“.kata Ali
“begini kak! saya mau melamar kerja di kafe kakak apakah masih bisa?“.kata wanita tersebut
“tentu saja bisa mba, karena mba yang pertama ingin bekerja di kafe kami! maka saya sebagai owner nya, menerima anda bekerja di kafe kami“.kata Ali
“benarkah?“.kata wanita tersebut
“jadi besok, anda bisa datang di kafe kami pada jam 1 siang untuk mengisi data data anda“.kata Ali
Setelah wanita itu di terima bekerja di kafe Ali, terlihat dia sangat bersemangat karena wanita itu sangat butuh pekerjaan.
untuk saat itu Ali masih mencari satu karyawan lagi, karena hari mulai sore mereka berdua meninggalkan tempat itu dan bergegas pulang ke rumahnya masih masing.
Karena Tono mengendarai mobil maka dia pulang agak sedikit lambat karena macet. Sedangkan Terlihat Ali dan elsan yang meninggalkan tempat tersebut bergegas menuju ke apartemennya.
sore mulai berganti ke malam hari dan terlihat Ali yang duduk di balkon sambil ngerokok, kemudian disusul oleh elsan yang membawa dua cangkir kopi.
Tiba tiba Ali mendengar handphonenya berbunyi, Ali mengambil hpnya dan melihat kalau yang menelpon nomor tidak di kenal, karena penasaran Ali mengangkat panggilan tersebut.
“halo!“.kata Ali
“iya! halo pak! Apakah benar bapak mencari seorang karyawan?“.tanya orang itu.
mendengar suaranya, ternyata yang menelpon adalah seorang perempuan.
“iyya benar!, kami mencari 1 karyawan lagi“.kata Ali
“bagus lah! Saya ingin bekerja di kafe bapak, setelah melihat brosur lowongan kerja yang di berikan teman saya“.kata wanita tersebut
“kalau begitu, besok kamu pergi di kafe kami pada jam 1 siang, alamat yang tertera di brosur itu“.kata Ali
Ali menutup panggilan dari gadis tersebut dan dia terlihat senang karena sementara masalah karyawan sudah selesai dan sekarang Ali ingin membicarakan tentang pra opening yang adakan pada hari Sabtu malam kepada elsan.
Begitu lama berbincang bincang dengan elsan, kemudian Ali melihat jam, ternyata sudah pukul 10 malam, karena dirinya merasa mengantuk dia ingin pergi ke kamarnya untuk beristirahat, begitupun juga elsan yang melihat Ali berjalan ke kamarnya, dia pun ingin masuk ke kamarnya untuk beristirahat juga.
Keesokan paginya mereka berdua sudah berada di meja makan untuk sarapan, karena mereka akan berangkat ke kampus.
sekitar jam 9 mereka berdua telah sampai di parkiran kampus, dan di sana terlihat Tono yang menunggu Ali dan elsan di bawah pohon.
“al! gimana soal karyawan?“.tanya Tono
“masalah karyawan sudah selesai dan sekarang nanti kita harus pergi ke kafe untuk menulis data data kedua karyawan kita nanti“.kata Ali
“baguslah kalau begitu, kebetulan semalam teman saya mencari pekerjaan, dan ku tawarkan brosur itu, eh ternyata dia tertarik bekerja di kafe mu!“.kata Tono
“oh! yang semalam itu teman mu ton“.kata Ali
setelah berbincang bincang dengan Tono, disana juga terlihat elsan yang berbicara melalui telpon dan ternyata yang elsan ajak bicara adalah temannya yang ada di kampung.
“al teman ku sekarang sudah berangkat ke Jakarta dan nanti saya akan menjemputnya di stasiun kereta, saya pinjam motormu yah“.kata elsan
“teman mu yang mau bekerja dengan kita yah?“.kata Ali
“iya Al! sekarang sudah berangkat dari Indramayu ke Jakarta“.kata elsan
“yaudah pake aja, saya berangkat dengan tono saja! Iyya kan ton!“.kata Ali
“iya betul! Berangkat dengan saya saja al“.kata Tono.
setelah selesai berdiskusi mereka bertiga berjalan masuk ke kelas mereka, setelah mereka bertiga masuk di kelas, terlihat disana ada Riski, Arga dan Rahmat yang menatap Ali dan elsan dengan tatapan tajam.
Elsan melihat mereka bertiga dan berkata kepada Ali, kalau mereka bertiga pasti ingin balas dendam, mendengar perkataan elsan, Ali terus berjalan seperti tidak pernah terjadi apa apa.
melihat Ali dan elsan yang terus berjalan, mereka bertiga hanya mengepalkan tangannya karena geram soal kemarin, mereka tidak bisa berbuat apa apa karena kemarin mereka bertarung tiga lawan dua saja mereka tidak bisa mengalahkan Ali dan elsan, mereka hanya memendam hasrat balas dendamnya.
Karena Tono tidak berdekatan duduk dengan elsan dan Ali, maka dari itu Tono berpindah tempat dari depan ke belakang, kebetulan di belakang masih ada tempat duduk yang kosong.
Beberapa saat kemudian dosen mata kuliah kewirausahaan dan kebetulan hari ini cuma satu mata pelajaran kuliah, mulai jam 10 sampai jam 12 siang, maka dari itu Ali memutuskan untuk melakukan pertemuan dengan karyawan yang akan dia rekrut di kafenya.
Dosen itu berjalan masuk dan memperkenalkan dirinya “perkenalkan nama bapak adalah Supriadi dan bapak akan membawakan mata pelajaran kewirausahaan!, mengerti!“.kata pak Supriadi
Semua mahasiswa di ruangan itu berteriak “ mengerti pak“.
“tapi sebelum kita memasuki pelajaran!, siapa yang bernama Riski Rahmat dan Arga coba angkat tangannya“.kata pak Supriadi
Mereka bertiga mengangkat tangannya dan berkata “saya pak“.
“kalian bertiga dipanggil oleh pak dekan ke ruangannya“.kata pak Supriadi
Setelah mendengar perkataan pak Supriadi, mereka terkejut karena mereka di panggil pasti ada sangkut pautnya dengan masalah kemarin, kemudian mereka bertiga mau tidak mau haru pergi menghadap ke pak dekan.
Kemudian Rafa mengangkat tangannya dan berkata “pak! Ali dan elsan tidak di panggil juga“. Mendengar itu elsan langsung berdiri, dan ingin berjalan ke arah Rafa, karena Ali tidak mau membuat masalah lagi di kampus, tapi kalau keadaan terpaksa mau tidak mau dia harus melawan.
Ali langsung menahan elsan yang ingin berjalan dan berkata “san udah duduk aja gak usah pedulikan perkataan kayak begitu“.
mendengar perkataan Ali, elsan langsung meredakan emosinya dan kembali ke tempat duduknya. Tapi tidak sampai di situ saja, Rafa kemudian berkata lagi kalau Ali dan elsan yang menjadi dalang dari semua kejadian pemukulan yang terjadi kemarin kepada pak Supriadi.
Mendengar itu elsan terus menahan emosinya, kemudian Tono membantah tuduhan yang di lontarkan kepada Ali dan elsan, dan berkata kepada pak Supriadi bahwa kejadian kemarin adalah murni karena kesalahan dari ketiga orang tersebut.
mendengar itu semua mahasiswa yang melihat kejadian itu berkata bahwa yang bersalah adalah mereka bertiga. Mendengar itu pak Supriadi sangat marah karena Rafa yang memfitnah Ali dan elsan, kemudian pak Supriadi juga menarik Raha ke ruangan pak Mulyadi dengan alasan provokator.
Karena pak Supriadi ingin berdiskusi dengan dekan tentang masalah ini, maka dari itu pak Supriadi membubarkan kelasnya.
...----------------...
...Jangan lupa like komen dan berikan dukungan yah gaisss...
...----------------...
...Terimakasih ✌️...
BELEUNG BELENG....