Maggie adalah seorang gadis kecil yang tidak pernah dianggap oleh daddynya karena ia terlahir dari rahim wanita yang tidak diinginkan yaitu rahim seorang gadis desa yang bekerja sebagai pembantu.
Gadis berusia 2 tahun ini mencoba mengambil hati daddynya dengan berbagai cara namun sia-sia. Sampai suatu saat ia lelah dan menerima tawaran mommynya untuk pergi ke tempat yang jauh disanalah mereka memulai hidup baru dan mengubah takdir hidup mereka, saat itulah gadis kecil ini perlahan-lahan mulai melupakan sosok daddy yang begitu ia idamkan.
Apakah mereka akan bertemu kembali? ikuti terus novel ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lala Jingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34. Ulang Tahun Mey 1
(Semoga semuanya berjalan dengan baik. Aku yakin puteriku mampu melakukan semua ini. Saatnya kamu membungkamkan dunia yang selalu merendahkanmu dengan kedudukan dan takhta kemegahan ini puteriku Meylani Larasaty Smith)
*****
Pada malam hari, keluarga Smith tengah makan bersama di meja makan sambil mengobrol ringan.
"Nak, setelah makan ikut ayah ke ruang kerja karena ada yang harus kamu tanda tangani sebagai calon pemimpin baru" ucap tuan Devid pada puteri kandungnya
"Baik Ayah" ucap Mey sambil memasukan makanan ke dalam mulut.
Setelah menyelesaikan acara makan malam, Mey minta ijin untuk terlebih dahulu menidurkan puteri kecilnya yang sudah menguap sejak tadi.
"Ayah, aku bawa Maggie ke kamar dulu nanti aku susul ke ruang kerja" ucap ayah
"Iya nak, ayah dahulu ke sana" ucap ayah melangkah pergi ke ruang kerjanya
Mey membawa puterinya untuk menidurkannya, selang beberapa menit gadis kecil itu sudah di alam mimpi. Mey menyelimuti puterinya dan menutup pintu lalu melangkah pergi ke ruang kerja ayahnya.
Ayah Devid menyuruh Mey duduk untuk menandatangani berkas yang sudah disiapkan.
Mey yang tidak merasa curiga langsung membubuhkan tanda tangan di semua berkas yang berlogo dan yang bermeterai.
Ayah memang cerdas dan bisa mengelabui Mey dengan menyisipkan berkas yang diberikan mama Ratna diantara berkas-berkas miliknya.
****
"Halo boy, apa kamu bisa membantu papa?" ucap papa Alberth saat teleponnya tersabung ke putera semata wayangnya
"Bantu apa pah" ucap Alfa dibalik telepon
"Tuan Devid mengundang para pemegang saham karena dia akan melepas jabatan dan akan digatikan dengan anaknya, kebetulan papa masih di Amerika dan belum pulang. Kamu tolong hadir ya mengantikan papa datang ke Australia" ucap papa menjelaslan alasanya
Alfa terdiam cukup lama saat mendengar nama negara yang papanya sebutkan. Negara yang pernah menghadirkan luka karena menyaksikan mantan isterinya bersama pria lain.
"Baik pah, akan Alfa usahakan untuk hadir" jawab Alfa kurang semangat.
*****
Empat hari sudah berlalu dan hari ini adalah hari ulang tahun puteri seorang tuan Devid Smith yang baru ditemukan setelah 21 tahun menghilang.
Acara yang begitu meriah yang dihadiri oleh para petinggi dari berbagai penjuru yang bekerja sama dengan perusahaan raksasa ini mulai berdatangan, ada yang datang dengan pasangan bahkan ada yang membawa anak-anak mereka memenuhi Ballroom Hotel terbesar di kota ini.
Mereka datang dengan rasa penasaran karena yang mereka tahu tuan Devid tidak pernah menikah apalagi sampai punya anak, lalu siapa orang beruntung yang akan mengambil alih semua harta dari perusahaan terbesar di negara ini.
Tidak lupa juga beberapa wartawan terkemuka yang turut diundang untuk meliput berita yang sangat luar biasa dan tentu akan menggemparkan seluruh bagian dunia bisnis.
Di sebuah kamar hotel tempat acara, ada seorang wanita yang tengah dirias oleh beberapa orang dan tidak lupa juga ada dua orang gadis beda usia, siapa lagi kalau bukan Novi dan Maggie yang ikutan dirias.
Tepat pukul 7 malam, Pembawa acara mulai ambil bagian untuk memulai acara malam ini.
"Selamat malam tuan dan nyonya sekalian yang telah berkenan hadir dalam acara istimewah malam ini.
Malam ini akan ada dua bahkan tiga acara besar yang akan kita saksikan bersama-sama.
Yang pertama: Malam ini kita diundang untuk menyambut kedatangan puteri kandung tuan Devid Smith yang menghilang selama hampir 21 tahun.
Yang kedua: Malam ini juga kita diundang untuk merayakan hari ulang tahun puteri tuan Devid Smith yang genap berusia 22 tahun hari ini.
Dan yang ketiga atau terakhir, secara hukum dan akan disaksikan oleh kita semua, tuan Devid secara resmi akan mengangkat puteri tercintanya sebagai PEMIMPIN @Macquerie-Group yang baru" ucap pembawa Acara
Para undangan yang sejak tadi terdiam bahkan ada yang sampai menganga dengan berita ajaib ini akhirnya menjadi riuh.
"Harap tenang untuk kita semua yang mau menyambut siapa puteri tuan Devid yang luar biasa itu" ucap pembawa acara sekali lagi
Semua lampu padam, dan tiba-tiba sebuah lampu sorot menangkap sosok seorang wanita yang begitu anggun namun belum terlihat jelas wajahnya.
"Kuatkan hatimu sayang" ucap ayah Devid yang berada di samping puteri kesayangannya.
Ayah Devid menuntun puterinya dan diikuti oleh puteri angkat dan cucunya serta asisten setianya.
Saat berada tepat di tengah podium, lampu kembali menyalah seluruhnya, ucapan pujian keluar dari bibir para petinggi bahkan ada pria-pria lajang yang menatap kagum pada puteri dari seorang pemimpin perusahaan raksasa itu.
"Ini dia... Meylani Larasaty Smith!!! puteri dari tuan Devid yang hilang selama ini telah kembali" lanjut pembawa acara
Seorang pria yang berdiri diantara undangan lainnya menegang bahkan kakinya sampai tidak bisa menopang tubuhnya sendiri. Ia meremas dadanya yang terasa hancur berkeping-keping saat tahu kenyataan dan rahasia besar mantan isterinya.
Sementara di atas podium, Tuan Devid mulai mengambil alih Mic dari pembawa acara.
"Selamat malam semuanya, hormat saya buat semua hadirin undangan yang telah berkenan hadir diacara sukacita keluargaku malam ini.
"Yang pertama, pasti banyak yang bilang bahwa aku tidak pernah menikah tapi kenapa punya anak hahahaha sebenarnya aku menikah 23 tahun yang lalu di Indonesia dengan seorang gadis desa yang sangat cantik dan juga pintar namanya Merry Abigail. Gadis itu bekerja dikantor cabangku yang berada di sana dan kami menikah secara diam-diam. Rencananya kami akan merayakan resepsi saat puteri kami lahir tapi ternyata Tuhan berkendak lain sehingga isteri tercintaku meninggal dihari yang sama saat puteri kecil kami lahir ke dunia" tuan Devid menjeda pembicaraannya sambil menekan sudut matanya yang sudah berair saat mengenang isteri tercintanya yang tidak sempat mendegar pengakuan cinta darinya.
Mey juga sudah terisak sejak tadi, karena dia sendiri tidak mengenal sosok wanita yang melahirkannya.
"Puteriku dibawa paksa oleh kedua mertuaku kembali ke kampung isteriku, aku sendiri tidak tahu dimana letak kampung itu karena aku sendiri belum pernah ke sana setelah menikahi isteriku.
Aku mencari puteriku selama bertahun-tahun namun tidak bertemu hingga tahun kemarin Tuhan mempertemukan kami di sebuah daerah dekat pantai dengan cara yang luar biasa dan untuk meyakinkan puteriku sendiri aku harus melakukan tes DNA secara diam-diam yang dibantu oleh putri angkatku.
Dan yang lebih luar biasa lagi ternyata aku tidak hanya bertemu dengan puteriku semata tapi juga cucuku, anak dari puteriku yang sangat menggemaskan" ucap tuan Devid bahagia.
Maggie yang dari tadi berdiri di samping opanya merasa kurang puas karena tidak dikenalkan namanya kepada semua orang, memilih menarik celana kain opanya. Tuan Devid menengok ke bawah menatap cucunya yang memelas.
"Opa, ade mau bicala" ucap gadis kecil itu
Opa yang peka langsung memberi mic kepadanya dan mengangkatnya kedalam gendongan opa agar bisa di lihat semua orang.
Wajah Mey langsung berubah saat puterinya mulai kumat.
(Apalagi kata mutiaramu nak?) batin Mey gugup
"Halo cemuana, ade mau peltenaltan dili ya? talna tadi opa da cebut nama ade. Jadi nama ade, Maggie Pladania Adipaty. Talo panggil Maggie caja ya? telima tacih cemuana" ucap Maggie dengan cadelnya membuat semua yang tadi sedih kembali tertawa kecuali Alfa yang semakin teriris melihat kecerdasan puteri kecilnya yang tidak pernah dia anggap.
Apalagi Maggie yang menyebut nama belakangnya masih tetap melekat Adipaty semakin membuat dadanya bergemuruh.
-Bersambung-
Hi pembaca setiaku, mampir juga di novel terbaru authoor yang berjudul "Kau Yang Memintaku Pergi"