untuk cerita kali ini aku akan menceritakan kisah cinta Lardo Devhan Sanjaya
buat yang belum paham kalian bisa baca dulu novel turun menurunnya.
1. CEO JATUH CINTA
2.ALVARO SANJAYA
semoga kalian suka...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
seperti oppa oppa
sepanjang jalan Lardo hanya diam, tidak seperti biasanya akan terus menggoda Risa, Juan dan juga Risa dibuat bingung dengan diamnya Lardo.
sedangkan Lardo menganggap jika Risa tidak peka sama sekali, kenapa harus ikut diam jika dirinya diam, harunya Risa bertanya ada apa dengannya, bukan malah seolah tidak peduli.
bahkan Lardo sengaja tidak melirik Risa sama sekali, ingin tau reaksi kekasihnya bagaimana, tapi justru rasa kesalnya bertambah.
benar benar gak peka jadi cewek.../Lardo
"anda tidak apa apa kan pak" tanya Juan
"hmmm..." sahut Lardo namun matanya melirik Juan dengan instruksi agar diam.
"pak Lardo kenapa?" tanya Risa yang mulai membuka suara
"aku bukan bapak kamu" sahut ketus Lardo
Risa merasa bingung dengan Lardo, ingin bertanya dengan Juan tapi tidak bisa. menanggapi bos yang sekaligus kekasihnya itu harus ekstra sabar.
"maaf tuan Lardo..." ucap Risa lagi
"aku bukan tuanmu aku ini KEKASIHMU, KE-KA-SIH-MU, ku ingatkan jika kamu lupa" ucap Lardo menekan kata kekasihmu agar Risa peka terhadapnya.
"hehe... maaf sayang, habisnya kamu diam mulu sih, ada apa?" tanya Risa
"masih tanya ada apa? aku lagi kesal, kamu gak lihat wajah tekuk aku ini sayang" Lardo menunjuk wajahnya kepada Risa
"gak kok, wajah kamu datar aja tuh.." sahut Risa
Juan hampir saja ingin menyemburkan tawanya, tapi takut. apa lagi 2 pasangan yang sedang di landa cemburu buta, baru kali ini melihat Lardo cemburu dan seperti seorang ABG yang baru berpacaran.
apa lagi dulu bersama Aurin, tidak terlalu posesif seperti kepada Risa.
"muachh, muachh, i love you sayang" kata Lardo memberikan kecupan di bibir Risa, untuk menghilangkan rasa kesal dan marahnya.
"i love you too sayang" ucap Risa yang tanpa di duga oleh Lardo. apa lagi wajah Risa yang dibuat begitu imutnya.
gimana mau marah, gemasnya.../Lardo
Juan melirik sekilas untuk melihat pasangan itu, padahal lagi seru serunya melihat kecemburuan Lardo, malah kembali mereka mengumbar kemesraan.
"sayang, aku gak suka kamu dekat dengan Jovan" kata Lardo menyenderkan kepalnya di pundak sang kekasih.
tunggu tunggu... siapa yang dekat dengan pak Jovan, ngadi ngadi anda bambang.../Risa
Namun Risa mengambil kesempatan untuk membuat Lardo cemburu, rasanya pasti menyenangkan bukan.
"aku gak deket sama pak Jovan sayang, tapi kalai di lihat lihat, memang pesona pak Jovan itu begitu mempesona" kata Risa wajahnya di buat seolah dia benar benar menyukai Jovan.
"APA..." pekik Lardo dan Juan bersamaan.
"hehe.. maaf maaf" ucap Juan yang reflek.
wah wah... benar benar saingan lo berat Lardo.../Juan
"iya.. pak Jovan itu ganteng, mapan, dan kayaknya dia punya ABS yang menggoda seperti oppa oppa korea sayang" bisik Risa di sela kata katanya.
"opa?.." tanya Lardo
"iya oppa korea sayang, aku sangat menyukai oppa oppa" jawab Risa tersenyum senyum sendiri jika mengingat idolanya yang berada di korea tersebut
apa gue harus berubah jadi opa juga, apa hebatnya kakek kakek sih, bahkan mereka sudah tua tidak ada tenaga.../Lardo
Juan yang juga sama halnya seperti Lardo, bahkan tidak pernah kenal dan melihat artis artis korea yang banyak di idolakan itu.
jika opa Vano masih hidup, biasa jadi Risa akan pindah haluan menyukai opa Vano dong.../Juan
"sayang... kamu masih normal kan? masih waras? aku yang di depan kamu masih sehat, bugar, ganteng, kaya, maco... kamu malah suka opa opa" keluh Lardo membuat Risa melihatnya kesal.
tapi Risa menatap Lardo begitu dalam, bahkan seolah menilai penampilan Lardo dari atas hingga bawah. itu membuat sang bos merasa malu dan merona di wajah tampan miliknya.
"sa-sayang, kenapa melihat aku begitu?" tanya Lardo
"gak apa apa sayang, setelah aku lihat lihat, kamu juga mirip oppa oppa, ternyata beruntung aku jadi pacar kamu" ucap Risa memeluk Lardo
"kalau saya bagaimana nona?" celetuk Juan
Risa melepaskan pelukan dari tubuh Lardo dan beralih menatap Juan dengan intens.
jadi gue mirip kakek kakek?../Lardo
"sama, pak Juan juga seperti oppa oppa" jelas Risa
seketika kedua pria itu menyentuh wajah mereka, apa ada yang keriput atau bahkan sesuatu yang sudah rapuh.
gue harus perawatan.../Juan
"jadi aku sudah tua sayang? bahkan kamu bilang aku kayak kakek kakek" lirih Lardo
Risa dibuat bingung dengan ucapan Lardo ,mana pernah mengatakan jika Lardo adalah kakek kakek, bahkan Risa memuji Lardo yang begitu mirip Oppa korea yang muda dan ganteng.
"aku gak bilang kamu kakek kakek sayang, tapi oppa" ucap Risa menekan kata Oppa.
"ya itu kakek sayang, aku bahkan panggil kakek dengan sebutan Opa" ucap Lardo.
Risa langsung tertawa terbahak bahak, ternyata apa yang dikatakan olehnya justru di anggap lain, Risa menyentuh perutnya yang sakit akibat tertawa.
Lardo dan Juan di buat bingung dengan tingkah Risa yang terus tertawa, padahal dirinya sedang kesal karena dikatakan tua.
"aduh...perutku sakit, kalian lucu sekali" ucap Risa menghapus air matanya.
"kenapa sayang, aku gak ngelawak"
"kalian salah mengartikan ucapan ku, coba kalian cari oppa oppa korea, pasti kalian akan tahu" ucap Risa menyuruh Lardo untuk membuka hpnya
segera Lardo mencari di google, lalu gambar, ternyata munculah banyak foto foto pria korea yang begitu tampan.
"sudah lihat... itulah oppa yang ku maksud, di korea itu mereka di sebut oppa oppa" ucap Risa yang masih tertawa karena tingkah bod*h kekasihnya.
"jadi aku seperti mereka?" tanya Lardo dengan binar
jika oppa seperti itu tidak apa, aku bahkan melebihi mereka.../Lardo
"Juan lo mau lihat ternyata kita sangat tampan seperti mereka" Lardo memberikan ponselnya pada Juan.
hampir aja gue kehilangan duit... jadi itu oppa../Juan
***
Rena sedang berbelanja di sebuah mall besar, padahal kandungannya masih lama untuk melahirkan, namun entah kenapa Rena ingin sekali melihat lihat baju bayi untuk sang anak nantinya.
Rena hanya pergi seorang diri, karena mamanya tidak bisa menemani. sedangkan Risa sedang bekerja.
"wah...wah kebetulan ya kita bertemu disini" ucap mana Alex yang tanpa sengaja melihat Rena di area perlengkapan bayi.
"kenapa tante?" tanya Rena
"gak perlu sok akrab sama saya kamu, keluarga saya hancur gara gara perempuan jal**g kayak kamu," ucap mama Alex menunjuk Rena penuh kebencian.
"siapa dia tante?" tanya seorang wanita cantik kepada mama Alex.
"bukan siapa siapa sayang, sudah belanjanya? Alex pasti senang dengan hadiah kamu Nia" kata mama Alex
"ohh sampai lupa, kenalkan ini adalah calon istri Alex, sebentar lagi mereka akan menikah... bahkan Nia adalah anak terpandang yang sangat cocok dengan Alex" sambung lagi Mama Alex
Rena hampir saja menangis, namun suara bariton yang tiba tiba sangat di kenali nya datang.
"kenapa lama sekali..." ucap seseorang yang ternyata adalah Alex
"maaf sayang..." ucap Nia bergelayut manja di lengan Alex
"kamu lihat kan, Alex sudah bangkit dan mendapatkan wanita yang jauh dari kamu," ketus mama Alex
"sayang, ternyata kamu disini" lagi lagi suara seseorang yang datang dan langsung mengapit pinggang Rena.
"kalian siapa?" tanyanya kepada Alex serta yang lainnya.
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎
HAI HAI... GIMANA PART INI?
maaf bila ada salah kata dalam cerita ya, dan tolong diberitahu jika ada kata kata typo.😘😘😘
JANGAN LUPA KALIAN LIKE 👍🏻 DAN KOMENTAR 📝 YA...
JANGAN LUPA JUGA SHARE BIAR BANYAK YANG BACA KARYAKU...
SUPPORT KALIAN SANGAT BERARTI BUATKU, DAN ITU MEMBUAT AKU SEMANGAT MENULIS.
TERIMAKASIH