NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17 # Mi-mom Hana pantang menyerah

Papa Rega dan papi Leo masih mencerna ucapan mi-mom Hana, kedua pria tersebut bahkan sekilas saling lirik.

“Kamu serius, sayang?” tanya papi Leo yang diangguki mi-mom Hana. “Tentu saja serius,” jawab mi-mom Hana.

“Idemu itu menyesatkan, Hana. Mana ada hukuman seperti itu,” papa Rega tak habis pikir dengan istri sahabatnya tersebut, sepertinya mi-mom Arlo ini lebih menakutkan dari pada Arlo sendiri.

"Menyesatkan bagaimana, kak? Itu adalah ide yang paling oke dari pada hukuman lain,” bi Tini pasti syok kalau tahu celetukan asalnya di gunakan sang majikan.

Papa Rega memijat pangkal hidungnya, berhadapan dengan keluarga papi Leo membuatnya pusing. Bukan hanya anak sulung mereka, karena ternyata mi-mom Hana juga sama memusingkan.

“Mereka baru dua puluh satu tahun, sayang. Kuliah saja belum selesai,” masalah pernikahan adalah hal yang sakral dan sekali untuk seumur hidup, Arlo dan Queena masih terbilang muda. Bukan papi Leo tidak suka dengan Queena, justru dia senang kalau Arlo bisa berjodoh dengan Queena. Dari segi apapun, Queena sudah memenangkan hati papi Leo dan mi-mom Hana. Hanya saja, mereka berdua masih terbilang muda. Emosi keduanya juga belum seratus persen stabil.

“Padahal aku hanya ingin memberi pelajaran pada anak kalian, agar dia lebih hati-hati dalam bertindak. Ini kenapa malah jadi ajang perjodohan Queena dan Arlo?” papa Rega sendiri bingung. “Ueena juga masih ingin lanjut S2,” lanjut papa Rega.

“Ck ... kak Rega lupa, umur berapa aku menikah dengan suamiku ini?” tunjuk mi-mom Hana pada suaminya. “Sembilan belas, kak. Aku juga masih lanjut kuliah sampai S2, kan?” skakmat Hana, papa Rega tidak bisa membantah fakta yang diucapkan mi-mom Hana.

“Kamu dan Ueena berbeda, Hana. Kalian berdua bucin, kalau Arlo dan Queena? Jangankan bucin, berdua kalau ketemu sudah seperti kucing sama tikus. Uber-uberan,” papa Rega tidak bisa melepaskan putrinya begitu saja bersanding dengan pria, dia harus memastikan pria yang akan menjadi pendamping Queena bisa meratukan putrinya hingga maut memisahkan.

“Kak Rega dulunya juga belum bucin sama mbak Rhea, kak Arka kak Kia juga. Kalian berdua malah sama-sama nyakitin hati mbak Rhea sama kak Kia , tapi akhirnya apa? Bucin juga,” sekali lagi papa Rega kalah telak dari mi-mom Hana. “Lagi juga nih, kak. Arlo sudah masuk ke dalam kamarnya Ueena, hukuman yang lebih tepat tentu menikahkan mereka. Untuk menjaga martabat Ueena juga sebagai perempuan,” mi-mom Hana memang pintar dalam mengolah kata, papi Leo hanya bisa menggeleng saat melihat sahabat dan istrinya tersebut berdebat.

“Meskipun tetangga tidak lihat, tapi kak Rega jangan lupa kalau di sana ada para pekerja. Dari petugas keamanan depan sampai tukang kebun. Kecuali kak Rega bisa menjamin kalau mereka tidak menggosipkan Ueena dan Arlo,” imbuh mi-mom Hana yang bisa menebak kalau papa Rega pasti mengatakan tidak ada tetangga yang melihat kejadian semalam.

Papa Rega menghela napas, untuk saat ini dia dalam kebimbangan. Namun, ucapan mi-mom Hana tidak bisa dia abaikan begitu saja.

“Aku akan pikirkan ide anehmu itu, Hana. Aku harus bicara dengan istriku dulu,” jawab papa Rega. “Arlo tetap aku hukum. Dia harus membantu membersihkan halaman dan taman saat libur,” lanjut papa Rega kemudian.

Senyum merekah menghiasi bibir mi-mom Hana, entah apa yang dia pikirkan sampai dia getol memperjuangkan agar papa Rega bersedia menerima ide darinya tersebut. Satu hal yang pasti, Arlo adalah calon pewaris Hanapra. Mi-mom Hana tentu ingin putranya mendapatkan pasangan yang terbaik, istri yang bisa menjadi rumah untuk Arlo pulang. Jika perempuan itu adalah Queena, maka mi-mom Hana tak perlu khawatir dengan asal usulnya. Selain itu, Queena terdidik dari kecil. Papa Rega begitu melindungi Queena, begitu juga dengan mama Rhea. Bagi keluarga Regantara, Queena adalah permata yang begitu di jaga dan terjaga.

***

“Fakultas Teknik, yok!” Intan sudah menggelendoti Raya dan Queena, gadis itu berada di tengah-tengah antara Queena dan Raya.

“Ngapain ke sana, Ntan?” tanya Queena.

“Lihat aa Arlo tanding basket, dong. Anak Teknik lawan anak Teknologi,” ucap Intan. “Aku mau kasih dukungan aa Arlo. Siapa tahu nanti di notice,” lanjutnya berkhayal.

“Kamu ke sana mau dukung anak fakultas kita, atau fakultasnya Arlo?” tanya Queena.

“Aa Arlo dong, Ueena. Biar aa Arlo langsung kesengsem sama Intan yang caem ini,” percaya diri tingkat antariksa memang si Intan ini.

“Pff ... halu tingkat kabupaten begini dah,” Raya mendorong lengan Intan.

Intan mencebik. “Sahabatnya ini di dukung napa sih, Rayemot. Siapa tahu aa Arlo terbucin-bucin sama Intan caem ini,” Intan menangkupkan kedua tangannya di depan dada, sambil mengedip-ngedipkan mata genit.

“Ya ampun, Ntan. Kena sawan kamu?” Raya menyentuh kening Intan.

“Sawan aa Arlo yang tampan,” balasnya pada Raya.

“Somplak nih anak,” kesal Raya.

Queena sampai tertawa gara-gara kedua sahabatnya tersebut, terlebih pada ekspresi Intan saat membayangkan menjadi kekasih Arlo.

“Yok ... yok, ayok! Nanti keburu penuh lapangan basket mereka,” Intan menarik lengan Queena dan Raya, ketiga sahabat tersebut menuju lapangan basket anak Fakultas Teknik.

“Waduh, Ntan. Rame banget ini,” celetuk Raya diangguki Queena. “Perpus atau pohon rindang saja yuk, Ntan! Lebih adem di sana,” imbuh Queena yang tidak nyaman dengan keramaian seperti itu, belum lagi teriakan dari para mahasiswi yang mengelu-elukan Arlo.

Arlo semangat! Kita semua dukung kamu.

Go Arlo ... go ... go Arlo

Suara riuh para mahasiswi yang meneriakkan nama Arlo, padahal di sana ada banyak mahasiswa selain Arlo yang tak kalah tampan.

“Ih ... di sini lebih seru, tahu. Kalian berdua pokoknya harus temani aku,” Intan membawa keduanya duduk di tempat yang lebih teduh, dari sana mereka bisa melihat Arlo dan para pemain basket lainnya sedang bermain.

Ada Bagas dan Andreas juga, mereka ikut mewakili Fakultas Ilmu dan Teknologi.

“Di lihatin Bagas sama Andreas, tuh!” Raya memberitahu Queena.

“Mana mereka senyum-senyum begitu, Ueena. Mereka pasti mengira kalau kamu datang buat kasih dukungan,” imbuh Intan.

“Jangan di lihatin! Nanti mereka tambah ge er,” ucap Queena, dia tidak mau menanggapi atau membalas senyum dari Bagas maupun Andreas. Queena hanya fokus pada pertandingannya, dia jadi teringat waktu dulu Rafa dan Arlo mengajarinya main basket. Arlo terus meledek karena Queena tak kunjung bisa memasukkan bola kedalam ring, bahkan Arlo sampai membuat dirinya menangis.

“Boleh aku ikut gabung, duduk di sini?”

Queena, Raya dan Intan mendongak. Ketiganya menatap pemuda yang bertanya pada mereka.

1
muthia
sehat selalu ❤
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk... kk jg ya❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
❤❤❤❤❤❤❤❤
muthia: sehat selalu 🙏❤
total 2 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): kakak juga ya 💗💗
total 3 replies
Enz99
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk💗💗
total 1 replies
zhelfa_alfira
keren
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kkk 💗💗💗
total 1 replies
muthia
ayo Arlo
muthia: ❤❤❤❤❤❤
total 4 replies
muthia
gegara itu l akhirnya Arlo nikah sama Queen
muthia: 😂😂😂😂😂😂❤❤❤
total 2 replies
Anto D Cotto
menarik
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk.. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
Anto D Cotto: ok,,see 👍
total 2 replies
muthia
semangat dan sehat selalu thor 🙏
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
muthia
Langsung mampir
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trimaksh kk cntikq ❤️❤️❤️💗
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Waduh dalam sehari udah triple kill aja ngisengin Uena😮‍💨
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤣🤣🤣🤣 emg biang rusuh kan ya dia... anehnya cm ke ueena aja dia gt
total 1 replies
Niken Dwi Handayani
Yuhuuuuu..akhirnya cerita si babang Arlo yang sedari orok ngekeep si neng cantik Uena launching juga🥳🥳.
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ❤️❤️❤️❤️ berkat dkgn kk jg akhirnya mrk bs lauching
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!