Xiao Xia yang berpindah dimensi dunia kuno harus rela menempati tubuh seorang gadis yang dianggap tidak berguna, dia bernama Xiao Yun, putri seorang Jenderal Choe dari Kekaisaran Han.
Xiao xia yang kini menjadi Xiao Yun tak sengaja suatu hari bertemu dengan kakek tua yang memberikan sebuah kitab sebagai tanda terimakasih karena telah menolong nya. Dan tak disangkanya kitab yang diterimanya itu adalah sebuah kitab yang memiliki jiwa. Di dalam kitab itu terdapat arwah dari jiwa seorang pendekar berkultivasi tinggi, jiwa yang hidup di ribuan tahun sebelum nya.
Hari hari Xiao xia pun akhirnya bersama dengan arwah kakek tua itu. Sebuah arwah yang membantunya mencari kekuatan di dunia kuno.
"Jika kau ingin kuat kau harus memanggilku guru," pinta arwah kuat itu.
Xiao-xia yang tidak mudah tunduk malah menolak dan akhirnya mereka berdua seringkali berkelahi tanpa diketahui orang lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saadahrafael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
makan malam
xiao Xia sedang berada di kamarnya setelah mandi dengan wewangian bunga mawar yang telah di siapkan linlin.kini xiao xia nampak sangat cantik bak seorang Dewi siapa saja yang melihat akan langsung terpesona dengan wajah cantik xiao xia walaupun hanya masih menggunakan hanfunya dan belum merias wajahnya.
waktu makan malam telah datang, Linlin yang sedang berada di depan pintu kamar xiao xia. melihat kaisar Zhao menuju kearahnya. ya xiao xia melarang Linlin masuk bila xiao xia sedang mandi atau berganti baju.
"salam yang mulia ." ucap Linlin membungkuk kepada kaisar Zhao.
"em..apakah dia masih didalam." tanya kaisar Zhao.
"iya yang mulia." ucap Linlin.
"baiklah panggil dia saya tunggu di ruang makan ." ucap kaisar Zhao pergi bersama Feng meninggalkan Linlin.
"baik yang mulia." ucap Linlin.
tok...tok...tok...
"putri apakah anda sudah selesai." ucap Linlin dari luar.
"ya masuklah." ucap xiao xia dari dalam
Linlin membuka pintu dan berjalan mendekati xiao xia.
"Linlin bisakah kau menata rambutku." ucap xiao xia.
"bisa putri, putri duduklah biar Linlin yang menata rambut putri." ucap Linlin.
kini Linlin menata rambut panjang xiao xia dengan begitu telaten akhirnya kini selesai.
"putri anda sungguh cantik sekali, yabg mulia pasti akan terpesona dengan kecantikan anda putri." ucap Linlin dan membuat xiao xia memutar bola matanya malas.
"oiya putri anda di undang makan bersama dengan yang mulia sekarang." ucap Linlin.
"apakah aku bisa menolak." tanya xiao xia.
"seperti nya tidak bagus jika anda menolak ajakan yang mulia putri." ucap Linlin.
"baiklah antar aku kesana." ucap xiao xia berdiri.
kini xiao xia dan Linlin berjalan dimana kaisar Zhao berada. semua penjaga yang melihat memberi hormat dan mendapat senyuman manis dari xiao xia membuat pipi mereka semua merona.
"putri jangan memberikan senyum Anda kepada kami.. kami takut kepala kami akan lepas dari leher kami....." ucap penjaga semua dalam hati.
xiao xia dan Linlin sudah berada di depan pintu di mana kaisar zhao berada penjaga yang melihat langsung membukakan pintu untuk xiao xia.
"silahkan putri ." ucap penjaga mempersilahkan masuk tanpa memandang xiao xia. Krena itu peraturan kaisar zhao tidak boleh memandang wanitanya yaitu xiao xia
"trimakasih." ucap xiao xia memberi senyuman.
penjaga itu terpana melihat senyum manis xiao xia. xiao xia berjalan masuk mengabaikan penjaga yang masih bengong dengan senyum cantik yang di berikan xiao xia.
"jaga mata kalian jika tidak ingin bola mata kalian keluar dari tempatnya ...." ucap Linlin mengancam membuat penjaga itu tersadar.
Linlin berjalan mengikuti xiao xia. sampai di tempat duduk dia langsung duduk di tempatnya.
"malam semuanya." ucap xiao xia duduk jauh dari kaisar Zhao
"pelayan memberi salam kepada yang mulia." ucap Linlin dan di angguki oleh kaisar zhao.
"duduk lah di dekat ku kenapa kamu duduk begitu jauh dari ku." ucap kaisar zhao tidak terima.
"bukankah kita hanya makan ?. " tanya xiao xia.
oh putri hamba mohon jangan membuat yang mulia kesal." ucap Feng dan Linlin dalam hati
"duduk lah dekat yang mulia Meimei." ucap Xing Yun yang tidak lama datang sebelum xiao xia.
"bukan kah ini hanya makan. makan dimana pun kan sama saja nantinya juga bakal kenyang." ucap xiao xia enteng
sedangkan yang lain yang ada di ruangan itu selain xiao xia memandang kaisar zhao yang tubuhnya sudah di kelilingi hawa mencekam membuat seluruh orang di sana bergidik ngeri.
"meimei." ucap Xing Yun memberi kode untuk melihat kaisar zhao. xiao Xia yang mengerti menoleh melihat kaisar zhao yang sudah seperti singa yang ingin memakan mangsanya.
"oh Tuhan kenapa sungguh merepotkan hanya mau makan saja. dasar kaisar gila." ucap xiao xia dalam hati.
"tidak usah pasang wajah jelek mu seperti itu.ya...ya...aku akan pindah." ucap xiao xia pindah duduk di dekat kaisar Zhao.
"apakah kau senang ." ucapnya lagi sambil tersenyum dan itu berhasil membuat pipi kaisar Zhao merona.
Feng yang melihat senyum xiao xia juga terpana dan merona dengan kecantikan xiao xia.
"oh lord kuatkan hati hamba melihat wanita yang mulia." ucap Feng dalam hati.
kaisar melihat Feng yang sedang mengagumi wanitanya menatap tajam. berani kau mengaguminya hilang mata mu. begitulah kiranya Feng mengartikan tatapan kaisar Zhao.
selamat membaca 🤗
jangan lupa like and komen 🙏
kog mengincar🤣