NovelToon NovelToon
Mrs. Gilang Baskara

Mrs. Gilang Baskara

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Delfi Sofya

Awal yang penuh dengan penderitaan dan perjuangan untuk Marsya yang hanya seorang pekerja di sebuah hotel.

Selama menjadi istri seorang Gilang Baskara, Marsya hanya dapat bersabar dan berdoa menghadapi sikap suaminya.

Ada satu titik balik dimana Tuhan menjawab doanya, suaminya itu perlahan mulai berubah. Tapi...

Satu minggu menjelang kelahiran anaknya, Marsya pergi mempersiapkan surat perceraian tanpa sepengetahuan Gilang.

Apa sebabnya?

Penasaran dengan kisah Marsya dan Gilang?

Simak selengkapnya. Jangan lupa masukkan ke dalam favorite kalian ya, agar jika aku update kalian bisa jadi orang pertama yang baca.

Thankyou readers tersayang author❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delfi Sofya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.32

Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pasangan suami istri keluar dari pintu kedatangan.

Sejak tadi Doni sudah menunggu mereka untuk membantu membawakan barang-barang bawaan mereka atas perintah Gilang.

Doni tampak bersemangat hari ini, dikarenakan bossnya itu sudah pulang dari libur singkatnya, yang berarti pekerjaan Doni akan berkurang.

“Tuan Nyonya.” Sapa Doni sambil menundukkan kepalanya sebagai salam hormatnya.

Gilang hanya menjawab dengan deheman nya, sedangkan Marsya seperti biasa akan tersenyum manis sebagai balasannya.

“Bawa semuanya ke mobil.” Kata Gilang sambil menyerahkan trolley yang dari tadi ia bawa untuk menaruh barang-barang mereka.

“Baik tuan.” Jawab Doni sambil meraih trolley itu.

Gilang lalu meraih tangan Marsya, menggenggam nya menuju mobil mereka.

Hal itu sontak membuat jantung Marsya berdetak kencang.

Tingkah keduanya tidak luput dari perhatian Doni yang berjalan di belakang mereka.

Benar-benar kejadian langka melihat Tuan berinisiatif menggenggam tangan Nyonya seperti itu. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk keduanya. Ucap Doni dalam hatinya.

Sesampainya di mobil pun Gilang sendiri yang membuka kan pintu untuk Marsya.

Hal itu membuat Marsya merasa aneh, ia belum terbiasa dengan perubahan sikap Gilang sekarang.

Ada apa dengan nya? Kenapa beberapa hari sejak kejadian itu, sikap mas Gilang berubah drastis. Rasanya sangat aneh jika melihatnya seperti ini. Kata Marsya dalam hati.

Apakah ini merupakan hasil dari doa dan kesabaran ku selama ini? Jika benar, aku sangat bersyukur berarti Tuhan mendengar setiap doa ku.

Dalam perjalanan menuju mansion, Marsya hanya diam memikirkan sikap Gilang akhir-akhir ini.

***

Mobil telah sampai di depan gerbang mansion mereka.

Pipp.

Bunyi klakson mobil yang mana membuat Mang Ujang cepat-cepat membuka gerbang itu.

Saat mobil masuk, Mang Ujang langsung membungkukkan badan menyambut majikan nya yang pulang.

Di depan pintu rumah pun bi Suci sudah berdiri, bersiap menyambut kedatangan majikannya.

Bi Suci begitu bahagia karena hari ini dirinya bisa bertemu lagi dengan Marsya, karena selama Marsya pergi bi Suci merasa sangat kesepian.

Marsya pun sama, saat melihat bi Suci raut bahagia terlihat jelas di matanya.

Saat keluar dari mobil Marsya langsung menghampiri bi Suci sambil memeluk wanita yang sudah ia anggap sebagai ibunya juga.

“Bi, Marsya kangen banget sama bibi.” Kata Marsya.

“Bibi juga non, selama non Marsya pergi rasanya sunyi sekali.” Balas bi Suci.

Gilang yang melihat kedekatan antara Marsya dan bi Suci pun tampak tersenyum.

Tidak salah aku memilih bi Suci waktu itu. Batin Gilang berbicara.

Nyonya terlihat sangat baik dan ramah pada siapa pun tanpa memandang status, tidak heran tuan dan nyonya besar sangat menyukai nya. Kata Doni dalam hati.

“Doni, masuklah. Masih ada satu pekerjaan untuk mu.” Ujar Gilang sambil berjalan masuk ke dalam mansion.

Pekerjaan apa? Kenapa feeling ku tidak enak yah. Batin Doni.

Mereka akhirnya berjalan masuk menyusul sang majikan yang tadi sudah duluan ke dalam.

***

Gilang mendaratkan tubuhnya pada sofa empuk yang ada di ruang tengah, di susul oleh Marsya yang juga memilih duduk karena lelah berjalan selama di bandara.

“Panggilkan Mang Ujang untuk membantu mu nanti.” perintah Gilang lagi pada Doni.

Doni hanya menurut sesuai apa yang di perintahkan, Marsya juga dari tadi bertanya-tanya dalam hati tentang apa sebenarnya yang mau di lakukan Gilang.

Terlihat Doni berjalan berdampingan dengan Mang Ujang menuju tempat Tuan nya sekarang duduk.

“Iya Tuan, kata Doni anda memanggil saya.” Ujar Mang Ujang.

“Iya. Aku ingin memberi kalian tugas.” Jawab Gilang.

“Kalau boleh tahu, tugas apa ya Tuan?” Doni memberanikan diri untuk bertanya, daripada dirinya di buat penasaran oleh bossnya.

“Kalian berdua, pergilah ke kamar Marsya, angkat semua barangnya dan pindahkan ke kamar ku.” Jawab Gilang santai.

“APA!” Kata Marsya kaget, sontak mengundang perhatian semua orang yang ada dalam ruangan itu.

“Tapi kenapa tuan? Kenapa semua barang-barang saya di pindahkan ke kamar anda?” Tanya Marsya.

“Karena mulai hari ini kau akan tidur di kamar ku, lebih tepatnya berdua dengan ku.” Jawab Gilang sambil menaikan alisnya.

“Tapi bukankah anda sendiri yang tidak ingin saya menyentuh apalagi memasuki kamar anda.” Balas Marsya masih belum mengerti dengan sikap Gilang hari ini.

“Itu dulu, sekarang kondisinya sudah berubah.” Jawab Gilang dengan santainya.

“Lagipula, bukankah suami istri sepantasnya tidur di kamar dan ranjang yang sama?” Timpal Gilang lagi.

Sungguh Marsya kali ini tidak bisa berkata-kata lagi mendengar setiap balasan Gilang atas pertanyaannya.

“Hei kalian, tunggu apalagi cepat sana kerjakan apa yang sudah ku perintahkan.” Ucap Gilang saat menyadari ternyata kedua orang itu masih ada dan bahkan menonton perdebatan kecil antar dirinya dan Marsya.

“Baik tuan.” Jawab keduanya serempak sambil menghilang dari pandangan kedua pasangan suami istri itu.

Saat Doni dan Mang Ujang pergi, kali ini bi Suci yang datang sambil membawa beberapa cemilan dan minuman hangat.

“Silahkan Tuan, non Marsya.” Kata bibi.

“Terima kasih bi.” Jawab Marsya sambil tersenyum sementara Gilang jangan di tanya, jawabannya hanya deheman saja.

“Sama-sama non, kalau begitu bibi permisi dulu mau kembali ke belakang.” Balas bi Suci yang langsung diangguki oleh Marsya.

***

“Mang Ujang merasa tidak sih bahwa majikan Mang Ujang akhir-akhir ini tampak aneh?” Tanya Doni setelah mereka tiba di kamar Marsya.

“Ah, den Doni bisa saja.” Jawab Mang Ujang mencari posisi aman, takut jika nanti obrolan mereka di dengar oleh Gilang.

“Kalau menurutku ya Mang, sikap tuan sedikit demi sedikit mulai berubah.” Kata Doni lagi masih ingin berbicara mengenai Tuan mereka.

Doni seperti ibu-ibu rumpi yah readers hahaha.

“Tadinya aku ingin mengeluh karena capek mengurusi banyak pekerjaan yang di tinggalkannya, tapi karena melihat banyaknya perubahan antara Tuan dan Nyonya, aku jadi ikut senang dan ikhlas dengan semua itu.” Oceh Doni curhat pada Mang Ujang.

Sementara Mang Ujang hanya menanggapi dengan cengiran-cengirannya saja.

❤️

Author tunggu vote, like dan komen kalian ya😘

Terima kasih author ucapkan bagi yang sudah vote🙏

1
Erina Munir
brarti udh tamat ya thor critanya gilang
Erina Munir
outhoor...ibunya n adiknya marsya manaaa
Erina Munir
ok aja lah thoor
Erina Munir
othor ..kok ibunya Marsya ga d.munculin..dri marsya lahiran juga ga d kabarin...othor lupa niih
Erina Munir
hahaaaa /Good//Good//Good//Good/
Erina Munir
thoor leo apa kabar tuh ..yg menghasut penduduk ha mau pindah
Erina Munir
naahh klo akurkan baguus tuuh
Erina Munir
baguus thor...jauuh2 deh ye uler kadut
Erina Munir
s leo meurerun yg moto
Erina Munir
bner2 marsya..
egois kamuuu...
Erina Munir
baliik ...marsyaa gankesian km sm bayi ken
Erina Munir
makanya...jdi orang tuh jujur...terbuka smnistri..klo udh begini kan luh jug yg susaah
Erina Munir
yaahhh..
Erina Munir
nnti asinya gimana..Marsya.mkm ga kesian sm bayi kamu...😔
Erina Munir
sukur deh klo k tangkep lgi...semoga ads titik terangnya
Erina Munir
jungkir balik luh gilang d tinggal Marsya
Erina Munir
hayyuu ngomong apa lgi niih
Erina Munir
waaduuh...jngn2 Elena nih dateng rmhnya gilang saat gilang ga ada...jdi Marsya yg kena dampratan
Erina Munir
ya ampuun yg baca jd ga sabar niih...ayo Marsya tanyaiiin ...k gilaang
Erina Munir
ga nyadar2 nih orang...klakuannya kaya gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!