NovelToon NovelToon
Dendam Putri Yang Tertukar

Dendam Putri Yang Tertukar

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Sejak bayi, Lin Yuxin ditukar demi kemewahan anak keluarga Chen... Chen Ruoxi. Bertahun-tahun disiksa di rumah orang asing, dia akhirnya kembali ke keluarga kandungnya, hanya untuk difitnah habis-habisan oleh Chen Ruoxi yang iri pada kecantikan Lin Yuxin, apalagi saat Kaisar menjodohkannya dengan Putra Mahkota Li Chen... Sifat iri nya semkin menjadi. Lin Yuxin dituduh wanita murahan sekaligus dalang percobaan racun, Lin Yuxin yang tak mampu membela diri pun dijatuhi hukuman mati... sementara pelayan setianya, Xiao Yan, dibungkam selamanya oleh Chen Ruoxi.

Namun takdir memberinya kesempatan kedua. Lin Yuxin bangkit kembali tepat di hari dia pertama menginjak rumah keluarga aslinya, membawa ingatan penuh tentang kehidupannya yang lalu. Kali ini, dia bersumpah, setiap fitnah akan dibalas, dan Xiao Yan tak akan mati lagi untuknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Hari yang ditunggu akhirnya tiba. Aula Teratai Agung, tempat jamuan keluarga kerajaan biasa digelar, sudah dihias sejak pagi buta, meja-meja rendah tersusun rapi dengan taplak sutra putih bersulam benang perak, dan di setiap sudut ruangan, rangkaian bunga teratai segar menebarkan wangi lembut yang menenangkan.

Yuxin berdiri di depan cermin paviliunnya, mengenakan hanfu hijau giok dengan sulaman burung hong di bagian lengan, rambutnya disanggul dengan tusuk konde sederhana namun elegan, sesuai saran Mama Rong agar tidak terkesan berlebihan di hadapan Permaisuri.

"Nona siap?" Xiao Yan bertanya, sedikit gugup meski dia bukan yang akan diuji hari ini.

"Sesiap mungkin," jawab Yuxin, menarik napas panjang.

Aula mulai dipenuhi tamu satu per satu. Kaisar Zhao Heng duduk di kursi utama, Permaisuri Xuan di sampingnya, diikuti para pangeran, putri, dan selir dari berbagai paviliun. Li Chen duduk di kursi yang disediakan untuknya, matanya sesekali melirik ke arah Yuxin yang sibuk mengatur urutan penyajian dengan tenang, meski di dalam hatinya tegang bukan main.

Satu per satu teh disajikan sesuai urutan yang sudah dihafalnya mati-matian selama seminggu terakhir. Teh krisan untuk Selir Mei, dijauhkan dari ingatan pahit tentang suaminya. Teh hijau ringan untuk pangeran muda dari provinsi timur, yang dikenal mudah mual kalau terlalu pekat. Untuk Pangeran Wei, Yuxin memastikan tidak ada satupun wewangian molihua di seluruh ruangan, bahkan dupa yang dibakar pun sengaja dipilih beraroma cendana.

Hidangan dipilih seimbang antara rasa manis dan gurih, cukup untuk memanjakan lidah tanpa terkesan berlebihan. Hiburan malam itu sederhana namun berkelas, seorang pemain guqin dari istana memainkan melodi lembut di sudut ruangan, cukup untuk mengisi keheningan tanpa mengganggu percakapan.

Semua berjalan nyaris sempurna.

Kaisar Zhao Heng, setelah menyesap teh yang disajikan untuknya, meletakkan cangkirnya dengan senyum puas. "Teh ini luar biasa, Nona Lin. Rasa dan aromanya pas sekali, tidak berlebihan."

"Terima kasih, Yang Mulia," Yuxin membungkuk hormat, meski dalam hati dia mengembuskan napas lega yang tertahan sejak pagi.

"Tata letak jamuan ini juga rapi," Kaisar melanjutkan, matanya mengedar ke seluruh ruangan, "setiap detail diperhatikan dengan baik. Aku jarang melihat jamuan sesempurna ini, bahkan dari tuan rumah yang sudah berpengalaman bertahun-tahun."

Beberapa pejabat dan selir di ruangan ikut mengangguk setuju, berbisik pujian satu sama lain. Li Chen, dari tempat duduknya, tersenyum tipis, matanya menyiratkan kebanggaan yang tidak dia sembunyikan sepenuhnya.

Namun di antara pujian yang mengalir, Permaisuri Xuan hanya menyesap tehnya dalam diam, wajahnya datar tanpa emosi yang jelas.

"Permaisuri," salah satu selir tua memberanikan diri bertanya, "bagaimana menurut Anda?"

Permaisuri Xuan meletakkan cangkirnya perlahan, matanya menatap Yuxin lurus-lurus. "Tehnya memang pas. Tata letaknya juga rapi."

Jeda sejenak, cukup lama untuk membuat seisi ruangan menahan napas menunggu kalimat berikutnya.

"Tapi," lanjutnya, suaranya dingin dan terukur, "seorang Putri Mahkota tidak cukup hanya pintar mengatur jamuan, Nona Lin. Kepintaran semacam ini bisa dipelajari siapa saja dalam waktu singkat, asal cukup giat berusaha."

Yuxin tetap tenang, menunggu kelanjutannya.

"Yang lebih penting," Permaisuri Xuan melanjutkan, matanya menyipit, "adalah budi pekerti. Seorang Putri Mahkota harus berhati lapang, tidak boleh punya sifat dengki atau iri pada orang lain, apalagi sampai melukai hati orang yang berniat baik padanya."

Sindiran itu jelas sekali arahnya, kembali menyinggung kejadian dengan Gu Yueran, meski tidak disebutkan secara langsung.

"Aku dengar," Permaisuri Xuan melanjutkan, suaranya semakin tajam, "belum lama ini, keponakanku sendiri yang berniat membantu malah pulang dengan hati terluka, hanya karena sedikit kecerobohan. Seorang Putri Mahkota sejati seharusnya bisa memaafkan kesalahan kecil semacam itu dengan lapang dada, bukan malah menunjukkan sikap tidak senang di depan orang lain."

Seisi ruangan hening, beberapa pasang mata diam-diam melirik ke arah Yuxin, menunggu bagaimana dia akan merespons sindiran telak itu, tepat di tengah momen kemenangannya sendiri.

1
Adi Sudiro
lama" muak ama ni cerita drama yg di ulang ulang ujung " nya matanya pada picek menjijik kan wassalam lah ku kira cerita nya agak lain dari yg lain ternyata sama saja alurnya..
Dessy C: Maaf ya akak kalau tidak sesuai harapan 🙏... terimakasih atas masukannya nanti akan di perbaiki ke depan nya 🙏🥰
total 1 replies
Yeni Astriani
saya kecewa sama Li cen sbg Putra Mahkota yang tidak mampu melindungi Putri Mahkota dr persengkokolan jahat Permaisuri Xuan terlalu mudah kena tipu daya Gu Yueran
kymlove...
selalu diam dan mengamati, sehingga telat untuk membela diri.... entah kenapa yuxin ini mengamati situasi terlalu lama, seakan berhati-hati sekali, tapi dengan selalu lama dalam mengambil tindakan terkesan membiarkan masalah terlalu terlambat untuk di selesaikan!
Dessy C: makasih akak masukan nya 🙏🥰
total 1 replies
Adi Sudiro
perkumpulan wanita culas.... 🤭🤭🤭
Adi Sudiro
lah kan memang bukan putri keluarga lin... lawak nih tuan besar... 🤭🤭
Dessy C: makasih akak komemn nya 🙏🫰
total 1 replies
kymlove...
bagus!! jika ruoxi masih tak tau diri.. dan tetap gak sadar diri...!! emang bener 2 benalu abadi sih ini!!
kymlove...
bilang aja jujur yuxin kalau ruoxi memberi mu hanfu sampah!!!
kymlove...: semangat trz kk🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!