NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA TEMA KREATIF YAAW 2026 PERIODE 1 🏆

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Bab 33

Suasana pesta pernikahan masih berlangsung meriah. Lampu-lampu di ballroom berkilauan indah, sementara musik berdentum memenuhi seluruh ruangan. Beberapa tamu terlihat ikut bernyanyi di depan panggung kecil yang disediakan. Sebagian lagi berjoget sambil tertawa bersama pasangan dan teman-teman mereka.

Gelak tawa bercampur suara musik membuat ruangan terasa semakin ramai.

Namun di tengah keramaian itu, Kemuning justru merasa dunia di sekelilingnya mulai berputar pelan. Wanita itu duduk di salah satu kursi dekat meja bundar sambil memegangi kepalanya. Napasnya terasa berat. Tubuhnya semakin panas. Pandangan matanya mulai buram.

“Kok, pusing banget,” gumamnya lirih.

Kemuning mencoba menarik napas panjang, tetapi kepalanya justru semakin berdenyut nyeri. Jantungnya berdetak cepat tanpa alasan yang jelas. Wajah Kemuning mulai memerah. Tangannya sampai sedikit gemetar ketika meraih gelas air putih di meja.

“Mbak Kemuning?”

Suara seorang wanita membuat Kemuning menoleh pelan. Ternyata salah satu kenalannya dulu saat masih tinggal di lingkungan lama. Wanita itu langsung terlihat khawatir begitu melihat kondisi Kemuning.

“Ya ampun, wajah kamu merah banget. Kamu sakit?”

Kemuning memijat pelipisnya pelan. “Kepalaku pusing, Mbak” jawabnya pelan. “Mungkin terlalu ramai dan berisik.”

Wanita itu langsung duduk di sampingnya. “Kamu dari tadi pucat banget. Apa mau aku panggilin Pak Arka?”

Mendengar nama Arkatama, Kemuning langsung mengangkat kepala pelan. Matanya bergerak mencari ke seluruh ruangan.

Di sisi lain ballroom, Arkatama sedang berkumpul bersama beberapa pria berpakaian formal. Mereka tampak terlibat pembicaraan serius sambil sesekali tertawa kecil.

Kemuning menggigit bibir pelan. Ia tahu Arkatama sedang bertemu banyak kenalan penting malam ini. Dan entah kenapa, ia merasa tidak enak kalau harus mengajak pria itu pulang sekarang.

“Aku enggak apa-apa,” gumamnya pelan walau kepalanya terasa makin berat.

Namun beberapa detik kemudian, tubuhnya sedikit limbung. Wanita di sampingnya langsung panik memegang bahunya.

“Mbak Kemuning, kamu benar-benar kelihatan enggak sehat.”

Saat itulah seorang pelayan datang mendekat. “Permisi, apa ada yang bisa kami bantu?” tanyanya ramah.

Pelayan itu memakai kacamata dan seragam hotel lengkap. Tidak ada yang terlihat mencurigakan.

“Dia pusing,” jawab wanita tadi cepat. “Mungkin kecapekan.”

Pelayan itu langsung mengangguk paham. “Oh, kalau begitu Mbak bisa istirahat dulu di kamar hotel. Ada beberapa kamar yang memang disiapkan keluarga pengantin untuk tamu.”

Kemuning mengangkat wajah pelan. “Kamar?”

“Iya, Mbak. Biar bisa rebahan sebentar.”

Wanita di samping Kemuning langsung mengangguk setuju. “Iya, lebih baik istirahat dulu. Wajah kamu benar-benar enggak bagus.”

Kemuning ragu sesaat. Namun, tubuhnya terasa semakin lemas. Kepalanya juga makin berat.

“Baiklah,” balas Kemuning pelan.

Pelayan itu langsung membantu memapah Kemuning berdiri. “Pelan-pelan, Mbak.”

Kemuning sama sekali tidak menyadari, sudut bibir wanita tersebut sedang menyeringai puas. Karena semuanya berjalan sesuai rencana. Ya, pelayan itu adalah Lavanya. Wanita itu menahan senyum penuh kemenangan saat membawa Kemuning keluar ballroom.

Langkah Kemuning mulai goyah. Tubuhnya terasa panas dan pandangannya kabur. Semua itu membuat Lavanya semakin puas.

“Kamarnya di lantai lima, Mbak,” ucap Lavanya lembut saat mereka masuk ke lift.

Kemuning hanya mengangguk pelan sambil bersandar lemah di dinding lift. Ia tidak punya tenaga untuk berpikir jernih.

Begitu pintu lift terbuka, Lavanya langsung membawa Kemuning menyusuri lorong hotel yang sepi. Karpet merah tebal membentang panjang di bawah kaki mereka. Suasana lantai itu jauh lebih sunyi dibanding ballroom di bawah.

Kemuning mulai merasa tidak nyaman. Entah kenapa dadanya terasa sesak. Namun, tubuhnya terlalu lemah untuk banyak bertanya.

Lavanya berhenti di depan kamar paling ujung.

Kamar 517. Pintu dibuka cepat menggunakan kartu akses.

“Silakan istirahat di sini, Mbak.”

Begitu masuk, Kemuning langsung berjalan sempoyongan menuju ranjang lalu merebahkan tubuhnya perlahan. Kepalanya terasa makin berat. Napasnya mulai tidak teratur.

“Sebenarnya aku ini sakit apa, ya? Kok, tiba-tiba begini,” batin Kemuning.

Sementara Lavanya berdiri beberapa langkah dari sana sambil menatapnya dengan mata penuh kebencian. Tatapan itu tidak lagi ramah. Tidak lagi berpura-pura sopan. Sorot matanya terlihat jelas penuh dendam.

Lavanya lalu mengeluarkan ponselnya. Ia menekan nomor seseorang.

“Cepat datang ke kamar 517,” katanya pelan sambil melirik Kemuning. “Hadiah yang aku janjikan sudah siap.”

Beberapa detik ia mendengarkan jawaban dari seberang sana. Lalu bibirnya tersenyum miring.

“Iya. Bawa teman-temanmu sekalian.”

Kemuning yang setengah sadar perlahan membuka mata. Kata-kata itu langsung membuat jantungnya berdegup keras.

“Maksud dia apa? Kenapa bicara begitu?” batin Kemuning.

“Biar kalian bisa ikut mencicipi wanita kaya.”

Tubuh Kemuning langsung menegang. Walau kepalanya masih pusing, instingnya langsung merasa ada yang tidak beres. Ia berusaha bangun perlahan dari atas ranjang.

“Apa?! Dia bermaksud menjual aku! Gawat, aku harus pergi dari sini.”

Namun baru saja duduk, dorongan keras membuat tubuhnya kembali jatuh ke kasur.

“Mau ke mana kamu?!” bentak Lavanya tajam. Wajahnya sangat dekat dengan Kemuning.

Suara itu membuat Kemuning membelalak. Ia menatap pelayan di depannya lekat-lekat. Dan saat wanita itu melepas kacamatanya, darah Kemuning langsung terasa dingin.

“La… Lavanya?!”

Lavanya tertawa keras. Tawa yang penuh kebencian dan ejekan. “Nah, akhirnya sadar juga.”

Kemuning menatapnya tidak percaya. “Kamu gila!”

“Gila?” ulang Lavanya sambil mendekat cepat. “Kamu yang bikin hidup keluargaku hancur!”

Wanita itu mencengkeram rahang Kemuning kasar. “Kamu pikir aku bakal diam aja setelah semua yang terjadi?!”

“Lepaskan aku!”

Kemuning mendorong tubuh Lavanya sekuat tenaga sampai wanita itu mundur beberapa langkah. Namun, hal itu justru membuat Lavanya semakin marah.

“Berani banget kamu lawan aku!”

Lavanya langsung menerjang Kemuning seperti orang kehilangan akal..Tubuh mereka jatuh berguling di atas ranjang.

Kemuning mencoba melawan, tetapi tubuhnya masih lemas karena efek obat.

Lavanya jauh lebih bertenaga. Wanita itu berhasil menindih tubuh Kemuning sambil mengangkat tangan hendak menamparnya keras. Namun sebelum tamparan itu kena, Kemuning menahan pergelangan tangannya.

“Kamu enggak waras!” teriak Kemuning panik.

Lavanya berusaha memberontak makin kasar. “Kamu pantas hancur!”

Dalam keadaan terdesak, Kemuning langsung menyundulkan kepalanya ke dagu Lavanya.

“Aaaakh!” Lavanya menjerit kesakitan sambil memegangi rahangnya.

Kesempatan itu langsung dipakai Kemuning untuk mendorong tubuh wanita itu sekuat tenaga. Lavanya terjatuh ke samping ranjang. Sementara Kemuning buru-buru bangkit walau tubuhnya masih limbung dengan napasnya memburu. Jantungnya berdetak kacau.

“Aku harus pergi dari sini,” gumam Kemuning panik sambil berjalan sempoyongan menuju pintu kamar.

***

Baca juga karyaku ini. Sudah TAMAT jadi bisa baca maraton.

1
djerrih leni
Steven hidupmu Sultan berlimpah harta tp merasa sendirian tdk ada kehangatan rumah utk berpulang...
setiap orang 10jt..ada brp banyak anak2 yg jd korban kecelakaan itu 🤣🤣
djerrih leni
aku jd lebih Kasiaan sama stven, kamu beruntung arya di bawa n di rawat sama iu Arumi dan arka
djerrih leni
Arya langsung menikmati hidup ya. secara 100jt ya Arya...
djerrih leni
aku dukung kamu Arya, nanti bagi aq 1/4 nya aja ya Arya🤭🤣🤣🤣
djerrih leni
aku terkesima thour, utk siap pelayan dirumahnya sendiri sampai bayar 100jt🤣🤣 anak remaja seumur steven dah Sultan banget
djerrih leni
aku malahan baca talak dulu sampai selesai baru liat baca arya, arka n kemuning🤭
djerrih leni
hati2 ya Arka dan arma, mereka cuma mau manfaatkan Arya utk anaknya Steven, mereka tdk punya hati nurani, mereka iblis berkedok manusia 🤭
djerrih leni
aryaa jangan percaya, mereka cuma mau meminta yg bukan haknya mereka kaasih kabar ke arka segera Arya
Kale Ganindra Awan
baca novel perselingkuhan,,yg bikin aku puas itu disaat si penghianat dpt karmanya,,dimiskinkn,,puas sangat
Aisyah Suyuti
menarik
djerrih leni
salut dgn sifat dan kebaikannya bu arumi it's the best 😍
djerrih leni
cepet juga ya baru setahun menjalin hubungan perutnya dah membesar....
djerrih leni
ternyata ibu kandungnya Arya
djerrih leni
siapa ya wanita itu apa mantan istrinya Arka atau ibu kandung dr Arya....
djerrih leni
kaka othor sering lupa ya sama pangilan Arka n kemuning kadang ayah bunda terus berganti papa mama ... 🤭😄
djerrih leni
biasa orang perkampungan bisa di hasut tanpa mikir kebenarannya,... tp jangan takut kemuning kebenarannya akan selalu terlihat..
djerrih leni
sadar kelakuan diri sendiri ya Dit, yg akibatnya kamu tanggung sekarang
djerrih leni
tapi kan kami blm halal secara agama kemuning, segera halalin hubungan dgn Arka
djerrih leni
Arka ayo cepat nikahin Kemuning sebelum kabar tdk baik menyebar
djerrih leni
kebencianmu tdk beralasan dan akhirnya berbalik pada dirimu.... sadar diri lava
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!