NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Berbohong

Ketika Cinta Berbohong

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita perkasa / Konflik etika / Kehidupan di Kantor / Penyesalan Suami
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Keluarga Arini dan Rizky tampak sempurna di mata orang lain – rumah yang nyaman, anak yang cerdas, dan karir yang sukses. Namun di balik itu semua, tekanan kerja dan harapan keluarga membuat Rizky terjerumus dalam hubungan selingkuh dengan Lina, seorang arsitek muda di perusahaannya. Ketika kebenaran terungkap, dunia Arini runtuh berkeping-keping. Novel ini mengikuti perjalanan panjang mereka melalui rasa sakit, penyesalan, dan usaha bersama untuk memulihkan kepercayaan yang hancur, serta menemukan makna cinta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TARA DAN DAMPAK PSIKOLOGIS DARI PERPISAHAN ORANG TUA

Pada hari Minggu pagi, Arini menemukan Tara duduk di lantai kamar mainannya, sedang menatap foto keluarga yang terpampang di atas meja.

Anak kecil itu tidak bermain seperti biasanya – wajahnya tampak serius dan penuh dengan kekhawatiran yang tampaknya terlalu besar untuk usianya.

"Nak, kamu sedang mikir apa ya?" tanya Arini dengan suara lembut, mendekat dan duduk bersebelahan dengan anaknya.

Tara menoleh ke arah ibunya dengan mata yang sedikit merah. "Mama, kenapa Papa dulu sering tidak ada di rumah? Apakah Papa tidak menyukai Tara lagi?"

Arini merasa hati nya terjepit mendengar pertanyaan tersebut. Ia mengambil anaknya ke pangkuan dan memeluknya dengan erat. "Tidak pernah ada yang seperti itu, sayang," ujarnya dengan suara yang penuh cinta. "Papa sangat menyukaimu – lebih dari apa pun di dunia ini. Papa dulu memang sibuk dengan pekerjaan, dan ada beberapa masalah yang membuat Papa tidak bisa selalu ada di rumah. Tapi itu bukan karena kamu ya, nak. Itu karena masalah Papa sendiri."

Namun Arini menyadari bahwa meskipun mereka telah berusaha untuk melindungi Tara dari dampak perpisahan sementara mereka, anak kecil itu tetap merasakan perubahan dalam keluarga.

Beberapa hari sebelumnya, guru sekolah Tara juga telah menghubunginya untuk memberitahu bahwa anaknya tampak lebih pendiam dari biasanya dan terkadang menangis diam-diam di kelas.

"Saya pikir kita perlu membicarakan ini dengan seseorang yang ahli, sayang," ujar Arini kepada Rizky ketika mereka sedang makan malam beberapa hari kemudian. "Tara mulai menunjukkan tanda-tanda bahwa dia merasa terpengaruh oleh apa yang telah terjadi. Kita tidak bisa mengabaikannya."

Setelah berdiskusi, mereka memutuskan untuk membawa Tara ke seorang konselor anak yang direkomendasikan oleh Pak Herman.

Pada hari Rabu sore, mereka datang bersama-sama ke praktik konselor anak yang terletak di sebuah gedung yang ramah anak dengan dekorasi warna-warni dan banyak mainan di ruang tunggu.

Konselor mereka bernama Bu Lestari – seorang wanita yang ramah dengan senyum yang hangat dan cara bicara yang lembut.

Ia segera membuat Tara merasa nyaman dengan mengajaknya bermain dengan boneka dan mainan edukatif sebelum memulai sesi konseling.

Setelah beberapa menit, Bu Lestari mulai mengajak Tara untuk berbicara dengan cara yang tidak membuatnya merasa tertekan.

Ia bertanya tentang kehidupan sehari-hari Tara, teman-temannya di sekolah, dan bagaimana dia merasa tentang keluarga nya. Perlahan tapi pasti, Tara mulai membuka diri dan bercerita tentang perasaannya.

"Saya suka ketika Mama dan Papa bersama-sama," ujar Tara dengan suara lembut, memegang boneka beruang kesukaannya. "Ketika Papa tidak ada di rumah, saya merasa sedih dan seringkali takut. Saya berpikir mungkin saya telah melakukan kesalahan dan membuat Papa marah."

Arini dan Rizky melihat satu sama lain dengan mata yang berkaca-kaca. Mereka tidak menyadari bahwa Tara merasa bahwa dia harus bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.

"Kamu tidak pernah melakukan kesalahan apa pun, sayang," ujar Bu Lestari dengan suara yang menenangkan. "Kadang-kadang orang tua mengalami masalah yang harus mereka selesaikan sendiri, dan itu bukan karena kesalahan anak-anak mereka. Mama dan Papa mencintaimu dengan sepenuh hati, dan mereka sedang bekerja keras untuk membuat keluarga kalian lebih bahagia lagi."

Bu Lestari kemudian menjelaskan kepada Arini dan Rizky tentang dampak psikologis yang bisa dialami oleh anak-anak ketika orang tua mereka mengalami masalah dalam perkawinan.

Ia mengatakan bahwa anak-anak seringkali merasa bahwa mereka harus bertanggung jawab atas masalah tersebut, merasa takut akan kehilangan salah satu atau kedua orang tua mereka, dan bisa mengalami perubahan dalam perilaku seperti menjadi lebih pendiam, mudah marah, atau mengalami kesulitan di sekolah.

"Penting untuk selalu jujur dengan anak-anak tentang apa yang terjadi, namun dengan cara yang sesuai dengan usia mereka," ujar Bu Lestari. "Jangan menyembunyikan masalah dari mereka atau membuat mereka merasa bahwa mereka harus membawa beban masalah orang tua mereka. Beritahu mereka bahwa apa yang terjadi bukan karena kesalahan mereka dan bahwa cinta orang tua mereka tidak akan pernah berubah."

Selama sesi konseling yang berlangsung selama hampir dua jam, Bu Lestari memberikan beberapa saran tentang bagaimana Arini dan Rizky bisa membantu Tara mengatasi perasaannya.

Ia menyarankan mereka untuk selalu memberikan rasa aman dan kebahagiaan bagi anaknya, menghabiskan waktu berkualitas bersama secara teratur, dan selalu menjelaskan bahwa apa yang terjadi bukan karena kesalahan Tara.

Ia juga memberikan beberapa aktivitas keluarga yang bisa mereka lakukan bersama-sama untuk memperkuat ikatan keluarga dan membantu Tara merasa lebih baik – seperti memasak bersama, bermain permainan papan, atau pergi berlibur ke tempat yang disukai Tara.

Setelah sesi konseling selesai, mereka pulang dengan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana cara membantu Tara.

Pada malam itu, mereka mengadakan makan malam keluarga yang khusus dengan hidangan kesukaan Tara. Setelah makan, mereka duduk bersama di ruang tamu dan Arini mulai berbicara dengan Tara dengan cara yang terbuka dan jujur.

"Tara sayang," ujar Arini dengan suara lembut, mengambil tangan anaknya. "Mama dan Papa ingin kamu tahu bahwa apa yang terjadi antara Mama dan Papa bukan karena kesalahanmu ya. Kita semua kadang-kadang mengalami kesulitan dalam hidup, dan Mama dan Papa sedang bekerja keras untuk menyelesaikannya dengan baik. Yang pasti, cinta Mama dan Papa padamu tidak akan pernah berubah – tidak ada yang bisa mengubahnya."

Rizky juga mendekat dan memeluk mereka berdua. "Papa sangat menyesal jika membuatmu merasa sedih atau takut, nak," ujarnya dengan suara yang penuh rasa sayang. "Papa akan selalu ada untukmu – setiap hari, setiap jam, setiap detiknya. Kita akan selalu menjadi keluarga yang bahagia bersama-sama."

Tara menangis pelan dan memeluk kedua orang tuanya dengan erat. "Saya juga mencintai Mama dan Papa sangat-sangat," ujarnya dengan suara yang bergetar. "Saya ingin kita selalu bersama-sama seperti dulu."

Mereka berpelukan erat selama beberapa saat, merasa bahwa ikatan keluarga mereka semakin kuat setelah melalui momen yang menyakitkan namun penting ini.

Mulai dari hari itu, Arini dan Rizky membuat beberapa perubahan dalam cara mereka berinteraksi dengan Tara.

Mereka mengatur waktu khusus setiap hari untuk bermain dan berbicara dengan anaknya, memberitahu dia tentang kegiatan mereka dan selalu menjelaskan bahwa apa yang terjadi bukan karena kesalahannya.

Mereka juga mulai melakukan aktivitas keluarga secara teratur – seperti memasak kue bersama di akhir pekan, pergi ke taman atau kebun binatang pada hari Minggu, atau menonton film kesukaan mereka bersama-sama.

Beberapa minggu kemudian, guru sekolah Tara menghubungi mereka untuk memberitahu bahwa anaknya telah menunjukkan perubahan yang positif.

Ia kembali menjadi anak yang ceria dan aktif di kelas, berteman dengan teman-temannya dengan baik, dan prestasinya juga mulai membaik.

"Saya sangat senang melihat perubahan pada Tara," ujar guru tersebut dengan senyum hangat. "Dia kembali menjadi anak yang ceria dan penuh semangat seperti dulu."

Arini dan Rizky merasa sangat bersyukur mendengar kabar tersebut. Mereka tahu bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk membantu Tara sepenuhnya pulih dari dampak apa yang telah terjadi, namun mereka merasa lebih siap untuk menghadapinya bersama-sama sebagai keluarga yang utuh.

Pada malam hari ulang tahun Tara yang akan datang, mereka mengadakan pesta kecil dengan teman-teman sekelasnya dan keluarga dekat.

Ruangan penuh dengan suara tawa dan kegembiraan, dengan dekorasi warna-warni dan kue ulang tahun yang dibuat khusus oleh Arini.

Saat Tara memotong kue bersama kedua orang tuanya, wajahnya bersinar dengan kebahagiaan yang tulus.

"Terima kasih Mama dan Papa," ujar Tara dengan senyum lebar setelah menyanyikan lagu ulang tahun. "Ini adalah ulang tahun yang paling bahagia dalam hidup saya."

Arini dan Rizky saling melihat dengan mata yang penuh rasa syukur.

1
Sunarmi Narmi
Bagus sih alurnya....cuma klo yg kena masalah perselingkuhan klrga menengah ke bawah boro" mau minta bantuan konselor...disini kita bljar semua klrga mrndukung untuk bisa berubah mrnjdi lbih baik lgi tnpa ada Penghakiman...Semangat Thor ☕ kopi untukmu..bnyak hal bila kita baca novel ini..pelajaran berharga.👍👍👍👍
Sunarmi Narmi
Keluarga yg mendukung untuk menolak perselingkuhan adlah jalan twebaik untk memberhentikan perselingkuhan tersebut.
Sunarmi Narmi
semoga saja berhasil Arini..klo mgak tak bantu nyemplungin Risky ke laut😄
Sunarmi Narmi
Risky Lina kalian memang Lucnut
Sunarmi Narmi
Anjirrrr prrselingkuhan awalnya gitu ya Thor...ada moment ada dukungan dn yg di rumah jg mulai lelah berharap...
Sunarmi Narmi
Menjatuhkan hati di tmpat yg salah tidak dibenarkan Lina..ingat kamu seorang wanita yg akan menyakiti 2 wanita sekaligus..punya akal sehat dn nurani kan..gunakan itu klo hatimu salah memilih...PAHAM LINA 😡
Sunarmi Narmi
Lina minta di cuci otak dn hatinya dgn Rinso dicampur bayclin😡😡
Sunarmi Narmi
Lanjut..tulisannya jls dn mudah di pahami.♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Sunarmi Narmi
Mampir Thor...seru nih
kalea rizuky
maaf Thor g ada feel novel mu kesannya MC nya oon lemah gampang di injak harga diri nya kebanyakan teori kayak novel jaman jadul
ElRey: makasih masukannya, saya bru pertama nulis novel jdi blm terlalu paham tentang novel🙏
total 3 replies
kalea rizuky
laki. tukang selingkuh di bela toolol kasih aja sana ke jalang kecil lacur qm berhak dpet suami setia gk doyan selingkuh
kalea rizuky
jalang kecil murahan
kalea rizuky
cerai lah selingkuh itu g bs sadar percaya deh
kalea rizuky
mereka uda idur bareng belom Thor
kalea rizuky
laki bejat
Bahri Ali
bagus kok ceritanya. 👍 semangat ya kak
ElRey: makasi
total 1 replies
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!