Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah sakit
"Sudah semua sayang?" tanya Bagas
"Seperti nya sudah mas aku sudah memeriksa nya dua kali"
"Kalau memang ada yang tertinggal kita beli di sana saja"ujar Bagas dan dianggukki Vivian setuju.
"Mas apa kamu tidak menjenguk papa mu dulu sebelum kita berangkat" ucap Vivian hati-hati
"Tidak perlu" sahut Bagas
"Mas-"
"Sayang cukup sudah aku memberikan mereka kompensasi dengan uang pengobatan tidak dengan yang lain nya" potong Bagas membuat Vivian tak bisa membantah lagi.
"Ayo berangkat,Alan sudah menunggu kita di bawah" ajak Bagas dan diangguki Vivian patuh.
*****
"Bagaimana mungkin Bagas tidak ada di kantor Anita"
"Kalau kamu tidak percaya bisa datang sendiri,Bagas sulit untuk di temui apalagi sekretaris nya sangat tidak sopan,aku tidak suka"ungkap Anita
"Nanti setelah kamu kembali pada Bagas pecat saja dia"usul Karina
"Sudah aku pikirkan,aku tidak ingin dia dekat-dekat dengan Bagas,aku yakin dia menyimpan perasaan pada Bagas karena dari cara dia bicara sok paling berkuasa"
"Di mana aku bisa menemukan Bagas?" tanya Anita
"Apartemen" ucap Karina
"Ya mau tidak mau kamu datang ke apartemen nya saja pasti ini ulah perempuan tidak jelas itu dia sudah menjerat Bagas jauh,kamu harus celakai dia Anita"lanjut Karina
"Soal perempuan itu sudah aku pikirkan,kita tinggal tunggu kabar selanjutnya dia tidak akan bisa lolos dari ku" jawab Anita sambil tersenyum licik.
"Bagus,kamu memang bisa di andalkan"
"Ini momen yang pas Anita, setelah perempuan itu celaka kamu langsung masuk kembali ke hati Bagas" ucap Karina sambil tertawa kecil.
****
"Di-ka.... ak-u minta maaf, karena ayah ku ka-mu jadi begini" Isak Olivia yang tengah menjenguk Dika di rumah sakit.
Olivia melihat tubuh Dika terbaring tak sadarkan diri di ranjang rumah sakit,dia mencintai lelaki ini tapi Dika sama sekali tak mencintai nya,Dika hanya menjadikan Olivia alat pemuas nafsu nya saja.
"Aku akan menebus kesalahan ayah ku Dika,aku mohon kamu bangun"lanjut nya sambil memandangi Dika dari jendela ruangan, Dika belum boleh di jenguk karena baru selesai melakukan operasi.
Tiba-tiba tubuh Olivia di tarik oleh seseorang.
"Plak....."satu tamparan di layangkan di pipi Olivia membuat perempuan hamil ini terkejut.
"Berani-beraninya kamu datang,ini semua ulah ayah mu" tunjuk perempuan itu.
"Ak-u "
"Plak" satu tamparan lagi di layangkan di pipi Olivia
"Kamu mau mencari pembelaan atau jangan-jangan kamu ingin memastikan Dika sudah mati apa belum"tuduh nya, Olivia hanya menggeleng kecil sambil menangis.
"Simpan air mata palsu mu, keluarga psikopat kalian"marah nya
"Kamu tau aku dan Dika akan menikah bulan depan,jangan pernah menampakkan diri mu lagi jalang"maki nya
"Ak-u hamil anak Dika" ucap Olivia
"Itu bukan anak Dika,Dika sendiri yang mengatakan pada ku kalau kamu tidur dengan banyak lelaki"
"Pergi atau kamu turut aku jebloskan ke penjara" ucap nya membuat Olivia segera pergi sambil menangis.
****
"Lepas! Siapa kalian?"tanya Sarah
"Kamu tidak perlu tau siapa kami yang jelas kamu sudah mengganggu kenyamanan bos kami" jawab nya
"Siapa bos kalian saya tidak kenal! lepas kan saya kalau tidak kalian akan menyesal karena sudah berurusan dengan saya" ancam Sarah membuat para preman itu tertawa.
"Lepas!" teriak Sarah
"Teriak saja sesuka kamu karena tidak akan ada yang mendengar kan nya,ini gudang tua hanya ada kita di sini dan malam ini kamu akan menjadi santapan kami"
"Tidak" pekik Sarah ketakutan, tangan dan kaki nya terikat di kursi membuat Sarah tak bisa bergerak.
"Aku tidak kenal kalian"
"Tapi bos kami merasa terganggu dengan kehadiran kamu jadi ini hukuman buat mu"
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya