NovelToon NovelToon
MENJADI PILIHAN KEDUA SAHABATKU

MENJADI PILIHAN KEDUA SAHABATKU

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibu Cantik

Sadewa dan Bianca sudah bersahabat dari kecil. Terbiasa bersama membuat Bianca memendam perasaan kepada Sadewa sayang tidak dengan Sadewa,dia memiliki gadis lain sebagai tambatan hatinya yang merupakan sahabat Bianca.

Setelah sepuluh tahun berpacaran Sadewa memutuskan untuk menikahi kekasihnya,tapi saat hari H wanita itu pergi meninggalkannya, orang tua Sadewa yang tidak ingin menanggung malu memutuskan agar Bianca menjadi pengantin pengganti.

Sadewa menolak usulan keluarganya karena apapun yang terjadi dia hanya ingin menikah dengan kekasihnya,tapi melihat orangtuanya yang sangat memohon kepadanya membuat dia akhirnya menyetujui keputusan tersebut.

Lali bagaimana kisah perjalanan Sadewa dan Bianca dalam menjalani pernikahan paksa ini, akankah persahabatan mereka tetap berlanjut atau usai sampai di sini?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibu Cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bagian 33

Sambil terengah-engah Bianca menyusul Sadewa yang dengan santai memasuki mobil, Bianca ikut masuk, Sadewa menyalakan mobil sambil memakai kacamata hitam yang membuat penampilannya perfect.

"Aku ga mau ngomong santai kalau berdua." ucap Sadewa.

"Kamu ga bisa tiba-tiba ngajakin aku kaya gini dewa pekerjaan aku banyak." omel Bianca.

Sambil menyetir Sadewa menjawab," berisik,aku bosnya jadi suka-suka aku."

Bianca kesal dengan tingkah kekanak-kanakan Sadewa,"Aku ga mau membuat gosip di kantor,kalau tadi ada yang lihat gimana?."

"Ya biarin mereka kan punya mata."

Bianca ingin sekali memukul kepala Sadewa yang sangat menyebalkan.

Melihat Bianca yang kesal membuat Sadewa tersenyum kecil, rupanya dia menemukan aktivitas yang menyenangkan yaitu membuat Bianca kesal.

"Kamu suka banget bikin aku kesal." ucap Bianca sambil menyandarkan tubuhnya.

"Karena itu kebahagiaan ku." ucapan Sadewa membuat Bianca memalingkan wajahnya ke arah Sadewa.

"Andai aku jadi kebahagiaan kamu dalam hal lain, seperti halnya kamu yang selalu menjadi sumber semangat aku." ucap Bianca dalam hati.

"Jangan lihatin aku kaya gitu nanti kamu jatuh cinta lagi sama aku." ucap Sadewa.

"yee pede amat, sorry ga level." balas Bianca sambil mengibaskan rambutnya.

"alah-alah dulu aja aku tolak kamu sampe sakit,kalau ga aku suapin ga mau makan,yakin sekarang ga level."

"Stop mengungkit hal memalukan."

"Stip mingingkit hil mimilikin." ejek Sadewa.

Flashback 10 tahun lalu.

"Dewa mau ga jadi pacar aku?." ucap Bianca remaja kepada Sadewa.

Sadewa yang sedang bermain basket tampak tidak terkejut dengan perkataan Bianca karena dari kecil Bianca selalu mengatakan jika Sadewa harus menjadi suaminya saat besar nanti.

"Yakin mau jadi pacar aku, syaratnya harus bisa naik sepeda sendiri." jawab Sadewa sambil mendribble bola.

Sadewa yang sangat tau jika Bianca tidak bisa naik sepeda membuat hal itu menjadi ledekan.

"Aku bisa belajar." jawab Bianca.

"Sama siapa?." tanya Sadewa.

"Sama kamu." Bianca yang masih polos dan menggantungkan hidupnya kepada Sadewa menjawab tanpa beban.

"Yee,aku ga mau."

"Dewa kamu kok tega banget sama aku,aku ini calon istri masa depan Kamu." ucap Bianca sambil cemberut.

"Dukun kamu bisa ngelihat masa depan orang, lagian aku suka sama orang lain, mending kamu cari cowok lain deh."Ucap Sadewa sebelum memasukkan bola ke ring basket.

"Emangnya ada yang suka sama kamu?." tanya Bianca.

"Itu pertanyaan apa hinaan,lagian siapa yang ga suka sama seorang Sadewa yang tampan mempesona, buktinya kamu aja suka."

"Eh iya ya, gapapa sekarang kamu nolak aku,aku pastikan kamu nyesel dimasa depan karena aku bakalan jadi cewek cantik terus banyak yang suka." ucap Bianca sebelum pergi meninggalkan Sadewa.

Saat menuju ke gerbang sekolah untuk pulang Bianca tidak sengaja melihat Sarah yang berjalan menuju lapangan basket sambil membawa air mineral.

Bianca hendak memanggil Sarah tapi supir nya sudah menjemput, alhasil Bianca mengurungkan niatnya.

Sementara di lapangan basket Sarah berdiri sambil membawa air mineral yang baru dibelinya untuk Sadewa.

Sadewa yang melihat Sarah langsung berlari menuju Sarah sambil tersenyum.

"nih,minum dulu." Sarah memberanikan air minumnya.

Sadewa menerima air tersebut,Sarah mengeluarkan sapu tangan untuk menghapus keringat Sadewa.

"Barusan Bianca kesini." ucap Sadewa.

"Aku ngerasa bersalah karena menyembunyikan hubungan kita dari Bianca."ucap Sarah sambil menundukkan kepalanya.

Sadewa memegang pipi Sarah untuk menatap matanya,"no,ini keputusan kita kan,akan ada waktunya Bianca tau semuanya."

"Tapi kita sahabat dewa." Sarah berkaca-kaca.

"Sayang plis kamu jangan terlalu baik,ini yang bikin aku jatuh cinta sama kamu." Sadewa m memeluk Sarah.

Flash off

Sadewa memarkirkan mobilnya dihalaman hotel bintang Lima.

"Ayo turun,kita meeting disini."

Tanpa banyak bicara Bianca langsung turun mengikuti Sadewa, sebelum itu dia merapikan rambutnya sambil mengoleskan lipstik, Sadewa yang melihat itu protes,"ngapain pake lipstik segala."

"Biar perfect,siapa tau klien kamu jomblo bisalah jadi cadangan 10 bulan lagi."

Sadewa tercengang mendengar ucapan Bianca,saat sadar Bianca sudah masuk kedalam hotel Sadewa langsung berlari menyusul Bianca karena benar saja klien Sadewa yang berasal dari Amerika masih singel.

Bianca memasuki lift diikuti Sadewa,saat pintu lift tertutup Sadewa langsung memegang pipi Bianca, Bianca yang mendapat serangan mendadak dari Sadewa tidak bisa berkutik.

Sadewa menghapus lipstik di bibir Bianca menggunakan ibu jarinya,"kalau gini kan lebih bagus natural." Sadewa melepaskan tangannya dari pipi Bianca.

Sedangkan pemilik bibir yang lipstik nya dihapus masih terdiam seperti patung.

"Ayo buruan jangan bengong." Sadewa keluar dari lift sambil menggandeng tangan Bianca.

Bianca yang merasa akhir - akhir ini mendapatkan lampu hijau dari Sadewa membalas genggaman tangan Sadewa.

Mereka sepertinya lupa jika hubungan mereka belum sejauh itu itu saling memiliki.

1
mheldaaa
🥰
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
rasain , tp bentar lg sarah datang yg sakit hati bianca kasihan yaa
Dian Fitriana
update
Reni Anjarwani
sdh bi mending kamu sama orang lain dati pada sama, sadewa yg blm bisa melupakan laki2 lain
Dian Fitriana
update
Reni Anjarwani
lanjut thor
Dewi Susanti
lanjut kak
Dewi Susanti
yang banyak up nya kak
Dewi Susanti
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!