NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Menjadi Ibu Susu Anak Adik Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Selingkuh / Romansa / Pihak Ketiga / Ibu susu
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: myabra

Raisa cukup kaget saat mertuanya menyurunya menjadi ibu susu keponakannya sendiri anak dari adik suaminya. apakah Raisa menyetujuinya atau menolaknya?..

*******************************
"milikmu enak sekali beda jauh dengan milik istriku" pujinya kala milik mereka telah menyatu, membuat wanita yang dibawahnya tersenyum bangga " aku ingin setiap hari kita melakukan ini" ucapannya lagi sambil mulai menggoyangkan pinggulnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myabra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

"Kurang lima menit baru ngomong lu"kesal hani nih karena dia belum sempat pergi ke toilet.

Talita yang sudah selesai dengan aktivitas panasnya Langsung merapikan penampilannya yang berantakan. Setelah selesai pun mereka masih sempat berciuman kalau tidak mengingat jam istirahat sebentar lagi selesai, mungkin mereka akan melakukannya lagi.

" Ini buat gantiin kopi mas yang dingin" Talita memberikan uang berwarna biru dua lembar kepada pria yang sudah memuaskan nya.

" Makasih bu" ujar pria itu senang karena dia mendapatkan rezeki berlimpah hari ini. " Kalau butuh apa-apa panggil saya saja Bu, pasti saya tidak akan mengecewakan ibu" ujarnya penuh semangat, karena keinginannya terkabul. Keinginan bisa menikmati tubuh wanita yang ada didepannya. Sudah lama dia mengincar wanita cantik itu, tapi belum ada kesempatan. Tapi hari ini wanita itu menyerahkan diri untuk dipuaskan olehnya.

Talita menanggapinya dengan senyuman. Talita yang hendak keluar berpapasan dengan Angga yang hendak masuk ke pantry

" Kamu sedang apa disini?" Tanyanya menatap wanita itu dari Atas sampai bawah dan menatap kearah OB yang sedang berdiri sambil membetulkan celananya.

" Nih" tunjuk matanya kearah cangkir berisi kopi panas yang sedang dia pegang. Dan langsung pergi tanpa menunggu balasan Angga. Karena dia tahu Angga tidak akan percaya dengan ucapannya.

Angga menatap kepergian Talita dengan sorot mata yang tajam. " Dasar jalang" kesalnya dengan suara tertahan di tenggorokan. Dia merasa bodoh, karena sudah menghancurkan rumah tangganya sendiri hanya demi wanita seperti Talita.

Setelah tubuh Talita hilang ditelan ruangan. Angga berjalan menuju mesin kopi. " Kamu sedang apa?" Tanya Angga pada OB yang sedang membersihkan sesuatu dimeja hingga lantai pantry. Membuat OB itu gagap.

" I-ini pak sedang membersihkan noda " Ujarnya yang segera pergi setelah membersihkan sisa-sisa aktivitas panasnya tadi. Sedangkan Angga memicingkan sebelah matanya. Melihat kegugupan pemuda itu. Angga tau itu bukan hanya noda, karena dari baunya Angga bisa menebak noda apa itu.

"Kalian habis bercinta diruangan ini?" Tanyanya menyelidik walaupun dia sudah tahu jawaban iya . Tapi tetap saja dia ingin memastikan tebakannya.

" M-maksud bapak apa?" Tanyanya gugup hingga keluar keringat dingin. Angga langsung merogoh sakunya dan mengambil dompet kulit berwarna coklat miliknya lalu dengan santainya dia mengeluarkan uang merahan lima lembar. " Ambil ini" titah nya yang membuat OB itu bingung tidak mengerti.

" Tapi ada syaratnya" ujar Angga menatap licik kearah si OB

" Syaratnya apa pak?" Tanyanya tak mengerti, Angga menarik pria itu dan membisikkan sesuatu, membuat OB itu kaget dengan rencana Angga.

" Kalau kamu berhasil, kamu akan mendapatkan lebih dari ini. Anggap saja ini Depe " Ujar Angga yang. Membuat OB itu tersenyum mendengar ucapan Angga yang akan memberikan uang lebih jika tugasnya sampai berhasil.

~“„ \_∞\_"„~

" Talita!" Panggil Lukman kepada putrinya yang tengah berbaring di sofa yang ada dikamarnya sambil memainkan ponselnya.

" Ishh.. mau apa lagi sih papah" kesalnya segera bangun dan berjalan hendak menghampiri orangtuanya.

" Apa sih pah teriak-teriak Talita belum budek" protes Talita yang merasa ketenangan nya terganggu. " Kalau tau begini, ga bakalan mau gw diajak pulang " batinnya makin dongkol.

Lukman langsung melemparkan map coklat kearah Talita yang reflek langsung ditangkap oleh wanita itu.

" Apa ini pah?" Tanyanya yang malas untuk membacanya.

" Kamu liat dan kamu baca apa isinya " Lukman yang sudah mulai kesal dengan tingkah putrinya itu, sudah hampir seminggu putrinya itu tinggal dirumah, bukannya cari solusi agar Arga membatalkan rencananya untuk menceraikan nya malah putrinya itu asik dengan ponselnya. dan sepertinya putrinya itu sudah tidak perduli dengan rumah tangganya yang sudah diujung tanduk.

" Ckk.." decak Talita saat membaca isi yang ada dalam map. Ternyata suaminya itu kekeh ingin bercerai. Padahal Talita sudah hampir beberapa hari ini mencoba menemui Arga dirumah maupun dirumah sakit namun pria itu menolak untuk bertemu sekalinya bertemu menolak untuk bicara. Sehingga Talita tidak bisa berbuat apa-apa. Sebenarnya dia ingin mempertahankan pernikahannya. Tapi mau bagaimana lagi kalau prianya sudah tidak mau .

" Apa kamu sudah baca?" Yang Diangguki oleh Talita.

" Seharusnya kamu rayu dia, agar tidak menceraikan mu" Lukman yang sudah tidak tahu harus berbuat apa. apa lagi dia sudah menyelidiki kebenarannya. Bahwa sebenarnya yang salah bukan menantunya melainkan putrinya. Bagaimana kalau semua orang tau kalau putrinya berselingkuh. Pasti mereka akan dihina gelar keluarga terhormat yang keluarganya bangun selama ini akan runtuh seketika. Hanya gara-gara putrinya yang tidak tau diri itu.

" Arga sudah tidak mau ketemu dengan Talita pah" Ujarnya lesu. Membuat Lukman menatap putrinya itu lekat, sehingga dia mempunyai ide brilian.

" Sini." Panggilnya agar Talita duduk lebih dekat dengan Lukman. Talita bergeser dan kini mereka sudah duduk berdampingan dan Lukman pun memberitahukan rencananya.

"Kamu cepat temui Tantri. Biar Tantri yang bicara dengan Arga, agar Arga mau membatalkan perceraian kalian." Lukman yang sudah tidak punya cara lain. Dengan begitu Arga akan menuruti permintaan Tantri. Karena seingatnya Arga sangat penurut dan sangat menyayangi mamanya. Buktinya pemuda itu langsung mau dijodohkan oleh Talita padahal mereka belum pernah bertemu.

" Apa rencana ini akan berhasil pah?" Talita agak ragu dengan rencana papahnya. Yang menurutnya tidak akan berhasil dan berakhir sia-sia.

" Masalah Tantri biar mama yang ngurus." Ujar Maya yang sudah punya rencana lebih matang dari rencana suaminya.

" Kamu tidak usah ikut campur mah! Ngurus anak aja gak becus. Mau ngurusin kaya ginian" Lukman sangat kecewa pada istrinya. Karena sering memanjakan anak-anaknya jadi anaknya menjadi seperti sekarang ini.

" Kok papah malah nyalahin mama? Bilang mama gak becus ngurus anak"kesal Maya tidak terima disalahkan. "dasar tua Bangka" geramnya

" Tapi pah yang dikatakan mama tuh ada benarnya, kenapa gak dicoba, siapa tahu rencana mama berhasil lagian mama dan mama Tantri kan besti" ujar Talita. Sebenarnya dia sudah malas bicara dengan mertuanya itu.

Lukman memikirkan ucapan putri dan istrinya. Memang benar apa yang dikatakan istri dan anaknya jika memang lebih baik istrinya yang berbicara dengan Tantri dari pada Talita.

" Baiklah. Apa rencana mama sekarang?" Tanya Lukman yang menyetujui rencana istrinya. Membuat Maya tersenyum sedangkan Talita tidak perduli dengan rencana kedua orangtuanya.

" Mama akan berbicara dengan Tantri, dan membawanya kemari. dan mama minta tolong sama kamu Talita." Membuat Talita yang sedang membalas chatan dari seseorang menghentikan gerak jarinya pada layar ponsel dan melihat kearah Maya yang memanggil namanya.

" ambil cuti kerja. Dan buat wajah kamu se pucat mungkin, agar meyakinkan kalau kamu itu sedang sakit dan mogok makan." Ucap Maya Dengan begitu Tantri pasti akan luluh.

" Gak bisa gitu dong mah, masa aku harus ambil cuti. Di tambah dandan-dandan aneh lagi " ujarnya menolak ide mamanya. Pikirnya tadi dia sudah bebas dari rencana papahnya, karena mamanya memiliki rencana lain , gak taunya tetap saja dia-dia juga yang turun tangan, merepotkan, Pikirnya.

Mendengar keluhan putrinya itu membuat Maya bangun dan langsung mentoyor kepala Talita.

" Dasar bodoh! Kalau kamu gak selingkuh gak bakalan dia gugat cerai kamu. Dan gak mungkin papah dan mamah melakukan semua ini. Merepotkan" Maya yang kesabarannya sudah mulai tipis menghadapi Talita yang sulit diatur.

" Iya-iya Besok Talita ambil cuti " Talita langsung menyilangkan kedua tangannya di dada.

1
Farid Atallah
di gantung lagi
Su-heriyah🍒
asiapp🙏
اختی وحی
hrs ny jgn berbelit² thor, arga hrsnya ngmong sma bpkny klw dia tdk mnyentuh talita, sdh pasti itu bkn anknya
Indah Tuk Di Kenang
kenapa sih thorr ...
gak ngomong langsung👍👍👍
Frida Fairull Azmii
sekantor pada sakit semua kelakuan nua
Farid Atallah
doubel up dong Thor 😚
Su-heriyah🍒: lagi diusahakan kak🤭
total 1 replies
Eridha Dewi
udah ketahuan selingkuh kenapa tidak di cerai in
Tamirah Spd
Sudah jelas tanda tanda suami gak beres, betul pepatah ipar adalah maut. ini kelemahan istri selalu diremehkan kalau gak kerja sendi, untuk minta uang saja dibentak padahal untuk kepentingan pendidikan anaknya. Jangan menyerah harus kuat cari kerja bila perlu, kalau gak tahan minta cerai aja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!