NovelToon NovelToon
Zaman Para Dewa

Zaman Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Dan budidaya abadi / Fantasi / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: B.O.B

Yang Chen berjalan di jalan yang penuh dengan bahaya dan lautan darah. meski jalan yang ia lalui penuh dengan bahaya yang bisa sewaktu-waktu merenggut nyawanya namun ia tetap teguh menghadapinya. hal ini dilakukan untuk menjadi kuat demi melindungi apa yang berharga baginya.

" aku akan menghancurkan siapapun yang berani merenggut hal-hal yang berharga bagiku, bahkan dewa sekalipun tidak akan luput dari kemarahanku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.O.B, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34. permainan kematian

Giliran selanjutnya adalah Lin hua, ia berusaha menekan ketakutannya dan berusaha untuk tetap tenang. Meski begitu ia merasa sedikit menyesal karena ikut dalam ujian kedua.

Karena melihat betapa berharganya hadiah dari ujian pertama membuat ia yakin kalau hadiah dari ujian kedua akan lebih berharga, sebab itulah ia tanpa pikir panjang mengikuti ujian kedua yang sekarang ini ia sesali.

Tapi ia tahu kalau ia sudah terlanjur ikut ujian sehingga Lin Hua hanya bisa terus berjalan karena tidak ada jalan untuk kembali.

Melihat giliran Lin Hua yang akan melempar dadu, membuat orang dari akademi gagak langit tersenyum bahagia. Mereka berharap kalau Lin Hua akan bernasib sama dengan pria yang melempar dadu pertama.

Dengan tangan gemetar, Lin Hua mengambil dadu itu namun ia tidak langsung melemparkannya. Ia menahannya sebentar, sebelum akhirnya ia melemparkannya.

Dadu mulai jatuh ketanah dan berguling-guling sesaat sebelum akhirnya berhenti di angka 4.

Lin Hua kemudian melangkah perlahan dan berhenti di langkah ke empat.

Setibanya di langkah ke empat, tanah yang dipijaknya berubah warna dari putih menjadi warna coklat.

Melihat warna coklat, membuat jantung Lin Hua terasa melompat karena menganggap kalau warna coklat adalah nasib buruk.

Tiba-tiba sebuah cahaya kecil berwarna coklat muncul di depannya dan dengan cepat masuk ke dalam alisnya.

Sebuah teknik bela diri tergambar jelas di ingatannya, " ini adalah teknik bela diri tahap langit tingkat rendah." Ucap Lin Hua dalam hatinya.

Mula-mula ia berekspresi terkejut tapi detik berikutnya wajahnya berubah menjadi sangat bahagia.

Melihat Lin Hua yang terlihat senang membuat Jian Tian bertanya padanya, " Lin Hua, apa yang kamu dapatkan?" Tanyanya penasaran.

Sebelum Lin Hua menjawab, pria penjaga makam sudah berkata kembali, " selamat karena telah mendapatkan teknik bela diri tahap langit tingkat rendah."

Mendengar itu membuat semua orang terkejut dan kemudian menatap Lin Hua dengan tatapan iri.

Kemudian giliran orang berikutnya, dia adalah dari akademi bunga Phoenix. Gadis itu melempar dadu dan akhirnya angka 2 keluar.

Gadis melangkah perlahan dan berhenti di langkah ke dua. Tanah berubah jadi hijau dan segera sebuah tanaman muncul di hadapannya.

" Itu adalah bunga teratai salju, memiliki manfaat yang baik dalam meningkatkan kualitas tulang karena energi roh yang besar juga membuat ia sangat bermanfaat dalam meningkatkan kultivasi, jika dijual maka setidaknya nilainya tiga puluh ribu batu roh." Ucap salah satu murid akademi bunga Phoenix lainnya.

Meski tidak seberharga apa yang didapatkan oleh Lin Hua, tapi ia tetap bersyukur karena masih tetap hidup dipermainkan kematian ini.

Tiba giliran Yan Yi, ia melempar dadu dan angka 6 keluar. Ia kemudian berjalan sampai ke langkah ke enam dan mendapatkan hadiah berupa teknik tahap langit tingkat rendah juga.

Karena ia mendapatkan angka enam maka ia bisa kembali melempar dadu sekali lagi.

Ia melempar dadu lagi dan angka enam kembali muncul dan ia mendapatkan sebuah pedang dengan kualitas tahap langit tingkat rendah.

Karena ia mendapati angka enam lagi maka ia kembali bisa melempar dadu lain.

Melihat Yan Yi yang terus beruntung mendapatkan angka enam dan mendapatkan teknik bela diri dan senjata tahap langit tingkat rendah membuat semua orang menatap penuh dengan rasa iri.

Yan Yi hanya tersenyum dengan tatapan iri semua orang, ia terlihat sangat menikmati perhatian yang ditunjukkan oleh banyak orang padanya.

Ia kembali melempar dadu, namun kali ini yang keluar angka satu, ia kemudian melangkah, tanah seketika berubah menjadi hitam yang membawa Yan Yi sedikit panik.

Karena warna hitam itu sama dengan apa yang membuat orang pertama mati disambar petir.

Semua orang juga berpikir kalau Yan Yi akan segera mati, tapi suara pria penjaga makam kembali terdengar, " kamu berhak mengutuk peserta lain."

" Kutukan itu akan membunuh orang yang dikutuk dan orang yang dikutuk hanya bisa memiliki waktu lima menit untuk hidup. Jika dalam waktu lima menit ia tidak mendapatkan sesuatu yang menghilangkan kutukan itu maka ia dipastikan akan mati." Ucap pria penjaga makam.

Mendengar itu membuat wajah Yan Yi berubah senang, ia kemudian melirik semua orang.

Merasakan lirikan mata Yan Yi membuat semua orang disana dilanda khawatir dan ketakutan karena salah satu dari mereka akan dikutuk oleh Yan Yi.

Yan Yi melirik semua orang sebelum ia berhenti saat melihat Yang Chen.

" Aku sebenarnya tidak suka dengan hadiah ini, tapi bagaimana juga aku harus memilih salah satu dari kalian." Ucap Yan Yi sambil bersikap seolah-olah ia tidak memiliki pilihan lain.

" Kalau begitu aku akan memilih secara acak saja." Setelah diam sejenak akhirnya ia berkata, " kalau begitu aku akan memilih pemuda itu." Ucapnya sambil menunjuk Yang Chen.

Sebuah awan hitam langsung muncul di atas kepala Yang Chen, petir terus bermunculan dan bersiap menyambar Yang Chen hingga waktunya tiba.

Yang Chen sudah menduga akan dipilih karena Yan Yi memang pernah mencoba membunuhnya dengan cara mengirim pembunuh bayaran namun gagal. Sekarang ia memanfaatkan momen ini untuk membunuh Yang Chen.

Yang Chen hanya diam, tapi didalam pikirannya, ia sangat marah dan kesal. Yang Chen memikirkan cara untuk membalas Yan Yi jika ia selamat dari sini.

Orang-orang dari akademi pedang terbang merasa sedih karena Yang Chen yang terpilih sedangkan orang dari akademi gagak langit terutama Guo Liang sangat senang, dengan itu Yang Chen bisa mati tanpa ia harus bertindak sendiri.

Orang lainnya merasa lega karena terpilih dan acuh tak acuh pada nasib Yang Chen karena mereka sendiri tidak memiliki hubungan dengan Yang Chen.

Ye Tingyun juga tidak terlalu begitu peduli karena ia memang tidak berutang apapun padanya. Baginya Yang Chen hanyalah orang asing yang kebetulan bertemu dengannya, tidak lebih dari itu.

Setelah beberapa lama permainan dimulai, sudah ada beberapa yang mati karena mendapatkan nasib buruk sedangkan orang lainnya mendapatkan hadiah berupa teknik bela diri dan juga senjata spiritual.

Akhirnya tiba giliran Yang Chen yang melempar dadu. Sebelum melempar, ia terlebih dahulu menarik nafas panjang dan kemudian melemparkannya.

Dadu jatuh ketanah dan menggelinding beberapa kali sebelum akhirnya berhenti di angka lima.

Ia kemudian melangkah sampai langkah kelima, tanah langsung berubah hitam dan suara pria penjaga makam kembali terdengar. " Kamu berhak mengutuk peserta lain."

Mendengar kata penjaga makam membuat Yang Chen langsung tersenyum kecil.

" Aku sebenarnya tidak suka dengan hadiah ini, tapi bagaimana juga aku harus memilih salah satu dari kalian. Kalau begitu aku akan memilih secara acak saja." Ucap Yang Chen sambil tersenyum mengejek, sambil meniru perkataan Yan Yi sebelumnya.

" Sayang sekali pilihannya jatuh ke pemuda itu." Ucap Yang Chen sambil tersenyum dan menunjuk Yan Yi disana.

1
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Lanjut dan Gas Pooool
Nanik S
Jadi Yang Chen juga tidak tau siapa orang tuanya..
Nanik S
Dibawa kemana Yang Chen
Nanik S
Lanjutkan
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift 🌹 lanjut Up Thor 💪💪
Nanik S
Yang Chen Seraplah Bola api dan petir
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Namanya juga ujian tapi menyerap bola energi Api dan Petir, bila berhasil MC nya memiliki kekuatan yang luar biasa.
Nanik S
Pria Sialan... 🤣🤣🤣 Ujian harus dijalankan agar tidak ditindas
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift ☕ dan 5 gift 🌹 ditunggu kelanjutannya Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Makin mantap 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Nanik S
Semua tertipu dengan kondisi Yang Chen
Nanik S
Yan Chen... yang selalu diremehkan akirnya berhasil dibanding mereka para Jenius
Nanik S
Yang Chen... semoga keberuntunganmu
Nanik S
Keserakahan telah mbutak mata hati sahabat
Nanik S
Keberuntungan apalagi yang mereka dapat
Nanik S
Kalau saling mengutuk.. lalu siapa yang kena kutuk
Nanik S
Lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!