Reynaldi Fernandez, seorang pria tampan, kaya dan sukses menemukan cinta pada gadis bernama Cinta Destiana Putri, yang merupakan anak dari sahabat ayahnya. Konflik keluarga Rey yang akhirnya menghubungkan Rey pada Cinta.
Rey berubah demi mendapat simpati Cinta, namun Cinta sudah memiliki lelaki idaman lain yang soleh menurutnya.
Akankah Cinta Rey berbalas? bagaimana perjuangan Rey dalam memenangkan hati Cinta?
Cerita ini menceritakan tentang sebuah cinta, keluarga dan persahabatan.
simak terus ya guys....
Trimakasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pernikahan Jessy
Cinta, Inka dan Mely sudah selesai didandani, mereka akan bertugas sebagai penerima tamu di acara pernikahan Jessy hari ini.
"Wah.. Jessy cantik banget." Ucap Cinta ketika menghampiri Jessy yang tengah duduk didepan meja rias.
"Iya, cantik bgt lo Jes," sahut Mely.
"Kita foto dulu ya." Kata Inka.
Cheers.. Ceklek.
"Langsung gw posting ya." Kata Inka lagi.
"Gw tegang banget," ucap Jessy, kemudian ketiga sahabatnya mengelus punggung dan jemarinya.
"Jes, setelah lo melahirkan, lo harus ijab qobul lagi ya." Ucap Cinta.
"Iya Ta, paman gw juga bilang gitu," jawab Jessy dan berkata lagi "makasih ya." Kemudian merekapun berpelukan.
Prosesi ijab qobul berjalan dengan lancar, kemudian dilanjuti dengan resepsi. Cinta, Inka dan Mely tengah berdiri menyambut kedatangan para tamu undangan, ditemani Rasya yang baru saja datang.
Alif tidak hadir karena masih diluar kota, Alif sibuk menyelesaikan pekerjaannya mengingat pernikahannya dengan Cinta tinggal dua bulan lagi.
"Hai kak Rey," sapa Mely dengan senyum lebarnya. Rey datang ditemani Mario karena Andre sedang menemani Alisha ke toko buku. Ya, sekarang Andre dan Alisha resmi berpacaran. Hampir setiap weekend Andre menemui Alisha, entah itu hanya sekedar datang ke asrama, menjenguk Roy di rumah sakit ataupun membantu menyelesaikan tugas kuliah.
"Siapa yang ngundang dia?" tanya Cinta berbisik pada Inka dengan mata mengarah ke arah Rey
"Mely yang minta ke Jessy buat ngundang kak Rey supaya bisa ketemu Rasya," jawab Inka.
Kemudian, Cinta hanya menjawab, "oh."
Rey melihat Cinta, namun mereka hanya bersalaman. Aura wajah Rey terlihat sangat dingin dan seperti tidak kenal dekat dengan Cinta.
"Kak Mario, kenalin ini Inka." Ucap Cinta saat Mario tengah berdiri sendirian karena Rey dan Mely langsung pergi menghampiri Rasya, kemudian mereka berbincang bertiga.
Di seberang sana terlihat Cinta tengah mengobrol dengan Mario dan Inka. Mata Rey selalu memperhatikan Cinta. Tawa dan senyumnya sangat Rey rindukan, namun entah kenapa disaat berhadapan terasa kaku.
"Dari tadi Rey liat ke arah sini mulu Ta." Kata Inka berbisik sambil memakan makanan yang berada ditangannya.
"Biarin aja," jawab Cinta.
Mario juga menyadari apa yang terjadi antara Rey dan Cinta, kemudian menghampiri Rey dan berkata
"udah selesai lo ngobrol sama Rasya?"
"Udah, Rasya ga seperti yang gue bayangin. Dia lebih dewasa dan bijaksana."
"Selanjutnya?"
"Gue janjian sama dia buat jenguk om Roy."
"Okeh.. eh Rey temennya Cinta itu cakep juga." Ucap Mario menunjukkan telunjuk dan matanya ke arah Inka.
"Hah, lo mah kambing dibedakin juga cantik," ledek Rey.
"Enak aja, gini gini selera gw tinggi Rey."
"Iya percaya," senyum Rey.
Kemudian Mario berkata lagi, "lo ga ngobrol sama Cinta? tuh lagi sendirian, sana samperin."
"Ngga, nanti gue khilaf."
"Khilaf, langsung bawa dia ke apartemen lo trus kunci di kamar supaya ga bisa di bawa orang." Tawa senang Mario.
"Sepertinya, boleh juga ide lo." Senyum licik Rey, lalu mereka tertawa dengan pikiran masing-masing.
Sumpah demi apapun, Cinta terlihat sangat cantik dengan wajah di dandani make-up yang tidak terlalu tebal, namun berbeda dari biasanya. Membuat Rey tak bisa memalingkan pandangan ke arah lain.
Ketika pandangan mereka berpapasan, Cinta hanya tersenyum kemudian dibalas senyum juga oleh Rey.
Saat Cinta ingin mengambil minuman bersoda, tangan Cinta bertemu dengan tangan Rey karena mereka mengambil gelas yang sama.
"Maaf," ucap Rey yang diangguki Cinta.
"Ladies first!" Kata Rey lagi.
"Terima kasih," jawab Cinta.
Tidak ada percakapan lagi diantara mereka, kecanggungan melanda keduanya. Hati Cintapun berdegup kencang kala mendapati perhatian dan pandangan dari Rey. Apakah ini Cinta? entahlah.
gara² liat alif nganter cinta ngantor🤭
klo biasanya berawal dr benci trus berubah jadi cinta tp ini the real romansa 🤩🤩🤩🤩