Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuka Kebenaran
Setelah apa yang terjadi pada Arini tadi Malika memilih untuk pulang bahkan Malika tak memikirkan bagaimana kondisi Arini saat dirinya memutuskan untuk pergi.
" bagaimana jika mas Galuh tau apa yang menyebabkan wanita itu celaka ?"
" aku mungkin akan benar benar kehilangan mas Galuh untuk selamanya " ucap Malika sambil terus mengemudikan mobilnya agar dirinya bisa sampai rumah dengan selamat.
" aku harus mencari alasan saat mas Galuh mulai menanyaiku " ucap Malika yang mulai memikirkan alibi apa yang akan iya katakan dan memikirkan kemungkinan yang akan Galuh katakan dan tanyakan padanya.
Hingga tak terasa Malika pun sampai di rumah yang pernah menjadi istana cinta untuknya dan Galuh tapi kini semua itu hanya tinggal kenangan yang tak akan pernah bisa di ulang kembali.
Berbeda dengan Galuh yang dengan terpaksa harus meninggalkan Arini meski iya belum tau bagaimana kondisi Arini saat ini tapi penting baginya menemui Malika dan jika memang benar Malika ada di balik semua ini maka Galuh tak akan pernah tinggal diam dan tak akan mungkin bisa memaafkan Malika untuk kali ini.
" bunda, bunda pasti sedang menunggu kabar dari ku " ucap Galuh yang langsung mencoba menghubungi Bu Devina sebelum dirinya menemui Malika.
" halo Galuh, apa yang terjadi pada Ghina dan Arini ?" tanya Bu Devina yang bahkan tak membiarkan Galuh menyapanya lebih dulu seolah Bu Devina memang sedang menunggu Galuh mengabarinya.
" ceritanya panjang tapi intinya Arini mengalami kecelakaan dan saat ini Arini sedang dalam perawatan di rumah sakit " ucap Galuh yang tak bisa memberitahu ibunya dengan jelas lewat sambungan teleponnya.
" lalu bagaimana dengan Ghina ?" tanya Bu Devina yang merasa takut jika Ghina juga mengalami kejadian yang sama dengan Arini.
" Ghina baik baik saja, jika bunda ingin melihat kondisi Arini bunda datang saja ke rumah sakit bunda karena Galuh harus mengurus sesuatu saat ini " ucap Galuh yang tak ingin Malika sampai melarikan diri jika dirinya terlambat sampai rumah.
" apa yang lebih penting dari Arini saat ini !" tanya Bu Devina tak mengerti.
" Galuh tak bisa menceritakannya sekarang tapi yang pasti semua ini ada hubungannya dengan Arini dan Galuh hanya ingin menyelesaikannya sebelum semuanya terlambat " ucap Galuh yang langsung menutup sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Bu Devina ibunya.
Setelah menyimpan handphonenya Galuh pun mulai melajukan mobilnya menuju rumah Malika tapi baru saja Galuh akan meninggalkan parkiran rumah sakit nama Arini terpampang di layar handphone dan membuat Galuh mengurungkan niatnya dan memilih mengangkat sambungan teleponnya.
" halo Rin, kamu baik baik saja kan ?" tanya Galuh yang berpikir jika Arini yang sedang menghubunginya saat ini.
" ini Puspa, Arini masih dalam penanganan " ucap Puspa dengan nada suara yang terdengar khawatir.
" ada apa ?" tanya Galuh yang mulai menduga jika ada hal serius hingga Puspa menghubunginya saat ini.
" lebih baik om kesini karena ada keputusan yang harus di putuskan saat ini juga dan ini tentang kondisi Arini saat ini " ucap Puspa sambil terus melihat ke arah pintu ruang tindakan dimana Arini masih berjuang untuk bisa kembali sadarkan diri.
" baiklah, om akan datang " ucap Galuh yang langsung keluar dari mobilnya dan mengurungkan niatnya untuk menanyakan semuanya pada Malika.
Berbagai pemikiran mulai berkecamuk di dalam otak Galuh terlebih pikiran buruk tentang kondisi Arini saat ini, tapi Galuh mencoba menepis dan berharap hal buruk yang iya pikirkan dan bayangkan tak akan pernah terjadi pada Arini.
" Puspa, apa yang terjadi ?"
" bagaimana kondisi Arini saat ini ?" tanya Galuh sambil melihat ke arah pintu dimana Arini ada di dalam yang sedang berjuang untuk hidup.
" terjadi pendarahan di dalam. kepala Arini akibat benturan yang terjadi pada kepala Arini saat kecelakaan tadi " ucap Puspa yang benar benar takut jika hal buruk akan terjadi pada Arini nantinya.
" dan dokter meminta kita menandatangani surat persetujuan operasi kepala untuk Arini saat ini " ucap Puspa sambil menyerahkan formulir persetujuan operasi untuk Arini.
" bagaimana, apa formulir persetujuannya sudah di tanda tangani ?" tanya suster yang tak bisa membuang waktu lebih lama karena setiap detiknya bagi Arini sangatlah berharga.
" lakukan apapun yang terbaik untuk Arini dan kembalikan Arini seperti sedia kala " ucap Galuh sambil menyerahkan formulir persetujuan yang sudah iya tanda tangani.
" kami akan melakukan semaksimal dan semampu yang kami bisa tapi tetap kita pasrahkan semuanya pada sang pemilik kehidupan " ucap dokter yang akan membantu Arini untuk mendapatkan penanganan yang maksimal agar pasien bisa sembuh seperti sedia kala.
Setelah mendapat persetujuan dari pihak keluarga Arini pun langsung mendapatkan penanganan dan di saat yang bersamaan pun Bu Devina sampai di rumah sakit untuk memberikan dukungan pada Ghina dan juga Galuh putranya.
" apa yang sebenarnya terjadi pada Arini dan kenapa Arini bisa sampai masuk rumah sakit ?" tanya Bu Devina yang ingin tau apa yang sebenarnya terjadi.
" ini tak akan terjadi jika menantu kesayangan ibu tak mencoba menculik Ghina hingga Arini tak harus tertabrak motor demi untuk menyelamatkan Ghina !" ucap Puspa yang kembali kesal dengan apa yang Malika lakukan.
" apa itu benar Galuh ?"
" bagaimana bisa Malika bisa sampai senekad itu hanya agar Arini tak bisa hidup bahagia bersama mu ?" tanya Bu Devina yang masih tak percaya jika wanita yang iya pikir baik ternyata bisa berpikir sejahat itu hanya karena ego dan sakit hati.
" saya akan melaporkan menantu ibu karena apa yang sudah iya lakukan sudah sangat membahayakan nyawa Arini dan Ghina !" ucap Puspa sambil mengambil handphone nya untuk melaporkan kasus Arini lewat sambungan telepon.
" ini urusan keluarga jadi biarkan aku yang mengurus semuanya dan aku janji aku tak akan membiarkan Malika kembali menyentuh Arini dan juga Ghina " ucap Galuh yang sudah berjanji dalam hati untuk melindungi Arini dan Ghina mulai saat ini.
" bagaimana om bisa menjaga Arini dan Ghina sedangkan yang mencoba menyakitinya adalah istri om sendiri !" ucap Puspa sambil mencoba menekan nada suaranya karena Puspa sadar dimana dirinya saat ini.
" ibu, kenapa bunda lama sekali di dalam ?" tanya Ghina yang terus memperhatikan lampu indikator yang ada di atas pintu ruang operasi dimana Arini sedang berjuang demi kesembuhannya.
" sayang, bunda pasti akan baik baik saja "
" ayah janji " ucap Galuh yang sudah mensejajarkan tubuhnya dengan Ghina bahkan Puspa tak bisa menghentikan Galuh yang menyebut dirinya ayah pada Ghina.
" ayah ?" tanya Ghina sambil menatap ke arah Galuh lalu menatap ke arah Puspa seolah meminta penjelasan dari pengakuan Galuh saat ini.
" om memang ayah mu, ayah yang selama ini kamu cari dan ayah yang selama ini merindukan mu " ucap Galuh yang tanpa berpikir panjang saat mengatakan semua ini pada Ghina.
✍️✍️✍️ Apa Ghina akan bisa menerima Galuh sebagai ayahnya dan bagaimana kondisi Arini setelah operasi, dan pelajaran apa yang akan Galuh berikan pada Malika yang sudah menyebabkan Arini seperti saat ini ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘