Kania adalah gadis yatim piatu yang di sangat disayangi oleh kakak tirinya sendiri, Angga.
Namun Kania tidaklah mengetahui cerita yang sebenarnya...
lalu apa yang akan di lakukan Angga agar Kania mengetahui cintanya dan bagaimana reaksi kania selanjutnya setelah mengetahui cerita yang sebenarnya...???
Cerita halu / cerita Fiksi ☑️
Hiburan di kala senggang ☑️
Ini hanya sekedar cerita halu saja. Author minta maaf jika apa yang ada di dalam cerita tidak sesuai dengan kenyataan.🙏
Jangan jadikan bacaan dalam cerita ini sebagai keseriusan. Jadikan isi dalam cerita novel ini hanya sebagai hiburan di kala senggang saja.
Dan Ini hanyalah cerita fiksi... Jika ada kesamaan nama, itu hanyalah faktor ketidak sengajaan.
jangan lupa di comen dan di like ya...🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Friska Nanda Raisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 33
“Apa?? Tidak mungkin. Itu tidak mungkin. Kania dan mas Angga kan bersaudara?” teriak Clarita histeris
“Maaf, kamu ini siapa ya?” tanya ayah
“Dia teman Kania, ayah.” Jawabku
“Oh, kamu temannya Kania?” tanya Ayah pada Clarita
“Iya om. Saya temannya Kania.” Jawab Clarita
“Oh begitu. Terus apa maksud kamu tadi bilang kalau Angga dan Kania tidak mungkin jadi suami istri?” tanya Ayah yang sengaja ingin tahu apa sebenarnya yang di mau oleh temannya Kania ini
“Bukannya jelas tidak mungkin ya, om, tante dan semua yang ada di sini. Secara mereka kan saudara. Mana mungkin bisa menikah.” Ucap Clarita yang sedikit tidak terima dengan kenyataan
“Lalu menurut kamu, siapa yang mungkin bisa jadi pasangan mereka?” tanya Ayah lagi, sementara aku dan mas Angga hanya saling memberi kode
“Itu.. Itu.. Aku. Aku dari dulu menyukai mas Angga dan Santo juga menyukai Kania. Jadi kenapa malah mereka lebih memilih saudara sendiri untuk jadi pasangan mereka masing-masing. Dan bukannya memberikan kesempatan untuk orang lain.” Ucapnya semangat
Aku yang mendengar hal itu hanya bisa tepok jidat sementara mas Angga hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Dan hal ini terlihat oleh bunda
“Bisa kalian beritahu pada bunda, sebenarnya dia itu kenapa?” tanya bunda bingung
“Itu bun, Clarita, teman Kania waktu SMA, ternyata dia suka sama mas Angga dari dulu. Tapi oleh mas Angga di tolak. Dan hasilnya seperti ini.” Jelasku lirih
“Sama bun. Itu, Santo, ngakunya teman kuliahnya Kania juga ternyata suka sama Kania. Tapi sama Kania juga di tolak bun.” Jelas mas Angga lirih
“Hadeuh.. Kalian berdua ini. Kenapa harus TP-TP sih. Jadinya begini kan?” ucap bunda
“Ya si bunda ini. Siapa juga yang TP-TP. Merekanya saja yang tidak punya malu. Sudah di tolak tapi masih tetap saja kekeh.” Celetuk mas Angga lirih
“Ish.. Kamu ini. Tidak boleh bicara seperti itu.” Ucap ibu
“Biarkan saja. Emang begitu kok kenyataannya.” Ucap mas Angga sewot
Disaat yang bersamaan, ayah semakin ingin memberitahukan kepada mereka tentang yang sebenarnya
“Oh jadi seperti itu?! Tapi sayangnya mereka ini bukanlah saudara kandung. Melainkan mereka ini adalah kedua orang yang sudah kami jodohkan sejak kecil.” Jelas ayah dan ini di dengar oleh semua tamu undangan
Seketika Clarita dan juga Santo langsung syok mendengar penjelasan ayah.
Aku dan mas Angga pun tidak bisa berbuat apa-apa. Karena memang itulah kenyataannya.
Setelah mendengar hal itu, Clarita dan juga Santo pun pergi meninggalkan acara. Dan acara pun berjalan dengan lancar tanpa kehadiran mereka.
******************************
Setelah acara pesta selesai, kami pun beristirahat.
“Mas, besok pada saat kuliah, aku harus gimana nih kalau bertemu Clarita?” tanyaku bingung sambil mengeringkan rambut karena baru selesai mandi
“Ya hadapi seperti biasa saja. Tidak usah yang gimana-gimana.” Jawab mas Angga santai
“Ya mas, mas mah enak tidak ketemu mereka. La aku?! Aku satu tempat kuliah mas. Setiap kuliah pasti bertemu mereka.” Ucapku
“Ish.. Santai saja kali, dek.” Ucap mas Angga
“Ya sudahlah, mas. Susah ngomong sama orang susah, daripada ikutan susah mendingan tidak usah.” Celetukku dan mas Angga pun cuma geleng-geleng kepala saja mendengarnya
Setelah beberapa saat, aku pun tertidur duluan. Lalu disusul mas Angga yang tidur di sebelahku sambil memelukku.
Ya seperti itulah setiap harinya kami tidur. Hehehe...
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan lupa comen dan likenya ya...🙏
makasih ya thor sukses selalu 👍👍
Kutunggu kedatanganmu.
Terima kasih
tp suka
gak bertele-tele 👍