NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Dokter & CEO

Terjebak Cinta Dokter & CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Selingkuh / Duda / Diam-Diam Cinta / Romansa / Dokter
Popularitas:24.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nia Kumalasari

Seorang gadis cantik mahasiswi kedokteran tingkat akhir bernama Mikhayla Aurelia. Ia sedang menjalani masa magang sebagai dokter muda dan di bimbing oleh seorang dokter tampan bernama Rangga. Pertemuan yang intens memunculkan cinta diantara mereka hingga membuat Rangga memiliki konflik batin, karena dia sebenarnya telah memiliki seorang istri. Kisah cinta Rangga dan Mikha yang penuh dengan halangan itu bertambah rumit, ketika ada seorang pebisnis muda bernama Rendy juga mencintai Mikha. Pria itu seorang duda beranak satu.


Lalu siapa nih yang akan Mikha pilih apakah Rangga atau Rendy ??

Jangan lupa kakak masukkan dalam Favorit yah, dan Like, Komen, Vote, juga Bintangnya 🥰

Terima kasih atas dukungan kalian 🥰😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Kumalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TCDC bagian 33

"Miiiiikhaaaaaaa.......... " teriak Rendy dengan kencang hingga terdengar pada telinga Rangga yang jauh dari sana.

Deg....

"Mikha ..." batin Rangga dalam benaknya, mendengar suara seperti Rendy meneriaki Mikha

Tak berselang lama Rendy berteriak, sebuah bom terjadi meledak tak jauh dari desa itu.

Duuuuuuaaaaaaaarrrr........

Semua orang berhamburan keluar dari tenda dan posko karena mendengar suara ledakan itu terjadi.

"Arghhh...Arghh...Arghhh... " orang-orang yang lain keluar semua dari tenda maupun yang di rumah juga pada teriak histeris ketakutan.

"Ada apa ini..??" gumam Rangga yang langsung keluar dari tenda dan melihat semua orang berhamburan karena mendengar suara bom tak jauh dari tenda dan posko tersebut.

Hal pertama yang di lakukan oleh Rangga adalah menghubungi Mikha. Karena tadi ia mendengar seperti suara Rendy berteriak memanggil gadis itu.

Tuuutttt...Tuuuutt...Tuuut

"Sial tidak ada sinyal...." gumam Rangga sambil berlari keluar mencari sinyal juga bantuan.

Duuuuuuuuuuaaaaarrr........

Suara dahsyat bom kembali terjadi hingga para korban warga sipil banyak yang berjatuhan. Para suku asli desa itu kembali mengepung perumahan warga.

"Aarggghhhhh....." orang-orang sekitar teriak histeris ketakutan.

Semua orang kalut lari berpencar ingin menyelamatkan diri masing-masing, karena para suku desa itu kembali menyerang.

Tak berselang lama ratusan tim tentara yang standby di desa itu datang melindungi warga dan menyerbu suku asli desa itu.

Duaarrrr...duaarrrr ...duuarrr

Suara tembakan milik tentara menggema di penjuru desa itu, suasana pun semakin tegang karena para ratusan suku menyerang warga sipil beserta tentara

Dag...Dag..Dag..

Rangga menengok kanan dan kiri mencari bantuan. Ia melihat kondisi desa nampak kacau balau semua orang sibuk menyelamatkan diri. Namun pada hati pria itu, ia lebih tidak bisa tenang karena memikirkan gadis itu tidak ada. Tanpa berpikir panjang lagi Rangga menghampiri salah satu pasukan tentara dan ia meminta pertolongan untuk mencarikan Mikha dan juga Rendy yang hilang.

"Pak tentara saya mohon minta bantuan kepada anda teman saya keduanya sedang jauh dari sini saya takut akan terjadi apa-apa..."tanya Rangga dengan cemas, pada salah satu tentara itu yang sembari memegang senjata pistol

"Saya dapat informasi ada penyanderaan seorang gadis asal kota di bawa pergi oleh para suku, maka dari itu suku itu menyerang desa ini..." balas Tentara itu sembari menaruhkan pistolnya kembali pada saku celananya.

Deg...

Jantung Rangga semakin berdebar kencang, itu pasti betul Mikha yang di sandera karena tadi ia mendengar suara teriakan Rendy.

"Pak Tentara mohon bantuan anda bersama Tim untuk mencari teman saya.. saya yakin itu pasti teman saya..." pinta Rangga dengan perasaan kalut

Tentara itu dengan tergesa ia mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan foto gadis yang Rangga pinta, pak tentara itu mendapatkan info langsung dari komandannya.

"Apa maksud mu ini...??" tanya Tentara itu sembari memberikan ponselnya pada Rangga

"Astaga Mikha..." jantung Rangga berdebar kencang yang ia yakini benar firasatnya Mikha terjadi apa-apa, ia melihat foto itu adalah Mikha yang sedang di ikat tangan dan kakinya di sebuah batang pohon besar juga mata gadis itu di tutup rapat menggunakan kain.

"Benar pak... itu teman saya...tolong bantu saya..." sahut Rangga yang masih menatap nanar foto gadis itu

"Tuan anda tenang dulu kami sudah mengerahkan beberapa tim untuk mencarikannya, ini kami mendapatkan informasi foto tersebut dari ponsel gadis itu. Kemungkinan ponsel gadis itu di rampas oleh suku itu. Dan kemungkinan juga penyebabnya gadis itu pergi melewati jalur berbahaya yang seharusnya tidak boleh di lewati karena itu kawasan para suku.. "ucap Tentara itu menjelaskan

"Astaga itu Rendy yang mengajaknya .. mereka tidak tahu.. pasti keduanya sedang dalam bahaya..."

"Aku ingin ikut mencarinya.." jawab Rangga yang ingin bersiap pergi

"Tunggu tuan disana medan jalannya sangat bahaya anda tidak bisa melewatinya sendiri dengan tangan kosong apalagi disana masih ada para suku-suku yang berkeliaran di sana.. " panggil Tentara itu dan menjelaskan kembali

"Ahhh aku bisa pinjamkan senjatamu.. ku pastikan aku bisa mengendalikan...dulu aku pernah ikut olahraga tembak.." pinta Rangga yang menoleh ke belakang

"Percayalah..." ucap Rangga memohon

"Kau yakin bisa ..??" tanya Tentara itu

"Tenanglah aku bisa mengendalikan aku pun juga bisa bela diri... "

"Baik lah aku khawatir tuan hanya sendirian.. aku akan meminta bantuan kepada yang lain untuk mengawal mu.." jelas Tentara itu

"Baiklah terima kasih atas kerjasamanya pak tentara..." balas Rangga dengan menunduk kepala sopan

Rangga pun langsung lari menuju parkiran mobil untuk pergi bersama para tentara yang lain yang tadi ia pinta. Saat ia ingin menaiki mobil Sheila memanggilnya dari kejauhan.

"Kak Rangga kau mau kemana....??" panggil Sheila

"Aku ingin mencari Mikha dan Rendy hilang.." balas Rangga yang sudah masuk ke dalam mobil

"Apa...!!" ucap Sheila tersentak kaget

"Belum sempat gadis itu bertanya, Rangga memerintahkan gadis itu untuk di tempat dan berlindung diri.

"Kau disini saja.. jaga dirimu jangan jauh kau dari aparat Tentara.

"Hmmmm..." balas Sheila mengangguk

"Semoga mereka cepat ditemukan kak Rangga... "teriak Sheila

Pria itu pun hanya mengangguk. Rangga langsung menyalakan mobil dan melaju dengan cepat

Bruuummm...

"Hati-hati kakkkk.....!!" teriak Sheila dari kejauhan melihat mobil Rangga telah jauh.

🍃🍃🍃

"Tolong aku... Tolong...." rintih Mikha yang nampak lemas tak berdaya gadis itu tadi sempat dipukuli hingga pingsan oleh sekelompok pria suku itu. Beruntungnya gadis itu tidak di perkosa, Mungkin yang mereka melihat itu adalah orang asing dan mereka merasa terganggu akan kehadirannya maka dari itu gadis itu di sekap.

Sedangkan tak jauh dari tempat gadis itu di sandera. Rendy masih berada di hutan tadi bersama Mikha di sekap, namun naasnya pria itu tubuhnya terkapar lemah di tanah kakinya terluka parah karena terkena tusukan ujung tombak dan Mikha lah yang dibawa oleh sekelompok suku itu.

"Argghhhhh....." Suara Rendy merintih karena kesakitan.

Waktu sudah mulai menjelang malam suasana pun semakin gelap ketika sudah sampai hutan. Mobil Rangga beserta beberapa mobil aparat melaju tempat Mikha di sekap beruntungnya aparat mengetahui sinyal ponsel Mikha bisa terlacak.

Bruuummm....

"Sebentar lagi aku sampai Mikha...." gumam Rangga sambil mengendarai kemudi.

Mobil melaju dengan kecepatan sedang karena melewati bebatuan terjal. Tiba-tiba ada salah satu aparat mendengar suara minta tolong.

"Toloooooooongg.... " teriak Rendy merintih kesakitan meminta bantuan karena ia mendengar suara mobil lewat berkendara.

"Toloooooooongg akuu... "teriak Rendy sedikit kencang agar terdengar mobil yang lewat lagi

Tin...Tin..Tin...

Salah satu mobil aparat yang mendengar itu berhenti menyampaikan mobil yang lain termasuk mobil Rangga karena petugas itu mendengar sesuatu.

"Sebelah sini ada yang minta tolong" teriak salah satu petugas yang langsung membuka pintu dan melihat menggunakan senter ada seorang yang merintih kesakitan.

Mobil Rangga pun ikut berhenti juga, ia melihat kejauhan ada Rendy yang terluka parah..

"Astaga.....Rendy..." teriak Rangga kejauhan

Ia langsung mengambil handuk kecil dari dalam mobilnya untuk pertolongan pertama namun alat medis lainnya ia tertinggal di posko. Rangga ingin menolong Rendy yang terkapar di tanah dengan luka bersimbah darah pada kakinya. Ia pun membuka pintu dan langsung menghampiri Rendy.

"Kau ..." rintih Rendy dari kejauhan melihat ada Rangga menghampiri

"Sudahlah yang penting nyawa kau terselamatkan.." ucap Rangga sambil mengambil tombak perlahan pada betis Rendy dan mengikat luka pria itu dengan menggunakan handuk.

"Arghhhhh..." teriak Rendy kesakitan

"Sementara ini Kau kembalilah ke posko. untuk mikha aku yang akan mengurusnya.." balas Rangga tergesa ingin cepat-cepat menuju tempat gadis itu sambil mengikat pelan betis Rendy dengan handuk

"Tapi Mikha..." ucap Rendy yang sebenarnya tak terima jika Rangga yang menolongnya.

"Sudahlah kau tidak usah banyak bicara sekarang juga kau akan dibantu oleh aparat untuk membopong mu menuju posko... " ujar Rangga menejelaskan dan telah selesai membantu Rendy.

Tanpa banyak bicara lagi Rangga meminta beberapa personel untuk membatu evakuasi Rendy

"Pak.. " ucap rangga mengangguk memberikan kode pada tentara itu

"Hmmmmn.." sahut beberapa aparat mengangguk dan mereka langsung membopong tubuh Rendy

"Arghh...." teriak Rendy kesakitan. Ia pun pasrah dibawa oleh petugas demi keselamatannya

"Mikha maafkan aku..."batin Rendy yang tak sadar menitikkan air matanya karena menyesal membawa gadis itu pergi

Rangga langsung meninggalkan Rendy dan menuju tempat Mikha di sandera.

"Di Lihat dari sini tinggal 7 menit sampai..."gumam Rangga yang sudah di mobil sembari melihat jam di pergelangan tangan dan siap mengendarai

Aparat pun juga kembali ke mobil Sedangkan Rendy dibawa salah satu mobil aparat menuju posko

Bruuuuuuummm....

🍃🍃🍃

Ckiiiiiiiitttttt...

Mobil Rangga beserta mobil yang lain telah berhenti tepat di depan air terjun namun suasana di malam hari sangat lah gelap hanya ada suara pelan Mikha menangis dari kejauhan

Rangga yang mendengar langsung keluar dari mobil beserta aparat yang lain juga. Beruntung para aparat membawa lampu emergency bisa melihat gadis itu dari kejauhan

"Tolong..... "suara Mikha serak pelan dan baju nampak basah karena kecipratan air terjun dari sana

Rangga langsung menyorot lampu emergency pada asal suara gadis itu

"Mikhaaaa......." teriak Rangga yang menatap tajam dari kejauhan melihat gadis itu di sekap dan di ikat pada batang pohon tak jauh dari air terjun.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Assalamualaikum wr.wb kakakku...

jangan lupa kakak, Setelah baca kalian masukan dalam Favorit yah, jangan lupa Like, Bintang, Vote dan Komentarnya...

Terima kasih atas dukungan kalian 😍

Wassalamu'alaikum wr.wb

1
Oki Budiman
Sudah Mampir Kak
Pena Hitam: kak.. maaf bukan itu novel nya itu sedang dalam pembaharuan..🙏


maksud nya novel ku yang on going Jerat Cinta Pak Polisi
total 1 replies
arfan
up
Pena Hitam
iya kak sebenernya ada lanjutannya.. mendekati maya selingkuh

cuman othor sngaja off dlu ka smntara wktu mo nglnjutin yg jcpp dlu..

g kuat mikir 2 novel 😁

mohon maaf ya kak 🙏

di maklumi krna kondisi juga ,😊
dewidewie
yah, gagal deh...sabar Mikha belum halal, halalin dulu ya pak dokter
dewidewie
aduhhh bikin deg degan , semakin ke sini semakin seru...ayo lanjut kak
Pena Hitam: iya kak sebenernya ada lanjutannya lagi mendekati maya selingkuh...


cuman novel ini sengaja aku off dulu ..mau lanjut 1 nya lagi aja dulu ga kuat mikir 2 novel
nti klo ada kesempatan dilnjut lagi 😊

mohon maaf y ka 🙏

mohon dimaklumi juga krna keadaan 😊
total 1 replies
dewidewie
super Hero mu segera datang menyelamatkan mu Mikha, kamu jangan takut ya
dewidewie
mulai sadar ya ngga kalau sudah beristri , istrimu saja yang gak tau diri
dewidewie
semangat kak
dewidewie
semangat Mikha
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu thor
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya akhirnya mikha selamat
Tri Oktifatun
untung aja masih sadar Rangga gak unboxing
Tri Oktifatun
lanjuut kak othor.. makin seruu ceritanya
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu
Tri Oktifatun
lanjuut kak othor
Tri Oktifatun
waduuhh Mikha diculik😢
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu nah siapa tuh yg bawa mikah
manda_
tetap semangat ya thor kl cape jgn dipaksa ya istirahat dulu
Pena Hitam: ya kakakku...aku juga santai ko ngetiknya hheheh
total 1 replies
manda_
lanjut thor
Nuraini Maulina
slalu aja pelampiasannya nafsu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!