NovelToon NovelToon
Hasrat Terpendam Sugar Daddy

Hasrat Terpendam Sugar Daddy

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: mom Eca

Spin_Off Dendam Cinta Sang Pewaris.

Menikah dengan seorang wanita yang paling cantik, tak membuat hati dan jiwa seorang Lionel Elard Roberto bangkit.
Lionel memendam rasa pada seorang gadis cilik. Gadis yang sudah membuat hasrat dan jiwanya hilang.
Sayangnya, gadis itu adalah anak dari pria yang dulu mengadopsinya.
Selain itu, dia juga anak dari pria yang sudah membunuh ayahnya, Edwin Liotes.
Arabelle, gadis yang sudah menguasai hasrat dan jiwanya yang terpendam.

Bagaimana kisah Lionel yang memendam cinta pada Arabelle.
Apa Lionel akan menghapus dendam masa lalunya dan mengejar cintanya.
Atau tetap menjadi suami dari wanita yang tak di cintainya.

Hanya halu author yee..
IG: Anvezza ezza
FB: Anvezza ezza

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom Eca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33# Pesta

Airin mengejar langkah Elard sampai di bawah. Tak lama dia melihat Elard berdiri bersama Robert. Entah apa yang mereka bicarakan. Tak mungkin kan Robert mengatakan pada suaminya jika mereka pernah bercinta.

“Sayang,” ucap Airin mendekati Elard dan bergelayut manja di lengan Elard. Dia tersenyum sinis pada Robert yang menatap ke arahnya. Airin tak perduli pada Robert yang menatap tak suka padanya. Dia hanya ingin menunjukkan pada Robert jika dia dan Elard adalah pasangan yang serasi dan baik baik saja.

Elard menyingkirkan tangan Airin di lengannya. Dia melirik Airin yang berdiri di sampingnya. Sementara Airin menatap Elard tak percaya.

“Apa kalian sedang bertengkar.?” tanya Robert menatap Airin dengan bibir yang tersenyum tipis.

“Apa paman bersedia, aku ada urusan mendadak kali ini.” tanya Elard lagi tanpa menjawab pertanyaan Robert. Apalagi perduli dengan Airin di sampingnya.

“Ya paman akan datang ke pesta itu.”

Airin menatap ke samping, “Apa kau tak datang ke pesta ulang tahun rekan bisnismu.” Tanya Airin menatap suaminya.

“Tidak.” Jawab Elard tegas dan Airin tak percaya mendengarnya.

“Lalu aku datang dengan siapa.?” Imbuhnya lagi sedikit manaikan nada bicaranya.

“Kau bisa datang bersama paman Robert ke sana.” Sahut Elard berbalik dan melangkah meninggalkan mereka berdua.  Sementara Airin yang melihat Elard mengabaikan nya mengejar Elard yang keluar dari mension mewahnya.

“Jangan katakan kau tak bisa datang ke pesta karna wanita selingkuhan mu Lion.” Seru Airin emosi bukan main mengingat jika Elard memiliki wanita lain di luar sana.

Elard menghentikan langkahnya dan berbalik menatap wajah Airin yang tak jauh darinya.

“Bukan urusanmu.” Jawab Elard kemudian masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan mension mewahnya. Dia tak perduli dengan Airin yang berteriak memanggilnya. Elard terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju perusahaan miliknya.

*

Sementara Ara seperti biasa pergi ke kampus dengan mobil mewahnya. Ara tak mau di antar jemput oleh Jefri. Ara menolak tegas perintah Elard yang ini. Dan Elard hanya bisa pasrah mendengar permintaan Ara.

Pagi ini ada yang berbeda di kampus, biasanya saat Ara turun dari mobil Mishel sudah menghadangnya. Tapi kali ini seniornya itu tak ada sama sekali.

“Hey cari siapa.?” Tanya Emma mendekati sahabatnya.

“Sepertinya ada yang berbeda hari ini.”

Emma tertawa mendengar penuturan Queensa. Tak lama mereka berjalan sambil bercanda dan tertawa berdua. Memang benar apa yang di katakan Queensa. Hari ini dan mungkin hari hari berikutnya akan terasa damai untuk mereka berdua. Karna yang dia dengar Mishel sudah pindah.

Sore harinya.

“Queensa.”

Ara dan Emma menoleh ke arah pria yang berlari ke arahnya. Siapa lagi jika bukan Dary, pria terpopuler yang di gandrungi oleh siswi di Universitas ini.

“Apa kau sibuk malam ini.” Tanya Dary menatap ke arah Queensa tanpa berkedip. Belakangan ini, pesona Queensa Arabelle benar benar membuat Dary semakin tergila gila.

Ara masih diam, dia menunggu Dary melanjutkan ucapan nya.

“Aku ingin mengajakmu ke pesta paman ku. Apa kau bisa.” Kata Dary. “Hanya sebentar saja.” Imbuh Dary berharap Queensa mau pergi bersamanya kali ini.

“Maaf kak, aku ada janji malam ini.” Bohong Ara padahal dia sama sekali tak ada janji malam ini. Dia hanya ingin tidur malam ini. Dan besok, dia bisa berkeliling kota Las Vegas. Ya besok adalah libur jadi dia akan memanfaatkan liburan.

Dary mengangguk lesu mendengar jawaban Queensa. Bibirnya tersenyum paksa pada gadis yang mencuri hatinya.

Sementara Emma, dia merasa aneh melihat Dary yang tak seperti sebelumnya. Biasanya Dary akan memaksa sesuatu yang dia inginkan. Minimal dengan merayunya sampai dia masuk ke dalam rayuannya. Tapi dengan Queensa dia seperti bukan Dary yang biasanya.

“Maaf kak kalau begitu kami pulang duluan.” Seru Ara menarik tangan Emma menuju parkiran.

Di parkiran.

“Hanya sebentar,” hiba Emma mengikuti langkah Queensa dari belakang.

Ara hanya menghembuskan nafasnya perlahan mendengar permintaan sahabat nya. Baru saja dia menolak ajakan Dary, justru Emma mengajaknya pergi.

“Tapi kau harus janji hanya sebentar.” Tandas Ara menatap ke arah sahabatnya. Dan Emma menganggukan kepalanya mendengar permintaan Queensa dan tersenyum padanya.

*

“Kau yakin di sini.” Tanya Ara pada Emma, kepalanya mendongak menatap gedung hotel yang sangat mewah. Ara menoleh ke arah Emma dan dia melotot saat tak mendapati Emma di sampingnya.

Ara mengedarkan pandangannya dan dia kaget melihat Emma sudah berjalan masuk ke dalam. Tentu saja Ara berlari kecil mengikuti Emma.

“Kau meninggalkan ku.” Dengus Ara yang balas dengan tawa Emma di depannya.

“Apa kau yakin malam ini kau akan bekerja di sini.” Kata Ara lagi menoleh ke kanan dan ke kirinya. “sepertinya ini pesta yang sangat mewah.” Imbuhnya lagi mengikuti Emma masuk ke dalam.

“Iya.” Jawab Emma singkat masuk ke dalam dan menunjukan kartu kerja paruh waktunya pada penjaga. “Dia teman ku tuan.” Kata Emma melihat kedua penjaga di depannya menatap ke arah Queensa.

Tak lama Emma menarik tangan Queensa masuk ke dalam setelah mereka berdua menganggukan kepalanya.

“Tunggu aku di sini.” Titah Emma setelah dia berganti pakaian khas pelayan.

Ara menatap Emma yang baru keluar dari ruang ganti. Tak lama dia menganggukan kepalanya mengerti. Ya Emma memang tak mempunyai teman saat bekerja malam ini. Itu sebabnya dia mengajak Ara ikut dengannya. Lagi pula dia hanya sebentar karna hanya menggantikan temannya yang terlambat datang.

Ara menatap punggung Emma yang menghilang dari balik pintu. Dia duduk di kursi tak jauh darinya dan memainkan ponsel miliknya.

Tak terasa sudah satu jam Ara duduk di kursi, menunggu Emma datang. Tapi Emma belum juga menampakkan batang hidungnya.

“Kenapa dia lama sekali.” Keluh Ara berdiri dari duduk nya dan mendekati pintu, lalu keluar mencari keberadaan Emma. Ara berjalan ke kiri saat mendengar suara riuh yang terdengar di telinganya. Ara yakin jika Emma ada di sana saat ini.

Tak sampai sepuluh menit kemudian, Ara terperangah melihat pesta yang sangat mewah. Bibirnya berdecak kagum melihat dekorasi yang sangat mewah menurutnya. Sebelumnya Ara tak pernah datang ke sebuah pesta.

Sky memang tak pernah mengajaknya ke pesta. Dia hanya mengajak putra putrinya ke pesta kecil atau makan bersama dengan rekan bisnisnya. Selebihnya Sky tak pernah mengajak Ara kemanapun. Apalagi pesta mewah seperti ini.

Tanpa sadar Ara melangkahkan kakinya masuk kedalam di antara kerumunan orang orang. Bibirnya tersenyum lebar dan wajahnya terlihat senang bukan main.

Ara lupa tujuannya kemari mencari keberadaan Emma. Kakinya terus melangkah semakin masuk ke dalam. Ara tak sadar jika dirinya saat ini sedang menjadi pusat perhatian.

Tentu saja dia menjadi pusat perhatian. Selain tubuhnya yang mungil rambut di cepol asal dan memakai baju kaos yang terbilang seksi dan jangan lupakan rok mininya yang hanya di atas lutut.

 Terlihat jelas Ara seperti gadis yang baru masuk sekolah menengah keatas. Ditambah lagi wajah babyface nya, semakin menjadikan Ara gadis yang sangat imut.

Sementara di lain tempat, Elard yang sedang meeting bersama dengan rekan bisnisnya, tak tau jika Ara ada di pesta rekan bisnisnya. Dia kaget saat salah satu anak buahnya mengatakan jika Ara tak pulang ke apartemen miliknya.

“Shit..”

 

1
Anju Toreg
lanjut thor
Surima A
lanjut
atim athiem
kok Namanya sering berubah ubah antara Lion sama Elard
Tarwanto Wanto
/Rose//Rose//Coffee/
Greenenly
sangat luar biasa tapi alurnya terlalu lambat mnurutku
Greenenly
nah kaann.. dia k club bertujuan utk membunuh Preston.. Preston sdg sekarat tdk dilanjutkan membunuhnya scr langsung...
Greenenly
bodh sekali menjadi pemimpin.. sdhkan di Indonesia ada suruhan mantan istrinya yg membayar org.. dan telah di sebutkan oleh jefri tapi dia tdk membalasnya.. dan sekarang dia tdk curiga sdikitpun ke mantan istrinya.. kesannya dia msih menyayangi mantan istrinya dan juga bodoh.. mudah dibodohi baik itu pamannya sendiri yg membodohi maupun yg lainnya/Smirk//Smirk/
Greenenly
dasar gigilo/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Greenenly
keponakan? bukannya sepupunya itu?
Greenenly
itulah akibat dr ketidak tegasanmu elard
Greenenly
lucu bacanya "COE"/Chuckle//Chuckle/
Greenenly
elard ni udah skit kali ya? bilang dlu klo kmu tu duda,,, dsr taik
Greenenly
tak pernah? bukannya udah sering ya dg elard? /Sly//Sly//Sly/
Greenenly
apa susahnya bilang : "om udah cerai dg nenek lampir itu sayang, om hanya utk mu sekarang" /Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Greenenly
emng kikan tdk tau ada maling masuk/Chuckle//Chuckle/
Greenenly
apanya aura kepemimpinan.. tpi tidak tegas dalam menghadapi masalah hidup/Hammer//Hammer//Hammer/
Greenenly
tdk tegas sekali hanya karena hamil
Greenenly
apa tdk ada penjaga ya D rumahnya?
Greenenly
yaampun.. dia bisa dg siapapun melakukannya.. jika hamil nanti tdk tau itu ank siapa.. njrit
Greenenly
serba salah yang menjadi jeffry 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!