NovelToon NovelToon
Ayo Nikah!

Ayo Nikah!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:302.8k
Nilai: 5
Nama Author: Widiamnd

"Ayo kita nikah!" Perkataan yang Adera Danialvoa sesali dalam hidupnya.

Perkataan yang membuat hidupnya berubah dengan terpaksa menikah dengan pria yang tidak ia kenal sebelumnya yang bernama Regan Galendra Mahardika.

Akan kah Adera bisa lepas dari Regan? Atau mungkin dia terjebak dalam tahanan hati Regan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widiamnd, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32: Regan Merajuk

Suara bell terdengar jelas. Adera yang sedang mandi mengira kalau itu adalah kedua sahabatnya yang akan bermain disini. Dan benar saja sebelum sejam kedua cecuruk itu datang.

Adera membuka sedikit pintu kamar mandi, dia menyembulkan kepalanya. Dia melihat ada Regan yang duduk diatas ranjang, dia tengah berkutik pada iPadnya. Padahal ada suara bell jelas begitu, kenapa dia tidak bergeming.

"Regan." Panggil Adera.

Regan menoleh sambil mengangkat sebelah alisnya. "Apa?" Sahutnya.

"Itu kayaknya sahabat aku deh. Katanya mau main disini. Bukain dong." Kata Adera.

"Ogah." Regan menolak mentah-mentah.

Adera memasang wajah datar. Penolakan Regan membuat Adera kesal setengah mati. "Dih, bukain elah. Kasihan kan sahabat aku nungguin di depan." Pinta Adera.

"Ckk, lo aja yang bukain. Gue masih marah sama lo." Decak Regan, dia kembali berkutik pada iPadnya.

Adera tidak percaya. Apa? Dia masih marah karna perkara tadi? Apa-apaan sih dia, kenapa dia yang marah? Seharusnya kan Adera karna dia tidak mencontohnya sebagai seorang suami.

"Idih, kayak cewek ngambekan." Cibir Adera.

"Bodo amat."

Adera berdecak sebal. Dia masih dalam keadaan naked, mana mungkin dia membukakan pintu untuk Rina dan Friska? Dan lagi ada Regan disini. Mana mungkin dia keluar dari kamar mandi begitu saja?

"Plis elah. Bukain doang apa susahnya sih?" Geram Adera.

Regan berdecak. Dia menatap Adera dengan wajah kesal. Benar saja, sepertinya dia masih marah dengan Adera karna perkara tadi. "Ogah." Tolaknya lagi.

Adera menggeram kesal. "Yaudah aku yang bukain. Tapi jangan salahin aku kalo cowok lain liat tubuh aku ini." Adera memancing Regan.

Seketika wajah Regan berubah, dia menaruh iPadnya disebelahnya. Dia menatap Adera dengan kedua alis menyatu. "Cowok? Lo bawa cowok kesini?"

"Iya! Kalo gak percaya liat aja sendiri."

"Kenapa lo bawa cowok kesini!" Regan kesal, dia turun dari ranjang. Terpaksa dia akan membukakan pintu karna dia sudah emosi mendengar Adera mengatakan bahwa laki-laki lain datang kesini bersama sahabatnya.

Melihat Regan bergegas pergi membukakan pintu, Adera terkekeh. Akhirnya lelaki itu langsung bergegas ketika dia menyebutkan laki-laki lain. Padahal hanya Rina dan Friska yang datang.

Adera kembali menutup pintu kamar mandi, dia harus cepat-cepat menyelesaikan ritual mandinya dan segera memakai baju. Dia khawatir Regan akan mengusir Rina dan Friska.

Sedangkan Regan, dia membuka kan pintu apartemen. Jika memang laki-laki yang Adera sebutkan tadi juga datang, Regan pastikan dia akan membuat laki-laki itu menyesal karna datang ke apartemennya. Lihat saja.

Regan membukakan pintu apartemen. Bukan laki-laki yang datang seperti perkataan Adera, melainkan kedua gadis sahabat Adera yang datang. Seketika Regan menghela nafasnya lega, setidaknya Adera hanya berbohong.

Rina dan Friska membeku melihat pemandangan yang tidak lazim dihadapan mereka. Sesosok lelaki tampan membuat mereka tidak bisa berkata apa-apa selain menatapinya dengan mata terbuka lebar.

Regan mengangkat sebelah alisnya melihat kedua sahabat Adera terdiam ditempat. Memang ada yang salah padanya sampai ditatap begitu. Bukan, tatapan mereka sama seperti gadis lainnya saat melihatnya.

"Hallo," sapa Rina, dia menyapa sambil melambaikan tangannya.

Regan tidak merespon sapaan Rina. Dia memasang wajah datar.

"Eh, akhirnya lo berdua datang." Adera datang dengan memakai handuk dililitkan dikepalanya.

Adera merasa bingung kenapa kedua sahabatnya terdiam kaku begitu. Namun tatapannya beralih pada Regan. Hemm, pantas saja mereka begitu, ternyata mereka menatap Regan dengan begitunya.

Adera menyiku perut Regan dengan sikunya. "Sana, pergi." Usir Adera.

Regan menatap Adera sambil berdecak. Lihat saja Adera, Regan akan membalas kebohongan mu hari ini. Regan langsung beranjak pergi dari sana, dia kembali ke kamar dan menutup pintunya.

Seperginya Regan, Adera menarik tangan Rina dan Friska yang berdiam diri dilorong. "Masuk, ege. Diem-diem bae lo."

"Itu suami lo kan, Ra?" Tanya Rina dengan heboh setelah dia sudah duduk disofa.

"Sumpah demi apa dia suami yang lo ceritain itu?" Friska ikut heboh.

Adera tersenyum kikuk. Kenapa reaksi mereka berlebihan sih? Tapi kalau tidak berlebihan bukan Rina dan Friska namanya. Mau heran, tapi sahabat sendiri. Hadeh.

"Sumpah ya, ganteng parah. Si Toni yang gantengnya kayak aktor korea aja kalah. Sumpah, dia itu blasteran surga ya?" Heboh Friska karna dia baru pertama kali bertemu dengan Regan berbeda dengan Rina yang pernah bertemu dengannya waktu di kantin hari itu.

"Lebay lo. Biasa aja dia tuh."

"Dih, aneh lo. Jelas-jelas dia sangat-sangat perfek, Ra. Darimananya biasa aja?" Rina membuka suara.

"Tau, kayaknya bener deh, mata lo itu punya kelainan." Timpal Friska.

Adera tertawa kecil mendengar perkataan Friska. "Apaan kelainan mata? Gila lo."

"Beneran Ra. Jelas-jelas husbandto lo itu ganteng parah."

"Udah lah. Ribet lo berdua. Gue usir mau lo?"

Rina dan Friska lupa tujuan mereka adalah main bersama-sama. Seperti saling cerita bukannya memuji suami Adera seperti ingin berantem.

"Oh iya anjir, lupa gue tuh mau cerita."

"Btw, kita gak disediain minum apa gitu? Haus nih." Kata Rina.

"Ambil sendiri lah."

"Dih masa gitu yah tuan rumah." Cibir Friska.

"Bodo." Adera tertawa meledek kedua sahabatnya.

......................

"Gue mau cerita deh," kata Rina sambil menyemil cemilan yang disediakan Adera.

"Apa tuh?" Sahut Adera.

Rina menguyah dahulu keripik cemilan yang masih ada didalam mulutnya lalu dia akan bercerita pada Adera dan juga Friska. "Rivaldo itu kayak orang g*blok sumpah." Katanya dengan kesal. Rivaldo adalah kekasih Rina, mereka baru saja menjadi sepasang kekasih seminggu yang lalu. Dan perlu diketahui sebenarnya Rivaldo dan Rina itu adalah musuh bebuyutan walau dari sudut pandang Rina sendiri.

"Kenapa emangnya?" Tanya Friska, sama halnya dengan Rina, dia juga mengemil makanan ringan.

"Masa yah, gue marah bukannya dirujuk gitu kek. Dia malah apa? Dia malah seneng banget bikin gue marah. Ngeselin tuh cowok sumpah." Cerita Rina.

Adera dan Friska tertawa. Mereka tahu sifat dari kekasih Rina itu, mana mungkin dia akan merunjuk Rina jika marah, malahan dia makin suka membuat Rina marah.

"Kayak gak tau aja lo sifat dia. Gue aja pernah tuh, dibikin kesel karna diejekin sama dia." Ucap Adera.

Friska mengangguk setuju. "Iya, anjir. Gue juga pernah tuh diejek dia ampe mati-matian."

Runa cemberut menatap kedua sahabatnya. "Dia emang nyebelin. Gak pernah ngebujuk gue kalo gue ngambek, tapi gue sayang sama dia. Gimana dong?"

"Ya, seenggaknya Rivaldo langsung dateng kan kalo semisalkan lo butuh dia. Dia sayang banget tuh sama lo, ege." Friska berucap.

Aeera setuju. Memang terlihat sekali kalau Rivaldo sangat menyayangi Rina terlihat dari sirat matanya ketika dia menatap Rina.

"Ahh, sial, gue jadi kangen dia masa." Rengek Rina.

Adera dan Friska tertawa meledek Rina. "Yaudah sih, telpon bae cowok lo." Ujar Adera.

"Tapi gue lagi marah sama dia." Cicit Rina.

Adera dan Friska makin tertawa kencang. Bukannya karna lucu atau apa. Karna baru kali ini mereka melihat Rina marah dengan kekasihnya sampai begitu padahal nyatanya dia merindukannya.

Regan merasa bosan dikamar sendirian. Jadi dia keluar dari kamar sambil menguap lebar-lebar. Dia menatap kearah ruang tengah dimana Adera dan sahabatnya tengah bebincang dengan serunya.

Pembicara mereka memang tidak jelas. Regan bisa mendengar mereka yang berbincang segala hal. Namun entah kenapa Regan jadi tersenyum melihat betapa lebarnya senyum Adera dan tawanya yang begitu menggemaskan. Tawa Adera bagai mengipnotis Regan dalam sekejab.

Regan segera mendekati mereka dengan wajah seperti semula yaitu wajah datarnya.

Begitu Regan mendekat, Rina dan Friska harus menahan nafasnya. Bagi mereka ketampanan Regan sangat meresahkan mereka.

Adera mengangkat kedua alisnya menatap Regan. "Apa?" Tanya Adera.

"Ngomongin apa lo?"

Adera melirik Rina dan Friska yang heboh menatap Regan. Kedua sahabatnya itu tidak akan menahan diri jika melihat lelaki tampan seperti Regan contohnya.

"Kepo banget. Udah sana, ganggu cewek-cewek lagi gosip aja." Usir Adera.

Regan berdecih, dia menatap kesal Adera dan kedua sahabatnya itu. Lalu dia berjalan ke dapur.

"Oh my got. Mas Regan, jadikan aku istri kedua mu.!" Teriak Rina yang di dengar jelas Regan.

"Saya juga, jadi istri kesepuluh juga gak papa. Asal jadi istri mas Regan." Friska ikut-ikutan.

"Heh, lo mau nusuk sahabat lo sendiri?" Tegur Adera.

Rina dan Friska meringis pelan.

"Bodo lah, gak peduli sama lo. Yang penting jadi istri mas Regan nomer satu."

"Setuju, kalo perlu sekarang kita jadi rival, Ra. Buat ngedapetin suami lo."

Adera hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Tidak tahu saja sifat Regan bagaimana. Tukang ngatur, tukang perintah tukang segalanya. Adera saja dibuat kesal terus-terusan dengan Regan.

1
deejah
tor ini ga mau lanjut apa ceritanya? otor sehat?
xzyyy
Thor ini udh 1 bln,bnran g lanjut ceritanya ap gmna
next dong
Nabila
ceritanya bagus tapi sayang thornya ga lanjutin
deejah
up thor.. udah seminggu loh ini..... tampilkan yang hot2 udah lama ini
deejah
rasain lu dera makanya jgn panasan jadi orang, nyesel emang belakangan
kay-kay
thor kmana aja...?
aku kira regan dan adera gk akn hadir lagi.. soalnya author up nya lm bggggtttttttt....
Mas Ujang Kasep Salim
jangan lama2 dong thor updatenya
Anggi Angga
😙😙😙
kay-kay
lanjuuuuttttt
Putu Agus Valentino
lanjut terus thor
dealove
lanjut thor
Putu Agus Valentino
lanjut thor!
tapi jangan kelamaan sya udh nungguin nih abis ceritanya seru banget
Dravia Hastuti
lama banget thor up.nya
kay-kay
hmpir 3 minggu loh thor...
masa up nya cm 1 😢😢
dealove
ayo lagi thor
Putu Agus Valentino
kok gk up lagi thorr?
ini sya udah nunggu lama lho!
Sumarni Al Fa
modus kira2 regan
kay-kay
modus nih regan...
dito kasih ide nya bagus bgt😁😁
dealove
lagi dong thor, nunggunya lama nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!