Adara hamil, sialnya ia tidak tahu ia hamil anak siapa. Yang ia ingat terakhir kali hanyalah dirinya terbangun dalam keadaan telanjang bulat bersama dengan empat sahabat laki laki nya yang juga tidak mengenakan pakaian apapun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Theshittyqueen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TIGA PULUH TIGA
Adara dan Markus kembali ke hotel setelah acara pernikahan mereka dan acara keluarga selesai.
Mereka akhirnya bisa beristirahat di hotel setelah memastikan bahwa Cherryl baik baik saja mereka tinggal sementara.
Cherryl di jaga oleh para kakek neneknya dan juga Aaron. Lucas tidak bisa menjaga Cherryl karena Lucas harus mengurus Freya yang keadaannya sedang hamil besar saat ini.
Markus mandi lebih dulu sementara Adara sibuk menghapus make up nya.
Saat Markus keluar dari kamar mandi ia mendapati Adara sedang melakukan video call dengan Cherryl.
Adara sedang memarahi Cherryl lantaran menggunakan ponsel Aaron diam diam untuk melakukan video call.
Dan lucu nya Cherryl justru menjawab ia melakukan hal itu karena ia penasaran. Ia sempat mendengar bahwa orangtua nya pergi ke hotel supaya ia mendapatkan adik.
Jadi Cherryl melakukan video call karena ia ingin memastikan bahwa itu benar, dan ia akan menunggu dengan sabar. Dan saat Adara dan Markus pulang, mereka harus pulang bersama adik baru nya.
“Nanti Mama dan Papa harus pulang sama dedek baru, Cherryl mau punya adik seperti teman Cherryl.”
Adara menghela nafas berat, “Sudah ya, sekarang kamu tidur ini sudah malam. Dan kembalikan handphone Papa Aaron, pasti Papa Aaron pusing mencari nya.”
Dan setelah itu sambungan video call terputus, Markus tertawa melihat Adara yang kelihatan pusing menghadapi tingkah ajaib putri mereka.
“Dia meminta adik seolah olah meminta makanan.” desah Adara sembari menggeleng gelengkan kepalanya.
Markus memeluk Adara dari samping, mendekat untuk membisikkan sesuatu di telinga Adara. “Tapi kalau kita rajin membuat nya, apa yang Cherryl inginkan mungkin bisa cepat kita berikan.”
Adara tertawa ia melirik Markus dan mencubit hidung Markus. “Kau hanya menjadikan Cherryl sebagai alasan.”
Markus ikut tertawa dan mendorong Adara agar terbaring di ranjang. “Itu kau tahu.”
Adara berusaha untuk mendorong Markus, “Markus aku belum mandi!” Adara meronta, berusaha untuk lepas namun Markus justru membungkam bibir Adara dengan sebuah kecupan.
“Kau tenang saja, kita akan mandi bersama nanti setelah ini.”
“Markus!!”
***
Setelah percintaan panas mereka, Adara dan Markus berendam di bathtub berdua. Adara bersandar pada dada telanjang Markus. Kedua nya menikmati berendam di air hangat.
Markus sendiri sibuk memainkan jemari Adara yang terdapat cincin pernikahan mereka disana.
Tanpa sepengetahuan Adara, Markus meneteskan air matanya. Adara bersandar membelakangi Markus sehingga Adara tidak menyadari air mata Markus yang menetes.
Itu bukan air mata kesedihan, melainkan itu air mata kebahagiaan. Ia tidak menyangka bahwa ia bisa bersama Adara. Wanita yang ia cintai sejak dulu sampai sekarang dan seterusnya.
Awalnya Markus sudah pesimis bahwa Adara akan menerima nya dan dia sudah berusaha untuk ikhlas, karena tujuan ia berjuang untuk keluar dari rumah sakit adalah putrinya.
Karena Markus merasa ia tidak bisa terus saja egois dan memikirkan perasaannya sendiri, ia harus memikirkan perasaan Cherryl. Ia tidak ingin Cherryl berakhir seperti dirinya.
Tapi Adara justru memberinya kesempatan, memberinya tempat setelah apa yang dulu ia lakukan di masa lalu.
Dan Markus bersumpah ia tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang sama, ia tidak akan menyakiti Adara. Ia akan berjuang sebisa mungkin dan memastikan bahwa air mata yang keluar dari mata Adara kedepannya bukan lagi air mata kesedihan karna luka yang ia berikan, melainkan karena kebahagiaan yang ia berikan.
Markus akan memastikan bahwa ia akan menjadi Ayah dan suami yang baik, yang bisa dibanggakan oleh anak anak nya dan istrinya.
Markus bersumpah ia tidak akan menjadi seperti Ayah nya, Juan. Markus akan menjadi dirinya sendiri dan memastikan anak anak nya mendapatkan kasih sayang semestinya.
Markus menunduk mengecup bahu telanjang Adara, “Aku mencintai mu.”
Adara berdeham, “Aku juga mencintai mu.”
sukses
semangat
mksh