NovelToon NovelToon
Menikahi Janda Dokter

Menikahi Janda Dokter

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Dokter / Tamat
Popularitas:936.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Dareen

Reynand Adam merupakan Adik kelas dari Naura Jovanka. Mereka terlibat cinta, namun Jovanka dijodohkan dengan laki-laki lain dan Rey meneruskan sekolah di sekolah penerbangan untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang pilot. Akankah cita-cita Rey menjadi seorang pilot terlaksana? dan bagaimana ceritanya Rey sampai menikahi seorang Janda?

Ikuti kisahnya dan jangan lupa LIKE/KOMEN/VOTE cerita Gue, ya? Itu merupakan hadiah terindah untuk Penulis.

Hatur Nuhun,
Boezank Jr. (Darren_Naveen)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dareen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 33. Pesta yang tak diinginkan

Minal aidzin, dulu lah. Barangkali ane ada salah, baik yang disengaja atau pun yang tidak. Sesuai dengan janji ane akan mengangkat kembali cerita ini. Sekarang ane up lagi, skuy! Happy reading.

Ditunggu Like, Komen, Vote dari kelen semua.🙏😁✌

___________

Dengan berat hati, Rey melangkahkan kaki menuju luar, dari dalam gedung hotel berbintang, diacara pesta pernikahan Jo dan Alexy yang sedang digelar dengan sangat megah dan meriah.

Vicky juga ikut menyusul Reynand yang keluar tanpa pamit lagi. Luka dalam hatinya begitu menganga, sakit yang teramat telah ia rasa saat ini. Ketika melihat sang pujaan hati telah bersanding dengan laki-laki yang lain.

“Rey! Tunggu!” teriak Vicky yang berlari mengejar Rey.

Dengan sekuat tenaga, Vicky mengejar Rey walau pada akhirnya, napas Vicky terasa akan berhenti dengan debar yang semakin kencang. Vicky menarik lengan tubuh si jangkung itu.

“Udah gue bilang, gak usah datang!” pekik Vicky. “Ngotot banget, sih?!” sambung Vicky dengan suara yang semakin meninggi.

Rey hanya tersenyum masam memandang wajah Vicky.

“Ini urusan gue!”

Senyum sinis itu kembali terukir di bibir Reynand.

Bruk!

Vicky mendorong tubuh Rey sampai mepet ke tembok. Kini, posisi Rey sudah terpojok dinding. Ia tidak bisa melakukan apa pun, karena tubuhnya terasa terimpit oleh tubuh Vicky dan juga tembok hotel ini.

“Sorry, Bro!”

Vicky melepaskan cengkeramnya.

Hening.

“Gue cuma mau, lu gak sakit hati, lu gak kecewa, lu gak ....”

Kalimatnya terhenti tatkala Rey memotong jawabannya itu

“Tanpa lu jelasin alasannya, gue udah ngerti, Vick! Thank’s, ya?” ucap Rey sambil memeluk erat sahabatnya.

Rey mengetahui, Vicky berbuat seperti itu karena ia tidak mau kalau sahabatnya sampai sakit hati melihat kekasihnya bersanding dengan laki-laki lain.

***

Sementara di tempat lain. Ada Jo, yang sebenarnya sudah tak kuat dengan keadaan itu. Keadaan di mana ia diharuskan tersenyum, walau hati bagaikan teriris sembilu.

Tuhan, akankah aku kuat menjalani semua ini? Pekik hati Jovanka.

Pesta terus berlangsung hingga waktu malam tiba.

“Hai, Bro! Akhirnya lu nikah juga. Jadi, gadis ini yang bisa menaklukkan hatimu, Lex?” ujar teman Alexy, sesama dokter.

“Selamat ya, Lex, Jo. Sekarang kalian telah resmi menjadi suami istri,” ucap Emillia yang datang bersama rombongan dokter.

Sepasang pengantin baru ini tampak tersenyum mendengar gurauan dan doa dari rekan dokter.

Akhirnya, prosesi pernikahan telah usai. Orang tua Alexy beserta keluarga yang lain pun telah pulang. Sedangkan Alexy ikut ke rumah Jovanka. Atas kesepakatan bersama, selama seminggu Alexy tinggal di rumah Jo. Mereka pun pulang dengan tunggangan mobil mewah melesat ke kediaman Jovanka.

Ggrreeekkkk!

Pintu gerbang dibuka oleh scurity dan mobil mewah itu, kini terparkir anggun di depan rumah Jovanka.

Hari sudah larut malam, orang tua Jovanka pun telah tertidur. Sedangkan Jo tengah dihinggapi perasaan yang entah.

Gimana kalau Om Alex minta hak nya? Sedangkan, rasa cintaku hanya untuk Rey. Aku tidak sanggup! Umpat hati Jovanka.

Jo telah selesai membersihkan diri. Sedangkan dari arah kamar mandi, terlihat Alexy yang tengah menggusah rambut basahnya dengan handuk. Ia berjalan mendekati Jovanka yang sudah ada di tepi ranjang.

Deg!

Hati Jovanka berdebar, ketika Alexy duduk tepat di sampingnya yang hanya berjarak beberapa inci saja.

Om Alex mau ngapain? Apakah hal itu? Selayaknya suami istri? No! Enggak-enggak, enggak mau dan enggak akan pernah terjadi! Pekik hati Jovanka sambil menggelengkan kepala.

“Kamu kenapa, Jo?” tanya Alexy.

“Eng-enggak, Om!”

Jo masih tertunduk dan menggeleng.

“Emang aku mau ngapain?” ujar Alexy sambil mengarahkan wajah Jovanka ke arah wajahnya. Kini mereka saling bertatap.

Mata indah Jo tampak berkaca-kaca.

“Tenang saja, Jo. Aku tidak akan pernah memaksa, sampai kamu sendiri yang ikhlas memberikannya untukku,” ujar Alexy dengan tatap netra tajam.

Hening.

Waktu telah menunjukkan pukul sebelas malam dengan udara yang bertambah dingin menyentuh tubuh.

Alexy bangkit membawa satu bantal dan berjalan menuju sofa panjang yang ada dalam kamar.

“Om Alex mau ke mana?” tanya Jo ketika melihat Alexy bangkit dari ranjang itu.

“Aku mau tidur di sofa. Tidurlah, jangan khawatir aku tidak akan menyentuhmu,” ujar Alexy sambil mengusap lembut kepala Jovanka.

Jo hanya memandang dari atas ranjang ketika Alexy melenggang, bahkan sampai membaringkan tubuhnya di sofa itu.

Ada rasa sedih pada diri Jovanka. Tapi, harus bagaimana lagi? Hati Jovanka saja masih terikat dengan Rey.

Setelah memastikan Alexy telah tidur. Jo bangkit dan mengambil selimut yang ada dalam lemari bajunya. Ia menutup tubuh laki-laki yang kini menjadi suaminya.

Maafkan Jo, Om! Umpat dalam hati Jo dan berlalu pergi menaiki ranjang.

Klik!

Jo mematikan lampu kamar dan bergegas untuk tidur. Sialnya, netra sendu itu masih terjaga. Miring ke kiri dan kanan tidak dapat berarti apa pun. Netranya masih saja terjaga. Angannya melayang entah ke mana.

Rey, andai kamu yang ada di sini, di atas ranjang ini dan menjadi suamiku sekarang. Betapa bahagia hatiku dapat memelukmu malam ini.

Air mata itu jatuh di pipi Jovanka ketika ia memejamkan mata, setelah angan yang bergelayut dalam pikirannya ia tepis.

***

Sang surya telah masuk dalam kamar pengantin baru itu. Alexy membuka jendela kamar. Ia sudah rapi, memakai celana panjang dengan baju kemejanya.

“Jo, bangun,” ucap Alexy membangunkan.

Jo hanya menggeliat lalu tertidur lagi.

“Jo!”

Alexy menepuk pelan lengan Jovanka.

Netra sendu itu langsung membulat, ketika ia merasakan ada sentuhan lengan dan suara seorang laki-laki yang kini membangunkannya.

“Om Alex?” Jo menarik selimut. “Mau ngapain?” sambungnya dengan wajah panik.

Alexy tersenyum melihat ekspresi Jovanka. Wanita muda yang kini sudah sah menjadi istrinya.

“Aku mau suruh kamu mandi.” Alexy tersenyum. “Lihat, udah jam berapa?” Kembali, lengan lelaki itu mengacak sedikit rambut Jovanka.

Netra Jo membulat tatkala melihat jam yang tertempel di dinding telah menunjukkan pukul tujuh pagi.

“Ya Tuhan! Aku lupa, hari ini mau mempersiapkan berkas untuk keperluan kampus!” pekiknya.

“Ya sudah, mandi dulu sana. Aku ke meja makan sekarang, ya?” ujar Alexy yang membalikkan badannya.

“Om!”

Jo menarik lengan lelaki itu.

Alexy menoleh dan memandang wajah cantik itu.

“Jangan bilang Papa, Mama kalau kita gak tidur seranjang, ya?” ujar Jo dengan wajah memohon.

Kembali, Alexy dibuat tersenyum mendengar permintaan istri ABG-nya itu, “Iya, tenang aja!” Alexy kembali tersenyum dan berjalan ke luar kamar.

Menuruni anak tangga dan berjalan ke ruang makan. Di sana sudah ada Papa dan Mamanya Jovanka yang kini sudah menjadi mertuanya. Senyum ramah itu terukir dari bibir mereka.

“Lex, kok sendirian? Jo ke mana?” tanya Mamanya Jovanka.

“Ada, Ma. Lagi mandi,” jawab Alexy.

Senyum-senyum jahil pun terukir pada bibir mertuanya.

“Ya sudah, mari makan dulu,” ujar Papanya Jovanka.

Alexy mengangguk dan mengambil nasi, sayur dan lauk yang telah terhidang di atas meja yang cukup besar. Alexy pun mulai menyuapkan dan mulai menikmati sarapan pagi di rumah mertuanya.

“Emang kalian tidur jam berapa?” ujar Mamanya Jovanka. “Jo sampe kesiangan bangun pagi,” sambung Mamanya dengan kekehan jahil menyindir Alexy.

UHUK!

Alexy tersedak mendengar pertanyaan dari Mama mertuanya.

“Ish! Mama, nih!” ujar Papanya.

Alexy segera meminum air untuk meredakan tenggorokannya yang batuk karena tersedak. Wajahnya pun memerah karena mendengar celoteh pagi hari dari Mama mertuanya.

Andai mereka tau, kalau aku belum menyentuh sama sekali putri mereka, umpat dalam hati Alexy

Tidak berselang lama. Jovanka pun turun melewati anak tangga dan ikut bergabung dengan suami dan kedua orang tuanya.

“Pagi, semua!” ujar Jo dan langsung duduk di samping Alexy.

“Jo, ngapain aja sih? Masa suamimu yang bangun lebih awal?” ujar Mamanya.

“Em ... Jo. Jo semalem, em ....”

Entah apa yang mau di katakan oleh Jovanka, sehingga Papa dan Mamanya tersenyum gemas mendengar ungkapan putrinya yang seperti malu untuk menjawab pertanyaan itu.

“Udah, Ma! Wajar, mereka kan pengantin baru.” Lengan Papa Jovanka menyenggol Mamanya. “Ayo-ayo, makannya dilanjut!” sambung Papanya Jovanka.

***

Di lain tempat, ada Rey yang telah bersiap berangkat ke Jakarta. Ia sudah memesan tiket kereta api sebagai alat transportasinya. Semua pakaian sudah masuk ke ransel miliknya.

“Gue bakal kangen sama, lu, Rey!”

Vicky memeluk Reynand.

“Lebay! Nanti juga lu ke Jakarta juga,” ujar Rey sedikit menoyor kepala Vicky.

“Oh iya, ya? Gue lupa! Gue boleh, ya. Nge-kost di rumah lu?” ujar Vicky.

“Gosah! Yang ada, adik gue terancam kalau ada lu!” elak Rey.

“Yaelah kok terancam? Yang ada juga gue belai dengan penuh kasih sayang, Rey!”

Vicky terkekeh.

“Nah, itu! Habis itu adik gue perutnya buncit!”

“Idih, amit-amit! Kagak segitunya kali! Gue mau tunggu halal dulu!”

“Emang adik gue mau sama, lu?”

“Silan, lu!”

Vicky menepuk pundak Rey agak kencang.

Hahaha ....

Rey tertawa.

.

Akhirnya, Rey pun berangkat ke stasiun kereta api yang diantar oleh Vicky, sahabatnya.

“Tunggu gue di Jakarta, Rey!” ujar Vicky.

“Heleh, kagak gue tunggu juga lu bakal muncul di Jakarta,” elak Rey.

Vicky terkekeh.

Akhirnya, kereta pun telah tiba. Rey menggendong ransel dan segera memasuki gerbong kereta api dan mencari tempat duduk, sesuai dengan nomor tiket yang ia dapat. Kereta api telah melaju, tubuh Vicky pun terlihat semakin mengecil, lalu menghilang.

Selamat tinggal, Bandung! Kota penuh kenangan dan akan selalu membekas dalam hati.

Membuka bungkus roti O yang ia beli sebelum berangkat di stasiun Bandung. Entah sengaja atau tidak, bibir Rey melengkung indah, seutas senyum kini menghiasi bibir Rey dalam gerbong kereta api.

Jo, gue inget sama lu, ketika membuka roti O ini!

Tapi, dengan sekejap ia menepis semua kenangan yang melintas di pikirannya.

Tidak, tidak! Jo kini sudah jadi istri orang! Pekik hatinya.

Ddrrttttt!

Hapenya bergetar.

Rey merogoh hape yang terdapat dalam saku celananya dan segera membuka pesan, yang ternyata dari Rhiena, adik kembarannya.

[Bang, udah berangkat belum?]

[Udah, paling satu jam lagi sampai stasiun di Jakarta.]

[Oke! Nana tunggu, satu jam lagi Nana berangkat ke stasiun buat jemput Abang!]

Layar berubah menjadi gambar wajah Jovanka ketika telepon terputus.

Sejenak, Rey memandang bahkan menyentuh pelan wajah yang ada dalam hand phonenya.

Ya Tuhan! Kenapa aku masih seperti ini? Umpat dalam hati Reynand.

Dengan cepat, Rey mengganti wallpapernya dengan gambar mobil miliknya.

1
Ardee
wah cerita kakak bagus,, nih aq kasih 7 cangkir kopi utk menemani kakak heheje
Ardee
semakin dekat ini heheh
Ardee
semoga succes Ray, semangat utk meraih masa depan nya
marta💎
thor ini serius gk ad lanjutannya?
Dia Amalia
itu klu pacaran sm seumuran bnyk egoisnya,,,
mending pacaran sm yg dewasa bg Rey 🤭🤭
Niswah
bagus
Fadil21 Nazwa
bagus isi'a thoor, pertahankan 💪💪💪
Fadil21 Nazwa
d kira mau main main sama Alex, tau'a d jadiin jodoh, rasain Jo,, untuk Rey masih ada aq yg kn mengobati sakit hatimu 😄😄😄
MONARITA @ RITA
betul banget bang rey.....
MONARITA @ RITA
reyna,,,,perasaan itu x boleh nak dipaksakan dek...
𝓢𝓐𝓓🌷® Hiatus ☠ᵏᵋᶜᶟ
knp ada nama ak y Thor????
Dareen: eh, masa? 😅
salam kenal, kak 🙏
total 1 replies
Mei Hiat
belum up y thor🚶‍♀️
ᴍ֟፝ᴀʜ ᴇ •
kasian🤣🤣🤣🤣
sintesa destania
authors are you 🆗️kok ga ada up lagi ya...
sintesa destania: semangat thors😇😭
total 2 replies
dudul
done vote
cie cie cieeeeee janda rasa perawan wkwkwkwk❤❤❤❤
🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀🏃🏼‍♀
pastilah tau😌😌😌
nahkan malu sendiri rendy akhirnya
🍉🕌kimˢᵉˡˡᵒʷ͢ ᵇᵍᶠ🦢
tidak bisakomen kalo masalah bumil oum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!