NovelToon NovelToon
Suami Hyper Anak SMA

Suami Hyper Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Teen Angst / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Nikah Kontrak
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Raey Luma

"DAVINNNN!" Suara lantang Leora memenuhi seisi kamar.
Ia terbangun dengan kepala berat dan tubuh yang terasa aneh.
Selimut tebal melilit rapat di tubuhnya, dan ketika ia sadar… sesuatu sudah berubah. Bajunya tak lagi terpasang. Davin menoleh dari kursi dekat jendela,
"Kenapa. Kaget?"
"Semalem, lo apain gue. Hah?!!"
"Nggak, ngapa-ngapain sih. Cuma, 'masuk sedikit'. Gak papa, 'kan?"
"Dasaaar Cowok Gila!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raey Luma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Orang Penting

Suara deru kendaraan lalu-lalang memenuhi jalanan besar di depan basecamp. Udara siang terasa panas, angin berhembus malas melewati deretan pohon pinggir trotoar.

Bi Marni dan Leora berjalan cepat, dan di kejauhan, sebuah angkot berhenti perlahan.

“Naik ini saja, Non,” ujar Bi Marni sambil memberi isyarat.

Leora masih diam. Kaget dan bingung.

Namun mereka segera naik ke dalam angkot. Kursi panjangnya agak usang, kainnya sudah robek di beberapa bagian. Sopir memasang musik lawas pelan-pelan.

Baru beberapa detik duduk, ponsel Leora bergetar keras. Layar menyala. Nama Rey muncul berulang. Berkali-kali.

RRRRT— RRRRT—

Leora refleks ingin mengangkat.

Namun tangan Bi Marni tiba-tiba bergerak cepat, dan lebih sigap dari perkiraan.

GREP.

Ponsel itu sudah berpindah. Bi Marni memasukkan ke dalam tas belanja kain yang ia bawa. Tanpa bicara.

Leora terkejut. “Bi—! Kenapa diambil?! Itu Rey… dia pasti khawatir… Balikin dulu, Bi…”

Angkot terus melaju. Ponsel masih bergetar di dalam tas. Getarannya seperti memukul-mukul dada Leora.

Bi Marni menunduk sedikit. “Maafin Bini, Non. Kali ini benar-benar minta maaf…” katanya pelan.

“Kenapa harus gini…? Bi… aku harus jawab dia…” sambung Leora, menahan kesal.

Tangannya terulur — namun Bi Marni menggenggam tangan Leora dengan lembut, seperti genggaman seorang ibu.

“Ini semua, perintah Den Davin.”

Kalimat itu jatuh begitu saja.

Mata Leora membulat — kaget bercampur marah.

“…apa?” Nafasnya goyah.

“Davin?” suaranya meninggi, nyaris pecah. “Dia… nyuruh Bibi ngelakuin semua ini? Nyuruh aku dibawa kabur begini?”

Bi Marni mengangguk perlahan.

Leora mengepal. “Dia kira dia siapa sampai bisa ngatur hidup aku?!”

Beberapa penumpang menoleh sekilas. Suara langkah sopir menurunkan volume musik.

Leora mengecilkan suaranya, “Kenapa…?” katanya, setengah gemetar. “Kenapa dia selalu ada di mana-mana…?”

Bi Marni tidak membantah. Ia justru mengusap punggung tangan Leora berulang kali dengan gerakan lembut, penuh kesabaran.

“Ada alasannya, Non…” ucapnya lirih. “Den Davin sama sekali nggak berniat menyakiti kamu.”

“Lalu sekarang… aku harus kemana?”

“…ke rumah.”

“Rumah…?”

“Rumah Den Davin,” lanjut Bi Marni.

“Maksud Bibi… apa?” suara Leora melemah.

“Den Davin sudah pulang dari rumah sakit.”

Leora semakin terkejut.

“Tapi… tadi pagi dia masih di rawat. Kok… sekarang…?”

Bi Marni menarik napas pelan sebelum menjawab.

“Papanya memutuskan membawa Den Davin pulang untuk perawatan intensif di rumah. Rumah sakit terlalu ramai… terlalu banyak orang datang… jadi lebih sering mengganggu waktu istirahatnya.”

Angkot berjalan melewati lampu merah. Sinar matahari jatuh ke wajah Leora.

Hatinya ikut terasa panas. “…jadi dia sudah di rumah sekarang?” tanyanya pelan.

Bi Marni mengangguk. Ponsel masih bergetar dalam tas belanja. Namun kali ini… Leora tidak lagi mencoba merebutnya.

***

Perjalanan terasa lebih lama dari biasanya.

Angkot berbelok memasuki kawasan pemukiman elit — jalanan lebar, pepohonan tinggi berjajar rapi, pagar rumah menjulang dengan detail mahal yang tidak perlu dijelaskan lagi.

Ya. Itu komplek perumahannya. Angkot tidak bisa masuk sampai ke depan gerbang, jadi Leora dan Bi Marni harus berjalan kaki sekitar beberapa meter.

Setibanya di rumah, halaman depan sudah terparkir mobil mewah. Leora tau, itu milik Papa Davin.

Begitu pintu dibuka, aroma familiar langsung menyambut Leora.

Ini rumahnya dengan Davin. Namun siang itu rumah terasa berbeda. Seolah seluruh udara menahan napas.

Di ruang tengah, Papa dan Mama Davin berdiri berdampingan. Bukan sebagai tamu, melainkan sebagai dua sosok yang sedang menilai sesuatu yang sangat penting.

Leora refleks memperlambat langkah. Bukan karena merasa asing terhadap rumahnya, melainkan karena aura mereka benar-benar dominan.

Papa Davin menoleh pelan. “Leora,” ucapnya rendah.

Leora menegakkan bahu. Ia mencoba tampak kuat. Namun lututnya terasa gemetar hebat.

Di ujung pandangannya — Davin terduduk di kursi roda. Infus portable masih terpasang di tangannya.

Tatapan Davin jatuh pada Leora dengan lembut dan tenang seolah berkata semua akan baik baik aja.

Papa Davin melangkah sedikit mendekat.

"Kami datang bukan untuk menegurmu,” katanya pelan. Namun… kami perlu memastikan sesuatu.”

Mama Davin ikut bicara, “Kami memutuskan untuk membawa Davin kemari,” ucapnya.

“Tetapi… kondisi ini tidak bisa dianggap ringan.”

“Kami ingin tahu,” lanjut Papa Davin, “apa kamu siap menjaga Davin… dalam keadaan seperti ini?”

1
Neneng
g suka bgt sm leora
Raey Luma
Bacaan yang ringan dan santai. Cocok untuk menemani waktu luang.
muna aprilia
lanjut kak bagus ceritanya
banyak" in update kak
diah nursanti
lanjut thor,,,penasaran,itu Rey udah tau kalo leora tinggal ma davin ya??
Raey Luma: kita lihat nanti kak🤭
total 1 replies
diah nursanti
leora bener2 gak punya hati,buat leora menyesal thor
diah nursanti
hah,,,jadi leora tau semua kelakuan Rey nyelakai Davin???cinta memang buta,,awas leora nanti km bakal nyesel
muna aprilia
lanjutkan kak
diah nursanti
keras kepala bnget leora,,tau rasa nanti kalo dikerjain Rey lagi
Raey Luma: Namanya orang jatuh cinta kak😃
total 1 replies
muna aprilia
lanjut
diah nursanti
leora keras kepala banget jadi cewek
Shifa Burhan
author tolong jawaban donk dengan jujur

*kenapa di novel2 pernikahan paksa dan sang suami masih punya pacar, maka kalian tegas anggap itu selingkuh, dan pacar suami kalian anggap wanita murahana, dan suami kalian anggap melakukan kesalahan paling fatal karena tidak menghargai pernikahan dan tidak menghargai istrinya, kalian akan buat suami dapat karma, menyesal, dan mengemis maaf, istri kalian buat tegas pergi dan tidak mudah memaafkan, dan satu lagi kalian pasti hadirkan lelaki lain yang jadi pahlawan bagi sang istri

*tapi sangat berbanding terbalik dengan novel2 pernikahan paksa tapi sang istri yang masih punya pacar, kalian bukan anggap itu selingkuh, pacar istri kalian anggap korban yang harus diperlakukan sangat2 lembut, kalian membenarkan kelakuan istri dan anggap itu bukan kesalahan serius, nanti semudah itu dimaafkan dan sang suami kalian buat kayak budak cinta dan kayak boneka yang Terima saja diperlakukan kayak gitu oleh istrinya, dan dia akan nerima begitu saja dan mudah sekali memaafkan, dan kalian tidak akan berani hadirkan wanita lain yang baik dan bak pahlawan bagi suami kalau pun kalian hadirkan tetap saja kalian perlakuan kayak pelakor dan wanita murahan, dan yang paling parah di novel2 kayak gini ada yang malah memutar balik fakta jadi suami yang salah karena tidak sabar dan tidak bisa mengerti perasaan istri yang masih mencintai pria lain

tolong Thor tanggapan dan jawaban?
Raey Luma: Sementara contoh yang kakak sebutkan mungkin lebih menonjolkan karakter pria yang arogan, sehingga apa pun yang dia lakukan selalu tampak salah di mata pembaca. Apalagi di banyak novel, perempuan yang dinikahkan secara paksa biasanya digambarkan berasal dari tekanan ekonomi atau tanggung jawab keluarga, sehingga karakternya cenderung lebih lemah dan rapuh. Dan itu yang akhirnya membuat tokoh pria terlihat seperti pihak yang “dibenci”.


Beda dengan alur ceritaku di sini, di mana pernikahan mereka justru terjadi karena hal konyol dua orang ayah yang sama-sama sudah kaya sejak lama, jadi dinamika emosinya memang terasa berbeda.

Kurang lebih seperti itu sudut pandangku. Mohon maaf kalau masih ada bagian yang kurang, dan terima kasih sudah berbagi opini 🤍
total 2 replies
Felina Qwix
kalo aja tau Rey si Davin suaminya Leora haduh🤣🤣🤣
Raey Luma: beuuh apa ga meledak tuh sekolah🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!