Menceritakan tentang anak muda yg harus melewati banyak konflik semenjak usia dini, terlibat dalam dunia kepolisian, memiliki peran penting dalam sebuah penyelidikan,di kenal dengan sebutan ( the silver bullet )
"Semua lembaran baru di mulai dari kata <deduksi>
Penyamaran...
Balas dendam...
Penghianatan...
Kehilangan...
"Jangan pernah lepaskan tangan ku, agar kita tak sulit untuk bisa kembali, sekali pun kita berdua saling tersakiti, sepanjang waktu berusaha mencari jawaban, namun lagi lagi tersesat dalam ruang dan waktu"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nofriza Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kisah kelam di vektor 37 ( Kasus selesai )
*****
" Tapi...., bukan nya ini aneh ??"
" Saya rasa anda nona Lea, telah mengetahui tentang tindakan berencana ini ??"
" Kenapa anda tidak melaporkan nya langsung kepada kami ??" Tanya inspektur kepada nona Lea
" Bagaimana mungkin saya bisa melakukan itu !!!" Mengepal kedua tangan nya
" Sedangkan ini semua !!!"
" Terjadi !!!"
" Karena saya !!!!" Penjelasan yg begitu sulit untuk di mengerti dari nona Lea .
*****
( Tangisan dari sebuah penyelidikan )
Zean yg begitu mengerti posisi dari nona Lea,merasa iba, mendekat
" Anda tidak perlu menceritakan nya jika anda terbebani " ucap zean yg membuat Artha yg sekaligus ada di TKP merasa aneh
" Siapa dia sebenarnya ??" Pikir Artha
" Dia bukan gris yg gue kenal dulu !!"
" Dia bukan gris yg begitu lemah dan lembut seperti ini !!!" Artha yg seperti melihat 2 sosok yg begitu berbeda sekaligus
*****
" Tapi.... kebenaran harus tetap di buka bukan ??"
" Walaupun sebuah kenyataan yg begitu menyedihkan sekali pun " nona Lea yg akan membuka sebuah kebenaran dari tewas nya sang korban.
*****
( Kebenaran tak kan pernah salah
Yang salah hanya dari penyampaian nya
Terkadang...
Amarah membuat jiwa memberontak tak terima ).
*****
" Ini semua terjadi karena kesalahan saya !!!"
" Saya !!"
" Yg membuat dia ( korban ) terbunuh seperti ini !!!"
" Saya !!!"
" Pelaku dalam selimut itu !!!" Ucap nona Lea dengan tangis yg tak henti hentinya
" Maksud anda apa??" Tanya inspektur
" Apa anda yg telah melenyapkan korban ??" Tanya inspektur
( Tidak dapat berbicara, karena Isakan yg semakin mendera ).
*****
" Bukan !!!"
" Bukan dia yg telah membunuh korban !!!" Zean yg Tampa sadar berbicara untuk memecahkan sebuah kebenaran di balik ketidak pastian
" Jika begitu ???"
" Kenapa dia ( nona Lea ), mengatakan jika dia adalah pelaku dalam selimut itu ??" Tanya inspektur
" Itu hanya sebuah ungkapan "
" Maksud nya,dia begitu menyesal akan kepergian korban"
" Saya yakin korban ada hubungan yg begitu erat dengan nona ini "
" Terutama...." Melirik ke kalung yg terpasang di leher nona Lea
" Dari kalung ini !!" Ucap zean
" Di kalung ini terdapat tulisan yg berinisial ( LP ) "
" ( LP ) di kalung ini berarti inisial dari marga ( Lea Patricio )
" Begitu juga dengan yg ada di leher korban ( RP)
" Singkatan dari ( Rui Patricio ) " penjelasan dari zean.
*****
" Jika begitu ??"
" Berarti kalian ada hubungan ??" Tanya inspektur
" Ya "
" Kami ada hubungan "
" Dia adalah saudara kandung saya " sebuah kebenaran pun terungkap, misteri pun akan terpecahkan secara seutuhnya
" Apa !!!" ( Semua orang terperanjat ).
*****
" Dan mereka berdua !!"
" Adalah orang yang patut di salah kan atas kepergian kakak saya !!"
" Mereka berdua!!!"
" Harus bertanggung jawab atas kematian kakak saya !!" Suara tangis pun pecah.
*****
" Apa saya akan sanggup melihat ini semua ??" Batin zean ketika mendapat kan nona Lea menangis di pelukan nya.
*****
" Seperti nya kamu salah faham "
" Saya tidak pernah sedikit pun melukai kakak kamu"
" Apalagi berniat untuk mengakhiri nyawa nya " tuan Tomo yg menyela pembicaraan dari nona Lea.
*****
Flash back ✨
( Di kamar dalam hotel bintang lima )
" Apa !!!"
" Kenapa kamu bilang seperti itu !!"
" Kamu ngak boleh pergi seperti ini !!"
" Kamu ngak boleh ninggalin saya seorang diri !!!"
" Kamu sudah berjanji !!!"
" Apa pun keadaan ny kita berdua akan melewati ny bukan !!!"
" Kenapa kamu harus seperti ini !!" Suara tangis di pagi hari, ketika mentari pagi mulai menghampiri
" Maaf kan saya Tomo "
" Mungkin ini adalah jalan terbaik buat saya dan kamu, terutama dia "
( Buk ) suara pun terdengar jelas dari sambungan telepon
" Tidakkkkkkkk ".
*****
Flash on ✨
" Mungkin...."
" Kamu tidak mengetahui sebuah kebenaran yg berusaha di tutupi oleh dia " air mata yg berusaha jatuh tapi harus tetap tertahan
" Maksud kamu apa ??"
" Kebenaran yg berusaha di tutupi oleh kakak saya ???" Mencoba menahan air mata yang sudah berkaca-kaca.
*****
Kebenaran pun terungkap
" Kakak kamu...."
" Menderita kanker stadium 4 "ucap tuan Tomo
" Apa ???"
" Kanker stadium 4 !!!" Rasa tidak percaya menghampiri
" Kenapa dia tidak pernah cerita sama saya !!!"
" Sedikit pun !!"
" Apa dia tidak menganggap saya ada !!"Memukul aspal dengan penuh kekecewaan
" Lebih dari itu " balas tuan Tomo
" Dia menutupi penyakit yg dia derita selama ini dari kamu..."
" Karena...."
" Dia begitu menyayangi kamu Lea "
" Dia tidak ingin kamu bersedih akan penyakit yg dia derita "
" Apalagi....,jika itu semua sampai membuat kamu drop seperti dulu lagi " mengingat masa lalu.
*****
" Jangan bilang...."
" Jika dia pendonor itu ???" Berharap jawaban tidak,tapi apa daya , sebuah kebenaran harus di sampaikan sekaligus itu begitu menyakitkan untuk di terima
" Yaa"
" Dia adalah pendonor ginjal tersebut " ucap tuan Tomo
" Tidak !!"
" Ini semua pasti salah !!"
" Kamu berbohong bukan !!!" Memukul dada bidang tuan Tomo dengan kekesalan yg tak bisa terbendung lagi.
*****
" Tunggu sebentar !!" Inspektur yg menyela drama yg begitu menyedihkan ini
" Berarti korban melenyapkan nyawa nya sendiri ??" Tanya inspektur
" Ya " balas tuan Tomo dengan nada yg begitu rendah karena tak ada daya untuk berkata iya sedikit pun
" Jika memang begitu ..."
" Kenapa anda melakukan ini semua??"
" Kenapa anda harus membuang nyawa korban ke pembatas jalan vektor 37 ??" Tanya inspektur
" Karena....."
" Vektor 37 adalah saksi bisu akan kepergian orang yg begitu ia sayangi " jawab tuan Tomo
" Maksud anda apa ??" Tanya detektif brian yg ikut dalam kasus ini.
*****
( Kasus lama pun kembali di buka )
" Apa anda ingat dengan kasus 5 tahun lalu ??" Tanya tuan Tomo kepada Detektif Brian
" Apa itu semua tentang kejadian bunuh diri yg dilakukan oleh ( nyonya meneer ) ??" Tanya detektif brian,
Karena kasus 5 tahun lalu, adalah kasus yg di tangani oleh detektif brian
" Itu bukan kasus bunuh diri !!" Penegasan dari tuan Tomo
" Maksud anda ??"
" Berarti korban 5 tahun lalu memang telah di serang ??" Tanya detektif brian
" Ya "
" Itu benar "
" Kejadian 5 tahun lalu adalah kasus penyerangan "
" Dan pelaku dari kasus 5 tahun lalu, menggunakan trik yg saya gunakan kali ini " penjelasan dari tuan Tomo yg membuat semua orang benar benar terperanjat ketika mendengar penjelasan yg secara berantai dari kasus 5 tahun yang lalu.
*****
" Tapi... kenapa anda harus melakukan trik begitu keji ini ??" Tanya inspektur
" Saya tidak ingin melakukan nya !!!"
" Tapi...." Mengepal kedua tangan nya
" Dia!!"
" yg begitu menginginkan ini semua "
" Untuk membuka kasus kejadian 5 tahun !!" Penjelasan dari tuan Tomo yg sudah tidak dapat membendung air matanya.
*****
" Sebelum dia pergi "
" Dia ternyata sudah menulis kan sebuah surat ini kepada saya " menunjukkan selembar kertas
" Dia yg meminta saya melakukan aksi 5 tahun yang lalu "
" Tepat di mana hari kematian ibu nya " tuan Tomo yg berlutut dengan Isakan tangis yg begitu menyedihkan untuk di dengar.
*****
" Apa pun alasannya !!"
" Ini tidak bisa di maafkan !!"
" Saya sama sekali tidak kasihan Kepada korban dan Kepada kamu !!"
" Karena dia ( korban) telah membuat kamu menjadi seorang kriminal kejahatan !!" Ucap Detektif SMA.
*****
< Nantikan deduksi brilian berikut nya di episode selanjutnya >
Btw, pernah baca novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu. Itu juga seru banget, searchnya jangan lupa pakek tanda kurung
Huruf depan judul episodenya tolong pakai huruf besar ya🙏🏻😘
Hadir bawa Vote+gift+like+komen+fav.
Salam dari Si Oyen Pacarku Bukan Manusia
sanubari hadir