Anak dari ayah Bian dan bunda Ariel 'Storry of Maid'
Follow IG mommy : @Mommy_Ar29
Apa yang di cari oleh seorang wanita bayaran?
Uang?
atau kepuasan?
Nyatanya seorang Clarystal Anjani tidak membutuhkan semua itu.
Sejak pertemuannya dengan sang Cassanova tanggung, Farel Pranata. Hidupnya yang tadinya berwarna abu-abu, secara perlahan mulai berwarna. Namun, saat warna itu hampir sempurna,
sebuah badai datang dan menghantam hubungan mereka.
Akankah, Crystal bisa bahagia dengan Farel?
akankah Farel bisa berubah saat bersama Crystal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ada yang beda
Crystal langsung terdiam, menatap horor kepada dua laki-laki yang ada di depannya. Mengapa bisa mereka berdua datang bersamaan dan dengan penampilan yang wah... Crystal tak habis pikir ...
"Darimana kalian make up seperti ini?" tanya Crystal datar.
"Sayang," Farel pun langsung mendekat dan memeluk Crystal dengan erat. "Aku merindukanmu," bisiknya.
Bug!
"Aduuhhhh!" pekik Farel saat bahunya di pukul oleh Crystal.
"Sayang!" seru Farel cemberut ke arah Crystal.
"Kenapa kalian bertengkar? Kenapa harus sampai babak belur seperti ini? gak sekalian aja kalian masuk rumah sakit bareng, atau kuburan sekalipun!" marah Crystal kepada dua laki-laki yang ada di depannya.
"Sayang," kata Farel hendak kembali memeluk Crystal.
"Jangan panggil aku sayang," ancam Crystal menatap tajam ke arah Farel.
"Kalian berdua obati luka maisng-masing!" ucap Crystal. "Eh tunggu, jangan gitu deh. Hemm, aku mau lihat kalian saling mengobati wajah lawan. Yah begitu aja," seketika wajah Crystal langsung berbinar saat membayangkan Farel dan Raka berhadapan dan saling mengobati luka.
"Uuhh pasti sweet banget deh, aku akan mengambil kotak obat!" kata Crystal bahagia lalu beranjak untuk mengambil kotak P3K.
Sedangkan Raka dan Farel mengerutkan dahinya bingung dan saling menatap.
Mereka bingung, mengapa Crystal bisa langsung berubah seperti itu. Dari yang awalnya marah, kenapa langsung senang kaya anak kecil.
Saat pikiran keduanya masih bergelut, tiba-tiba Crystal datang dengan membawa kotak obat.
"Ini kota obatnya, ayo kalian saling obatin,"
"Sayang ... tapi kan—"
"Farel, kamu obati luka Raka. Dan Raka obati luka Farel, atau aku akan marah," ucap Crystal datar.
"Berubah lagi," batin Farel.
Akhirnya keduanya pun menurut dan saling mengobati. Farel dan Raka saling menatap tajam, seolah pandangan keduanya memancarkan aura perang.
"Aduh sakit!" pekik Farel saat Raka menekan luka lebamnya.
"Auwww monyet!" seru Raka juga tak kalah nyaring saat Farel membalas dendam.
"Elo dulu!" seru Farel.
"Hey, aku tidak sengaja!"
"Ya sudah kalau begitu, A ku juga tidak se nga ja."
"Sial!"
"Kalian kenapa malah berantem lagi sih?" ucap Crystal dengan kesal. Ia saat ini tengah duduk di sofa seberang tempat duduk Raka dan Farel. Crystal tengah menikmati cemilan kentang goreng nya sambil menonton drama Raka dan Farel.
"Sweety, kamu aja yang obati luka ku," kata Raka memelas.
"Sayang, kamu aja yang obatin yah, kunyuk satu ini gak pecus ngobatin, yang ada luka ku tambah parah," rengek Farel seperti anak kecil.
"Kalian mau aku yang obatin?" tanya Crystal dan langsung di balas anggukan kepala oleh keduanya.
"Aku obatin, tapi aku ambil pisau dulu," kata Crystal.
"Pisau? buat apa?" tanya Raka dan Farel bersamaan.
"Buat nambahin make up muka kalian," kata Crystal menatap tajam kearah keduanya.
"Ini sudah sembuh Sayang, sudah gapapa sama si kunyuk saja," kata Farel langsung kembali menatap Raka.
"Pelan pelan monyet!" gumam Raka menahan kesal dan sakit.
"Ini juga pelan kampret!" balas Farel juga menahan sakit dan kesal..
"Nah, kalau akur kan enak di lihatnya... Kalian jangan bertengkar terus kenapa sih?"
"Aku berharap, kelak kita bisa akrab dan bisa menjadi keluarga yang bahagia,"
"Sayang, kamu mau poliandri? yang memiliki dua suami!" seru Farel langsung protes.
Bug!
Seketika Crystal langsung melemparkan bantal kearah Farel.
"Mulut kalau ngomong gak ada rem!" seru Crystal kesal.
"Ya kamu bIlang KITA, kita bertiga, itu apa nama nya kalau bukan punya dua suami ckck!"
"Maksudku kalian bisa akur Farelll," geram Crystal.
"Kita akur, masa kita mau nikah sih? kita sama-sama laki laki!"
"Tau ah terserah bodo amat! intinya aku mau kalian berdua AKUR!" kata Crystal lalu ia memilih pergi dari ruangan itu, daripada nanti tensi nya akan semakin naik bila terus berhadapan dengan Raka dan Farel.
ya Allah cristy 😭😭😭😍😭