NovelToon NovelToon
Black Pearl

Black Pearl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mayu Assanna

Masih tahap revisi PUEBI 🙏

Andy Frederica, seorang mahasiswi magang di sebuah perusahaan multinasional. Suatu hari, ia harus berurusan dengan seorang presdir dingin yang sudah memiliki seorang istri.

Takdir mempertemukan mereka terus-menerus dan membuat Andy masuk lebih jauh ke kehidupan pribadi sang presdir. Mampukah ia bertahan dari jeratan cinta yang kapan saja bisa mengambil alih pikiran logisnya? Lantas, bagaimana dengan istri sang presdir?

"Ini bukan sembarang cincin. Bukan cincin pertunangan ataupun pernikahan. Cincin ini adalah simbol kalau aku adalah pembantunya. Dia adalah majikanku. Jangan pernah jatuh cinta pada majikanmu!"

"Apa!"

"Narsis sekali dia bicara begitu. Memang ini bukan cincin pertunangan. Apalagi cincin pernikahan. Ikatan cincin ini lebih sakral karena ini adalah cincin perbudakan!"

[ Andy Frederica ]

Genre : Adult Romance, friendship, family
Setting : Jakarta, Indonesia
Alur : Maju
Status. : Tamat 124 Episode
Cover : Pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayu Assanna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32 : Si Dermawan

"Hhmm...." Suara eranganku diikuti geliatan badan ringan. Aku bangun di hari minggu pagi yang cerah. Udara masih dingin di sekitar kamar. Matahari yang terbit juga belum terlalu tinggi. Rasanya seperti baru kemarin. Hari ini sudah kudapati minggu lagi. Waktu memang cepat berlalu.

Usai membenahi tempat tidur, kunyalakan kran air lalu mulai mandi dengan air hangat. Kalau di indekos dulu, setiap hari aku mandi dengan air dingin, tetapi beberapa perubahan terjadi sejak aku tinggal di apartemen Tuan Asland.

Kuambil alat penghisap debu, dengan santai membersihkan semua ruangan apartemen. Hari ini libur, jadi tidak perlu terburu-buru mengerjakan pekerjaan rumah. Setiap perabot kulap sampai bersih. Kaca-kaca juga kubersihkan dari debu yang menempel hingga terlihat kinclong. Itulah pekerjaan yang kulakukan setiap harinya.

Tepat pukul 10.07 pagi aku selesai mengerjakan semua pekerjaan rumah. Siapa sangka sepagi ini, bel apartemen berbunyi. Tidak biasanya Tuan Asland datang pagi-pagi begini, tetapi belum ada orang lain yang datang ke sini selain dia.

Daripada penasaran, lebih baik kuintip saja siapa tamu yang datang dari lubang intip pintu. Namun, sosok yang kutemukan malah Asisten June. Asisten pribadi Tuan Asland di kantor.

'Asisten June, mau apa dia ke sini pagi-pagi?' gumamku mengernyit bingung.

Lantas kubuka pintu dan mempersilakan orang kepercayaan Tuan Asland itu masuk.

"Selamat pagi, Pak June. Silakan masuk!" kataku ramah.

"Selamat pagi, Nona Andy. Tuan Asland menyuruh saya ke sini untuk menjemput Nona.l."

Mendengar kata-kata Asisten June memanggilku Nona, segera kupalingkan muka ke samping.

'Nona andy? Sejak kapan aku mendapat gelar Nona? Apa Pak June tidak tahu kalau aku di sini cuma bekerja sebagai pembantu Tuan Asland?' Yang pasti kata Nona itu malah membuatku geli. Hihihi!

"Kita mau ke mana, Pak June?"

"Tuan Asland menyuruh saya untuk mengantar Nona ke salon."

Aku ingat kemarin Tuan Asland memang menyuruhku ke salon untuk memperbaiki kuku kakiku. Dia terkejut setelah melihat betapa menyeramkannya kuku kakiku. Untung saja tidak pingsan.

"Tunggu sebentar ya, Pak. Aku ganti baju dulu. Bapak duduk di dalam saja. Aku tidak lama, kok," ajakku lagi mempersilakan Asisten June masuk ke dalam.

Dan pria itu pun mengindahkan kata-kataku. Masuk ke dalam ruang tamu apartemen, duduk di sofa ruang tamu sembari menungguku. Sementara aku bergegas ganti baju.

Selesai berpakaian sopan dan rapi, aku ikut Asisten June pergi ke salon. Asisten June mengantarku ke sebuah salon yang bisa dikatakan cukup terkenal di kota Jakarta. Banyak wanita cantik masuk dan keluar dari sana. Bahkan, semua pekerja salonnya juga terlihat cantik, termasuk pekerja prianya juga. Hehehe!

Saat masuk ke dalam salon, empat orang pekerja wanita langsung menyambutku. "Selamat datang, Nona Andy."

Aku mengangguk seraya melempar senyum pada mereka. Kemudian mereka menggiringku ke sebuah ruangan untuk memulai serangkaian perawatan. Mulai dari tubuh, rambut, wajah hingga yang terakhir adalah perawatan kuku. Ini adalah perawatan yang paling penting karena menjadi permasalahan utama yang membuatku berakhir di tempat ini.

Beberapa waktu berlalu, aku keluar dari salon dengan rambut ringan yang tergerai bebas. Kulitku jadi lebih kinclong, wajahku juga dirias dengan tema natural. Dan kukuku putih berkilauan. Rasa-rasanya seperti terlahir kembali.

Memiliki banyak uang itu memang menyenangkan. Setelah ini aku akan berterima kasih pada Tuan Asland dan sebagai gantinya, aku berencana akan memasakan makanan enak untuk Tuan Asland. Tentu saja menu ikan asin sambal akan kucoret dari daftar. Hehehe!

Tidak hanya ke salon saja. Asisten June juga membawaku pergi ke tempat lain lagi.

"Kita mau ke mana, Pak June?" tanyaku selagi dalam perjalanan.

"Tuan Asland sudah menunggu." Asisten June menoleh ke belakang sekilas.

"Menunggu di mana?"

"Nanti Nona akan tahu sendiri."

Kulihat senyum kecil asisten June dari kaca depan spion mobil.

Jreenngg! Dan tempat yang kami tuju sekarang adalah toko perhiasan. Toko perhiasan lagi? Ada apa ini?

Aku ingat pernah mengunjungi tempat ini sebelumnya. Waktu itu saat malam tahun baru. Tuan Asland memberikanku sebuah cincin yang sampai sekarang masih melingkar di jari manis tangan kiriku.

Tetapi sekarang kenapa harus ke sini lagi? Apa Tuan Asland mau memberi cincin keramat satu lagi? Oh tidak!

Tuan Asland sedang berdiri menghadap etalase perhiasan saat aku masuk ke dalam toko. Kulihat postur tubuhnya dari belakang. Tanpa memperlihatkan wajahnya sekalipun, pria itu tetaplah terlihat tampan.

"Tuan Asland!" panggilku seraya menghampirinya. Kusunggingkan senyum manis padanya.

"Kemarilah!" Ekspresi Tuan Asland datar saja, meski dia tahu aku girang ketika melihatnya.

"Bagaimana pelayanan di salon? Apa kamu suka?" tanyanya ringan.

"Ya Tuan, terima kasih sudah menyuruhku ke salon."

"Kamu harus lebih sering ke sana. Tiga kali seminggu."

"Tapi...."

Melihat raut wajahku yang ragu, Tuan Asland mengeluarkan kartu nama miliknya dari dompet dan memberikan kartu itu padaku.

"Tunjukan kartu ini setiap kali kamu datang ke sana."

Sebenarnya aku ragu saat mengambil kartu nama yang diberikan oleh Tuan Asland.

"Tapi Tuan...."

"Tuan, ini perhiasan yang anda pesan...."

Seorang penjaga toko menyela perkataanku. Penjaga toko itu menyodorkan sebuah kotak perhiasan pada Tuan Asland. Tuan Asland pun segera membuka kotak perhiasan itu.

"Andy, coba lihat ini!" pinta Tuan Asland dengan senyum kecil yang mengembang. Lekas kuturuti permintaannya.

'Oh, my Gosh!' Mataku terbelalak. Mulutku menganga. Tak bisa berkata-kata. Aku terkejut bukan kepalang. Belum pernah kulihat perhiasan seindah ini.

Sekonyong-konyong Tuan Asland berdiri di belakangku kemudian menggulung rambutku. Ia selipkan gulungan rambut itu ke arah depan.

"Pegang ini!"

Kuambil gulungan rambutku yang diserahkan Tuan Asland. Pria itu mengambil seuntai kalung dari kotak perhiasan tadi dan memakaikannya di leherku.

Kulihat beberapa karyawan toko perhiasan saling merapat. Sebagian menutup mulutnya dengan telapak tangan seraya berbisik. Kurasa mereka sedang menggosipkan aku karena sesekali mereka melihatku dan tersenyum.

"Tuan, a-aku...."

"Tenanglah!" Tuan Asland menyela. Setelah itu ia berhasil memasang kait kalung di belakang tengkukku.

"Sudah selesai," ucapnya puas. Kembali menghadapku dan menyunggingkan senyum kecil lagi. "Kamu suka??"

Mataku terbelalak melihatnya. Kalung ini begitu indah. Begitu mempesona orang, tetapi aku merasa tidak pantas memakainya.

"Tuan, kenapa Tuan kasih aku kalung ini?"

"Ayo kita ke mobil." Tuan Asland tidak menggubris. Dia menarik tanganku dan memaksaku masuk ke dalam kabin mobil. Asisten June langsung melajukan mobilnya ketika aku dan Tuan Asland sudah berada di dalam.

"Tuan, kenapa kasih kalung ini?" tanyaku lagi setelah kami pergi dari toko perhiasan.

"Itu tidak akan masuk ke dalam daftar utangmu. Aku terlambat memberimu ini. Kalau kamu pergi ke pesta lagi. Kamu bisa memakainya."

Mungkin Tuan Asland kasihan saat melihatku pergi ke pesta, tetapi tidak memakai perhiasan apapun kecuali cincin yang ia berikan padaku.

"Terima kasih, Tuan, tapi aku tidak pantas menerimanya."

Kucoba membuka kalung yang sekarang tergantung di leherku.

"Jangan dilepas!" sergah Tuan Asland.

"Maaf Tuan, aku tidak bisa menerima ini."

"Kenapa tidak bisa?" Wajah tuan Asland berubah serius.

"Karena aku tidak mau kalung ini."

"Tapi aku mau." Tuan Asland memaksa.

"Kenapa Tuan memaksa?"

"Kamu tahu aku suka memaksa."

Dahiku semakin penuh kernyitan bingung. "Tuan, bisa tidak hubungan kita menjadi lebih normal lagi. Aku merasa hubungan kita tidak begitu normal."

"Kamu mau hubungan normal yang bagaimana? Mau jadi pacarku?"

Seketika mataku membulat. 'Astaga! Si Narsis ini, bisa-bisanya berpikir begitu!'

***

BERSAMBUNG...

1
Kiki Nurjanah
Luar biasa
shandy
thor aku kasih masukan dikit ya thor
andykqn udh di katai prlacur di maluin pas tmt orang ramai di katai pembantu
coba andynya tegas sedikit thor punya harga diri gitu
jangan mudah luluh lg dengan aslannya
Nunung Suwandari
ini novel thn 2022 dan aku baru baca sekarang 😊
Apa novel nya sudah direvisi yak ?
coz aku caba dikolom komentar banyak yg bingung sama alurnya 😅
Vivry Latif
Alur ceritanya Keren,Susah,senang,suka&duka semua campur aduk..moga ke depan semakin sukses dengan Karya2 lanjutannya Thor👏👍Semangat Sllu🙏🙏Slam dari NTT
Vivry Latif
Keren Ceritanya Thor👏💪💪Semangat Sllu buat Karya2 ke DepanNya.Slam kenal dari NTT🙏
Reni Ajja Dech
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
neur
keren 😎😎
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
adegan ++ nya gak di tayangin..😂😂😂
IG : @mayu_assanna: susah di sini kk. kalo mau yg jelas di F-I-Z-Z-O. Nama pena mayu assanna judul novel play date. di situ author nulis pake mode kebablasan 🤭🤭
total 1 replies
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
mode malaikat nya keluar si alshad,,
aisyahara_ㅏㅣ샤 하라
alshad gak ada manis² nya..😅
serem² nagih yg modelan begini
Ning Eni
sangat bagus menurut saya krn wawasan luas dan ringan cerita ulasanya sederhana tapi tepat dan sangat receh komikasinya
bisa untuk d rekom pada teman untuk d bacz
kavena ayunda
karma tukang selingkuh untung kagak mampusss mampuss lebih baik sih menjijikan
Bhre Sandra
romantis...melted
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
Kwkwkw.. Mkn tuh sate jengkol, bole CEO mkn sate jengkol kwkwkw 🤣🤣🤣
Lucas
baguuuuusssss bnget cerita ini.....bener2 proses untuk mencintai seseorang....dan bener2 perjuangan untuk bisa bersatu....alurny seperti kehidupan sehari2.....😁😁😁
❄️ sin rui ❄️
ini kok dari bab sebelum2 nya banyak yg komen mamah andy2 mulu, tapi aku baca di beberapa bab sebelum nya gak ada pembahasan soal mama nya andy, apakah sudah di revisi atau giamna? udah gtu alur nya kok muter2 mulu sih thor
IG : @mayu_assanna: Iya Mbak sudah direvisi karena sebelumnya 1 Bab mencapai 3000 kata. Peraturan platform menyarankan 1 Bab 1000-2000 kata aja. Makanya direvisi. Tapi tetap gak mengurangi ataupun menghilangkan bagian-bagian cerita. Cerita ini masih lengkap seperti semula, cuma babnya aja yg nambah 🙏😊
total 1 replies
Bunda Azzahra
mampir thor😊😊😊
Lusiana Novitasari
penuh bawang🤭😢
Lusiana Novitasari
baca untuk yg kedua x nya🤭
Lusiana Novitasari
wkkk bangun datar🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!