NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Pangeran Jayanaga : Reinkarnasi

Kisah Cinta Pangeran Jayanaga : Reinkarnasi

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Contest / Romansa Istana / Tamat
Popularitas:328.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: NinLugas

Kalau ada persamaan tokoh, tempat itu hanya kebetulan semata.


Cerita ke 3 aku terus dukung aku ya man teman 🥰...

Ini tentang seorang gadis Kemuning Larasati, seorang anak dayang istana yang jatuh cinta dengan seorang pangeran, bernama Sanjaya, pangeran dari sebuah kerjaan yang bersahabat dengan kerajaan tempat orang tua kemuning mengabdi, walau sang pangeran bukan cinta pertama Kemuning, namun rasa tertarik antara pria dan wanita sangat kuat mereka rasakan, rasa penasaran sang pangeran berbuah hasil, mereka menjalin ikatan cinta, Kemuning hanyalah rakyat jelata, merasa tidak sebanding kedudukannya dengan sang Pangeran. Bahkan ketika mereka bertemu kembali setelah bereinkarnasi.

Akankah cinta mereka bisa bersatu?
Apakah mereka bisa melalui rintangan ini?

jangan lupa baca, like, komen dan Vote ya...
terimakasih teman.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NinLugas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Pertempuran_04

Kemuning tidak lagi dapat melihat terangnya bulan, sesekali dia berdiri di tepi sebuah bolongan kecil di tembok, berdiri dan menikmati sinar matahari yang masuk, hatinya sangat merindukan sang pujaan hati, pangeran Sanjaya.

Hari ini Daryadana juga tidak absen menengok Kirana dan Kemuning. Kirana tidak banyak perlawanan, dia tidak ingin bayi yang di kandungnya tidak kenapa-kenapa.

Dari kemarin Kemuning tidak menyentuh makanan yang di berikan kerajaan Sangkapura kepadanya.

"Puteri...Ada masalah dengan masakannya?"

tanya Daryadana yang kali dia sendiri mengantarkan makanan untuk Kemuning.

Kemuning tidak menjawab dia hanya terus berdiri di balik celah masuknya sinar matahari.

Daryadana memerintahkan dengan pandangan matanya kepada dayang istana agar memegangi tangan Kemuning, agar mau di suapi makanan.

"Maaf puteri..."

dayang tersebut memegangi tangan Kemuning.

"Lepas...."

Kemuning yang berontak.

Dirinya di duduk kan di atas kasur, Daryadana kemudian menyuapi Kemuning makanan. Namun keras hatinya tetap kekeh, Kemuning tetap menutup rapat mulutnya.

"Makan !!!"

kemudian Daryadana memegang pipi Kemuning dan memasukan makanan ke mulutnya, namun lagi-lagi Kemuning malah meludahkan makanan ke wajah Daryadana.

Srruuukkkk !!!

Kesal dan marah Daryadana mencengkram leher Kemuning, menindih badan Kemuning.

"Kau hanya lah dayang yang menikah dengan seorang pangeran, berani sekali kau..."

ucapnya dengan kesal.

Tidak sengaja pakaian Kemuning membuka bagian bahunya, tampak pundaknya berwarna putih langsat, mata Daryadana langsung menatapnya, Kemuning yang sebenarnya ketakutan hanya bisa meneteskan air mata.Cengkraman tangan Daryadana sangatlah kuat hingga membekas di leher Kemuning.

"Bersihkan badannya dan ganti pakaiannya..."

ucap Daryadana kepada dayang-dayangnya.

"Kau tidak menurut...ku pastikan puteri Kirana mati di depan mu"

ancam Daryadana.

Kemuning tampak terkejut dengan pernyataannya Daryadana, membuat dirinya tidak berani melawan.

......💞💞💞......

Tingkah sang anak membuat ibundanya merasa aneh, tidak biasanya Daryadana dengan mudah membiarkan seorang wanita berbuat seenaknya kepadanya.

Ibunda ratu Varwati mendengar hal itu dari dayang yang di suruh untuk mengurus kedua puteri, namun perlawanan terjadi pada puteri yang berasal dari seorang dayang yang menikah dengan pangeran Jayanaga.

Seketika sang ratu pun berniat menghampiri Kemuning, di temani beberapa dayang, Kemuning sendiri sedang di bersihkan badannya, beberapa dayang mengelap dan mengganti pakaiannya.

.

.

"Puteri yang sedang hamil, selalu menanyakan kau puteri, aku bilang kepadanya anda baik-baik saja"

ucap seorang dayang yang mengganti pakaian Kemuning.

"Menurut saja, sudah bagus kalian di perlakukan dengan layak"

tambahnya.

Setelah selesai, Kemuning berpikir mungkin dia akan menyerah saja, menuruti perintah raja Sangkapura itu, agar Kirana dan dirinya aman, bahkan setelah itu dia bisa merencanakan kabur dari Sangkapura.

Braaakkkk !!!

Sang ratu Sangkapura datang dengan mendorong keras pintu kamar, dimana Kemuning di kurung.

Plaaaakkkk !!!!

sang ratu menampar keras wajah Kemuning sehingga bibirnya berdarah.

"Aaarrrhhh..."

Kemuning yang kaget jatuh terduduk di lantai, kerasa dan perih, dia tidak menyangka akan di tampar oleh seorang ratu.

Tamparan yanh keras sehingga membekas di pipi Kemuning.

"Jangan pernah berharap kau bisa memikat anak ku"

ucap ratu Varwati.

Kemuning hanya bisa menangis tidak bisa melawan, rasa perih di bibi dan wajahnya tidak dirasa, Kemuning benar-benar merindukan Jayanaga, tidak tahu kapan dia akan terus bertahan.

"Pergi..."

perintah ratu Varwati kepada dayang yang mengurus Kemuning.

......💞💞💞......

Sedangkan pangeran Rendra terus melajukan kudanya mencari keberadaan goa lireng tempat Bramasena bertapa. Sesekali Rendra berhenti sekedar minum dan memberi makan kudanya. Dia juga tidak tahu keberadaan tepatnya, entah benar atau tidak lelaki yang di cintai Kirana itu akan bisa mengalahkan Daryadana.

Sedangkan di istana Jayanaga pasukan yang telah berkumpul hampir 900 lebih prajurit, masih resah akan sang isteri yang di culik, Sanjaya bahkan tidak dapat makan dengan benar.

Semua prajurit di lengkapi dengan baju jirah dan senjata yang telah di siapkan Amartha dan Jayanaga. Sambil menunggu perintah prajurit di latih oleh senopati.

"Ayah handa, bagaimana kalau kita menyerang terlebih dahulu"

pinta Sanjaya.

"Tunggu lah pangeran, paling tidak sampai pangeran Rendra kembali"

ucap raja kahayang.

"Benar itu, sabar lah sebentar lagi, sekutu kita juga belum datang semua"

kata raja Surapha yang menenangkan hati puteranya.

"Baiklah ayah"

"Bagaimana kalau kita berlatih, Sanjaya"

Abimayu yang merangkul pundak sahabatnya.

Mereka beranjak ke tempat latihan para prajurit, selain senopati ada beberapa pati andalan Amartha yang juga melatih.

.

.

Malam tiba, Rendra sampai di bukit yang di maksud oleh raja Kahayang, bukit saling berjajar di balik bukit itu ada sebuah goa yang bila nampak dari luar hanya lah gua biasa.

Namun di dalamnya terdapat air terjun, air yang mengalir terbelah menjadi dua, di tengah nya terdapat batu besar.

Rendra pun membuat sebuah obor, sebagai penerangan masuk ke goa yang sangat gelap.

Tampak samar, namun akhirnya Rendra menemukan pria bernama Bramasena, tepat seperti apa yang di bilang raja Kahayang, dia duduk tapa di atas batu yang tepat membelah sungai.

Tampak Bramasena dengan rambut panjang terurai berantakan, badannya yang bidang hampir tertutup oleh rerumputan menjalar.

Terbesit Rendra untuk membunuh Bramasena, di acungkannya pedang ke arah Bramasena yang masih tenang dalam tapanya.

Namun belum juga membunuh, Rendra seperti tidak mampu melakukannya, kesal karena dia begitu membenci Bramasena, lelaki yang di cintai Kirana.

"Terserah kau dengar atau tidak, tapi saat ini Kirana butuh pertolongan mu"

ucap Rendra.

Tidak lama dari dalam air keluar sebuah cahaya merah menyala di temani buliran-buliran air yang menggelembung. Rendra merasa heran apa yang terjadi.

Zwiiiiingggg !!!

Seberkas cahaya merah keluar dari dalam air, mengelilingi badan Bramasena, tidak lama cahaya itu membesar dan nampak berubah bentuk, menyerupai naga.

"Apa itu?"

ucap Rendra terkejut melihat benda melayang di sekitar badan Bramasena.

Rrrraaaarrrr...!!!

suara sang naga merah.

Wajahnya sangat dekat dengan Rendra, mata sang naga menatap tajam kepada Rendra. Namun hal itu tidak membuatnya takut lantas lari, dia hanya terdiam melihat si naga.

"Bangun lah....sudah saatnya kau pergi"

ujar Naga merah dengan nada sangat membangunkan Bramasena.

Tidak lama sanh naga berubah menjadi sebuah pedang yang tertancap di depan batu besar tempat Bramasena bertapa. Perlahan Bramasena membuka matanya, di lihatnya seorang lelaki yang berdiri tepat di depannya.

"Kembali lah duluan...aku akan menyusul"

kata Bramasena.

Tidak pikir panjang, pangeran Rendra pun bergegas pulang ke Jayanaga untuk ikut bergabung menyerang Sangkapura.

Meninggalkan Bramasena sendiri, Bramasena kemudian mengambil pedang naga merah.

Kini dirinya siap untuk ikut berperang !!!!

......💞💞💞......

1
PORREN46R
Prolog nya aja sudah keren kali.
PORREN46R
cantik kali
sunardi gundul
next
va👾
lama
va👾
authorrr🙃
va👾
lama bangat y
va👾
lanjut dong thor
Sis Fauzi
mimpi menjadi nyata ayu😊❤️
Sis Fauzi
itu rasa cinta Dan😊
Sis Fauzi
like 👍❤️
OP_PRO
aku rasa bagus kak, memadukan cerita bertema kerjaan dengan penyampaian yang modern. semangat lanjutannya ya kak 😊

maaf aku jarang main kesini
OP_PRO
ayu sabar ya, kuatkan tekad aja 😕

maaf kak aku baru bisa mampir sekarang 🙏
Erni Sari
🌟🌟🌟🌟🌟
Suesant SW
vote dan boomlike buat karya kerenmu thor
Yenz_Azzahra
Hadir disini kak nin.
Like faf n full dukungan.
Satu bunga untukmu.
Hadir kembali ya. Smngt
pgri
⭐⭐⭐⭐⭐
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!