NovelToon NovelToon
Gadis Absurd Penakluk Pewaris Dingin

Gadis Absurd Penakluk Pewaris Dingin

Status: tamat
Genre:CEO / Mafia / Komedi / Misteri / Identitas Tersembunyi / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:58.6k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Alea hidup dalam realitas kemiskinan mulai dari tagihan listrik dan kontrakan yang menunggak memaksanya berjuang keras banting tulang demi memenuhi kebutuhannya sendri.

Di sisi lain, Arka Adiwangsa hidup dalam kemewahan namun dibayangi darah, pengkhianatan, dan rahasia gelap keluarganya.

Hingga pertemuan tak terduga di tepi jembatan malam itu menjadi titik balik yang mengubah segalanya.

Dua dunia yang bertolak belakang pun berbenturan: Alea perlahan terseret ke dalam pusaran bahaya dunia mafia, sementara logika absurd gadis itu tanpa sadar menundukkan sisi gelap di dalam diri Arka.

Ketika nyawa dan uang receh dipertaruhkan di meja yang sama, akankah sang pewaris takhta akhirnya luluh dan menaklukkan hati Alea? Atau justru mereka harus kembali melangkah di jalan masing-masing?

Kisah mereka lebih dari sekadar pertemuan dua dunia yang tak seharusnya bersentuhan. Penasaran? Langsung baca saja ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Cahaya matahari pagi memantul dari permukaan kaca gedung-gedung pencakar langit Jakarta, menyapu embun yang tersisa di balik jendela penthouse.

​Menghabiskan malam di apartemen mewah itu rupanya menjadi keputusan sepihak yang di ambil Arka. Pemuda itu sama sekali tidak berniat kembali ke mansion utama keluarga Adiwangsa yang terasa seperti peti mati berlapis emas.

Baginya, tinggal bersama Alea satu penthouse—dengan pemandangan Alea yang mondar-mandir mengomel karena kebingungan menyalakan kompor induksi jauh lebih terasa seperti rumah daripada tempat mana pun di dunia ini.

Deru mesin motor sport Arka kembali membelah gerbang SMA Harapan Warga pagi itu. Pemandangan Tuan Muda Adiwangsa membonceng gadis bar-bar miskin kini mulai menjadi tontonan rutin yang membuat para siswa berbisik-bisik, meski tak ada satu pun yang berani berkomentar terang-terangan.

​Alea melepas helmnya, merapikan rambutnya dengan santai, lalu berjalan bersisian dengan Arka menyusuri koridor.

"Bos, karena sekarang kita tinggal serumah... eh, maksud gue se-apartemen," ralat Alea cepat, menyadari makna kalimatnya yang bisa disalahartikan, "biaya transportasi gue otomatis nol rupiah. Sebagai bentuk terima kasih, jatah cuci piring sama buang sampah apartemen bulan ini biar gue yang tanggung."

​"Fokus aja pada tugas utama lo, Alea," balas Arka datar, meski langkah kakinya sengaja diperlambat agar sejajar dengan gadis itu.

"Tapi jangan sentuh mesin cuci cerdas di sudut ruangan. Takutnya lo dengan nggak sengaja malah mencet tombol self-destruct."

​"Sembarangan! Gue kemaren udah nonton tutorial-nya di YouTube, ya!" sungut Alea tak terima.

​Begitu mereka melangkah masuk dan duduk di bangku barisan paling belakang kelas XII-IPS 2, Alea langsung sibuk mengeluarkan buku catatan Bahasa Inggris, bersiap menghadapi jam pelajaran pertama.

​Namun, ketenangan pagi itu tidak berlangsung lama bagi Arka. ​Di dalam saku celananya, ponsel hitam dengan enkripsi tingkat militer miliknya bergetar dua kali. Pola getaran khusus yang menandakan Kode Merah dari jaringan intelijen bayangannya.

​Arka menarik ponsel itu di bawah kolong meja, wajahnya tetap datar tak terbaca. Di layar, sebuah pesan rahasia terpampang jelas dari Ketua Intelijennya:

'​Laporan Khusus, Tuan Muda. Tuan Besar baru saja meresmikan kesepakatan tertutup dengan keluarga konglomerat Suryanegara pagi ini. Beliau menggunakan aset Adiwangsa Corporation untuk memuluskan perjodohan Anda dengan putri tunggal mereka, Clarissa Suryanegara. Rumor ini akan disebarkan ke media elit dan jejaring sekolah hari ini juga.'

​Mata Arka menajam, segelap palung laut terdalam.​Taktik ayahnya benar-benar rendahan dan mudah ditebak. Karena tidak bisa menggunakan kekerasan fisik, Hartawan mencoba menggunakan tembok kasta sosial untuk menghancurkan harga diri Alea dan memaksanya pergi dari sisinya.

Clarissa Suryanegara? Gadis manja yang dulu selalu mencari perhatiannya di Pelita Bangsa itu kini dijadikan pion oleh Hartawan.

Belum sempat Arka mematikan layar, notifikasi lain masuk. Bukan dari jaringan rahasia, melainkan dari pesan pribadi ayahnya.

Papa:

Arka, akhir pekan ini pulanglah ke mansion utama. Kau harus hadir di jamuan makan malam keluarga di Restoran L'Orangerie, pukul tujuh malam. Papa sudah mengatur pertemuan resmi dengan keluarga Suryanegara untuk membahas masa depanmu bersama Clarissa.

Jangan mencoba kabur. Hadirlah dan bersikaplah layaknya pewaris Adiwangsa. Atau Papa akan memastikan gadis miskin yang kau sembunyikan itu tahu betul bagaimana rasanya hancur berkeping-keping oleh kenyataan.

Hawa di sekitar meja paling belakang itu mendadak anjlok drastis. Udara seolah membeku. Jari-jari Arka mencengkeram ponsel begitu kuat hingga buku jarinya memutih, nyaris meremukkan benda kokoh itu.

​Iblis di dalam dirinya mengaum meminta darah. Ayahnya baru saja berani menyentuh zona nyamannya. Hartawan mengancam satu-satunya hal di dunia ini yang membuat Arka merasa hidup kembali setelah belasan tahun hidup dalam kekosongan tanpa arah setelah di tinggal sang ibu, satu-satunya wanita yang benar-benar mencintainya tanpa syarat.

​Di sebelahnya, Alea yang sedang asyik menstabilo buku catatannya dengan warna kuning, mendadak menghentikan gerakannya. Ia menoleh, merasakan aura gelap pekat dari tubuh pemuda di sampingnya.

​"Bos?" panggil Alea hati-hati, memiringkan kepalanya menatap wajah Arka yang mengeras.

"Muka lo napa ditekuk gitu, jir? Nyeremin banget, sumpah. Kuota internet paket unlimited lo mendadak habis? Atau saham perusahaan bokap lo lagi anjlok gara-gara skandal?"

​Suara cempreng namun familiar itu seketika menarik Arka kembali dari jurang pembantaian di kepalanya.

​Arka menoleh menatap Alea. Mata bulat gadis itu memancarkan rasa ingin tahu yang polos, sama sekali tidak menyadari badai konspirasi kasta atas yang sedang bergerak untuk menghancurkan hidupnya.

​Arka perlahan menarik napas panjang, meredam seluruh insting membunuhnya ke dasar jiwanya. Ia memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku dengan tenang, lalu menumpukan sebelah lengannya ke atas meja, menatap Alea lekat-lekat.

​Seringai tipis dan sangat mematikan perlahan terukir di sudut bibir Arka. Hartawan ingin bermain catur dengannya? Maka Arka akan membalikkan seluruh papannya.

​"Alea," panggil Arka dengan suara baritonnya yang dalam dan tenang.

"Apaan?" jawab Alea waspada karena kalau Arka memanggilnya selembut ini, pasti ada sesuatu yang tidak biasa.

"Lo punya gaun untuk acara makan malam formal?" tanyanya tiba-tiba.

​Alea mengerutkan kening, menatap Arka seolah pemuda itu baru saja menanyakan rumus fisika kuantum padanya.

​"Gaun? Punya sih, bekas acara perpisahan SMP gue dulu. Warnanya pink neon, ada payetnya dikit, tapi ritsleting belakangnya udah macet jadi harus dipenitiin. Kenapa emang? Lo mau ngajak gue jaga stand katering hajatan?"

​Arka menutup matanya sesaat, mati-matian menahan tawa membayangkan Alea datang ke jamuan makan malam konglomerat dengan gaun berpeniti.

"Buang gaun itu," titahnya saat membuka mata, sorot matanya kini berkilat penuh rencana.

"Sore nanti, sepulang sekolah, kita berbelanja. Gue ingin mengajak lo ke sebuah acara makan malam akhir pekan ini."

Mata Alea menyipit curiga. Instingnya berbunyi nyaring.

​"Makan malam? Dalam rangka apa nih? Kalau cuma makan gratis sih gue gak bakal nolak, tapi kalau ternyata lo jadiin gue tameng buat ngusir sang mantan, atau gue disuruh pura-pura jadi pacar lo depan keluarga besar... itu ada rate card khusus! Paket 'Pacar Pura-pura' harganya beda sama paket 'Manajer Pribadi'!"

​Arka mencondongkan tubuhnya lebih dekat, aroma mint dan bahaya menguar menyelimuti Alea.

​"Kirimkan daftar harga itu pada gue nanti siang," bisik Arka pelan, matanya berkilat penuh kemenangan.

"Karena akhir pekan ini, gue akan nyewa jasa lo buat hancurin sebuah pesta."

​Bersambung...

1
Priskha
ayo thor jgn lama2 buka identitas Alea yg sebenarnya aq pingin lihat muka org2 yg sombong itu...
Priskha
si Lucian emosian banget ya sdh ditolongin gak ada rasa terimakasih blas yg ada malah pingin perang aja
Priskha
gila kak bahasanya ampun dech bikin ngakak smp perut kram 🤣🤣🤣
𝓛𝓾𝓷𝓮𝓻𝓲𝓪𝓷𝓮
𝚢𝚊𝚑𝚑 𝚊𝚕𝚕𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚠𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚛𝚒 𝚝𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚎 𝚍𝚒 𝚖𝚊𝚛𝚊𝚑𝚒𝚗 𝚐𝚊𝚛𝚊 𝚐𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚠𝚊² 𝚙𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚊𝚕𝚊𝚖 🤣
Munas Tuti
keknyaaa bajalan seruu niii 👍
Munas Tuti
akhirnya happy end yaa
Rani Saraswaty
bukan 1 th ya? kls 3 aj
riniasyifa: hah! bagaimana kak? nih ceritanya Alea dari kelas satu dia disitu dan sekarang udah lulus berarti ia dah tga tahun dong dai SMA harapan warga🤭🤣
total 1 replies
Rima R P
mau nanya arka ini umur nya berapa thor😄
Rima R P
baru nemu novel ini sumpah lucu banget wajib baca sih ini yg baru nemu juga kaya gue🤭😄
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
seru:)🙂
neny
akhirnya happy ending,, terimakasih kak othor sdah menyuguhkan cerita yg menarik antara arka dan Alea,, sukses selalu kak othor,dan tetap semangat 💪❤️
Umi Zein
kak othor pokoke bonchap yoo🤗🤭🤭
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺: di tunggu bonchapnya 😄
total 1 replies
Umi Zein
yaah kak. kok tamat?! kan blm perang dunia 🤣🤣🤣
akhirnya manajer nikah sma bos nya
ratu diskon ketemu bos mafia 😍😍🥰
Umi Zein
sekali terbongkar kedok busuk lo. kelar hidup loe sma selingkuhan dan anak haram loe hartasengketa 😠😠
Munas Tuti
habiss nasa jayamu Adiwangsa teehormat 🤣🤣
Dewi kunti
yaaaaahhh nggak ada keseruan pas pindahan ke LN
Arw
happy ending 😍😍... akhirnya gadis pemuja diskon menikah dng boss nya. Xixixi
Munas Tuti
kapoook Hartawan...kamu gak tau kan siapa Alea hi..hi..pingin cpt liat reaksinya klo tau ternyata Alea....
neny
kuapok km hartawan,,gk ada apa2 nya km dibanding kan sm Duke,,kira2 itu siapa ya,,lucian, cassian atau Duke ya?,,jd penasaran gmn raut muka nya si hartawan klau Alea adalah anaknya mafia erofa yg paling ditakuti dan di hormati,,😄
Dewi kunti
tunggu runtuhnya kejayaanmu adiwangsa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!