Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kuman Jahat
Drrtt Drrrtt
Ponsel Kenzo bergetar membuat Kenzo pun terbangun, namun seketika matanya terbelalak saat diri nya tengah memeluk seorang gadis, namun bukan itu.. Tapii saat diri nya tengah mencium kening gadis yang tengah terlelap.
Kenzo pun perlahan melepaskan pelukannya dan mengambil ponsel nya, ketika dimana para curut nya menelfon menanyakan dirinya yang belum sampai ke sekolah.
Dan ketika melihat jam di layar ponselnya, mata Kenzo pun kembali terbelalak, saat ini sudah pukul sembilan pagi yang artinya ia sudah terlambat ke sekolah, perlahan Kenzo melangkahkan kakinya menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar itu.
" Eughh... Loh ini gue dimana??. " Rani pun mengingat ingatnya, Ceklekkk
Pintu kamar mandi menampilkan sosok Kenzo yang telah usai membersihkan diri terlihat rambutnya yang masih basah, dan memakai baju yang sedikit ketat memperlihatkan bentuk sixpack dada lebar itu yang membuat shakira terbengong.
Plok! Handuk pun mendarat sempurna tepat di wajah Rani.
" Yakkk! Kurang ajar lo !!!" Rania pun langsung menyerang Kenzo tanpa ampun.
" Anjir lo ! Sakit woii anj*rr sialan lo!. " Rani pun menyudahi aksinya.
" Lagian lo ngapain lempar lempar handuk ke muka gue! Sialan lo !. " Kenzo pun membalasnya dengan memiting leher Rara.
" Ihhh lepas an*ir!! Zo zo lepas gakk!. " ancam Rania berusaha melepaskan dirinya dari pitingan Kenzo.
" Minta maaf dulu."
" Lo!. " Rania pun mendelik.
" Gue gak salah!"
" Lo salah! Tiba tiba lo nyerang gue! Lo yang liatin gue tanpa kedip tapi lo sendiri yang mukul gue! minta maaf atau lo gak bakal gue lepasin!. " Rara pun segera menggigit tangan Kenzo.
" Argh bang.. Kok di gigit sih!. " Kenzo pun melepaskan pitingan nya.
" Ketek lo bau!. " Kenzo pun mendelik sebal.
" Gue habis mandi anjir! Mana ada bau"
" Hm.. Eh gue mau minjem kamar mandi nya boleh gak sih zo?. " Kenzo pun menoleh.
" Pake aja, emang lo bawa baju ganti?.
" Bawa, komplit gue sama daleman juga gue bawa. " ucap Rara ceplas ceplos.
" Lo jadi cewek gitu amat. " geleng kenzo tak habis pikir, Rania pun keluar dari kamar itu menuju sofa untuk mengambil tasnya yang berisi baju ganti dirinya juga shakila.
Di kamar Calvin kini mereka berdua masih sama sama terlelap, Dengan Risa yang semakin memeluk tubuh Calvin dengan erat menyembunyikan wajahnya di dada bidang Calvin.
Perlahan Calvin mengerjapkan matanya dan menunduk melihat gadis itu tengah nyaman berada di pelukannya, Calvin pun tersenyum dan semakin memeluk nya erat dan Calvin pun melanjutkan tidurnya.
Di sekolah kini killa dkk dan miko dkk tengah berada di kantin mereka semua makan bersama di satu meja yang sama.
" Tumben si kembar gak berangkat, Sepi bnget perasaan gak ada si kembar. " celetuk killa.
" Loh Riri juga gak berangkat?? Di kelas gue juga tuh si Rara, Calvin sama si bos juga kagak masuk. " jawab Farel.
" Apa jangan jangan mereka bolos barengan??? Kan tadi malem mereka pulang di anter Calvin sama si bos." celetuk Lino.
" Gak mungkinlah, kan mereka nganterin si kembar pulang kerumah nya ege. " saut miko.
" Loh kalian malem malem pada kemana? Ko ada si kembar juga. " tanya Ratna.
" Gak sengaja ketemu kita di jalan mobil Riri mogok jadi di anter Calvin sama si bos. " kilah miko, Para cewek pun mengangguk.
" Perasaan dulu sebelum ada si kembar kita biasa biasa aja ya, tapi semenjak kehadiran si kembar terus sekalinya gak ada berasa beda banget gak sihh kaya gak rame gitu. "ucap killa, mereka pun mengangguk membenarkan ucapan kila.
" Iya lo bener, jangankan lo yang cewek, Kita para cowok aja bagai sayur tanpa " garam." saut Lino alay.
" Alah lebai loh!! " saut Farel.
" Eh tapi bener, gak ada tingkah Risa yang bikin kita puyeng pasti tuh anak ada aja tingkahnya bikin kita semua geleng geleng kepala, Mana tuh anak terkenal ke berbagai segala penjuru nih sekolah Gila.. Tapi kalau Rara serem anj*r! Apalagi kalo mode senggol bacok, tapi sekalinya absurd lebih parah dari Raisa, tapi sayangnya tuh anak banyak mager nya dari pada geraknya. " celoteh miko.
" Bener bener,, jadi saling melengkapi gitu gak sihh.." sambung desi.
" Eh iya, gimana kabar pelaku yang sabotase motor Rara mik. "_tanya Farel, membuat para cewek heran.
" Sabotase gimana?? Kapan??. " tanya killa dkk serempak.
" Et dah lo pada kompak amat. " cibir Farel.
" Kemaren pas pulang sekolah.. Ban depan belakang di sobek pake pisau."_jelas miko.
" An*ir!!!! Kok bisa?. " kaget killa dkk serempak, Membuat Farel mendelik.
" An*ir! Bisa gak sih lo pada jangan ngagetin!." ucap Farel kesal.
" Sorry sorry, lanjut lanjut. " ucap mereka serempak.
" Ya gak ada kelanjutan nya, motornya di bawa ke bengkel, pelakunya belum tau, Lo pada tahu di parkiran gak ada CCTV. " jawab Lino, karena miko tengah mengunyah baksonya.
" An*ir! Siapa yang berani kaya gitu! Gila.. Cari mati tuh orang. " celetuk kila.
" Yoi. " serempak.
Kedua insan tengah berada di dapur, si cowok motong sayur dan si cewek mengolahnya di atas wajan dengan api menyala.
" Zo zo.. Cobain udah pas belum. " sambil menyodorkan sesendok kuah, Kenzo pun meniupnya terlebih dahulu agar sedikit mengurangi rasa panasnya lalu ia pun melahap nya.
" Enak, ternyata lo jago juga"
" Biasa aja., nih lo taruh di meja dulu ayam opornya, gue mau bikin capcay nya.. Ehh udah lo potong semua kan sayurnya?"
" Udah, noh tinggal masak aja.. Bikin sambel dong ra.. Biar tambah nikmat, lo bisa gak?. "
" Bisa, loe suka sambel?. "
" Hm.." jawab Kenzo o mengangguk.
" Oke, tadi gue kira lo gak suka sambal.. Tadinya juga gue mau bikin cuma takut cuma gue doang yang makan. "
" Ada gue.. Buru gih bikin gue yang bantu cuci cabe tomat gitu buat sambalnya selanjutnya lo. "
". Oke, lo cuci bahan buat sambalnya dulu gue selesaiin capcay nya dulu. " Kenzo pun segera mencuci cabai nya.
Tap
Tap.
Krekk
Risa datang bersama Calvin, dan langsung mendudukkan dirinya di kursi meja makan,
" Ihhhh Riri.. Itu masih panas! Main comot aja lo! Kebiasaan banget. " gerutu Rara ketika ia baru saja selesai meniriskan tempe goreng yang masih berada di saringannya langsung di ambil oleh Risa .
" Satu doang elah lo!. " sambil meniup tempenya.
" Aaa. " Risa menyuapkan tempe ke mulut Calvin, Calvin melahap nya.
" Ishhh Riri !! Lo bener bener yaa! Gini nih gimana mommy gak ngomel mulu kalo lo kelakuannya kaya gini. " sungut Rara, ketika lagi lagi Risa mencomot tahu goreng yang masih panas, dan tanpa bersalah dia pun membawanya ke meja dan memakannya.
" Udah, kan masih banyak " lerai Kenzo.
" Tau tuh! Makasih kakak ipar udah belain adek ipar yang cantik ini. " Rara pun mendelik. Tapi Kenzo justru santai mendengar ucapan Risa tadi.
" Pala lo kakak ipar! Kenzo juga kagak mau punya adik ipar modelan kaya lo! Gue sama Kenzo juga temenan doang. " sambil menaruh tahu di piring nya.
Dan lagi lagi Risa membawa piring beserta nasi nya mengambil capcay yang baru matang yang masih berada di dalam wajan, mengambil tahu tempe dan sambal yang baru saja selesai di ulek oleh Kenzo.
" Astagaaa nih anak! Kalo udah kelaparan gak bisa sabar!. " geram Rara, Kenzo dan Calvin pun terkekeh melihat nya.
" Yuk makan. " kini semuanya pun menikmati masakan buatan shakira, yang di bantu oleh Kenzo.
Calvin dan Kenzo pun saling pandang di sela makan nya, ketika melihat Rara yang terus terusan menambahkan capcay nya, kadang tahu nya, tempe, opor bahkan nasinya pun Rani berikan di piring Risa, Bukannya marah, justru Risa memakannya dengan santai.
" Cukup anjir!! Perut gue udah gak kuat nampung. " cegah Risa ketika Rania hendak memasukan opor nya ke dalam piring Risa.
" Oke! Habisin. " Risa pun mengangguk.
" Ra.. Jangan banyak banyak sambal nya.. Inget tanggal. " ucap Risa di sela mengunyah nya. Yang di balas Rani berdehem.
Calvin dan Kenzo saling pandang tanda tidak mengerti, apa hubungannya sambal dengan tanggal pikir nya.
Setelah selesai makan, Risa bergegas merapihkan piring kotor dan mencucinya.
Calvin yang ingin membantunya pun di tolak.
" Sini biar gue bantuin"
" Gak pin pin!! Jangan ganggu kesenangan gue ya... Mending sana lo duduk nonton TV atau apa kek, jangan ganggu gue. " Calvin pun mengernyit heran, Rani yang melihatnya pun terkekeh.
" Mending lo duduk sini aja, perhatikan baik baik. " Rani menarik Calvin duduk kembali di meja makan, Kenzo pun penasaran apa yang akan rania tunjukan, Akhirnya Kenzo pun ikut duduk memperhatikan risa yang sedang.....
" Wow... Minyak minyak ini.. Membuat piring menjadi buruk rupa.. Yahhh waktu nya gelembung kebersihan membasmi kuman kuman nakal, Wiuw wiuwwww.. Oke kita mulai membuat gelembung yang besar. " racau Risa dengan tangan mengepal dan sedikit di beri celah lalu ia meniupnya dan keluarlah gelembung besar.
" Woaaaahhhhhhh besar bangettttt. " heboh Risa.
Mereka yang memperhatikan Risa pun di buat menggeleng kepala.
" Cuma adek lo yang nyuci piring begitu. " celetuk Kenzo, Rani pun mengangguk.
" Astagaa padahal kan bisa beli gelembung gak harus pake sabun cuci piring jua. " ucap Calvin.
" Lo beliin gelembung juga gak bakal mau dia. "
" Kenapa?. "
" Tanya sendiri aja " Kini mereka bertiga meninggalkan Risa yang sedang asik dengan dunia kuman jahat yng di basmi oleh gelembung gelembung kebersihan.
Kini mereka bertiga tengah berada di sofa sambil memiringkan ponselnya dan fokus akan permainan yang sedang ia mainkan di ponselnya itu.