NovelToon NovelToon
Direktur, Cinta Pertamaku!

Direktur, Cinta Pertamaku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:8.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Irna Mahda Rianti

Diawali dengan kisah percintaan Anggita Nindya sejak duduk di bangku SMA, yang sangat amat menyukai kakak kelasnya yang bernama Rama. Cintanya tak terbalaskan dan terlupakan ketika Rama lulus sekolah. Rama adalah cinta pertama Gita.

Mereka di pertemukan lagi di perusahaan tempat Gita bekerja. Perusahaan itu adalah milik keluarga Rama. Hingga akhirnya, mereka pun bertemu lagi. Bagaimanakah kisah cinta mereka selanjutnya? Akankah cinta mereka bisa bersatu? Sedangkan, Rama telah memiliki tunangan. Namun, perasaan Gita pada Rama tak berubah sedikitpun.

Akankah cinta pertama itu bisa terwujud? Atau malah sebaliknya?

Staytune terus ya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irna Mahda Rianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan-jalan with Gilvan

-Dirumah besar kakek Prima!

Keputusan Rama untuk membuat Siska tidur sekamar dengannya tak ia pikirkan matang-matang. Ia hanya ingin agar Siska berhenti melakukan hal yang aneh-aneh. Sebenarnya Rama masih takut, kalau janin yang berada di tubuh Siska adalah anaknya.

"Kita akan tidur di kasur yang sama, layaknya seorang suami dan istri. Betapa bahagianya hatiku saat ini." Siska kegirangan

"Kau berfikir seperti itu? Kau tidur di Sofabed, aku tak mau seranjang denganmu! Ini hanya sampai kau melahirkan anak itu. Aku akan segera melakulan test terhadapnya." Rama sinis

"Kau tak perlu repot-repot untuk melakukan hal seperti itu, sayang. Apa kau tak akan melakukan malam hangat kita? Aku sudah sangat menantikan hal itu." Siska menggoda Rama dan melingkarkan tangannya di leher Rama.

"Jangan harap kau bisa menyentuhku, wanita licik!" Rama melepaskan Siska dan pergi keluar dari kamarnya.

Ini baru awal sayang, lambat laun kau pasti akan tergoda denganku. Kau pernah melakukannya kan dengan wanita bich itu? Kau pasti tahu kan rasanya? Kau akan ketagihan, suatu saat kau pasti akan terbuai olehku dan tidur denganku.

Mudah sekali menggoda lelaki polos itu. Kenapa kau berpura-pura jual mahal sih? Padahal tubuhku bisa kau miliki seutuhnya kalau kau menurunkan gengsi mu sedikit saja. -Siska dalam hati*-

Rama kesal dengan tingkah Siska, tetapi tak dapat ia pungkiri, dirinya sangatlah kesepian. Dia rindu sosok wanita yang selalu hadir di setiap hari-harinya. Kini, wanita itu hanya bisa muncul didalam mimpi indah Rama. Untuk mengusir rasa kesepiannya, ia memutuskan Siska tidur sekamar dengannya. Menghilangkan sedikit rasa sakit dihatinya. Ia yakin tak akan tergoda dengan Siska, ia tak akan melakukan hal yang aneh. Ia akan setia dengan cintanya.

***

-Kuala lumpur-

Hari ini malam minggu, Gita janji akan pergi nonton bareng Gilvan ke bioskop. Hari sabtu pabrik memang libur, jadi ia bisa bersantai dulu sebelum Gilvan menjemputnya.

Rasanya aku belum pernah nonton film ke bioskop bareng kak Rama. Aku ingin pergi ke bioskop bersamamu, kak. Aku ingin makan pop corn dan menyaksikan adegan romantis dalam layar besar itu berdua bersamamu, bukan dengan temanku seperti ini. Rasanya setiap hal yang aku lakukan, aku selalu ingin menghabiskannya denganmu. Meskipun aku jauh, hatiku ternyata tak bisa jauh dari angan-angan tentangmu. Harapan ini ternyata masih ada. -Gita-

Waktu menunjukkan pukul dua siang, Gilvan akan menjemputnya sebentar lagi. Gita mengenakan jeans abu-abu, tanktop putih dan blazer navy lengkap dengan tas serta accesories penunjang lainnya. Ia sangat cantik, melihat dirinya di cermin, dengan tersenyum dan menyibakkan rambutnya.

*Mungkinkah wajah ini ada dalam setiap bayanganmu? Mungkinkah kau merindukan wajah ini? Wajah yang pernah dekat erat denganmu. Wajah yang membuatmu jatuh cinta padaku. Apakah kau merindukanku? Disini, aku selalu mengingat namamu, mengingat sifatmu, san mengingat setiap perlakuan mu padaku.

Lelaki yang tak akan pernah aku lupakan seumur hidupku, yaitu cinta pertamaku. Rama adalah cinta pertamaku yang mungkin akan jadi cinta terakhirku. Aku tak mau menemukan cinta yang lain lagi, tak akan ada yang mampu menerimaku dengan perut ini, hanya ayah dari anak inilah yang akan menerimaku, tetapi hal itu tak mungkin terjadi, karena aku tak berniat untuk kembali kesana*.

Kak Rama dan Siska pasti akan segera melangsungkan pernikahannya. Aku lega kalau hal itu terjadi. Siska pasti bahagia, semoga saja Rama pun lambat laun akan mencintainya. -Gita dalam hati-

Motor Gilvan telah sampai di depan rumah sewaan Gita, Gilvan membunyikan klaksonnya. Dia selalu menunggu diluar. Gita membuka pintunya dan segera mengenakan flatshoesnya.

Gilvan terkesima dengan penampilan Gita kali ini. Baru sekarang ia melihat Gita mengenakan make up. Biasanya Gita tak pernah ber-make up. Sungguh, Gita memang bidadari yang turun dari langit. Siapapun yang melihatnya, pasti menyukainya.

Kau memang sangat menawan sekali. Mungkinkah malam ini kau akan jadi milikku? Dekat denganmu membuatku nyaman. Hati dan pikiranku selalu fokus untukmu. Kukira Hafiza telah mengambil hatiku, tapi ternyata aku masih bisa menyukai wanita lain. Hafizaku, maafkan aku tergoda oleh wanita ini. Aku tetap mencintaimu, tapi aku pun membutuhkan seseorang yang bisa berada disisiku. Kau adalah cinta dalam doaku, Hafiza. Kau tetap yang pertama, sungguh maafkan aku atas kekhilafan ini. -Gilvan dalam hati-

Gita tersenyum ramah dan segera mendekat kearah Gilvan. Gilvan tersenyum menyerahkan helmnya kepada Gita.

"Sudah siap?" Tanya Gilvan

"Sudah, ayo berangkat."

Bagi Gita, hal ini tak ada yang serius. Ia dan Gilvan hanya sebatas teman saja. Gita beruntung bisa berteman dengan Gilvan, karena ini ia bisa sedikit melupakan bayang-bayang Rama. Tapi, berbeda halnya dengan yang Gilvan rasakan, hatinya berdebar setiap kali dekat dengan Gita. Ia pun sungguh canggung berada dirumah orang tua Gita waktu itu, ia merasa seperti bertemu dengan keluarga barunya.

Gita dan Gilvan sampai di pusat perbelanjaan elit didaerah Kuala lumpur. Sebelum makan dan nonton bioskop, Gita mengajak Gilvan untuk main di timezone terlebih dahulu. Entah mengapa, Gita sangat ingin bermain itu. Padahal, biasanya ia tak mau karena menurutnya itu seperti anak kecil.

"Van, aku mau boneka Lilo n' Stich itu. Tuuuuh, yang warna biru, cakep banget kan?" Gita merayu Gilvan

"Iya sih, Git. Tapi, itu kayaknya susah deh. Boneka nya ngga di atas. Capitan mesin nya gak akan sampai kesitu!" Gilvan menolak halus.

"Ayolah, Van. Aku mau banget boneka cantik itu. Lucu banget kan? Ayo dong? Please?" Gita memaksa.

"Baiklah, akan aku coba." Gilvan mengalah

Gilvan membeli koin lumayan banyak, untuk bermain mesin capit boneka. Ia yakin tak akan berhasil satu kali, karena sekalipun ia belum pernah memainkannya. Bersama Hafiza pun dulu ia belum pernah, karena Hafiza benar-benar anak rumahan.

Gilvan mencobanya berkali-kali, tapi sulit sekali mendapatkan boneka yang Gita inginkan. Sudah lebih daru dua puluh kali ia mencoba, tetap saja tak berhasil. Ia mencoba lagi dan lagi, ia berhasil mendapatkan boneka, tetapi bukan Lilo n' Stich seperti yang Gita harapkan. Muka Gita mulai ketus dan kesal karena tak berhasil mendapatkan apa yang diharapkan.

"Maafkan aku, Gita! Ini sangat sulit sekali. Bener deh." Gilvan menyerah

"Masa gini aja kamu gak bisa? Sini koinnya biar aku yang main." Gita mengambil koin ditangan Gilvan.

Dengan tatapan kesal Gita memutar tombol mesin tersebut, berkeliling mencari titik yang pas untuk mencapit dan seketika TAP, boneka yang diinginkan Gita pun bisa ia dapatkan dengan sendiri. Ia bahagia sekali, boneka yang sangat diinginkannya bisa ia miliki.

"Wahhhhhhh, kamu hebat sekali, Git! Tau gitu dari tadi kamu aja yang main." Gilvan sedikit kesal

"Kamu aja yang gak bisa. Aku baru sekali aja udah dapet kan? Nih, nih lihat. Lucu banget kan?" Gita sumringah.

Mereka tertawa bersama, Gita dan Gilvan sangat bahagia. Mereka segera makan siang karena sedari tadi bermain game di timezone membuat tenaganya terkuras, mereka sangat lapar.

Gita dan Gilvan makan dengan lahapnya, mengisi perut yang kosong sedari tadi. Sebelum mereka mulai menonton film di bioskop, Gita membeli popcorn dan soft drink untuk bekalnya nanti ketika nonton. Gilvan sengaja membeli tiket nonton film yang romantis, agar Gita bisa sedikit merasa baper dengan isi dari filmnya.

Aku senang melihat kau tersenyum bahagia. Hatiku sudah jatuh padamu, Anggita! Aku merasa kau memang wanita yang bisa mengganti Hafiza di sisiku. -Gilvan didalam hati-

Dua jam sudah film di bioskop itu diputar. Gita sangat puas menonton filmnya, karena sangat romantis. Gita selalu teringat bayangan Rama, padahal ada Gilvan disisinya, tapi ia malah menganggap kalau Gilvan itu seperti Rama yang disisinya.

Hari sudah gelap, Gilvan mengajak Gita untuk duduk-duduk ditaman Mall sebelum mereka bergegas pulang.

"Kamu seneng?" Tanya Gilvan

"Seneng banget, Van." Ucap Gita.

"Terimakasih ya, sudah mau jalan-jalan bareng aku. Aku nyaman disisi kamu, Git!" Gilvan mulai bicara serius

"Eh, iya Van. sama-sama." Gita salah tingkah.

"Git, lihat aku." Gilvan menatap Gita

"Iya, Kenapa?" Gita gugup.

"Aku menyukaimu." Gilvan tersenyum

Jangaaaaaaan, jangan sampai kau menyukaiku, Van. Aku tak sebaik kau kira, aku wanita yang sudah tak suci lagi, aku bahkan sedang mengandung anak dari hubungan terlarang ku. Kumohon, jangan kau lanjutkan perkataan mu itu. Aku tak mau kau sakit hati. -Gita dalam hati-

"Aku nyaman berada disisimu. Aku ingin selalu bersamamu setiap saat. Apa aku bisa menjadi bagian dari hidupku?" Gilvan serius

"Ini masih terlalu awal buat kita, maafkan aku Van. Aku tidak bisa." Gita to the point

"Tapi kenapa Git? Aku tahu, kamu wanita yang baik. Aku sudah merasa nyaman denganmu. Aku sangat berharap kau bisa bersamaku. Apa aku ini sangat lancang?" Gilvan putus asa

"Ti..tidak. Bukan begitu. Ada satu hal yang tak bisa aku katakan padamu. Aku tak bisa bersamamu, maafkan aku." Gita menunduk

"Apa itu? Aku akan menerimamu apa adanya. Aku tak berharap lebih, aku hanya ingin bersamamu, memilikimu, tak peduli yang lain." Ucap Gilvan

"Aku, tak bisa! Ada hal yang tak seharusnya kamu tahu. Kamu tak mungkin akan mau denganku, kamu tak mengenalku, Van! Kamu hanya tahu aku dari luar saja." Gita ingin meyakinkan Gilvan

"Beritahu saja aku, aku tak mengapa. Aku ingin kau bisa menerimaku, kumohon Git!" Gilvan menyentuh tangan Gita.

DEGGGG. AKU HARUS BAGAIMANA? Aku ingin melupakan Rama dengan pria lain, tapi aku bisa apa dengan janin yang ada di perutku ini? Seketika aku teringat dengan ucapan kakek Prima, "Memang ada lelaki yang mau denganmu, kalau tahu ternyata kamu sudah tidur dengan lelaki lain?" Kata-kata itu selalu kuingat sampai detik ini. Gumam Gita dalam hati.

"Git? Kenapa? Katakan padaku apa yang kau rasakan?" Gilvan mengagetkan Gita

*Bersambung*

1
wah
Edvina Ariyanti
bagus Thor ceritanya
Edvina Ariyanti
bahagia banget liat Rama dan Gita salam kenal Thor aku dari Lumajang Jawa timur
Ani_iskandar0421👻
air sama minyak bisa bersatu koq, kalo di campur sabun cuci piring🤣🤣🤣🤣
Yanti Roha
lanjut ding thor suka males klo tersendat ginih tuh
Ik Merdekawati
mengsedih
Ik Merdekawati
ketika idealisme bertabrakan dgn kenyataan hidup. kuncinya harus kuat menghadapi kenyataan & segala resikonya.
Qilla
timpuk pake sofa biar bodoh sekalian ,,gregetan banget ama ni manusia apa kadal satu ini
Qilla
kakean drama
Qilla
jiahhh sok puitisss padahal pleketissss
Gaparkoh Mda
bisa ketawa sendiri
Ari_nurin
lah niat nya ke Malaysia apa sih
liburan apa cari Gita .. heran aku .. mau diam kok lama lama ga tahan juga ya
Ari_nurin
mungkin maksudnya diperlukan Gilvan ya.. kok pangkuan.. 🤔🤭
DenMasHerryGrp
vina jadikan pelacur saja..krn sudah dijamah am beruk andra
DenMasHerryGrp
author bodoh
DenMasHerryGrp
alurnyo cak itu trs
mama Al: getai mang gerunyam manja. Coa si Lok baco dak usah Baco.
total 1 replies
DenMasHerryGrp
author nya pekok...namabah ribet
DenMasHerryGrp
author gathel..ngapa pulak gita harus nikah...bodoh
Renjani Soraya
cewe ky gini ni yg ga tau diri, dy yg ninggalin dy yg ngarep di peduliin, huuhhhh gregeratn jadinya eik
Renjani Soraya
ko jdi giji si thor, rumit bgt, gregetan deh ceritanya di puter"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!