NovelToon NovelToon
My Mantan My Imam

My Mantan My Imam

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: anindyafatika

Winda membenci yang namanya mantan, seperti Ardi mantan pertama dan terakhir. Penghianatan dulu membuatnya enggan menjalin hubungan sspesial dengan lawan jenis. Beberapa tahun berlalu, keluarganya ternyata mengatur perjodohan dengan Ardi tanpa ia ketahui.

(ON REVISI) Perbaikan akan dilanjutkan bab selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anindyafatika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Genit

Winda sedang dalam mode diam setelah semalam menangis dikarenakan suaminya, Ardi. Ia mengusap pelan perutnya, kegiatan itu dilihat oleh Ardi yang sedang sarapan di meja makan.

Sedangkan Winda berada jauh di sebrang tempat duduk Ardi, Ia memaklumi sikap Winda yang begini kemungkinan adalah faktor hormon Ibu hamil yang sensitif.

"Jangan jadi anak macam ayah kamu ya, nak," gumam Winda tetapi masih terdengar oleh Ardi.

"Kamu juga jangan kayak bundamu, ngeyel mulu!" jawabnya sembari menatap istrinya.

"Ish, pokoknya kamu nggak boleh kayak ayah kamu!" Winda mengusap-usap perutnya sembari melotot ke arah suaminya.

"Ya bagus dong mirip aku, artinya aku bikinnya pakai bumbu cinta."

Winda memutar bola matanya, bisa tidak jika suaminya tak bicara hal berhubungan dengan **** secara fulgar?

"Aku mau jelasin tentang sema-" belum selesai Ardi menyelesaikan ucapanya, Winda menyelanya.

"Tentang kamu punya simpanan lain?" ujar Winda menggebu-gebu, perang akan segera dimulai.

"Bukan begitu gimana ya jelasin ke kamu?" Ardi menahan tawanya.

Winda terus menatap Ardi.

"Bilang aja, ucapan aku bener kan?"

"Nggak!"

"Terus apa? Atau jangan-jangan kamu," Winda menutup mulutnya tak percaya dengan pikiran yang tiba-tiba terlintas di otaknya.

"Mesum!"

"Haha, itu kamu tahu."

"Ih, mesum kayak om-om mata keranjang," ledek Winda kemudian berdiri untuk menaruh piring kotor dan menyucinya.

Disusul Ardi yang membawa piring kotor miliknya, ia menaruh di samping wastafel dan menyenderkan tubuhnya ke samping untuk melihat istrinya.

"Nggak papa kali mesum sama istri sendiri, kok." ujarnya terus memperhatikan garis wajah Winda yang sedikit berisi bagian leher dan pipinya yang semakin bulat.

"Pipi kamu lucu banget sih, kayak bakpao yang dua ribuan itu."

Ardi mencolek pipi Winda dan mencubitnya gemas, lantas Winda memercik wajah Ardi dengan air.

"Eh, kok disiram sih udah ganteng gini juga."

"Bilang aja aku tambah gendut, iya kan!" kesal Winda.

"Siapa juga yang bilang kamu gendut, kamu yang bilang sendiri tadi."

"Aku tahu maksud tersirat dari ucapan kakanda Ardi."

"Walaupun kamu gendut kamu tetep seksi kok dimata aku," gombal Ardi sembari terkekeh.

Memang perubahan bentuk tubuh Winda sangat kentara mulai dari wajahnya yang membulat, lehernya yang sedikit berlekuk, lengannya yang bertambah besar, bagian lain jangan ditanya. Ardi selalu khilaf jika menatap yang dua itu.

Sepanjang malam Ardi merapalkan doaagar tidak tergoda dengan kemolekan tubuh istrinya sekarang. Tanpa sadar Ardi terus menatap ke arah payudara Winda.

Sontak, Winda menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya. Sungguh, Ardi menjadi seorang laki-laki buas yang siap menerkamnya tiba-tiba.

"Ngapain kamu lihat-lihat?"

"Ck, aku udah lihat semuanya kali Wind. Tapi kayaknya yang dua itu tumbuh dengan baik saat kamu hamil begini."

"Aww, kok dipukul sih?" jerit Ardi saat tangan Winda dengan cepat memukul dadanya.

"Mesum! pergi kamu om-om buaya darat!"

"Tapi serius Winda, kamu itu hamil gini malah tambah seksi. Dan kamu ibu hamil terseksi yang aku miliki selamanya."

"Bicara kamu ngelantur gitu, udah sana pergi kerja jangan genit-genit sama karyawan lain!"

"Siap sih yang berani genit sama aku, kalau ada udah aku pecat kali. Cuma kamu yang bisa genitin aku, coba sini kamu genitin aku." ujar Ardi sembari tertawa yang sangat enak didengar oleh telinga Winda.

"Nggak mau!"

.

.

.

.

T B C

Gimana?

1
Nesi Yuspianah
ok
Yasin Yasin
endingnya gantung, nggak sesuai expetasi
Syuja Nafisah Maulidina
keren and kece
Vera Mahardika
sign eror terus jd g bs kasih like knp ya
Vera Mahardika
kok aku g bisa like ya
Baby White
ceritanya kok lompat" sih ya. Raka sama Sisil kpn nikahnya? trus Andini anaknya Sisil dan ibunya Sisil nggak ada cerita tabrak larinya. Nggak lengkap ceritanya kyk ada halaman buku yg ke robek atau hilang.
Baby White
Aneh aja..banyak koleksi mobil tapi buka pintu gerbang bukan satpam atau pembantu😁
Farida Wahyuni
aku ga ngerti jakan ceritanya. ceriranya lompat2, belum clead yg satu, trus lanjut lg di cerita lain.
Farida Wahyuni
ceritamya sprti lompat2 thor
Farida Wahyuni
aku kok bingung baca ceritamya ya.
Farida Wahyuni
kok spertimya ada bagian cerita yg hilang ya.
Yuliana Irene
Thor kok gantung sih ceritanya padahal bagus loh😟😣
Sakur Sakur
buanglah mantan pada tempatnya😂
Syukriah Alkaff
gantung ceritanya
Tiya Flapiana
Q mampir kak. Cus baca maraton
nuning 29
mantan itu harus dibawa kepelabuhan untuk dihanyutkan.
bukan dibawa kepelaminan.

kwkwkwkwkkwkw
Sukmawaty
lanjut thor ceritanya biar endingnya mantap
Ana Suningsih
ko ceritanya loncat2 ya....😔😔
Rekha R Irawan
cerita x mengambang thor
Rekha R Irawan
bgus cerita x thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!