NovelToon NovelToon
Karma Sang Penjual Jiwa

Karma Sang Penjual Jiwa

Status: tamat
Genre:Horor / Contest / Tamat
Popularitas:212.5k
Nilai: 4.5
Nama Author: Ni R

Demi sebuah kekayaan dan ketenaran, wanita yang sudah berusia 28 tahun itu dengan tega menjual jiwa-jiwa orang yang tidak berdosa.

Bukan tak berdosa, hanya saja Kinan ingin membalas dendam atas sakit hati nya kepada penduduk kampung yang selalu menghina keluarga nya. Bahkan, ayah Kinan meninggal secara tragis di tangan kepala desa hingga membuat Kinan semakin yakin untuk membalas dendam.

Sangat mulus, ketika Kinan menumbalkan satu nyawa, maka harta kekayaan nya akan semakin bertambah. Namun, seiring berjalan nya waktu sesuatu yang instan itu tidak akan bertahan lama.

Tanpa sengaja, seorang anak pemuka agama dari kota sebelah jatuh cinta pandangan pertama pada Kinan. Di mulai dari perkenalan itu lah yang membuat hidup Kinan perlahan menjadi hancur.

Jangan lupa baca karya aku ya😊😊

Jangan lupa juga Like Vote Rate and Coment terimakasih😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32.Tumbal Kinan

"Makan ayam ini Kinan!" titah mbah Joyo dengan sorot mata tajam nya.

"Apa yang di makan mbah?" tanya Kinan bingung.

"Makan ayam ini," ujar mbah Joyo sedikit membuat Kinan terkejut.

"Hidup-hidup?"

"Ya, cepat lakukan Kinan. Ingat dendam mu Kinan,"

Tiba-tiba tubuh Kinan menegang, mata Kinan melotot seperti orang kerasukan. Wanita ini mengambil ayam hitam yang masih hidup lalu menggigit leher nya. Ayam tersebut memekik, darah segar keluar mengenai wajah Kinan. Wanita itu makan dengan lahap nya tanpa sadar.

Mbah Joyo puas, tawa nya menggema di keheningan malam. Di lain tempat, Maryam yang sedang tertidur sangat pulas tiba-tiba menggeram kesakitan memegang leher nya. Maryam berguling-guling, berteriak histeris. Darah keluar dari kulit leher nya.

Arka yang mendengar teriakan ibu nya bergegas pergi ke kamar ibu nya. Arka syok, diri nya sudah melihat ibu nya tergeletak tak bernafas dengan lumuran darah segar.

Arka ketakutan dan juga histeris, langkah nya mundur kebelakang ketika melihat mata ibu nya hampir keluar. Remaja ini memutuskan untuk keluar, berteriak meminta tolong.

Satu persatu orang-orang berdatangan begitu juga dengan warga tengah kampung yang mendapat kabar dari warga lain nya.

"Ini sudah tidak bisa di biarkan pak, dia sudah tega menumbalkan ibu nya sendiri." bisik Pandu yang tidak habis pikir dengan perbuatan Kinan.

"Jangan bicara di sini, tidak enak di dengar orang!" bisik Rahmat.

Arman yang di hubungi tetangga nya langsung pulang malam itu juga. Para warga mulai menanyakan keberadaan Kinan karena wanita itu tidak terlihat di sana. Arka terus menangis jasad ibu nya yang meninggal dalam keadaan mengerikan.

Arka mencoba menghubungi kakak nya namun tidak aktif. Perasaan nya hancur, tidak ada yang menguatkan nya sekarang.

Kembali ke Kinan, wanita itu telah selesai dengan ritual nya. Wajah Kinan masih kaku, entah siapa yang sedang merasuki wanita itu. Mbah Joyo menepuk-nepuk kepala Kinan, merasa puas atas kesetiaan Kinan pada nya.

"Pulanglah, adik mu membutuhkan mu!" perintah mbah Joyo.

Kinan yang belum sadar sepenuhnya langsung mengiyakan. Wanita itu pulang di subuh hari. Sadar tidak sadar, Kinan merasa heran karena rumah nya sudah ramai orang.

"Ada apa, kenapa ramai orang di rumah ku?" tanya Kinan pada salah seorang warga.

"Kemana saja kamu, ibu kamu meninggal!"

Sejenak Kinan terdiam, wanita itu kembali ingat dengan ritual yang di lakukan nya tengah malam tadi. Kinan bersikap biasa saja, meskipun di hati nya sangat sedih atas kepergian ibu nya. Wanita ini masuk ke dalam rumah, Arka yang melihat kakak nya pulang langsung memeluk Kinan.

"Kak, ibu meninggal kak." ucap Arka dengan suara serak nya.

"Iya, kakak tahu." ujar Kinan.

Kinan membuka lembaran kain yang menutup tubuh ibu nya, betapa syok nya Kinan ketika melihat leher ibu nya menghitam bahkan masih ada bercak darah di sana. Mata nya juga molotot hampir lepas dari sarang nya. Buru-buru Kinan menutup kembali kain tersebut.

Pandu terus memandang wanita terkutuk yang berada tak jauh dari nya. Sebagai seorang anak Pandu sangat tidak terima jika ada seorang anak yang tega menumbalkan ibu sendiri hanya demi kekayaan dan ilmu hitam. Tanpa sengaja pandangan mata Kinan dan Pandu saling beradu pandang, Kinan hanya tersenyum sinis hingga membuat Pandu semakin geram dengan wanita itu.

1
Miftha Alma
cerita nya nanggung bgt thor..ku pikir cewek nya taubat n hdp bersama ustad yg nganteng ..ee...ternyata sad ending
youyouen Rahayu
mampir thoor
Hamliah Lia
serem bngy
Fitri nur Jannatin
kasian bu maryam
Surya Pratama
cerita nya bagus
Surya Pratama
terima kasih Thor, cerita nya bagus.../Good/
Dementor
good
Omar Diba Alkatiri
Luar biasa
Omar Diba Alkatiri
kepala Thor?
Herlina Lina
bgs ceritanya
estycatwoman
good
Sri Ningsih
Luar biasa
Sri Ningsih
kereen thoor
..aku sukaaa 🥰
Taufan
sungguh kasihan sekali
kapaloleng
Luar biasa
Bunda Silvia
aq bingung mau komentar apa kareana aq pernah di posisi yg sama tapi aq tidak sampai salah langkah ,caraku bekerja keras bertahun2 dari kerja PTR sekarang kerja di kantor agency TKW dari berbagai negara hingga mereka bisa melihatku memandangku dulu boro2
Bunda Silvia
Luar biasa
Kustri
nemu yg horor lg, bosen baca judul yg lebay" ttg ceo
Masumi Hayami: Baca yang karya nya Hanna Reeves.. seru kocak n membagongkan /Smile/
total 1 replies
Teddy Harijanto
alur cerita jelas dan tdak melebar
Moms Shofia
mantaf ceritanya jelas dan tidak bertele2. smoga author sehat2 trus, dan bisa nulis cerita yg lebih seru lagi.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!