Se usai keberhasilannya melindungi Benua Biru dari ancaman kemusnahan.
Kini, Wu Jian harus menuntaskan misi lainya,yaitu pergi ke alam menengah sesuai dgn apa yg di sampaikan Dai Bo Shen.
Terus ikuti kisah Sang Legenda dan tetap dukung Wu Jian dgn Like komen dan Vote.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Teh Dingin
Benua Biru, Lembah Jian.....
Dai Bo Shen menghadap kaisar Qian Du Shen menyampaikan semua laporan tentang yang terjadi pada Wu Jian di alam menengah.
Kaisar Qian Du Shen hanya bisa membuang nafas seusai menerima laporan dari Dai Bo Shen,dan berkata....
"Bocah itu berubah menjadi sosok mengerikan setelah mempelajari teknik kitab Naga perak! "
"Sekarang keadaan menjadi terbalik,Wu Jian justru bisa saja menjadi ancaman bagi alam menengah jika semua Tokoh kuat di alam itu berani menyinggung nya! "tutur Kaisar Qian Du Shen menyampaikan pendapat nya.
Dai Bo Shen pun ikut berpendapat.."Benar Yang mulia, beruntung bagi daratan timur alam menengah memiliki keberadaan dari sosok Nuwa! "
"m... dan tentu saja?!jangan lupakan juga keberadaan Sang Naga Perak Yan Guo!! Bagaimanapun,,, dia merupakan sosok pawang bagi Wu Jian selain Nuwa! " timpal Kaisar Qian Du Shen.
"Tentang Nuwa Yang Mulia,,?? apakah Ratu Benua Biru berhak tau? "tutur Dai Bo Shen yang merasa bahwa Bing RouYu memiliki haknya sebagai istri dari Wu Jian.
Qian Du Shen pun kembali menuturkan.." Bing RouYu sudah tahu tentang kedekatan suaminya dgn Nuwa,, dan Ratu Benua Biru itu tak merasa keberatan,hanya saja setelah dia tau mengenai informasi itu,,,Bing RouYu bersikeras ingin pergi ke alam menengah untuk menemui calon madunya!! "ujar Qian Du Shen kemudian mangalih topik perbincangan.
"Kita tak mengurusi hal semacam itu Shen! biarlah hal itu menjadi urusan pribadi ketiganya, sekarang lebih baik kau terus awasi perkembangan Wu Jian!hingga Pelindung Benua Biru itu berhasil dalam misinya!! "
"Baik Yang Mulia,!! "Ucap Dai Bo Shen tegas, lalu balik kanan meninggalkan aula istana Kekaisaran.
*
*
Alam Menengah.....
Setelah emosi nya stabil, Wu Jian kini hanya duduk diam di sebuah Rumah makan mewah yang berada di kota Shu Nang daratan tengah.ia tak melakukan apapun, bahkan teh suguhan kedai yang sebelumnya panas kini mendingin.
Di tengah Wu Jian yang terlarut dalam pikiranya, sekelompok pemuda berjumlah 12orang memasuki rumah makan tersebut.
Heranya,, semua pengunjung berlarian tanpa sebab setelah kelompok itu memasuki rumah makan, mereka seperti tak ingin bersinggungan dengan kelompok pemuda yang baru saja datang trsbt.
Kecuali Wu Jian,yang masih duduk diam tenang dgn tatapan kosong menggenggam gelas yang masih penuh dgn air teh di mejanya.
Salah satu dari pemuda itu menghampiri Wu Jian dan dgn lancang menepuk bahu dari patriak sekte Banteng Api yang masih fiktiv itu.
"Saudara? apa kau tidak tau aturan di kota Shu Nang ini?? " ucapnya dgn memasang wajah datar.
Wu Jian tak menggubris ataupun menjawab.
"Saudara?? aku hanya ingin mengingatkan mu, sebaiknya kau segera pergi dari tempat ini!! " lanjutnya memberi peringatan pada Wu Jian.
Namun seperti sebelumnya, Wu Jian tetap tenang tak perduli dgn peringatan pemuda yang tanganya masih mencengkram bahunya.
"Sepertinya kau tuli,hingga bersikap acuh pada peringatan ku?! " hardiknya.
Wu Jian sedikit menundukan wajah dan bergeleng pelan...
"Kembalilah ke meja mu!!karena hari ini, aku tak ingin membuat ibu mu menangisi kematian mu!! " Seru Wu Jian.
Sementara pemuda itu mengeraskan cengkraman tangan pada bahu Wu Jian. wajahnya sudah merah padam lantas segera mencabut pedang, menebas Wu Jian dan...
PRRAKKKK...........
Pedang yang di tebaskan pada tubuh Wu Jian nyatanya patah, bahkan tak sanggup menggores pakaian yang di kenakan oleh Patriak Sekte Banteng Api trsbt.
Wu Jian masih tenang,yang akhirnya diapun menyecap teh di tanganya setelah berlama lama duduk di restoran itu dengan sikap tak berubah.
"Kau sudah melampiaskan emosi mu itu, sekarang kembalilah!! " Seru Wu Jian.
Namun pemuda yang berdiri di sampingnya sama sekali tak dapat menggerakkan tubuhnya yang kini bergetar hebat ketakutan.
Ia sadar telah menyinggung orang kuat,yang resikonya tentu saja adalah nyawa.bahkan pemuda itu terkencing kencing di celana,dengan Wajah di penuhi keringat dingin.
Dua temanya mendekat untuk memastikan,namun pada akhirnya keduanya pun merasakan ketakutan yang sama dgn teman sebelumnya tanpa bisa berkata kata.
Persepsi Wu Jian akhirnya menangkap hal yang sangat di tunggu tunggu olehnya, dia pun berdiri ..... "Datanglah! aku sudah menunggu kalian semua!!! " seru Wu Jian dgn suara pelan tanpa memperdulikan tiga pemuda yang ketakutan di sampingnya.
TENG.... TENG... TENG.. TENG...
"Serangaaaaaaaaannnnnnn!!! "
Petugas gerbang kota membunyikan bel tanda bahaya dengan sangat kencang dan memberitaukan bahwa ada serangan yang mengarah ke kota Shu Nang.
Kepanikan langsung terjadi di kita Shu Nang,sebagian dari mereka berlarian ke berbagai arah, sebagaian lainya yang merupakan kultivator langsung bersiap menghadapi serangan yang mengancam ke amanan kota mereka.
BOOOOOMMMMMMM...........
Gerbang kota di ledakkan dari jarak jauh,yang langsung menewaskan penjaga gerbang .
GRROOOOAAAAAAA..........
Sebuah Raungan terdengar sangat keras.
"Iblissss?! " akhirnya mereka tau siapa yang menyerang kota dari suara raungan tadi.
Beruntung,, tokoh tokoh kuat yang berada di kota Shu Nang datang dari berbagi tempat setelah mendengar suara loncong tanda bahaya.
Di sela kepanikan warga yang berlarian menjauhi gerbang kota Shu Nang, Wu Jian berjalan santai menerobos kerumunan,melewati tokoh tokoh kuat kota Shu Nang.
"Bunuh manusia manusia menjijikan itu!! " teriak pemimpin ras iblis.
Swoooossssss........
Semua tokoh dan kultivator melesat untuk memberikan serangan pada ras iblis.
TING.. TING... TING... TING.....
BAAAAMMMMMMMMM......
Pertarungan tak terhindarkan, ras iblis yang berjumlah 250an itu dgn mudah menekan kultivator kota Shu Nang.
Mengandalkan kekuatan fisik dan lainya, ras iblis seperti berada di atas angin, terlebih senjata yang di gunakan oleh tokoh dan kultivator kota Shu Nang rata rata berada di tingkat perak, dan hanya beberapa yg di tingkat emas.
Ras iblis dengan mudah memukul mundur pasukan kota Shu Nang,terlebih pasukan kota Shu Nang hanya sebatas membela diri tanpa persiapan bertempur.
Namun ras iblis tak melihat keberadaan seorang pemuda yang saat ini berdiri menatap bengis ke arah mereka.
Swoooosssss.......
Krakkkk.........
Wu Jian melesat dan Dalam sekejap,pemuda itu meraih salah satu iblis dan mencekik lehernya lalu ...
"Bakarrrrrr!!!!!! '"
BLAAAARRRRRRR........
Groooaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh......
Wu Jian benar benar membakar iblis yang masih dalam cengkraman tanganya,mata pemuda itu begitu tenang seperti merasakan kepuasan dgn membakar kepala Sang iblis.
Sementara pasukan iblis yang lain, menghentikan pertarungan saat mendengar raungan kesakitan dari salah satu anggota mereka.
Seketika, aura iblis meluap luap,,, saat mata mereka dgn jelas melihat apa yang di lakukan Wu Jian pada salah satu anggotanya.
DUAAAARRRRRR.......
Wu Jian meledakkan sang iblis menjadi bongkahan arang.patriak Banteng Api itu berhasil menarik perhatian seluruh pasukan iblis dan menjadikan dirinya sebagai target utama.
"Majulah!!! "tantang Wu Jian
GROOOOOAAAAAHHHH....
Pimpinan pasukan ras iblis meraung,... " Bunuh pemuda keparat itu!!!! "serunya.
Swooossss......
Wu Jian melemparkan cakram es kaisar ke udara, sementara tangan lainya mencengkram pedang api kaisar.
Wu Jian mulai mengayunkan pedangnya,,, di ikuti cakram es kaisar yang senada dengan setiap gerakan pedangnya.
Swoosss.....
Sebuah tebasan pedang mengarah pada lengan, namun Wu Jian dgn tenang mecapit pedang trsbut lalu memainkan pedang api kaisar dan...
Sreeettttt...........
Pedang Api Kaisar membelah tubuh iblis seperti memotong tahu dan langsung membuat iblis itu menjadi iblis panggang.karena pedang api kaisar mengandung element api yang sudah pasti membuat siapapun yang tergores oleh bilahnya akan terbakar.
"Tebaaaasssss!!!!! "teriak Wu Jian
Wooossss........
Kini Wu Jian mengendalikan cakram es kaisar,seketika cakram es itu melesat ke berbagai arah, menyasar setiap iblis.membelah tubuh mereka dan merubahnya menjadi bongkahan es.
Wu Jian benar benar tidak memberi ruang bagi iblis mendekati dirinya,setiap kali iblis mendekat. maka cakram es kaisar akan menebas tubuh mereka,terlebih mereka sama sekali tak dapat berkelit ataupun menangkis setiap kali cakram es kaisar mengarah pada mereka.
Semua orang yang menyaksikan ke hebatan Wu Jian hanya bisa menelan ludah dgn kasar. mereka yang sebelumnya bahkan tak mampu menggores tubuh iblis, kini mereka menyaksikan bagaimana Wu Jian memotong tubuh mereka bagai tahu.
"Benar benar mengerikan?!!! " gumam salah satu tokoh kota Shu Nang.
"mm... kelak,jangan sampai kita menyinggung pemuda itu!! "
________________________
walopun sdh sampai seri yg ke 3. tp masih sangat asyeekk ntuk diikuti..
buat mas othornya..slamat berkarya..
ok lanjout
dulu kusimpan dr episode 1..cm ninggalin jejak paporit subrek & pollow authornya sj agar terzimpan untuk dbaca kmudian...ealah..ternyata bagoes...ok..
lanjut baca episode 3..
gasss