NovelToon NovelToon
CINTA SEORANG CEO

CINTA SEORANG CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama
Popularitas:2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Vera Ferdina

untuk cerita kali ini aku akan menceritakan kisah cinta Lardo Devhan Sanjaya

buat yang belum paham kalian bisa baca dulu novel turun menurunnya.
1. CEO JATUH CINTA
2.ALVARO SANJAYA

semoga kalian suka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

merasa iri

setelah mengantarkan Rena cek kandungan, Risa terburu buru untuk ke kantor secepatnya, karena hari ini Lardo ada pertemuan dan sebagai sekretaris, ia harus ikut.

💬 Bos Sombong

"sayang, jangan terlalu lama, 2 jam lagi kita mau ketemu klien penting"

"sayang masih lama?"

"sayang.."

Pesan Lardo yang tidak ada hentinya mengganggu Risa,

sengaja Risa tidak membalas dan mematikan ponselnya, biar sekalian murka bos sombongnya itu.

bahkan Risa masih sempatnya memikirkan wajah Lardo yang marah dan kesal jika tau ponsel kekasihnya tidak aktif.

Risa sampai di kantor dengan perasaan was was, namun ada rasa senang juga.

"pagi mbak Risa..." sapa satpam di depan

"pagi juga.. " lanjut Risa berjalan memasuki area lobi kantor.

"pagi nona Risa..." sapa beberapa karyawan pria yang memang sudah mengagumi sosok Risa.

"pagi..."

sampai di meja kerjanya, Risa langsung melangkah untuk masuk ke ruang Ceo, dimana Lardo sedang kesal saat ini.

Lardo sudah melihat kedatangan Risa, sebelum mengetuk pintu ruangan, Lardo sudah lebih dulu membukanya.

Risa dibuat terkejut dengan terbukanya pintu ruangan Lardo secara tiba tiba.

pintu ajaib../Risa

"sudah ingat kembali hmm..." ucap Lardo segera menarik pinggang ramping kekasihnya agar mendekat.

"tadi menunggu antrian lama" sahut Risa dengan membelai wajah wajah Lardo.

Risa sudah biasa dengan sikap posesif dan cerewet Lardo, bahkan jika kesal.

"mana ponsel kamu?"

"kenapa?" tanya Risa segera melepas tangan Lardo yang masih melingkar di tubuhnya.

"jangan banyak sayang, cepat mana ponselnya" kata Lardo dengan nada memaksa

"di tasku..." Lardo langsung menuju meja kerja Risa dan mengambil ponselnya di sana.

Risa yang melihat itu merasa bingung sendiri, dan melangkah duduk di sofa.

"kenapa ponselnya mati sayang?" tanya Lardo yang sudah masuk kembali

"udah takdir.." gumam Risa

"sayang..." tekan Lardo melirik tajam pada Risa

"hehe... aku tadi matikan sayang, supaya gak ada yang ganggu" kata Risa terkekeh geli, karena merasa Lardo menyadari ucapannya yang menyindir.

"jadi aku mengganggu, jadi begitu hmm... iya sayang" Lardo mendekati Risa dan mulai menggelitik kekasihnya agar jera.

"sayang... aduh.... hahahahaha, berhenti sayang"

"rasakan hmm..."

"hahaha, sayang geli udah.... ampun sayang" kata Risa lirih sambil tertawa hingga mengeluarkan air mata.

"kapok ..? berani bilang aku gangguin kamu hmm..." Lardo tak hentinya menggelitik Risa.

"ampun sayang, aku kapok" ucap Risa dengan nafas memburu.

"sayang kamu kenapa?" tanya Lardo yang melihat Risa lari menuju toilet

"aku kebelet... gara gara kamu" teriak Risa

tawa Lardo menggelegar, ternyata aksinya membuat Risa sampai hampir ngompol. untung saja segera di hentikan.

Tok

Tok

Tok

"kita harus segera ke tempat pertemuan, mereka sudah menunggu" ucap Juan yang datang memberikan informasi.

"oke.. tunggu Risa sedang di kamar mandi"

"kalian habis ngapain?" tanya Juan yang melihat bantal bantal sofa yang berserakan

"apa?" tanya Lardo yang tak suka dengan tatapan curiga Asistennya itu.

"jangan bilang lo habis..."

"habis apanya?" tanya Risa yang baru saja keluar dari kamar mandi.

"hai nona Risa.." sapa Juan menjadi kikuk

"hai asisten Juan"

"sayang, siapkan berkas untuk rapat di perusahaan Arshon Company, sebentar lagi kita berangkat" ucap Lardo

"ohh... iya sebentar" Risa dengan cepat menuju meja kerja miliknya, karena semua berkas tersusun rapi disana.

"lo sudah cerita soal Aurin yang kesini?" tanya Juan

"belum... nanti gue cerita sama dia" sahut Lardo

"baguslah, lebih cepat lebih baik..." kata Juan

"ayo kita berangkat sekarang" kata Lardo yang melirik jam tangannya.

"oke..."

mereka akan pergi untuk bertemu klien yang ingin bekerja sama dengan Sanjaya Company, karena memang ini adalah kerjasama yang menurut Juan menguntungkan bagi perusahaan, maka dari itu Lardo bersedia bertemu di luar.

"sayang, sudah siap?" tanya Lardo.

"sudah..." jawabnya

"ini pertemuan pertama kamu dengan klien sebagai sekretaris aku, next Juan akan sibuk dengan pekerjaan lain, dan kamu yang harus dampingi aku di pertemuan pertemuan selanjutnya" ucap Lardo berkata selembut mungkin.

bilang aja lo mau berduaan, pake bilang banyak kerjaan.../Juan

mereka sampai di parkiran mobil, parkiran khusus untuk mobil Lardo tepatnya, sebenarnya Lardo tidak pernah menyuruh siapapun untuk menyiapkan parkiran khusus, tapi itu sudah memang disiapkan dari dulu saat papanya yang berkuasa di Sanjaya Company.

bahkan Juan juga memiliki tempat parkir sendiri, tidak ingin kalah dengan sang bos.

"Juan kamu menyetir, aku tidak ingin memakai supir pribadi" perintah Lardo, dan menyuruh supirnya untuk balik ke rumah dengan menggunakan taksi.

"baik pak..." ucap Juan menurut.

Risa merasa canggung karena duduk di belakang dengan bosnya, walaupun mereka sepasang kekasih, tapi tidak enak karena adanya Juan.

apalagi Lardo tidak bisa diam, ada saja tingkah tangan nakalnya yang membuat Risa menatap kesal.

tangan Lardo selalu membawa kepala Risa untuk bersandar di pundaknya, bahkan Lardo sengaja mendekatkan diri duduk hingga tak.ada jarak di antara mereka.

"ada Juan, jangan kayak gini sayang" bisik Risa

"gak apa sayang, Juan gak lihat kita" ucap Lardo mengecup gemas pipi Risa

"issshhh... jangan cium cium, malu di liat asisten Juan tau" kesal Risa memanyunkan bibirnya, bahkan wajahnya sudah terlihat kesal dan malu.

"Juan, jangan lihat kebelakang fokus menyetir" tegur Lardo

padahal Juan sama sekali tidak melihat mereka, walaupun telinga Juan mendengar dengan jelas apa yang di perbincangan di belakang oleh bos juga sekretarisnya itu.

"sudahkan sayang, Juan itu gak bakal lihat kita, nanti dia iri jika melihat kita berciuman" ucap Lardo, tentu saja langsung membuat Juan menoleh kebelakang sebentar.

"perhatikan jalan Juan" tegur Lardo lagi

awas aja lo, sekarang lo boleh sok sokan bos sia**.../Juan

"kapan kita ciuman, jangan ngarang deh.." kata Risa tak terima ,padahal yang mencari kesempatan dalam kesempitan adalah Lardo sendiri.

"ohh.. jadi kamu mau kita ciuman beneran ya..." goda Lardo menoel noel dagu Risa

"isshh apaan sih, jangan sentuh sentuh"

"telat bilangnya, tadi aku cium kamu gak ngomel kayak gini" Lardo mencubit pelan pipi kekasih hatinya itu.

ya allah, tabah kanlah hati hamba yang jomblo ini.../Juan

dasar bos sombong, gak liat kondisi apa, kan ada asisten Juan ,bisa bisanya mesum.../Risa

"kamu kenapa diam..?" tanya Lardo

"terus mau ngomong apa?" yang di tanya justru bertanya balik pada Lardo

"gemes banget si sayang... aku serius tanya, kamu kenapa diem terus" ucap Lardo mengapit kedua pipi chuby milik Risa agar menghadap ke arahnya.

"kamyu ngapahin sih..." ucap Risa yang susah berbicara karena pipinya yang di apit oleh kedua tangan kekar Lardo

"lucu... muach..." Lardo mengecup bibir Risa

astaga, bisa gak si Lardo gue lempar keluar mobil, gedeg saya ya allah.../Juan

Juan merasa iri dengan kemesraan bos dan juga sekretaris nya itu, bahkan Lardo terang terangan mencium Risa di dekatnya.

Juan merasa seperti set** yang tak terlihat...

1
Namaq Zidane
tolong up donk Uda beberapa BLN blm up
Tety Rahmawati
deg degan thor
Vitha Vivi
Luar biasa
Juanda Komara
update lgi dong
Juanda Komara
mantappp
Marwiyah marwi
Kecewa
Mar Giat
Biasa
Muh Aditya
lanjut dong, up up up up up🥰
Rina Ayu Marpaung
lanjut
Ayana
lardo emnk gk tegas, msh sja ngaku msh sdkit cinta sama aurin, sdh posesif sama risa nyatax msh ad sdkit cinta sama aurin, hrzx 100% cinta sama risa donk
Ayana
jls lardo sdh tau kelakuan aurin tp npa msh ad cinta sdkit k aurin, hrzx selama 2 thn itu lardo sdh move on,
Novi Andesfi Tanjung
lanjut
Eka Melati
kakak kapan ceritanya lanjut lagi udh kangen sama ceritanya kakak
Kartika
jangan lama2 thour upnya
Kartika
basah deh....🤣🤣🤣
Kartika
q baca senyum2 sendiri...
Kartika
seru....
Kartika
semakin seru thor ceritanya...
Linda Susan
upx kapan ni thor, kok udh lama g up
Ai Aisyah
kapan lanjutanya thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!