NovelToon NovelToon
Dream Destiny

Dream Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Reinkarnasi / Chicklit / Tamat
Popularitas:349.2k
Nilai: 5
Nama Author: LaQuin

Cerita tentang gadis yang meninggal di usia muda namun hidup kembali di dunia yang berbeda. Bagaimanakah kisah kehidupan nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LaQuin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Berita hilangnya Nazyela akhirnya sampai ketelinga Jongya. Perasaan pemuda itu berkecamuk, dalam hatinya penuh tanda tanya apakah itu adalah perbuatan sang ratu ibunya. Amarah yang kini ia rasakan memuncak. Kecewa akan kepercayaan terakhir yang ia berikan kepada ibunya menjadi penyesalan baginya.

Ia lalu pergi ke hadapan ratu yang saat itu sedang menikmati secangkir kopi hitamnya.

Tanpa menundukkan kepala ia menatap sang ratu dengan wajah yang penuh kekecewaan dan amarah. Matanya tajam dengan penuh kebencian.

"Apa ini ulah ibu? Bukankah kita telah sepakat ibu tidak akan menyentuhnya jika aku bersedia menikah dengan wanita pilihan ibu?"

"Lancang!! Begitukah caramu menghadap aku?!"

Ratu menatap tajam ke arah Jongya tanpa berkedi sedikit pun.

"Ibu yang paling tahu kenapa aku begini? Ku mohon ibu, ini permintaan pertama dan terakhirku...aku takkan meminta lagi selain ini. Tolong hentikan! Dan kembalikan gadis itu kekeluarganya"

"PRAANGG..!!"

Gelas yang ada ditangan sang ratu dilempar begitu saja ke tubuh Jongya.

Terlihat ratu sangat marah mendengar perkataan putranya.

"Kau menuduhku??!!"

Sikap Jongya langsung berubah manakala mendengar perkataan sang ibu. Pemuda itu juga mengenali watak sang ibu. Ratu tidak pernah mengungkiri apa yang telah dia buat di hadapan putranya. Bahkan kelicikannya menjebloskan ratu sebelumnya ke dalam penjara.

Apa berarti bukan ibu pelakunya??

Lalu siapa?

"Apa kau kenal baik gadis itu? Apa kau yakin dia tidak memiliki banyak musuh?!!"

Urat dileher ratu terlihat jelas ketika ia mengatakan hal itu dengan setengah berteriak.

Apa jangan-jangan...

Tidak!! Nazyela benar-benar dalam bahaya sekarang. Jika itu ibu mungkin hanya akan menyiksa gadis itu. Tapi jika benar apa yang aku perkirakan Nazyela bisa dibunuh oleh Dragon

Jongya tertunduk lemah. Hatinya semakin kacau manakala dugaan terkuat dalang dibalik hilangnya Nazyela adalah Dragon.

Ratu yang melihat anaknya tidak lagi menatap benci dirinya seperti tadi lalu berbalik badan memunggungi pemuda itu.

"Keluarlah.. sebelum aku berubah pikiran. Dan ingat janjimu padaku!!"

Jongya menatap punggung sang ibu. Lalu dengan perasaan hampa pemuda itu meninggalkan ruangan itu.

Pemuda itu mencoba menenangkan dirinya. Ia mencoba untuk mencari cara menyelamatkan Nazyela.

" Sir. Adson? "

" Ya yang mulia.. apa ada yang dibutuhkan?"

Lelaki tua yang selalu setia mendampingi Jongya menanyakan keperluan pemuda itu. Pria itu sedih melihat Jongya.

"Sir. bisakah engkau mencari Nazyela tanpa sepengetahuan ibu? Aku merasa bersalah jika gadis itu tidak baik-baik saja"

Hilangnya Nazyela diketahui di sebuah hotel kecil saat badai salju turun.

Jongya ingat terakhir kali ia bertemu dengan gadis itu di sebuah hotel kecil. Pemuda itu yakin hotel yang diceritakan adalah tempat mereka bertemu waktu itu.

Sir. Adson tahu kalau gadis yang dimaksud adalah wanita yang dekat dengan sang pangeran yang ditentang oleh ratu. Sir. Adson juga mengetahui kisah mereka di mension rahasia dari kesatria pengawal yang selalu mendampingi pangeran yang merupakan putranya sendiri.

"Baiklah yang mulia.. saya akan berusaha"

*****

Situasi tidak lagi aman bagi Dion yang tak lain adalah orang yang menculik Nazyela. Bahkan bangsawan Shaden juga mencari dirinya, mungkin ingin tahu apakah gadis itu telah ia bunuh.

Tidak banyak yang tahu wajah ketua Serikat Dragon. Sosok Dion selalu tersembunyikan. hanya beberapa anak buahnya yang tahu wajahnya, beserta tuan Shaden dan anaknya Roana.

Gambar wajah Nazyela terpampang hampir diseluruh negeri. Dion menutupi jejak gadis itu dengan mengubah penampilannya. Rambut Nazyela di gunduli. Wajah dan kulitnya sudah tak lagi terawat. Mata yang bengkak karena sering menangis. Nazyela bagai gadis desa yang hidup seperti orang miskin. Tubuh yang kurus semakin mengecil. Sebelah kakinya dipasung dengan rantai yang sangat panjang. Ia bisa berjalan mengelilingi kamarnya dengan kaki yang berantai. Semua benda-benda tajam Dion singkirkan agar Nazyela tidak dapat kabur. Gadis itu bagai hewan peliharaan. Setiap malam ia akan menangis meminta agar Dion mau melepaskan dirinya.

Dari kejauhan terdengar derap kaki kuda yang mendekati rumah kumuh itu.

Dion terlihat panik.

"Akan ada yang datang kesini. Dan ingat kau harus mengatakan kalau kau adalah istriku yang sedang menderita sakit! Jika kau berani bertindak macam-macam aku akan segera menusukmu dan para pengawal itu tinggal membawa mayatmu kembali"

"Aku rasa itu akan lebih baik"

Nazyela berkata dengan pasrah.

Ia pernah mencoba untuk melarikan diri tapi hasilnya dia malah hampir diperkosa oleh Dion kalau saja dia tidak sedang datang bulan.

Dia juga pernah coba membunuh dirinya. Namun usaha itu sia-sia karena diketahui oleh Dion. Oleh karena itu semua benda tajam dan yang memungkinkan kan untuk dirinya kabur serta bunuh diri di jauhkan darinya.

"Jangan main-main denganku?! Ingat itu!!"

Benar saja belum lama Dion selesai bicara dan membuka rantai kaki Nazyela, seseorang mengetuk pintu rumah itu.

"Apa ada orang di dalam?"

Dion melangkahkan kaki membuka pintu yang rapuh rumah itu.

Di lihatnya 4 orang pengawal berdiri didepan ambang pintu.

"Maaf tuan, kami sedang melakukan pemeriksaan. Apa ada orang lain selain tuan yang tinggal dirumah ini?"

"Ada istriku. Dia sedang terbaring lemah karena sakit"

Jawab Dion santai.

"Boleh saya memeriksa sebentar?"

Dion membuka pintu rumah itu selebarnya.

Para pengawal itu masuk melihat keadaan sekitar rumah itu.

Benar hanya terlihat wanita kurus lemah tak berdaya yang terbaring ditempat tidur yang lusuh itu.

Pengawal itu memeriksa selembar kertas dan memastikan wajah wanita yang sedang dicari dengan wanita yang terbaring lemah itu.

Pria itu menggeleng yang mengisyaratkan kalau wajah mereka tak sama.

"Maaf kami telah mengganggu waktu tuan"

Pengawal-pengawal itu hendak pergi namun tertahan sesaat ketika Nazyela yang pura-pura tidur berkata.

"Granat...granat..."

"Sepertinya istriku mengigau.."

Dion berkata agar pengawal itu tidak menaruh curiga.

" Baiklah kalau begitu kami permisi"

Para pengawal itu pun pergi meninggalkan rumah kumuh itu.

Dalam hati Nazyela kecewa, ia kembali menangis ketika para pengawal itu tidak mengenali dirinya. Ia sangat menyesal ketika dulu ia tidak pernah mendatangi camp kesatria Kley sekedar menampakkan wajahnya.

Harapan untuk segera bebas dari tempat neraka itu pupus begitu saja.

Tubuhnya yang ringkih semakin lemah tak berdaya.

"Hiks...hiks...hiks...tolong bunuh saja aku..."

Nazyela merasa tidak sanggup lagi dan memohon.

Gadis itu teringat kembali masa-masa dimana ia baru membuka mata pindah kedunia ini. Masa-masa yang penuh kebahagiaan baginya karena merasakan apa yang ia impikan yang selama ini hanya ia khayalkan setelah membaca novel.

Ia teringat kehidupannya dulu di dunia sebelumnya. Dunia yang jauh dari kata kemewahan namun tidak pernah ia alami tragedi hidup yang menyedihkan seperti sekarang ini.

Dion hanya menatap nanar kepada gadis itu.

*****

"Kita beristirahat sejenak"

Pengawal-pengawal itu duduk dibawah sebuah pohon yang besar dan rindang. Kuda-kuda mereka ditambatkan tak jauh dari mareka.

Masing-masing meneguk botol minuman guna menghilangkan haus dahaga mereka.

Granat... dimana aku mendengar kata itu ya?

Rasanya tidak asing..tapi apa?

Salah seorang dari pengawal itu tampak melamun.

Sedang lainnya mencoba merebahkan badan mereka.

📣📣Tinggalin jejak like dan komen dong biar aku jadi lebih semangat. Terima kasih 🤗

1
Khoerun Nisa
jujur aku sempet brtanya2 apa pembuat novel ini produser pilm Indosiar yg peran utamanya hnya BS menangis di tampar diem di hina diem ..maap tor bukn mnghujat tp stlh sekian lma pengagum noveltoon aku sering bc hnya novel mulh yg Kya sinteron mnjalani kehidupan kedua tp TK ada prubahan../Pray/
Khoerun Nisa
tnyata azela menggantikan posisi azela yg asli hnya untuk kisah percintaan semata
Khoerun Nisa
piks sprti ikan terbang bnran mendengar doa azela haha
Khoerun Nisa
emng azela onatas menerima tamparan selaintdk bs mmbals lah mau2 aja ma pria bristri
Khoerun Nisa
hah sudah kutebak ahirnya akan gmn azela dn pangeran hah sungguh mengecewakn
Khoerun Nisa
melihat azela JD Kya melihat sinetron ikan terbang cm bs nangis
Khoerun Nisa
lagi2 bgtu azela hah bukan hnya pisik yg lemah tp hati mu juga
Khoerun Nisa
klu benar dia gadis cerdas dn pinter TDK akan brahir sprti itu cm menangis cih peran utama sprti pelayan lemh
Khoerun Nisa
jujur sbnrnya kisah dlm novel ni keren bingit mlh sy suka novel ini tp kekurangannya otor buat peran utama nya lemah pisik jdi kurang semangat bcanya mlh sy menyalahkan nasib azela yg asli knp GK di masukin roh mafia seperti yg lain nya yg kuat dn bnyk trik dlm kelucikn
Khoerun Nisa
sampe kpan kmu trus bodoh nazela
Khoerun Nisa
sampe skrng aku GK tau sejarah atu cerita di balik lukisan itu yg jelas aku GK pernah nanya google
Khoerun Nisa
knp harus granat yg di kirim knp pistol aja tor
Khoerun Nisa
musuh tinggal satu orang memakai granat apa si pangeran GK BS bela diri sungguh aneh novel nih
Khoerun Nisa
nazela asli GK bruntung knp tubuhnya harus di tempati manusia lemah harus brgetar ktmu musuh tinggal dor aja masa GK bs
Khoerun Nisa
kebanyakan kata2 yg penuh teka teki ..siapa yg berbicara dn siapa lawan bicaranya
Khoerun Nisa
knp harus menjadi putri yg lemah
Khoerun Nisa
si otor gila..wlu gmn pun Adrian Kaka nya knp harus di buat imajinasi bgtu SM Ade nya ..aku GK suka cara nya hnya jiwanya yg lain klu tubuh ttp adik Kaka kandung..
kurnia rahayu
Luar biasa
Nenk An
/Smile/
Ibuk'e Denia
aq mampir thor ke karyamu
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋: Terima kasih 😘🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!