Terancam di D.O membuat Galang harus berhadapan dengan dosen super duper Killer yang malah membuatnya jatuh cinta!
Mampukah Galang menaklukan hati dosen killer pujaan hatinya?!
Jawabannya ada di cerita Novel ini, ikutin terus yah kelanjutan ceritanya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berpisah Sementara
Pagi menjelang......
Galang dan Gadis tengah menikmati sarapan pagi mereka. Nampak keduanya sangat menikmati sarapan pagi ini.
"Mas,, hari ini jadi mau ke Malang??" tanya Gadis
"Insyaa Allah jadi, setelah mas ke kantor pak Bobby. Nanti mas anterin kamu kerumah ibu ya habis makan siang" ucap Galang
"Iya mas,,," Ucap Gadis.
Setelah keduanya selesai sarapan Galang pun pamit kepada Gadis untuk berangkat ke kampus lebih dulu dan Gadis akan mengantarkan suaminya sampai di halaman depan.
"Hati-hati ya mas" ucap Gadis
"Iyah,, kiss nya mana??" Ucap Galang saat menunjuk pipi kanannya dengan jari telunjuk
Gadis tersenyum malu, lalu memajukan wajahnya dan mengecup pipi Galang dengan cepat.
"Udahh sana berangkat" ucap Gadis dengan malu-malu
Galang pun tersenyum lalu mengecup kening Gadis dengan penuh cinta
"Assalamualaikum" ucap Galang
"Wa'alaikumsalam, hati-hati mas" ucap Gadis
Galang melambaikan tangan lalu menaiki motornya meninggalkan rumah. Kemudian Gadis masuk kedalam rumah untuk mengerjakan tugasnya kembali. Pagi ini ada jadwal anak-anak privat dirumah, Gadis pun segera siap-siap.
Galang menuju kampusnya untuk bertemu dosen pembimbingnya dan melihat apakah banyak perbaikan atau tidak. Karena Galang ingin segera ikut daftar sidang dan segera lulus kuliah. Begitu sampai di kampus Galang langsung menemui pak Damar dan melihat berkas skripsinya. Hasilnya, Galang sudah bisa mendaftarkan diri untuk ikut ujian karena Skripsinya sudah mendapatkan ACC dari dosen pembimbingnya. Berkat bantuan Gadis, Skripsi Galang pun selesai ia kerjakan. Masih ada waktu Galang mempersiapkan berkas-berkas untuk ikut ujian. Ia pun pergi ke fotokopian kampus dan menyelesaikannya disana.
Setelah Skripsi Galang siap dan juga semua persyaratan ujian siap, Galang pun menuju ke ketua prodi untuk mendaftarkan diri ikut ujian. Setelah menunggu beberapa saat Galang sudah mendapatkan nomer urut ujian dan juga jadwal ujiannya. Karena banyak mahasiswa lain yang mendaftarkan diri, dan juga Galang sedikit mepet waktunya, dirinya pun mendapatkan nomer urut hampir paling belakang. Tapi tidak masalah, selama dirinya bisa ikut ujian kali ini dan segera lulus .
Begitu urusan kampus selesai, Galang menuju ke kantor pak Bobby untuk menandatangi kontrak kerjasama diantara mereka. Galang dengan penuh semangat menuju kesana.
Tak lama kemudian Galang sampai dan ia masuk kedalam kantor untuk menemui pak Bobby. Saat Galang masuk keruangan pak Bobby, dia sudah disambut baik oleh pak Bobby dan asisitentnya, kemudian mereka berbincang mengenai kontrak kerjasama mereka.
"Budget marketing saya 30 juta untuk 1 hari memasarkan produk saya. Dan jasa anda kami bayar 20 juta untuk 1 bulan bagaimana mas Galang?" tanya pak Bobby saat memberikan selembar kontrak
Galang membaca dengan seksama kontrak tanpa ada yang terlewat
"Baik pak, saya setuju dengan tawaran bapak" jawab Galang
Kemudian Galang dan pak Bobby pun menandatangi kontrak kerjasama mereka. Setelah urusan Galang selesai, Galang pun pamit untuk segera pulang kerumah karena harus mempersiapkan keberangkatan nya ke Malang untuk urusan Bisnis.
Motor Galang membelah jalanan menuju kerumahnya, Hatinya sangat senang karena projek kedua sudah ada di tangan tinggal project ketiga yang sedang on proses. Galang merasa inilah keberkahan didalam pernikahannya, benar kata orang, Setelah menikah maka rejeki akan bertambah dan lebih berkah.
Begitu sampai di rumah, tampak rumah sudah terlihat sepi, lalu Galang masuk kedalam rumah dan mendapati Gadis yang baru saja selesai ibadah Zuhur
"Assalamualaikum sayang" ucap Galang
"Wa'alaikumsalam mas, udah pulang mas?? maaf tadi Gadis lagi sholat jadi gak bisa jawab salam" ucap Gadis
"Iya gak papa, mas sholat dulu ya" ucap Galang yang masuk ke kamar mandi
Selesai sholat, Galang pun menemui Gadis diruang makan dan mereka makan siang bersama. Gadis sudah mempersiapkan semua keperluan Galang untuk berangkat ke Malang. Setelah mereka selesai makan siang bersama, Gadis dan Galang akan menuju kerumah ibunda Gadis.
Saat mereka baru diruang tamu, Galang menarik Gadis dan memeluknya erat. Gadis pun membalas pelukan Galang dengan tak kalah eratnya
"Mas bakalan kangen berat sama kamu" ucap Galang
"Gadis juga mas" ucap Gadis
Kemudian Galang melepaskan pelukan Gadis dan mengecupnya dengan begitu dalam seakan mereka akan berpisah dalam waktu yang lama. Gadispun memejamkan matanya menikmati moment manis sebelum mereka berpisah nanti. Berharap Galang segera kembali dengan masih sama seperti sekarang.
Setelah kemesraan mereka, Galang mengajak Gadis untuk berangkat kerumah ibundanya. Karena Trevel yang di tumpangi Galang akan segera sampai dirumah ibunda Gadis. Kini mereka menaiki motor berdua membelah jalanan menuju rumah ibunda Gadis.
.
.
.
Naik motor itu lebih romantis yah daripada naik mobil🤭😌
geo apa rio ya kn?
rakah.