NovelToon NovelToon
Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

lelah, satu kata yang mewakili keadaan yang Rania rasakan saat ini. sudah 3 tahun pernikahan nya dan kevin berjalan. namun tidak sehari pun Kevin menganggap Rania sebagai istrinya.
" kapan kamu berhenti berselingkuh? dan menganggap aku sebagai istri mu?" tanya Rania dengan suara pelan dan nada lelah.
" saat kau mati" jawab Kevin dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 31_ kebeneran

Setelah pulang dari apartemen gizel, kai langsung balik ke apartemennya. Tadi dia tidak mengantarkan Haruna kembali, karna Haruna akan menginap di sana.

begitu tiba di apartemen, kai langsung berhadapan dengan laptopnya. Banyak pekerjaan nya yang tertunda. dan besok dia harus kembali ke Jepang karena perusahaan nya tidak bisa di tinggal dalam waktu lama. belum lagi dia ada jadwal iklan dalam waktu 2 hari lagi.

Dreet

Ponsel kai berbunyi, kai mengambil ponselnya lalu melihat nama ledis muncul di sana. Tanpa pikir panjang dia langsung menjawab panggilan itu.

" kai..." panggil ledis dengan suara yang terdengar lelah.

" ada apa?" tanya kai datar

" aku akan menikah dengan kak seno Minggu ini"

" kamu bercanda?" tanya kai tidak percaya.

Ledis akan menikah dengan kakaknya? Seno? Pria kaku yang anti wanita itu? Dan terlebih lagi kakak nya cacat, matanya buta. Bagaimana bisa mereka tiba-tiba menikah? Setahu nya keduanya tidak begitu akrab.

" aku hamil anak kak seno"

kai terkekeh pelan. dia seakan sedang mendengarkan lelucon tidak masuk akal. Wait! Bagaimana caranya kakak nya yang anti wanita itu menghamili teman nya? Bahkan untuk berdekatan dengan wanita saja kak seno tidak mau.

" jangan bercanda ledis, ini tidak lucu"

" aku tidak bercanda"

" jadi ini balasan kamu ledis? Padahal kamu tahu aku sangat mencintaimu. Aku melakukan apapun demi kamu, demi anak mu. Tapi ini balasan mu? " tanya kai kecewa" sekalinya wanita murahan, tetap murahan ya. Nggak capek aku hamil di luar nikah terus? "

Kejam? Yaa memang kejam. kai memang di kenal sebagai pria yang kejam. Namun banyak orang yang mengenalnya sebagai aktor yang baik, memiliki sifat lembut dan suka menolong. Banyak wanita yang ingin menjadi pasangan nya karena melihat sifatnya di sosial media. padahal aslinya jauh berbeda.

" terserah kamu mau merendahkan aku bagaimana pun kai. Aku minta maaf, tapi dari awal aku tidak pernah meminta kamu melakukan itu kan? "

" aku sudah bilang kai, tidak perlu membalas dendam ku karena aku tidak dendam. Aku hanya ingin bahagia tanpa di hantui oleh masa lalu "

" kai.... Asal kamu tahu, aku paling tidak suka dengan sikap mu yang tidak suka di bantah, pendendam dan keras"

" aku tidak mau memiliki pasangan yang pendendam, suka memaki dan ingin menang sendiri"

" dan satu hal lagi, aku tidak mau Kevin tahu tentang ku dan anak ku. Karena itu aku meminta, aku memohon dengan sangat memohon. Berhenti lah"

" jauhi Rania, jangan sakiti dia. dia tidak salah apapun. dari awal dia adalah korban. Cara mu balas dendam ini sangat salah "

" jangan mengatur ku, urus saja hidup mu. Dan mulai sekarang, jangan menghubungi ku lagi "

Setelah mengatakan itu, kai langsung mematikan panggilan nya. Dia menarik nafas panjang lalu membuang nya secara perlahan.

" aku tidak mau Kevin mengetahui tentang ku dan anak ku"

kata kata itu kembali terlindas di benaknya. Dia teringat pada gizel, dia melihat sendiri bagaimana gizel menangis karena Kevin mengambil anaknya. apa jika Kevin tahu tentang ledis dan anak, dia juga akan mengambil nya?

" ARGHHH!! brengsek!! baru kali ini gw gagal dalam rencana gw"

Yaa, sepertinya kai harus berhenti disini. lagian apa alasan dia untuk terus melanjutkan nya? ledis sudah jelas memilih kakaknya. pria buta yang kaku itu.

" CK! Dia menikah? terus yang nafkahi mereka itu gw? Gw aja belum nikah udah harus nafkahi bini orang. Mana bininya orang yang gw suka"

Tapi anehnya kai tidak sakit hati, dia hanya kesal karena faktanya kali ini dia gagal. Dan dia tidak suka kegagalan.

" sudah lah! Besok aku harus kembali ke Jepang"

***1 Romeo 3 Juliets***

*kalian ada waktu? ada hal penting yang harus aku omongin \_ gizel*

*sepertinya kak Alaska dan kak Luna sedang sibuk\_ Haruna.*

*Mungkin \_ gizel*

Setelah membalas itu dia menyimpan ponsel nya lalu bersiap untuk pergi. hari ini hari Minggu, seharusnya dia bisa bersantai di rumah. tapi dia harus kerumah Kevin untuk bertemu putranya.

*Cekleek*!

" mommy "

Baru saja gizel membuka pintu apartemennya. namun alendra langsung muncul memeluk kedua kaki gizel membuat gizel terkejut. Sejak kapan mereka ada di sini?

" mommy maafin alendra ya? Alendra salah" ujar alendra.

Gizel menatap Kevin heran, lalu dia berjongkok menyentuh kedua bahu putranya " mommy tidak pernah marah sama alendra, maafin mommy karena sudah bikin alendra nangis" ujar gizel lembut.

" mommy, kata Daddy hari ini hari Minggu. Jadi mommy tidak sibuk kan? Ayo kita main" ajak alendra.

" ayo, alendra mau kemana?" tanya gizel.

Gizel senang sekali, ternyata alendra tidak lagi marah padanya. Dia pikir alendra tidak akan mau bertemu dengan nya lagi.

" ke mall, mau main Timezone" jawab alendra

" baiklah, ayo pergi bareng mommy" ujar gizel lalu menutup pintu apartemennya " kamu pulang aja, makasih udah anterin alendra " ujar gizel.

" pulang? Katanya mau ke Timezone" ujar Kevin.

" aku pergi nya bareng alendra, kamu tidak usah ikut " ujar gizel. malas sekali dia melihat muka Kevin, apa lagi harus dekat dekat dengan dia.

" sayang, mommy tidak mengizinkan Daddy ikut" ujar Kevin menggunakan bahasa inggris agar alendra mengerti.

" mommy...." panggil alendra menatap gizel dengan mata memelas " aku mau main sama mommy dan Daddy" lanjutnya

Gizel menghela nafas berat. Ingin dia menolak, tapi mana bisa kalo alendra sudah seperti ini? Dia juga takut alendra akan kembali marah padanya.

" baiklah " jawabnya dengan sangat terpaksa.

Kevin tersenyum senang. dia mengendong alendra lalu berjalan lebih dulu. dan gizel mengikuti nya.

Kevin mengemudi mobil, dan alendra duduk di belakang. Sedangkan gizel duduk di depan. Sebenarnya tadi dia ingin Duduk di belakang, tapi Kevin menahannya dan mengatakan pada alendra " sayang, mommy tidak mau duduk di samping Daddy"

Muak! Gizel sangat muak saat Kevin menjadikan alendra sebagai tameng nya. Mentang mentang dia tidak bisa melawan putranya, Kevin malah mengambil kesempatan.

" ada hal penting yang harus aku bicarakan sama kamu" ujar Kevin tiba tiba

" tentang?" tanya gizel tanpa minat.

" tentang pengasuh alendra"

Ah ya! Kenapa gizel sampai lupa bertanya tentang hal itu? Alendra pernah berkata jika Hana di bawa pak polisi.

" kata alendra Hana di bawa polisi, apa itu benar?" tanya gizel

" yaa, aku yang melaporkan dia" jawab Kevin.

" kenapa?" tanya gizel penasaran.

Kevin menoleh ke arah gizel, dia menatap gizel sejenak " kamu tidak sadar ran? Hana tidak becus menjaga putra kita" ujar Kevin.

" saat aku datang ke London, aku melihat alendra sendirian di rumah tanpa orang dewasa. Hana pergi dari pagi, dia meninggal alendra sendirian tanpa persiapan makanan"

" bayangkan, anak sekecil alendra tinggal sendirian tanpa pengawasan. makan buah tanpa dicuci dan di kupas saat dia lapar karena tidak ada makanan lain. dia mandi sendiri, bayangkan jika dia terjatuh di kamar mandi? siapa yang akan menolong nya?"

gizel sangat terkejut mendengar perkataan Kevin. Dia menatap pada alendra yang duduk di belakang sedang memakan cemilan nya.

Apa itu benar? Putranya di perlakukan seperti itu? Hana, wanita yang dia percaya itu malah memperlakukan anaknya seperti ini?

" aku akan pergi ke London besok " ujar gizel tiba tiba.

" untuk apa? " tanya Kevin heran.

" kamu pikir aku akan diam saja setelah tahu anak ku di perlakukan seperti itu?" tanya gizel

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!