NovelToon NovelToon
Bukan Sekedar Menikahi

Bukan Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:20.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: SHy

Berawal dari kebohongan yang Hana ciptakan dengan mengaku-ngaku jika Dika adalah kekasihnya, membuat hidup Dika yang awalnya datar berubah menjadi bewarna.

Kebohongan yang diciptakan Hana pun membuat seorang Dika yang terkenal dingin dan kaku terjebak dalam cinta Hana. Rasa cinta pun mengalir begitu saja di hati mereka dan membuat mereka menjalin hubungan hingga tiga tahun lamanya.

Namun akhirnya hubungan yang mereka jalin pun putus begitu saja setelah Hana membuat kebohongan yang baru dan hilang begitu saja.

Enam tahun kemudian Dika dan Hana pun kembali dipertemukan dalam status yang berbeda dan keadaan yang berbeda. Hingga suatu insiden membuat mereka harus terjebak dalam pernikahan yang kembali mengikat cinta mereka yang belum usai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sandiwara yang tidak disengaja

"Emh... Kulkas..." Hana terseyum kaku lalu melepaskan tangannya dari lengan Dika.

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Dika dengan wajah yang semakin dingin dan tatapan semakin tajam.

"Aku tidak melakukan apa-apa." Balas Hana lalu mengelus lengan Dika. Tatapan Hana pun beralih pada Amel. "Amel... sepertinya berdebat dengan mantan kekasih Kak Hans membuat tenggorokanku kering. Bagaimana kalau kau menemaniku ke kantin sebentar untuk membeli minum." Ucap Hana sambil melototkan kedua matanya pada Amel.

Amel yang mengerti arti kode dari mata Hana pun mengangguk. "Ayo. Kebetulan aku juga haus." Balasnya tanpa menatap wajah Dika yang saat ini sudah sangat menyeramkan.

Hana pun segera menyambar tangan Amel lalu membawanya keluar dari dalam kelas mereka.

"Huh, huh." Nafas Hana terdengar naik turun setelah sampai di kantin dengan berlari.

"Kau sungguh cari mati Hana! bisa-bisanya kau mengakui Dika sebagai kekasihmu!" Cecar Amel setelah mengatur nafasnya.

"Aku hanya refleks saja saat melakukannya. Lagi pula jika aku tidak melakukannya kau pasti tahu apa yang akan terjadi selanjutnya bukan?" Tanya Hana.

Amel mendengus. "Ini untuk ketiga kalinya kau dilabrak oleh wanita yang diputuskan pria yang tengah mendekatimu." Ucap Amel.

Hana mengangguk membenarkan. "Ini sungguh konyol. Baru saja aku berniat baik menerima tawaran Hans untuk pergi berdua dengannya dan sekarang aku sudah mendapatkan imbasnya!" Rutuk Hana.

Lidah Amel berdecak. "Aku sungguh menyesal menyuruhmu dekat dengannya jika seperti ini kejadiannya." Sesal Amel.

"Sudahlah. Mulai saat ini aku tidak ingin berurusan lagi dengan pria yang berusaha mendekatiku. Aku sungguh muak dan kapok!"

Amel mengelus lengan Hana. "Aku tidak menyangka jika Kak Hans mendekatimu saat dia masih memiliki seorang kekasih."

"Bukankah sudah aku katakan kepadamu sejak awal saat kita berada di mall aku seperti melihatnya bersama seorang wanita? Dan sekarang aku baru ingat jika postur mantan kekasihnya tadi sangat mirip dengan postur tubuh wanita yang aku lihat waktu itu."

"Aku kira Kak Hans itu pria baik-baik dan tidak mungkin mendekatimu jika dia masih memiliki kekasih." Ucap Amel merutuki kebodohannya.

"Sudahlah. Tidak perlu kau pikirkan lagi. Lebih baik kita minum dan segera kembali ke dalam kelas." Ucap Hana yang diangguki oleh Amel.

*

"Kau yakin ingin masuk ke dalam kelas?" Amel nampak ragu saat langkah mereka sudah dekat di depan kelas mereka.

"Sebenarnya aku tidak yakin. Tapi mau bagaimana lagi, jam kuliah kita sudah hampir dimulai dan sebentar lagi dosen pasti akan datang." Balas Hana.

"Apa kau tidak takut jika kebohonganmu akan membuat heboh satu kelas?" Tanya Amel sambil memegang lengan Hana.

"Sudahlah, aku akan memikirkannya nanti." Balas Hana lalu menarik tangan Amel masuk ke dalam kelas mereka.

Kedatangan Hana dan Amel kembali masuk ke dalam kelas membuat teman-teman mereka kini menatap Hana dengan wajah penuh pertanyaan.

"Apa benar jika Hana memiliki hubungan dengan Dika?" Bisik salah satu teman mereka pun terdengar di telinga Hana. Namun Hana berpura-pura menulikan telinganya sambil melihat kursi yang masih kosong untuk mereka duduki.

Agh sial sekali! Kenapa kursi kosongnya hanya berada di belakang Dika! Rutuk Hana dalam hati.

"Bagaimana ini Hana?" tanya Amel yang turut memperhatikan kursi kosong di belakang Dika.

"Sudahlah. Ayo." Balas Hana berusaha memasang wajah tenang walau saat ini detak jantungnya bekerja dengan cepat saat mata elang Dika kini terhunus kepadanya.

Matilah kau Hana... Batin Hana merasa takut karena kini Dika tak melepaskan tatapan tajamnya dari dirinya.

***

Lanjut?

Berikan dukungannya dalam bentuk vote, komen dan likenya dulu yuk.

1
Zyfia
Adiknya Cilla udah lahir deh kayaknya
Zyfia
Gregetan deh mreka berdua kan sama2 dokter yaa masa gak nyadar tanda2 hamil 😤
Lanilalaa
klise
Nelly Suheda
,,.,
Emai
ak seneng ceritanya ringan tapi seru
Emai
yang nguping atau tidak sengaja dengar pertengkaran Hana dan Liza saat itu adalah mama nya Dika to. dia dah tau kebenarannya. tapi tidak langsung kasih tahu dika
Emai
jare kembar kok malah Rey Rachel?
Emai
bukannya wisuda bareng?
Emai
goblok
Emai
Liza ya itu yg dorong??
Emai
hahahaha kau terlalu hana
Ulin Garwonipun Erwan
Biasa
Ulin Garwonipun Erwan
Kecewa
Jeissi
aneh banget permintaan hana, sudah melakukan penganiayaan ya harus di hukum dong masa dibiarkan begitu saja.
Anto New
Buruk
Yuli Ana
Luar biasa
Sita Sit
udah dikasih virgin nya Hana tuh dik,jangan dingin2 sama Hana ntar ditinggal lagi kamu
Khoerun Nisa
tor knp belum ada kisah anak Dika ma hana
Khoerun Nisa
ada yg tau celvin ma Bianca di novel mn lupa aku..
filis 12
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!