NovelToon NovelToon
Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Ketika Istri Yang Kau Hina Menjadi Kapten Pilot

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:213.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Demi cinta, Kataleya rela meninggalkan kokpit dan menyerahkan mimpinya menjadi Kapten Pilot pada suaminya, Arkana. Ia memilih menjadi istri dan ibu, mengorbankan karier yang dulu hampir berada di puncak.

Enam tahun kemudian, pengorbanan itu justru dibalas dengan pengkhianatan. Arkana berselingkuh, menghina penampilan Kataleya, dan menyebutnya wanita yang sudah tak pantas berdiri di sisinya.

Akan tetapi Arkana lupa satu hal, langit itu dulunya milik Leya. Saat wanita itu menuntut cerai dan kembali mengenakan seragam pilotnya, seluruh dunia penerbangan mulai menyadari siapa dia sebenarnya.

Di akademi pilot, ia bertemu Kaisar... pria misterius yang selalu berada di sisinya. Arkana baru sadar terlalu terlambat, wanita yang dulu ia rendahkan kini kembali terbang lebih tinggi darinya. Leya menjadi Kapten Pilot, yang tak akan pernah bisa ia miliki lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 15.

Di sebuah kafe yang tidak terlalu ramai, Kikan duduk di salah satu meja. Di depannya, Shanaz baru saja datang dan langsung menarik kursi.

“Gimana Eropa? Katanya pria-pria di sana ganteng semua.“ Shanaz membuka percakapan lebih dulu.

“Biasa saja, aku malah lebih suka pria lokal." Kikan tersenyum tipis sambil mengaduk kopinya.

Shanaz terkekeh, "Nasionalis juga kamu, ya."

Kikan melirik jam tangannya, "Kamu nggak ada jadwal flight hari ini?"

"Ada," Shanaz bersandar santai di kursinya, "Nanti jam dua ke Dubai. Masih ada waktu, jadi aku bisa ketemu kamu. Lagipula, sekarang kamu kan bosku. Aku harus rajin cari muka sama kamu, iya... nggak?"

Kikan mengangkat sebelah alisnya. "Cari muka padaku?"

"Ya, siapa tahu karierku bisa lebih mulus." Shanaz berkata setengah bercanda.

Kikan tersenyum kecil. "Kamu harus tau, aku orangnya nggak seperti itu. Kalau kerjamu bagus dan jujur, aku akan dukung. Kalau nggak, ya perlakuanku padamu... akan tetap sama seperti pada kru maskapai lain."

Jawaban Kikan sangat tegas dan jelas. Shanaz sempat terdiam sesaat, tatapannya berubah tajam lalu kembali santai.

“Oh ya," kata Shanaz sambil mengambil minumannya. "Kamu udah sempat ke Akademi?"

"Belum, makanya aku ingin tanya sesuatu padamu. Ada seseorang di sana yang ingin aku tahu informasinya."

Shanaz mengerenyit. "Siapa?"

"Kamu ingat aku pernah cerita tentang kakakku?"

"Yang kuliah di Jerman waktu kita SMA?"

Kikan mengangguk. "Iya."

"Entahlah, aku agak lupa. Lagian... waktu SMA, kita nggak terlalu akrab." Jawab Shanaz.

"Kau benar juga." Kikan mengangguk.

"Kalau soal akademi, aku kenal seseorang yang sekarang jadi instruktur di sana. Dia seorang pilot senior, namanya Kapten Arkana."

Kikan menatap Shanaz, "Kalian akrab?"

"Kami teman," kilah Shanaz sengaja menyembunyikan hubungan gelapnya dengan Arkana.

Kikan mengangkat bahunya, ia tak peduli dengan kehidupan pribadi Shanaz, karena dia hanya ingin tau situasi di Akademi.

"Apa dia pernah cerita, sesuatu tentang akademi?" Tanya Kikan.

"Tentu saja ada." Shanaz berhenti sebentar, ia menyunggingkan senyum tipis. "Ada satu orang trainee yang lagi ramai dibicarakan di akademi."

"Benarkah? Siapa?"

"Namanya, Kataleya," kata Shanaz. Ia kembali menyadarkan punggungnya ke sandaran kursi, berusaha terlihat santai. Ia tak ingin terlihat terlalu jelas sedang menjelek-jelekkan Leya.

Kikan tidak langsung bereaksi, ia hanya mengaduk kopinya pelan. "Terus, kenapa dia sering jadi bahan pembicaraan?"

"Karena dia terlalu merasa dirinya hebat, dan sombong. Enam tahun lalu... dia pernah jadi pilot, lalu sempat vakum. Sekarang malah kembali jadi trainee lagi karena ingin mengejar kursi kapten pilot."

"Maksudmu, dia terlalu percaya diri?" Kikan menyimpulkan.

"Ya, bisa dibilang begitu. Lagipula, dia selalu ditemani seseorang yang selalu memihaknya. Orang itu sesama trainee, namanya Kaisar."

Tangan Kikan berhenti sebentar di atas cangkir, namun ekspresinya tetap tenang. "Oh?"

"Pria itu selalu ada di dekatnya, kalau wanita itu punya masalah... dia yang paling dulu membela. Menurut kapten Arkana, pria itu arogan dan terlalu sering ikut campur urusan orang lain."

Shanaz sama sekali tak sadar, ia sedang menjelek-jelekkan kakaknya Kikan.

“Wah, menarik." Kikan menatap keluar jendela kafe, dia tersenyum tipis karena akhirnya mengetahui alasan kakaknya selalu rajin ke akademi.

"Banyak orang di akademi berpikir, mereka terlalu dekat. Seperti sepasang kekasih..." lanjut Shanaz.

Kikan menolehkan kembali kepalanya dan menatap Shanaz. "Kamu juga berpikir begitu?"

"Sebenarnya, aku nggak terlalu perduli. Hanya saja, wanita itu sudah punya suami. Tapi, bisa-bisanya dia menggoda pria di akademi."

Ada keterkejutan di wajah Kikan, "Wanita itu sudah menikah?"

"Ya. Dan suaminya... kapten Arkana." Jawab Shanaz.

Kikan sampai terdiam selama beberapa detik, kenapa kakaknya tertarik pada wanita bersuami?

Shanaz menyesap minumannya, "Situasinya sebenarnya agak rumit."

"Rumit bagaimana?" tanya Kikan, dia harus lebih tau banyak tentang wanita yang di incar kakaknya.

Shanaz tersenyum tipis. "Bayangkan saja, seorang istri jadi trainee di tempat yang sama dengan suaminya yang jadi instruktur. Sementara istrinya... selalu terlihat lengket dengan pria lain. Bukankah, wanita itu tak bermoral?"

Kikan mengangguk pelan, ia tak menunjukkan reaksi apapun tapi pikirannya bekerja dengan cepat. "Kenapa semua orang di akademi memperhatikan wanita ini?"

Shanaz tersenyum miring, "Karena Kataleya bukan tipe wanita yang mudah ditekan."

"Jadi, dia melawan?"

"Ya, dia terlalu berani." Shanaz lalu teringat Kikan ingin tahu informasi seseorang. "Jadi, siapa yang kau ingin cari tahu disana? Kau tadi bilang tentang kakakmu, lalu?"

"Oh, ngga ada apa-apa." Kikan akhirnya malah menyembunyikan niatnya bertemu Shanaz.

Ia tahu Shanaz tidak menyukai kakaknya, Kaisar. Dia juga bukan orang bodoh, yang akan langsung percaya begitu saja pada setiap perkataan Shanaz. Ia yakin kakaknya tidak akan tertarik pada seorang wanita tanpa alasan yang jelas.

Kikan melirik jam tangannya, "Sepertinya aku harus pergi, ada rapat sebentar lagi."

"Oke, kapan kamu ke akademi?"

"Entahlah, aku akan lihat jadwalku." Kikan berdiri lalu mengambil tasnya. "Aku duluan."

Shanaz hanya mengangguk.

Diluar kafe di dalam mobil, Kikan membuka ponselnya.

[Besok, saya akan datang ke akademi. Siapkan jadwal latihan para trainee, saya ingin mengeceknya sendiri.]

Pesan itu dikirim ke kepala akademi, Kikan meletakkan ponselnya kembali di dalam tas.

"Kataleya, ya. Menarik..."

Esoknya...

Di gedung utama maskapai, Kikan berjalan keluar dari lift eksekutif. Langkahnya percaya diri, jas kerjanya rapi dengan rambut tersusun elegan.

"Selamat pagi, Nona Kikan." Beberapa staf menyapa, dan wanita itu mengangguk sopan.

"Oh, ya. Dimana kru kabin briefing?" tanya Kikan pada staf itu.

"Di gedung sebelah akademi, berada di bawah manajemen yang sama." Jawab staf itu.

"Kita ke akademi dulu," kata Kikan.

Pagi di akademi seperti biasa, hanggar selalu ramai oleh para trainee yang berjalan menuju ruangan briefing. Tapi kali ini, akademi mendapatkan pemberitahuan dari manejemen pusat. Hari ini akan ada perwakilan maskapai datang melalukan evaluasi trainee.

Leya datang seperti biasa, rambutnya diikat kuncir kuda dan malah terlihat seperti wanita muda. Dia masuk ke ruang briefing, tak lama Kaisar pun ikut masuk dan duduk di sebelahnya.

"Kenapa tiba-tiba ada evaluasi?" Bisik-bisik terdengar.

"Entahlah..."

Pintu ruang briefing terbuka, semua orang menoleh. Kikan masuk bersama beberapa staf akademi, wajahnya tenang tapi auranya membuat ruangan hening.

Kaisar mengangkat sebelah alis, menahan rasa keterkejutannya. Adiknya sama sekali tidak memberi tahu bahwa akan datang ke akademi dengan alasan evaluasi.

Apa sebenarnya yang ingin dia lakukan? Mata Kaisar menyipit tajam menatap adiknya.

Sementara Kikan tersenyum tipis, akhirnya dia bisa melihat langsung wanita yang membuat kakaknya betah berada di akademi.

1
Tiara Bella
otw Thor pelan² ya aku bacanya
Tiara Bella
Maaf Thor br nongol aku br dirawat soalnya 😍/Kiss/
Wanita Tangguh🧩🌠: GWS, kk sayang 😚
total 1 replies
Muft Smoker
terima Kasih buat cerita nya kak ,,
bnr2 keren ,, gx expect ceritany sampe anak2 mereka punya pasangan jugaa ,,
😁😁😁😁
cerita ny keren kak ,,
tentu ny happy sama ending ny ,,
Muft Smoker: sama2 kak ,, dtggu cerita terbaru ny kak😉😉😉😁
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
end juga bahagia semua .... akan ada kisah Alesha yah ...
Aditya hp/ bunda Lia: sama-sama
total 2 replies
Erni Kusumawati
akhirnya happy ending..gak sabar nunggu next ceritanya KK Author..

terima kasih utk ceritanya KK Author,semoga sehat selalu dan semakin sukses untuk cerita2 berikutnya..aamiin🤲
Erni Kusumawati: sama-sama KK author🥰
total 2 replies
Arieee
bagus, 👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Les Tary
aku suka ceritanya thor💪
Wanita Tangguh🧩🌠: Nuhun y kk😚
total 1 replies
Priskha
kok msh muncul aja sih si Shanaz tak kira sdh koit🤣🤣🤣
bsjelfjbrndsabdvr
Terbaikkk... Recomended❤️❤️❤️❤️
Wanita Tangguh🧩🌠: 😘😘😘🥰🥰🥰
total 1 replies
bsjelfjbrndsabdvr
woahhh Thor .. curang, jadi penasaran kan sama lanjutannya🤭😄😄😄😍😍. makasih ya Thor tuk kisahnya😍
Wanita Tangguh🧩🌠: Makasih kk😚
total 1 replies
Miss Typo
happy ending 👏👍

terimakasih thor, semoga selalu sukses dgn karya-karyanya di novel 💪
Miss Typo: masama thor 🤗🥰
total 2 replies
Miss Typo
so sweet banget deh Elang 😍😍
semoga berjodoh beneran ya 😁

akhirnya update juga, terimakasih thor 🙏🥰
Lydia
Terima kasih Author atas ceritanya 🙏
Wanita Tangguh🧩🌠: Sama-sama, maksih jg kk😚
total 1 replies
ρυтяσ kang'typo✨
2 bab ini bener" membua ku menangis harus thor😭😭😭

tapi q bahagia dengan hubungan mereka, apa novel baru itu akan merilis kisah Alesha?? atau tokoh lain
ρυтяσ kang'typo✨: ok... di tunggu yaa🤗🤗🤗semangat
total 2 replies
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
huaaaaaa😭😭😭mau lah diperlakukan kek gitu.... 🥰🥰🥰Elang emang idaman banget itu Al
Ariany Sudjana
berarti belum launching yah novel yang baru?
Wanita Tangguh🧩🌠: Bln baru... besok ya kak, on proses 😘
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia
kok covernya diganti, Kak? padahal bagusan yg kemarin. yg cewek rambut panjang
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
wehh ini saingan yg sehat g ada unsur kek si nanas itu bagus
Miss Typo
gpp kalian berdua mencoba dekat dulu mungkin jodoh, aku suka nih laki dan wanita seperti Damar juga Clara gini, tau orang yg disukai ternyata suka dgn yg lain mundur gak memaksakan diri, semoga kalian berdua berjodoh Damar dan Clara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!