Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Luka Dibalik Mahkota para ratu
Setelah selesai membuka kotak itu,Mira menaruh nya kembali didalam laci.
Sebelum pergi ia membuka sebuah lukisan yang tertutup oleh kain putih dan saat kain putih itu dibuka ternyata gambar lukisan itu adalah gambar wajah ibunya.
Mira: ini kah ibu?
Mira mendekat dan menyentuh lukisan itu.
Ia kemudian menaruh lukisan itu dengan benar dan menyingkirkan kain putih yang pernah menutupinya.
Sebelum pergi ,ia sempat menoleh ke arah lukisan itu.
Mira: ibu... meski kau sudah tiada...tapi kau akan selalu hidup didalam hati ku selama nya.
Mira kemudian pergi meninggalkan kamar itu, namun sebelum pergi ia mengunci nya.
Mira kemudian mengganti pakaian nya sebelum pergi ke ruang rapat.
Mira: aku harus rapat dengan para dewan kerajaan hari ini,hazuki kira kira apa tema rapat kali ini.
Mira merapikan pakaian nya.
Hazuki: owh setau ku sih ,para pejabat istana mengeluh katanya pajak mereka terlalu tinggi.
Mira: lah emangnya kenapa?
Hazuki: kurang tau sih.
Mira: huhh padahal udh besar tapi masih kurang aja ya.
...----------------...
Mira akhirnya sampai dilantai tiga, tempat ratu dan pejabat kerajaan melakukan rapat.
Mira duduk dengan tenang dikursinya.
Mira: hah ada apa?.
dewan kerajaan: maaf yang mulia, beberapa pejabat istana protes mereka bilang gaji mereka terlalu sedikit.
Mira: huh ... CK CK ..
Seorang pejabat istana lalu berdiri dari kursinya.
"maaf yang mulia seperti nya gaji yang anda rencanakan untuk kami masih kurang tidak sebaiknya dinaikkan saja dan pajak yang anda terapkan terlalu tinggi untuk kami".
mereka mengajukan protes.
Mira: huhh lalu ? pajak siapa lagi yang harus ku naikan?
"pajak rakyat kecil terlalu rendah yang mulia, sebaiknya dinaikkan sedikit".
"mereka mulai memberikan usul".
Mira: huh maafkan aku semua nya., bukannya aku tidak adil tapi sejak awal everbloom tidak pernah seperti itu dan kurasa gaji dan pajak kalian normal dan kalian juga dapat fasilitas kan!? Kenapa harus menaikkan pajak rakyat kecil!?
Mereka semua terdiam.
Mira: aku tidak pernah menurun kan gaji kalian... Atau pun gaji pelayan.
Kalian sudah dapat fasilitas dan gaji yang cukup kenapa harus minta kenaikan?
huh baiklah itu saja,aku ada urusan lain.
Mira kemudian pergi dari ruangan itu bersama hazuki.
Mira: hah hazuki,ada kegiatan apa lagi selanjutnya.
hazuki: tidak ada hanya saja...,para ratu dari negeri lain ingin berkunjung kesini.
Mira: owh.. Yasudah siapkan teh terbaik untuk mereka.
Hazuki: dan satu lagi
Mira: apalagi ..
Hazuki: tuan fukashi akan datang kesini nanti siang.
Mira: hah iya iya...
tolong kau siapkan semua nya ya,ada banyak dokumen yang harus ku tandatangani hari ini setelah aku memantau perkembangan panen rakyat kita .
Hazuki: baik yang mulia.
Mira kemudian pergi ke area persawahan untuk memantau penanaman padi,ia bahkan turun langsung ke sawah untuk membantu rakyat nya.
Setelah itu ia kembali ke istana untuk mempersiapkan penyambutan tamu dari negeri intellect.
Siang hari nya raja dari negeri intellect yaitu fukashi tiba diistana.
Mira dan seluruh bangsawan lainnya menyambut kedatangan nya.
Setelah itu mereka pun mengobrol sambil makan siang didalam istana.
Menjelang sore Mira menyelesaikan berbagai dokumen penting untuk ditandatangani.
Setelah selesai ia pun kembali mandi dan berendam di bathtub yang berisi air hangat untuk menenangkan tubuh nya.
Mira: huhh .... Sangat sibuk ya hari ini...
Ucap panas menyelimuti tubuh nya.
Setelah itu ia langsung mengeringkan tubuh nya dengan handuk dan memakai gaun tidur.
hingga pada sore hari nya...
Teman teman nya yang merupakan ratu dari negeri lain tiba dieverbloom bersama asisten mereka.
Mereka pun mengobrol dihalaman belakang istana sembari meminum teh dan menikmati senja.
Mira: Huh akhirnya kalian datang juga...,aku sangat merindukan kalian maaf aku jarang mengangkat telepon karena sibuk.
Momo: tidak apa apa mira
Kaze: bagaimana kabar mu.
Mira: baik...
Rinka: wah Mira semakin cantik saja ya , tubuh mu juga semakin langsing aku jadi iri. Apa rahasia nya .
Mira: sederhana bangun pagi,makan makanan sehat dan olahraga teratur.
Rinka: wah aku jadi mau... Oh ya Mira
Perkenalkan ini asisten baruku namanya Rin..
Rin: salam kenal yang mulia...
Rin menunduk hormat.
Mira: salam kenal,ini asisten ku namanya hazuki...
Hazuki; salam kenal yang mulia rinka...
Rinka: ya salam kenal cantik sekali...
mereka pun memperkenalkan asisten mereka masing masing.
Kaze; ee bagaimana jika kalian mengobrol dulu ditempat lain,kami para ratu akan mengobrol secara pribadi.
hazuki :baik yang mulia...,mari ku ajak berkeliling istana.
hazuki dan asisten yang lain pergi ke tempat lain.
Sora asisten Kaze:wah boleh...
Rin asisten rinka:baiklah
Hana asisten Momo:boleh saja.
Arashi asisten yoru: dengan senang hati.
Niji asisten kiko;boleh juga.
Hazuki pun mengajak sesama asisten untuk berkeliling istana.
...----------------...
Mereka kemudian berbincang sambil meminum teh dan menunggu makan malam.
Kaze; jadi Mira....kau bilang ada yang ingin kau katakan... Apa itu...
Mira: kau sudah dengar kabar pangeran Shinji menikah wanita lain.
Kaze: apa! Shinji menikahi wanita lain.
Mira: ya... Dia menikah karena perjodohan orang tua nya.
Kaze; huhh tidak apa apa aku ikhlas, semoga ia bahagia.
kiko kemudian mengelus punggung Kaze.
Rinka; owh ya Mira... Sebelum menjadi ratu kau tinggal dengan siapa .
Mira: aku tinggal bersama ayah sambung ku setelah dia tiada ,aku diasuh oleh bibi Atsuko sampai menjadi ratu.
Rinka: ayah sambung?
Mira: ya.... sejak kecil aku dipisahkan dari ayah kandung ku karena pamanku tidak mengizinkan ku tinggal bersama nya.
kaze: yang sabar ya Mira ... ,aku tau betul perasaan mu...
Mira: lalu bagaimana dengan keluarga kalian...
Momo: aku sih dari kecil tinggal bersama paman, karena ayah dan ibu ku mati saat perang mempertahankan negeri ku.
Rinka: aku hanya tinggal bersama ayah, setelah ibuku tewas dibunuh oleh orang kepercayaan nya sendiri dan sampai sekarang pelakunya belum ditangkap
rinka mengepalkan tangannya.
Kaze: huhh orang tua ku sih lengkap... Tapi... Mereka bercerai karena tidak saling mencintai sejak awal mereka menikah dan sampai sekarang ayahku tidak pernah pulang ke istana.
Suasana hening.
Kiko: huhh turut bersedih atas nasib yang menimpa kalian...,aku juga hanya tinggal bersama Kaka sepupu ku sejak umur ku 5 tahun...
karena orang tuaku sudah tiada...
Mira; apa yang terjadi kiko...
Kiko: ayahku mati karena wabah yang melanda negeri kami, sedang kan ibuku meninggal depresi setelah kehilangan ayah....
Mira: aku turut berdukacita kiko... Aku tau rasanya kehilangan...
Yoru terdiam sambil menahan air mata.
Mira: ada apa yoru San...
Apa kau ... Juga kehilangan orang tua mu...,maaf jika aku lancang...,jika kau tidak ingin menjawab nya tidak apa apa...
Yoru; kedua orang tua ku meninggal saat istana kami kebakaran 20 tahun yang lalu,dan saat itu aku masih bayi dan sampai sekarang nenek yang merawat ku ... Ia selalu melarang ku untuk bermain atau bahkan mendekati api... Karena dia trauma...
Mira: aku turut berdukacita... Atas musibah yang menimpa kalian semua...,aku juga pernah merasa kehilangan... Karena ibuku tiada sehari setelah melahirkan ku ... ,aku jadi merasa penyebab kematian nya adalah aku...
Momo: tidak Mira!!! Jangan berkata begitu...
Itu tidak benar...
Mira: huhh yang terpenting sekarang hal yang bisa kita lakukan adalah mendoakan mereka dan menjaga negeri yang telah diamanahkan mereka untuk kita, kebahagiaan kita adalah kebahagiaan mereka juga...aku yakin mereka tersenyum melihat kita saat ini...
Mereka mengangguk setuju sambil menahan air mata.
Senja itu dihiasi dengan keheningan dan rasa kehilangan yang mendalam...
> * to be continued...