NovelToon NovelToon
Di Balik Topeng Sang Don

Di Balik Topeng Sang Don

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius
Popularitas:243
Nilai: 5
Nama Author: LORD KING

Luki Subroto— atau yang lebih dikenal dunia bawah tanah Jakarta sebagai "Tuan L" — adalah pemimpin sindikat paling ditakuti di Asia Tenggara. Di ruang rapat organisasinya, satu kata darinya bisa mengakhiri karier, bahkan nyawa. Di jalanan, namanya cukup diucapkan untuk membuat preman kelas kakap gemetar.

Tapi setiap pukul tujuh malam, pintu kamar bernuansa dinosaurus di lantai tiga penthouse-nya terbuka, dan sosok yang muncul bukan lagi Tuan L. Dialah "Ayah" bagi Indra — putranya yang berusia enam tahun dengan IQ yang bahkan membuat neurolog Singapura terheran-heran.

Indra bukan anak biasa. Di usia enam tahun ia sudah membaca jurnal fisika kuantum untuk hiburan, meretas firewall sekolahnya, dan yang paling berbahaya mulai bertanya-tanya kenapa banyak pria berjas hitam selalu mengawal rumah mereka, dan kenapa ada folder terenkripsi bernama "Operasi Elang" di laptop ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LORD KING, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Investigasi

Meski sudah berjanji untuk melaporkan setiap temuan pada ayahnya, rasa ingin tahu Indra — dipadukan dengan tekad barunya untuk melindungi keluarga dengan caranya sendiri — perlahan mulai menariknya kembali ke wilayah abu-abu yang pernah membawanya ke bahaya besar dua tahun lalu.

Semuanya dimulai dari rasa penasaran sederhana: setelah tim keamanan siber berhasil menutup server yang digunakan Raina untuk serangan phishing, Indra terus memikirkan satu detail kecil yang, menurutnya, belum sepenuhnya dijelaskan — pola waktu serangan itu selalu terjadi pada jam-jam tertentu, sesuatu yang menurut analisisnya menunjukkan zona waktu spesifik, kemungkinan bukan dari Singapura seperti yang selama ini diasumsikan semua orang, melainkan dari lokasi lain yang lebih dekat.

Kalau aku bisa buktiin ini, pikirnya suatu malam, duduk di kamarnya dengan laptop menyala, aku bisa kasih Ayah informasi yang lebih akurat, tanpa perlu ambil risiko apa pun.

Dengan alasan itu, yang terasa masuk akal baginya meski sebenarnya sudah melanggar semangat janjinya pada Luki, Indra mulai menyelidiki lebih dalam — bukan lagi sekadar menganalisis data publik, melainkan mencoba melacak jejak digital yang lebih tersembunyi, menggunakan teknik-teknik yang lebih canggih yang telah ia pelajari diam-diam dari forum-forum keamanan siber selama berbulan-bulan terakhir.

Ia tidak menyadari bahwa langkah yang ia ambil kali ini — mencoba mengakses server proxy yang digunakan untuk menyembunyikan jejak digital serangan — membawanya melewati batas antara penyelidikan pasif dan tindakan aktif yang bisa terdeteksi oleh pihak yang ia selidiki.

Tiga hari kemudian, di apartemennya di Singapura, Raina Prawira menatap layar komputernya dengan alis terangkat, sistem keamanan digitalnya baru saja mendeteksi percobaan akses yang tidak biasa — bukan dari tim profesional korporat seperti yang biasa ia hadapi, melainkan sesuatu yang, dari pola dan tekniknya, terasa lebih personal, lebih... muda.

"Menarik," gumamnya, memerintahkan timnya untuk melacak balik sumber percobaan akses itu.

Butuh waktu kurang dari dua belas jam bagi tim teknis Raina untuk mengidentifikasi bahwa percobaan akses itu berasal dari sebuah alamat IP yang, setelah ditelusuri lebih dalam, terhubung dengan jaringan internet penthouse keluarga Subroto.

Raina bersandar di kursinya, sebuah senyum dingin dan penuh perhitungan terbentuk di wajahnya. Ia sudah mendengar rumor tentang kecerdasan luar biasa anak Luki — bagaimana bocah itu berhasil menyelamatkan dirinya sendiri dari penculikan kakaknya dua tahun lalu, bagaimana ia bahkan berhasil mengumpulkan bukti yang menghancurkan seluruh organisasi Antasena. Tapi menyaksikan langsung bukti kecerdasan itu, dalam bentuk percobaan peretasan yang cukup canggih untuk seorang anak berusia sepuluh tahun, membuatnya menyadari sesuatu yang jauh lebih berharga daripada yang pernah ia bayangkan.

Anak itu bukan cuma target, pikirnya. Dia aset yang jauh lebih berharga daripada yang pernah dibayangkan kakakku.

Ia mengetik pesan baru kepada timnya, kali ini dengan instruksi yang berbeda dari sebelumnya.

"Jangan sentuh anak itu langsung. Tapi mulai kumpulkan semua informasi tentang kemampuannya. Aku ingin tahu persis seberapa jauh batasnya."

Sementara itu, tanpa mengetahui bahwa jejaknya telah terdeteksi, Indra terus melanjutkan penyelidikannya selama beberapa hari berikutnya, semakin yakin bahwa ia sedang mendekati sesuatu yang penting, tidak menyadari bahwa setiap langkah yang ia ambil justru semakin menarik perhatian dari orang yang seharusnya paling ia hindari.

Suatu malam, saat sedang menganalisis data terbaru yang berhasil ia kumpulkan, Indra menemukan sesuatu yang membuat jantungnya berdebar — sebuah pesan terenkripsi yang, meski tidak bisa ia buka sepenuhnya, jelas ditujukan langsung kepadanya, disisipkan dalam salah satu file yang ia coba akses.

Pesan itu, setelah ia berhasil memecahkan sebagian enkripsi sederhananya, hanya berisi beberapa kata singkat:

"Kamu jauh lebih hebat dari yang kudengar. Sayang sekali ayahmu tidak pernah benar-benar menghargai potensimu sepenuhnya."

Indra menatap pesan itu dengan campuran ketakutan dan kebingungan, menyadari dengan ngeri bahwa ia baru saja mengungkap dirinya sendiri kepada musuh yang seharusnya ia hindari sepenuhnya.

Tangannya gemetar saat menutup laptopnya, jantungnya berdebar kencang dengan kesadaran bahwa ia baru saja melakukan kesalahan besar — bukan hanya melanggar janjinya pada ayahnya, tapi juga secara tidak sengaja mengekspos dirinya sendiri kepada Raina Prawira, orang yang seharusnya tidak pernah tahu keberadaannya dalam penyelidikan ini.

Aku harus bilang Ayah, pikirnya, ketakutan mulai menggantikan rasa penasaran yang selama ini mendorongnya. Sekarang. Sebelum semuanya jadi lebih buruk.

Tapi saat ia bangkit untuk pergi menemui ayahnya, rasa malu dan takut akan kekecewaan yang mungkin ia lihat di wajah Luki membuatnya ragu sejenak — sebuah keraguan kecil yang, tanpa ia sadari, akan menjadi awal dari konflik baru yang jauh lebih personal antara dirinya dan ayahnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!