“Tidak ada yang mustahil bagiku!”
Yun Tian adalah anak dari seorang dewa. Yun Tian memiliki bakat tinggi, Namun bakatnya tidak berfungsi dan dia menjadi bahan ejekan oleh orang lain.
Dia ditinggalkan di alam fana karena ayahnya adalah seorang buronan di Alam Dewa. Ayahnya tidak punya pilihan lain selain meninggalkan Yun Tian dan istrinya di alam fana untuk tidak melibatkan mereka.
Suatu ketika Yun Tian menyadari bahwa dia memiliki sebuah kalung, dan kalung itu adalah warisan dari dewa terkuat yaitu Dewa Perang.
Dengan bantuan Warisan Dewa Perang, dia dengan cepat berkembang dari alam fana naik ke alam ilahi dan menuju alam dewa menjadi Dewa Perang selanjutnya.
Genre : Xuanhuan, Martial Arts, Fantasi, Romance, Harem, Petualang
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rassya Kh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 31 - Yun Tian vs Yun Buhe
Setelah Pertandingan Xuan Ling dan Yun Huai selesai. Pertandingan duel terus berlanjut, hingga akhirnya nama Yun Tian di sebutkan.
Yun Tian maju berjalan ke arah duel arena, diikuti oleh seorang pemuda yang akan jadi lawannya.
Pemuda itu bernama Yun Buhe, dia memiliki- wajah yang cukup tampan, juga badan yang besar dan kekar tampak seperti gorila. Dia memegang sebuah kapak besar di tangan kanannya. Ukuran kapak itu bahkan lebih besar dari pada ukuran tubuh manusia normal.
Yun Tian dengan tenang menatapnya dan dia merasakan bahwa lawannya berada di ranah Body Tempering tingkat 6.
Yun Buhe juga menatap Yun Tian dengan sangar. Dia tidak bisa melihat tingkat kultivasi lawannya. Dia langsung menjadi waspada terhadap Yun Tian.
Patriak Yun Mubai menatap kedua pemuda itu di duel arena dan dia berteriak, "Mulai!"
Yun Buhe langsung melakukan gerakan pertama.
Swosh!
Dia melompat kearah Yun Tian sambil mencengkram kapaknya di kedua tangannya. Dia mengayunkan kapak itu dengan kencang dan kuat ke arah Yun Tian.
Disisi lain Yun Tian hanya menatap dengan tenang dan dingin.
Para penonton terkejut melihat Yun Tian hanya berdiri diam saja seperti patung.
"Kenapa Yun Tian tidak bergerak dan hanya diam saja? Apakah dia takut?"
"Mungkin dia pasrah karena sudah tahu itu kekalahannya."
Banyak penonton yang melihat Yun Tian diam saja terkejut, ada juga yang mengejeknya dan menganggapnya sudah menyerah.
Yun Buhe yang sekarang sedang mengayunkan kapaknya ke arah Yun Tian, dia sangat bahagia. Dia pikir Yun Tian sudah pasrah dan menyerah, lalu dia menambahkan kecepatan ayunan kapaknya.
Swing!
Swosh!
Saat jarak kapak dan tubuh Yun Tian sudah semakin dekat. Akhirnya Yun Tian mengeluarkan gerakannya.
Dia dengan tenang mengarahkan tangan kanannya ke arah kapak yang sedang melaju kepadanya.
Yun Buhe yang sedang mengayunkan kapaknya ke arah Yun Tian langsung berteriak, "Hahaha... Rasakan Ini!"
Boom!
Kapak itu langsung mengenai tangan Yun Tian. Para penonton mengira lengan Yun Tian akan terpotong dan hancur akibat serangan kapak tersebut.
Namun saat di lihat, bukan lengan Yun Tian yang hancur melainkan kapak tersebut telah dihentikan olehnya.
"Ba-Bagaimana mungkin?!"
"Hanya dengan satu tangan Yun Tian telah menghentikan serangan kapak itu?!"
"Aku pikir dia hanya sedikit lebih kuat dari Yun Hong, namun sepertinya kekuatannya bahkan lebih kuat dari Yun Jiang!"
Para penonton terkejut melihat hal tersebut.
Yun Buhe juga yang melihat pemuda di depannya dengan mudah menghentikan kapak tersebut dengan satu tangan sangat terkejut.
"Ba-Bagaimana kamu bisa sekuat itu?!" ucapnya terkejut.
Yun Tian hanya membalasnya dengan tatapan dingin. Dia mengangkat kapak di tangannya dan melemparkannya keluar arena.
Yun Tian lalu melesat maju dan dia langsung dengan cepat berada tepat di depan Yun Buhe.
Swosh!
Dia mengangkat tangannya lalu memukul tepat di arah perutnya. Pukulan itu berisi 5% kekuatannya.
Boom!
"Argh!"
Yun Buhe yang terkena pukulan tersebut langsung memuntahkan banyak darah dan dia terlempar melesat keluar arena.
Patriak Yun Mubai dan para penonton kecuali Xuan Ling, sangat terkejut melihat hal tersebut.
"Dia mengalahkannya hanya dengan 1 pukulan?!"
"Bagaimana mungkin?!"
"Sepertinya bukan hanya tunangannya saja yang kuat tapi dia juga sama kuatnya!" ucap para penonton terkejut.
Yun Mubai melihat cucunya yang tampak mendominasi, dia langsung menjadi bahagia.
"Hahahaha... Akhirnya Keluarga Yun kita memiliki jenius yang hebat. Sayangnya... Ayahnya menghilang begitu saja." ucap Yun Mubai sambil menghela nafas lalu dia melanjutkan, "Pertandingan Yun Tian vs Yun Buhe! Dimenangkan oleh Yun Tian."
Ekspresi Yun Tian masih tenang, dia tampak tidak senang sama sekali. Dia sudah mengetahui bahwa kompetisi perwakilan ini akan di menangkan olehnya dan Xuan Ling.
Yun Tian kembali berjalan ke tempatnya dengan tenang.
Xuan Ling menatapnya dengan penuh kagum dan gembira.
Walaupun dia sudah tahu bahwa tuannya akan menang. Dia tetap saja akan gembira melihat tuannya yang sangat keren tampak seperti pangeran tampan yang mendominasi.
"Hahaha... Tuan sangat hebat!" ucap Xuan Ling.
"Itu tidak apa - apa. Kamu juga pasti bisa melakukan hal itu." balas Yun Tian dengan senyum.
Pertandingan terus berlanjut hingga ronde ke 2 dimulai. Sekarang hanya tersisa 10 pemuda, termasuk Yun Tian, Yun Jiang, dan Xuan Ling.
Yun Tian dan Xuan Ling dengan mudah mengalahkan lawan - lawannya. Mereka berdua hanya butuh satu gerakan menghadapi lawannya.
Hingga akhirnya pemuda perwakilan kompetisi hanya 3 orang yaitu Yun Tian, Yun Jiang, dan Xuan Ling.
"Yun Tian, Yun Jiang, dan Xuan Ling, telah lulus dan akan menjadi perwakilan keluarga Yun untuk kompetisi turnamen seleksi Sky Sword Sect di kota Mohey nanti." ucap Patriak Yun Mubai kepada seluruh pemuda di depannya.
Para penatua juga sekarang hadir termasuk Ibu Yun Tian yaitu Yun Mu Rong.
Yun Mu Rong menatap putranya dan Xuan Ling dengan bahagia.
"Nak kamu berhasil menjadi perwakilan keluarga Yun untuk turnamen kompetisi besok!" ucapnya dengan bahagia lalu dia melanjutkan, "Tapi turnamen besok akan berbeda dengan yang saat ini! Lawan turnamen besok yang akan di adakan di kota Mohey bukan hanya dari keluarga Yun tapi dari seluruh pemuda di belasan kota kecil, dan juga aku dengar jenius nomor 1 di kota Mohey akan berpartisipasi untuk turnamen besok. Kamu tidak boleh meremehkan orang itu, rumor aku dengar dia telah berada di ranah Origin Realm!"
"Tenang saja bu. Aku tidak akan meremehkan musuhku nanti, dan percayalah padaku! Aku pasti akan memenangkan juara pertama turnamen seleksi tersebut!" ucap Yun Tian dengan tegas dan percaya diri.
"Juara pertama?! Kamu ingin menjadi juara pertama?! Kenapa kamu percaya diri sekali? Tian'er... tahap kultivasimu dan Ling'er sudah berada di tahap apa sekarang?" tanya Yun Mu Rong kepada putranya.
"Aku sudah berada di ranah Origin Realm tahap 1 dan besok mungkin aku akan menerobos tahap ke 2. Kalau Ling'er dia sudah berada di ranah Body Tempering tingkat 9." ucap Yun Tian dengan tenang.
Yun Tian sengaja mengungkapkan budidayanya kepada ibunya, supaya ibunya tidak khawatir lagi untuknya.
"A-apa? Kamu sudah berada di ranah Origin Realm?! Padahal kamu baru bisa menyerap Qi 2 bulan yang lalu... namun kamu sudah di tahap itu?!" ucap Yun Mu Rong terkejut, namun dia menyembunyikan suaranya biar tidak terdengar orang luar.
Jika orang luar tau Yun Tian telah berada di ranah Origin Realm, itu pasti akan merepotkan untuknya.
Yun Tian tidak berniat mengungkapkan tingkat kultivasinya sekarang, dia ingin mengungkapkannya saat turnamen seleksi nanti, biar tidak terlalu terganggu.
...Like dan vote banyakin......
...Semakin banyak like dan vote, semakin semangat author buat up nya 👍...
...Jangan lupa rate bintang 5 juga ya.....