NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Transmigrasi Ke Zaman Kerajaan.

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Tamat
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: shafrilla

Arin adalah gadis tomboi yang suka bercanda, sebagai anak SMA yang merayakan kelulusan. Arin atau Rin Rin bertamasya bersama rombongan sekolah nya, tanpa sengaja Arin menginjak kucing berbulu putih yang begitu cerah, setelah itu sebuah kejadian membuat Rin Rin terjatuh di sebuah lubang yang membawanya kesebuah dimensi lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ayo ke dunia manusia.

"Eh ratu, bagaimana kalau kita ke dunia manusia?" tanya Nan.

"Iya ratu, aku juga mau kesana." jawab An.

"Jangan, kalau raja tahu.. Kita bisa di hukum." sahut nyonya beruang.

"Ayo kita ke dunia manusia." ajak si kembar.

"Jangan ah..., tapi... boleh juga." jawab Arin sembari tersenyum.

"Heh... Gampang banget di goda." gumam nyonya beruang.

Sekarang Arin harus mencari cara untuk berbicara dengan suaminya, seperti yang di minta oleh Yan Yasha, bangsa siluman tidak boleh ke dunia manusia.

Beberapa hari kemudian.

"Ratu." panggil Nan.

"Ada apa?" tanya Arin.

"Bagaimana?" tanya Nan kembali.

"Heh..," Arin menghela nafasnya cukup dalam.

"Belum bicara saja aku sudah ditolak oleh raja kalian, jadi kita tidak bisa ke dunia manusia." jawab Arin yang nampak terlihat lesu.

"Tapi yang aku dengar yang mulia Raja akan pergi ke dunia manusia untuk mencari para makhluk berdarah campuran, katanya makhluk-makhluk itu bisa menjadi ancaman selain manusia." jawab Nan.

"Maksudnya?" tanya Arin.

"Itu artinya Raja tidak akan ada di sini untuk beberapa hari, jadi kita bisa ke dunia manusia untuk bersenang-senang." jawab Nan dengan semangat.

Mendengar itu Arin tersenyum dengan begitu lebar, jika suaminya pergi, itu artinya dia bisa bersenang-senang. "Oke, ayo kita pergi."

An, Nan, Arin bersama nyonya beruang dan nyonya katak pergi ke dunia manusia.

"Ini di mana?" tanya An dan Nan.

"Entahlah, sepertinya ini bukan di wilayah kerajaan bumi." jawab Arin.

"Apa kita kesasar?" tanya nyonya katak.

"Tapi ini bau manusia." jawab nyonya beruang.

"Baiklah kalau begitu, lebih baik kita cari tahu saja." kata Arin.

Arin dan yang lain tidak berada di desa kerajaan bumi, tapi mereka berada di desa Panxy, tempat yang lumayan jauh dari istana kerajaan bumi.

"Kayaknya aku pernah berada di sini deh..," ucap Arin ketika melihat di sekitarnya. Dia menatap beberapa tempat yang terlihat sama.

"Apa kamu yakin?" tanya nyonya katak.

"Iya, aku pernah kemari." jawab Arin.

"Kapan?" tanya nyonya beruang.

"Pertama kali aku kesasar di dunia ini." jawab Arin kembali. Dia kemudian berjalan mendekati beberapa tempat yang ada di sana. "Iya, benar-benar aku pernah kemari, tempat ini adalah tempat yang membuat aku hampir kehilangan nyawa." jawabnya dengan nada sedikit kesal. Arin kemudian menunjuk beberapa tempat yang ada di sana.

"Wah.. ternyata manusia itu seperti ini ya? seumur hidup aku tidak pernah ke dunia manusia." ucap Nan dan An yang nampak terpukau dengan sosok yang ada di sekitarnya.

"Iya aku baru pertama kali melihat tempat ini." kata Nan sembari melihat beberapa gadis yang bersolek sembari tersenyum.

"Ternyata mereka cantik-cantik ya, lihatlah kulit mereka begitu mulus." sahut An yang membuat Nan menganggukkan kepalanya

"Tapi lebih cantik aku." sewot nyonya katak ketika melihat beberapa wanita nampak sudah tua dan keriput.

"Ya cantikan mereka dari mana-mana lah..," Arin tidak terima.

"Lalu, kita akan kemana?" tanya nyonya beruang.

Arin kemudian menunjuk ke arah depan. "Ya kita jalan-jalan saja, nanti kalau sudah capek kita langsung pulang." jawab Arin yang kemudian menatap beberapa anak kecil yang sedang bermain layang-layang.

"Ada juga permainan seperti ini di sini." An dan Nan yang nampak terpukau.

"Nanti kalau pulang aku akan membuatkan putraku mainan seperti itu." ucap nyonya beruang.

Tak sengaja nyonya katak meninggalkan rombongannya berjalan menuju sebuah toko yang memperlihatkan beberapa perhiasan yang nampak begitu indah. "Wah... gelangnya cantik banget." ucap nyonya katak ketika melihat beberapa gelang giok dan aksesoris yang lain.

"Wanita cantik, apa kamu mau membeli gelang giok ini?" tanya si pedagang kepada nyonya beruang.

"Apakah aku bisa mencobanya?" tanya nyonya beruang yang penasaran.

"Boleh." jawab si pedagang. pria itu memperlihatkan beberapa gelang giok yang dia jual. pria itu juga memperlihatkan tusuk konde yang terbuat dari giok, kayu dan yang lain.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya nyonya beruang ketika menemukan keberadaan nyonya katak.

"Lihatlah saudariku, gelang-gelang ini sangat cantik." jawab nyonya katak ketika menunjuk beberapa gelang giok.

"Iya wanita cantik, lihatlah seluruh daganganku ini, aku mempunyai beberapa perhiasan cantik. Mulai dari tusuk konde, anting, jepit rambut juga aksesoris pinggang. Kalau kamu mau melihatnya boleh kok." kata si pedagang.

Memang wujud yang dipakai oleh nyonya katak dan yang lain sangat cantik, Mereka menggunakan pakaian indah, wajah cantik dan kulit bersih. Tentu saja siapapun yang melihatnya mereka akan mengira kalau kelima wanita itu adalah orang kaya.

"Wah.. cantik-cantik banget..," kedua mata An dan Nan langsung berbinar ketika melihat tusuk konde yang terbuat dari giok, kayu bahkan terbuat dari emas.

Arin yang melihatnya sebenarnya dia juga ingin mengatakan hal itu, namun karena keempat siluman itu seperti orang baru pertama kali melihatnya, dia malah merasa aneh. Padahal batu mutiara berharga yang ada di dunia siluman lebih menarik perhatiannya daripada perhiasan yang ada di dunia manusia.

"Kalian ini kenapa sih? perhiasan yang ada di tempat kita kan lebih indah, kenapa kalian malah tertarik dengan perhiasan yang ada di sini?" tanya Arin.

"Ya ampun Adik Arin.. apa kamu tidak lihat ini semuanya sangat indah? aku tidak pernah memilikinya." jawab Nan sembari merengek.

"Maksud kalian apa?" tanya Arin.

"Oh ya Arin, tadi kita kemari membawa uang tidak?" tiba-tiba nyonya beruang bertanya seperti itu.

Arin menatap nyonya beruang dan yang lain. "Sebenarnya ada sih.. aku tadi mengambil uang tanpa sepengetahuan suamiku." jawab Arin sembari tersenyum.

"Ya sudah kalau begitu, kalian ambil saja barang-barang yang ingin kalian ambil, nanti aku yang beli. Aku yang akan bertanggung jawab atas pilihan kalian." jawab Arin sembari membusungkan dada dan begitu bangga.

"Nyonya, aku mau kue itu..," ucap An dengan nada imutnya.

"Ok." jawab Arin.

"Lihatlah mereka berlima, mereka benar-benar sangat cantik, kelihatannya mereka bukan dari desa ini." ucap seorang pria yang sedang makan di salah satu rumah makan yang tidak jauh dari toko perhiasan.

"Kamu benar banget, kelihatannya mereka bukan dari desa ini, kalau mereka dari desa ini.. pasti kita tahu siapa saja para wanita cantik itu." jawab satu pria lagi.

"Hahaha..., ini makanan lezat, kalau kita bisa menggiring mereka ke tempat kita, maka kita akan mendapatkan keuntungan yang banyak. Bayangkan jika kita menjadikan mereka istri kita atau paling tidak mereka mau menemani kita malam ini." kata salah satu dari kelima pria itu.

Arin yang sedang memilih perhiasan itu samar-samar dia mendengar perkataan kelima pria yang ada di rumah makan yang tidak jauh dari tempatnya berada.

"Ada apa Arin?" tanya nyonya beruang.

"Ah tidak ada apa-apa bi." jawab Arin.

*bersambung*

1
Fatma nurhapsari
kog langsung tamat sih thor.. ./Brokenheart/
Zheyra
semangat terus untuk berkarya.
Zheyra
semangat terus
Zheyra
lanjut terus kak
Zheyra
Ternyata udah beristri🤭
Zheyra
lanjut kak
Zheyra
lanjut
atiyah
hallo thor ketemu lagi.semangat terus 💪
shafrilla: terima kasih kak.😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!