NovelToon NovelToon
Aku Tidak Miskin, Mas!

Aku Tidak Miskin, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Pelakor jahat / Tamat
Popularitas:983.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Leni Anita

Marsya, seorang istri yang selalu di hina oleh suami dan keluarga nya hanya karena dia dianggap karyawan di salah satu toko kue.

Tapi tanpa sepengetahuan keluarga suami nya, bahwa toko kue itu adalah milik nya dan dia adalah seorang sarjana.

Dia sengaja menyembunyikan identitas nya atas permintaan sang ibu, kini Marsya tahu sendiri seperti apa suami nya dan juga keluarga nya.

Selain di berikan nafkah yang jauh dari kata cukup, Marsya juga di duakan oleh suami nyam dengan seorang wanita yang merupakan rekan kerja suami nya di kantor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06

Sama seperti tadi malam, pagi ini Marsya hanya membuat sarapan dengan bahan seadanya. Dia membuat sarapan dengan menu nasi goreng putih, tanpa ada toping telur atau pun suwiran daging ayam seperti biasa nya.

Setelah menata makanan nya di atas meja, Marsya segera mempersiapkan kan diri nya untuk berangkat bekerja. Ketika Marsya sedang memasang hijab nya, dia mendengar suara teriakan ibu mertua nya dari arah dapur.

"Marsya,,, cepat ke sini!!!" Teriak bu Ana dengan lantang, mungkin saja tetangga sekitar mendengar teriakan dari bu Ana.

Dengan langkah tergesa Marsya pun menemui ibu mertua nya yang sudah duduk di meja makan, tampak pula di sana Dani dengna muka merah padam. Seperti nya dia sedang kesal dan marah pada Marsya, tapi Marsya tidak perduli.

"Dasar menantu tidak berguna, kau sengaja kan hanya menyiapkan ini untuk sarapan!" Bentak bu Ana sambil menunjuk nasi goreng yang berada di meja makan.

"Maaf bu, aku hanya memasak dengan bahan yang ada, dari tadi malam kan aku sudah bilang bahwa semua bahan masakan sudah habis!" Marsya mengingat kan ibu mertua nya.

"Kamu itu jadi istri setidak nya berguna sedikit lah, bukan kah selama ini kita tidak pernah kehabisan bahan makanan!" Bentak Dani dengan kasar.

'Iya, memang selama ini kita tidak pernah kehabisan bahan makanan, itu semua karena aku menggunakan uang ku untuk menutupi nya. Tapi mulai sekarang aku tidak akan mengeluarkan kan uang ku lagi untuk membuat perut kalian kenyang!' Guman Marsya di dalam hati.

"Hanya ini sarapan nya? Benar - benar memuak kan!" Bela yang baru saja keluar dari kamar nya ikut menghina masakan Marsya.

"Aku sarapan di luar saja, kalian pesan saja sarapan nya!" Dani pun bangun dari meja makan dan pergi meninggal kan mereka semua.

Ketiga orang itu pun ikut bubar dan meninggal kan meja makan tanpa menyentuh sarapan nya sama sekali, Marsya menutup masakan nya dengan tudung saji. Dia juga sedang malas untuk sarapan di rumah, dia akan sarapan di toko saja. Mungkin nanti pak Amin yang akan memakan sarapan buatan nya, karena memang laki - laki itu tidak pernah pilih - pilih makanan.

Dani langsung pergi dari rumah dengan mobil nya yang masih kredit, sebelum berangkat dia menyempatkan diri menelepon Mela untuk mengajak nya sarapan bersama.

Di depan pintu kontrakan nya, Mela menyambut kedatangan Dani dengan wajah bahagia.

"Kamu kenapa mas? Kok cemberut gitu?" Tanya Mela heran, karena tidak biasa nya Dani datang dengan wajah sekusut ini.

"Marsya benar - benar keterlaluan, dia tidak membuat sarapan pagi ini!" Dani menjelek kan istri nya di hadapan Mela.

"Kenapa tidak kami cerai kan saja istri mu itu mas, kan sekarang sudah ada aku!" Ujar Mela pada Dani.

"Untuk saat ini belum bisa, ibu masih butuh tenaga nya di rumah. Kan sayang duit nya kalau harus bayar pembantu!" Jelas Dani pada Mela.

"Lalu sampai kapan mas akan terus mempertahankan wanita miskin itu?" Tanya Mela dengan nada tidak suka.

"Udah lah Mel, aku muak kalau harus membahas tentang wanita miskin itu. Ayo kita cari sarapan, mas udah lapar!" Dani menggandeng tangan Mela dengan mesra.

Kedua sejoli itu akhir nya memutuskan untuk sarapan bersama sebelum pergi ke kantor, Dani tidak perduli akan perasan istri nya.

Sementara itu di rumah nya, Bu Ana segera pergi ke warung sayur yang ada di dekat rumah nya. Dia ingin membeli stok lauk pauk untuk mengisi kulkas nya, ini adalah kali pertama dia kembali berbelanja setelah Dani dan Marsya menikah.

"Wah, tumben bu Ana belanja sendiri, biasanya Marsya yang belanja!" Sapa bu Eni, sang pemilik warung sayur.

"Menantu miskin itu kurang ajar banget, masa setiap kali belanja dia selalu menilep sisa uang belanja. Dan di ambil nya untuk dia makan sendiri!" Bu Ana menjelek kan Marsya di depan banyak orang di sana.

Kebetulan pada saat itu lagi ramai ibu - ibu yang berbelanja di sana, bu Ana menemukan kesempatan untuk menjelek kan menantu nya.

"Kan wajar bu, kalau Marsya mengambil uang belanja nya. Dia kan istri nya Dani, dia pasti mengatur uang belanja nya dengan baik!" Ujar bu Alin yang sedang memilih kentang.

"Emang dasar dia orang miskin, jadi berapa pun uang yang di berikan oleh Dani pasti habis tak tersisa. Termasuk uang belanja pun di empat!" Kembali Bu Ana menjelek kan Marsya.

Ibu - ibu yang sedang berbelanja tampak menggeleng - geleng kan kepala nya melihat tingkah absurd bu Ana, selama ini mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri bahwa Marsya selalu berbelanja banyak bahan makanan.

Bu Ana mengambil Ayam 2 ekor, ikan, daging, telur, udang dan berbagai lauk pauk lain nya. Dia malas jika harus bolak - balik ke warung, jadi dia berbelanja untuk stok selama satu minggu.

"Udah bu, berapa jumlah belanjaan saya?" Bu Ana menunjuk kan pada barang - barang yang udah di pilih nya.

"Tunggu bu ya, saya hitung dulu!" Bu Eni segera mengambil kalkulator dan menghitung jumlah belanjaan bu Ana.

Bu Ana hanya membeli lauk pauk saja, untuk sayur mayur tidak pernah membeli. Karena kalau untuk makan sehari - hari saja, hasil sayur dari kebun yang di kelola pak Amin sudah lebih dari cukup.

"Total nya 930 ribu rupiah bu!" Bu Eni menyebut kan jumlah uang belanjaan bu Ana.

"Apa? Ibu mau meras saya ya? Masa total nya segitu!" Bu Ana tidak percaya dengan nominal yang di sebut kan oleh bu Eni.

"Bu, emang harga nya segitu. Ini aja ayam nya 2 ekor, satu ekor nya berat nya 3 kilo. Jadi udah 6 kilo, harga nya 50 ribu per kilo. Tinggal di kali aja, belum lagi daging, udang, cumi, telur dan yang lain nya. Emang ibu fikir harga nya sama dengan kangkung!" Omel bu Eni dengan kesal.

Bu Ana syok mendengar nya, jumlah belanjaan nya melebihi dari jumlah uang yang di berikan pada Marsya dalam satu bulan.

"Bu, saya bayar segini dulu ya. Nanti kekurangan nya ibu bisa tagih sama Marsya!" Bu Ana menyerah kan 2 lembar uang pecahan seratus ribu pada bu Eni.

"Loh, kok gitu bu? Kan ibu yang belanja, bukan Marsya!" Bu Eni keberatan dengan apa yang di katakan oleh bu Ana.

"Sama aja bu, kan dia tiap hari belanja di sini. Nanti kalau dia datang, ibu tagih saja!" Ujar Bu Ana sambil berlalu dan membawa semua barang belanjaan nya.

"Bisa bangkrut aku kalau begini!" Omel bu Eni dengan kesal.

Karena barang belanjaan nya cukup berat, bu Ana pun kembali ke rumah nya dengan naik ojek. Padahal jarak warung dan rumah nya cukup dekat.

1
Aneidy Sumarni
bela jg bodoh pk bilang udah tau ibu sm kknya syaraf
Aneidy Sumarni
othornya lg gak konsen jd salah tulis nama
Noumi Aurora
dah lah gak asik novelnya..
entah apa2..
kata2nya juga di ulang2 aja..
Ramadhani
typooooo
Ramadhani
typo lagiiiiiii
Partini Minok Nur Maesa
mengajukan gugatan cerai knp nunggu kknya. nikah hubunganya apa
Venty Imama
ngapain bela harus cerita ke dani kalau dia kerja sama marsya sudah tahu ibu dan kakaknya gila harta
Partini Minok Nur Maesa
kelamaan
Partini Minok Nur Maesa
bukankah ppnya marsya majikan nya ortunya mela kok gx knl
Partini Minok Nur Maesa
ternyta vila dan perkebunan punya pp marsya
HerniGustina Eny
ada manusia Kel gitu ya..greget saya bacanya,dipercepat dong pembalasannya
Venty Imama
kenapa marsya nggak langsung memberitahu orang tuanya kalau vilanya sudah disalah gunakan
Lilis Ilham
bagus semangat author
LENY
BARU PERTAMA BACA CERITA AUTHOR BAGUS MAU LANJUT LG CERITA YG LAIN ❤👍😡
LENY
SIIP HAPPY ENDING BAGUS CERIATANYA THOR👍❤
LENY
DASAR DANI GILA SDH GAK WARAS BELUM SADAR JG AMPUN🙈🙈
LENY
SUDAHLAH MARSYA PIKIRKAN AJA PERNIKAHANMU SAMA DAFA. BU ANA KECELAKAAN KRN SALAHNYA SENDIRI JLN KETENGAH SAMBIL SUMPAH SERAPAH. ITU HUKUMAN UNT BU ANA🙈🙏
LENY
KALI INI BENAR2 MAMPUS BU ANA YG GAK WARAS INI SDH MENERIMA HUKUMAN NYA YG SDH KETERLALUAN 😡🙈. MAAF AKU SAMA SEKALI GAK KASIHAN SDH SEPANTASNYA BU ANA MENERIMA HUKUMAN ATAS PERBUATAN JAHATNYA 🙏🙏
LENY
LAGIAN DAFA SENGAJA KE RESTO INI MAU CARI MASALAH SDH TAHU DANI GILA. HRSNYA MARSYA MENOLAK CARI RESTO LAIN 🙈🙏
LENY
BU ANA DAN DANI INI KAPAN YA DPT HUKUMAN BIAR SADAR😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!