NovelToon NovelToon
Married With Teacher

Married With Teacher

Status: tamat
Genre:Romantis / Dosen / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 5
Nama Author: seizy kurniawan

PERHATIAN!!!
Jika ingin membaca cerita ini siapkan mental. Takutnya bisa baper stadium akhir dan yang nulis gak tanggung jawab jika bibir kalian gak bisa berhenti ketawa.

Kata orang menjadi cewek cantik itu terlalu beruntung. Karena dipikir banyak yang demen. Tapi apa jadinya jika seorang cewek kaya Ghea Virnafasya yang jutek dan menjadi badgirl di sekolahnya masihlah jomblo.

Tahukah jika kadar kecantikan dan kejutekannya itu terlalu akurat stadium akhir?

Dia, Ghea Virnafasya cewek cantik jomblo abadi yang gak suka pacaran. Dia inginnya langsung menggelar nikahan.

Tapi apa kejutekan dan kenakalannya akan bisa berakhir? Apa Ghea akan sadar dan bertaubat setelah bertemu dengan seorang guru baru yang tampan nya naudzubillah bak aktor Yang yang, mengajar di kelasnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seizy kurniawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Asyikan Juga Olahraga Ranjang

Sebuah hubungan tanpa dasar cinta pasti tak akan lama. Tapi bukan itu maksud dari seorang manusia yang mempunyai songgok daging merah di dada.

Gery Mahardika Putra. Bukan ia tidak menginginkan Ghea, hanya saja satu alasan yang membuat ia harus berpura-pura tidak menginginkannya.

Menjadi seorang guru bukan cita-citanya. Setelah lulus dari Universitas luar negeri, Pak Gery akan di angkat menjadi CEO di sebuah perusahaan sang Papa. Dan itu adalah impiannya sedari remaja. Menjadi seorang pemimpin perusahaan. Apalagi Pak Gery adalah satu-satunya pewaris sang Papa karena ia tidak punya lagi saudara kandung. Namun, saat ia pulang dari luar negeri. Ia melihat dari jarak jauh gadis masa kecilnya itu sudah tumbuh menjadi seorang remaja yang cantik. Dan Pak Gery yakini jika pasti banyak cowok yang mengangguminya.

Sejak melihatnya itu, Pak Gery meminta papanya untuk menjodohkan dirinya dengan anak perempuan teman bisnisnya itu.

Awalnya Papa Dika heran. Siapa anak gadis tan bisnisnya itu yang mampu meluluhkan hati Pak Gery dan merubah keinginannya menjadi pemimpin perusahaan kini ia meminta menjadi seorang guru di SMA Garuda. Yang ternyata itu pun juga sekolah milik sang Papa.

Pak Gery meminta kepala sekolah agar ia menjadi seorang guru di kelas dimana Ghea duduki. Dan entah itu kebetulan atau sebuah takdir, wali kelas Ghea saat itu mengundurkan diri karena Pak Zaki - mantan wali kelas Ghea ada panggilan mengajar di luar kota.

Namun, Pak Gery tetap berusaha propesional agar orang lain tidak tahu jika dia adalah seorang putra dari pemilik yayasan. Pun dengan kepala sekolah yang hanya mengetahui itu agar tidak membuka jati dirinya.

"Aduh ... ma-maaf, Pak, saya tidak sengaja," ujar Ocy. Dia yang lagi terburu-buru untuk masuk kelas karena bell masuk sudah berbunyi. Ia yang berlari tidak sengaja menabrak bahu Pak Gery yang sedang berjalan dari arahnya di koridor sekolah.

"Kamu dari mana? Bukannya bell masuk sudah berbunyi?" Pak Gery bertanya sambil berjongkok. Ia membantu Ocy membereskan buku-bukunya yang berceceran di atas lantai.

"Maaf, Pak. Saya habis dari perpustakaan dulu." Jujur Ocy sembari menerima beberapa buku dari tangan Pak Gery. Saat itu tidak sengaja Ocy melihat jari manis Pak Gery yang tersemat cincin. "Bapak sudah tunangan, ya? Wahh, selamat, ya, Pak. Saya gak nyangka. Padahal tadinya saya mau daftar jadi calon Bapak." Kelakar Ocy dengan kikikan kecil. Yang mampu membuat mimik wajah Pak Gery berubah drastis. Ia tidak suka dengan candaan muridnya ini. "Eh, ma-maf, Pak, kan saya bercanda," ujarnya saat melihat perubahan ekspresi wajah Pak Gery.

"Kalau begitu saya duluan, Pak. Sekali lagi maaf sudah menabrak Bapak. Terimakasih juga sudah membantu saya membereskan bukunya." Pak Gery mengangguk dengan wajah datar. Kemudian Ocy pun berlalu dari hadapan guru itu.

Pak Gery melanjutkan langkahnya untuk masuk ke kelasnya. Tapi sebelum itu, ia sempat menatap cincin yang melingkar di jari manisnya. Tersenyum simpul lalu mengecupnya dengan penuh perasaan.

"Ghe-Ghe, lu aja lah nanti yang di depan. Gue gak mau. Takut muka gue kena bola. Kan bahaya wajah cantik gue kalau berubah jadi merah. Nanti kalau kena bola gimana? Apalagi nanti kalau kena hidung gue? Terus hidung gue retak, gak mancung lagi, kan nanti cowok-cowok pada ilfeel sama gue."

Siang nanti kelas Ghea akan beradu Volli dengan kelas IPS 3, dan teman-teman Ghea saat ini sedang menyiapkan formasi permainan.

"Gak! Gue gak mau. Gue akan berdiri di belakang aja." Ghea menolak. Ia sibuk menghapus whiteboard di depan kelas.

"Lo gak asyik, Ghe. Lo-"

"Lo tuh yang gak asyik. Maksa mulu lo dari tadi. Gue gak suka dipaksa, ya. Kalau lo gak mau, ya udah suruh aja yang lain di depan." Ghea terus menggerakan tangannya menghapus whiteboard. "Lagian Pak Gery ngapain, sih, olahraga siang? Dimana-mana olahraga, tuh pagi. Lagi pula main volli. Gak asyil banget. Nora banget, deh, olahraga macam gitu." Ghea berceloteh tanpa membalikan tubuhnya. Tangannya pun masih sibuk menghapus whiteboard. "Bagusan juga olahraga ranjang. Biar cepat keringetan. Membakar lemak dengan cara cepat. Hahaha ..." Ia pun tergelak. Tapi anehnya suara gelakannya itu terdengar dengan jelas menggema di ruang kelas itu. Dan suara pun tiba-tiba sunyi. Aneh dong Ghea. Lalu ia setengah memutar tubuhnya. Dan betapa terkejutnya Ghea saat melihat siapa yang berdiri di depannya saat ini.

Semua anak-anak rasanya ingin tertawa terbahak. Apalagi Tama, cowok itu menertawakan Ghea dengan menguulum senyum lalu menjulurkan lidahnya pada Ghea. "Mampuus, lo," ucapnya tanpa suara dan hanya gerakan mulutnya saja Ghea sudah tahu dan mengerti.

Awas aja entar lo, Tam. Bakal gue bejek-bejel jadi gado-gado Ibu Kantin. Tatapan mata Ghea tepat menghunus pada Tama bersama wajahnya yang merah padam. Sungguh, rasanya saat ini Ghea ingin menelan obat lupa ingatan saja. Apa Pak Gery denger ya tadi gue ngomong? Aduh, Ghea, lu beego, ngapain juga lo bilang olahraga ranjang segala, sih? Ia merutuki dirinya sendiri dalam hati.

"Ekhem ..." Pun Pak Gery berdehem membuat pandangan Ghea teralihkan pada manik matanya. Kontan perasaan Ghea menjadi resah. Betapa sangat malu sekali Ghea saat ini. Dan yang sekarang ia lakukan hanya cengir dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Eh, Bapak. Udah masuk kelas, ya, Pak? Kenapa gak bicara, Pak? Saya abis menghapus bornya, Pak. Hehe ..." Kemudian Ghea melangkah dengan terburu-buru. Lagi-lagi kenapa kakinya selalu tersandung disaat yang tidak tepat?

"Eehh ..." Tubuhnya pun seakan-akan terbang dengan kedua tangan yang terangkat ke atas sampai penghapus bor di tangannya terlepas. Dan itu tepat sekali mengenai atas kepala Pak Gery. Dan bukan penghapus saja yang mengenai anggota tubuh guru tampan itu, tetapi tubuh depan Ghea pun terjelembab pada tubuh depan Pak Gery. Sehingga saat ini posisi Ghea memeluk tubuh atletis itu.

Kali ini beruntung Pak Gery tidak terbaring di atas lantai seperti sebelum-sebelumnya, Ghea yang selalu meniniih tubuh Pak Gery. Beruntung pertahanan tubuh serta kaki Pak Gery kuat. Jadinya Pak Gerh hanya sedikit terhunyung dan bokoongnya menyentuh sisi meja di belakangnya.

Kaget dong pasti semua murid di kelas itu. Ingin tertawa tapi takut kena tindas sang guru kejam. Akhirnya mereka hanya menguluum senyumnya seraya beberapa murid menutup mulut dengan telapak tangannya.

Lagi-lagi Pak Geru harus merasakan ini.

Merasakan jantungnya yang berdebar-debar karena dada Ghea yang berisi itu menempel pada dada bidang sang guru. Jika saja Ghea sudah halal, mungkin Pak Gery tidak akan menahannya untuk menyentuh Ghea. Tapi ia harus sabar. Astaga kenapa otak gue jadi mesuum kaya gini? Gumam Pak Gery dalam hati.

Jangan tanyakan ekspresi wajah Ghea saat ini. Coba pikir dan bayangkan, saling menempel dengan seorang guru di depan teman-temannya adalah hal yang sangat memalukan. Walau Ghea terkenal selebor, tapi jika seperti ini, rasanya Ghea ingin pindah planet saja. Mukanya sudah tidak tahu harus disimpan di mana lagi. Jika muat, Ghea akan menyimpan wajahnya di saku seragam sekolahnya saja. Sumpah demi apa pun saat ini, Ghea ingin kabur. Ingin hilang dari hadapan Pak Gery.

"Ma-maaf, Pak," ujar Ghea tergugu. Lalu dengan pelan ia menjauhkan tubuhnya dari tubuh Pak Gery dengan menahan kedua telapak tangannya di dada cowok yang menurut Ghea dia mirip sekali salah satu member boy bad Korea kesukaannya. Oh Kai EXO. Eh, kenapa Ghea jadi salting seperti ini. Dan telapak tangannya seperti terlem di dada Pak Gery, sulit sekali terlepas. Lebih tepatnya Ghea nyaman dengan posisinya saat ini.

"Ekhem ... Pak, jam pelajaran pertama kuburu habis kalau Bapak dengan Ghea hanya saling terdiam dengan posisi seperti itu," celetuk Tama memutuskan saling tatap kedua pasang netra itu. Oh ya ampun, Ghea makis tidak sadar saja dimana ia sekarang ini. Astaga.

"Maaf!" tegas Pak Gery mendorong bahu Ghea. Kemudian maju ke depan. Mengambil buku di mejanya lalu membuka-buka setiap halaman. Ah, kenapa Pak Gery jadi lupa sampai halaman berapa ia sudah mengajar. Kepalanya juga mendadak pening. Mungkin karena tadi terkena lemparan penghapus dari tangan Ghea.

Calon istrinya itu, kenapa selalu ceroboh. Oh ya salammmmmm.

TBC

Ya gitu deh ya guys. Udah tahu asal muasal hati Bang Ger kan? wkwkakaka. Aku tuh gak sabar pengen cepet-cepet Bang Ger nikahin Neng Ghe. Gimana malam pertamanya ya.. Hahaaa

Btw maaf ye kalau banyak typo. Ini gak aku edit dulu langsung up aja.

1
Nur Indriana
sing bikin cerita yg ogeb
Nur Indriana
konflik terlalu bertele2 ,gak masuk akal. gini kok cerita ditayangkan
mengecewakam
Nur Indriana
lamban alur cerita, membosankan
Neni marheningsih
syukuri si Gery hajar aja di biar koma si gary
Neni marheningsih
Gery egois...mentingi orng lain tapi ga jaga perasaan istri sendiri... giliran istri nya ada yg perhatian cemburu...makan tuh mua jadi sok pahlawan keluarga sendiri mau di ancurin
Neni marheningsih
baru baca tapi udah emosi....bego semua apa temennya Geri si Adi Chaca Ilham mbok ya berpencar goblog banget
Yensri73
perasaam ghea melulu yg menderita disini, nggak ada habis2nya penderitaannya🥲
it's me oca -off
semangat kk
it's me oca -off
ehm
Zaidah Abd Hamid
best sangatttttyy
Fitri Alika Alda
🤣🤣🤣🤣
♪Lucass;freechs♪
koreksi *Ya Allah
Lu murahan mndingn Lu mati aj
lgian Lu ngpain tlgin si jalang yg bukan bini lu
goblok Lu GHEA wanita jalang malah ditolong
eh jalang gue TABOK lu
Lu tolol atau gmn ghe?
ini lg ibunya jalang jg ngpain Lu ngtur² Gery emgny Lu siapa
ehh GHEA Lu ngapin peduli sm jalang
🌻Ruby Kejora
Karyanya bagus
Sukses bwt karyanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!