Kisah cinta Xavier dan Aruna yang harus melewati banyak hal dalam rumah tangga mereka. Xavier adalah tipe suami posesif. sedangkan Aruna adalah istri cuek. sehingga beda sifat mereka kadang membuat mereka berselisih dan berseteru.
Namun hal itu tak membuat cinta keduanya luntur dan menghilang begitu saja. Malah hal itu membuat mereka menjadi semakin saling mencintai.
namun di balik kebahagiaan mereka ternyata ada orang yang ingin memisahkan keduanya. mampukan mereka melewati badai besar dalam rumah tangganya? dan siapakah orang itu....ikuti terus kisah cinta mereka berdua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Xavier-Aruna 31
"Mau aku temani di kantor Mahardika sayang? Karena aku Khawatir mereka akan datang kembali dan membuat kamu pusing dengan semua pemikiran mereka yang tak pernah paham juga!" tanya Xavier saat mereka sarapan.
"Loh ada masalah apa?" tanya Mami Violet.
"Kedua anak Om Danar ingin masuk perusahaan dan memilih jabatan yang sangat penting. Tapi istri Xavier kan sedang membersihkan para cecunguk di perusahaan Mahardika dan memperbaiki semua sistem yang bobrok di sana. Termasuk dengan sistem rekruitmen karyawan yang lebih ketat dan juga menaikkan standarnya. Dan kedua anak itu gagal, karena nyatanya mereka memang sebodoh itu. Bahkan dasar saja mereka tak tahu sama sekali, bagaimana bisa mau mengurus keuangan Perusahaan kalau bukan ada niatan terselubung! Bahkan karena mereka tak lolos, mereka sampai datang dan memaki-maki Runa dan merasa mending manusia yang paling terzalimi," jelas Xavier.
"Apa? Danar? Apa kamu yakin kedua anaknya seperti itu? Lalu dia bagaimana?" kaget Papi Devan.
"Sama saja!" jawab Xavier kemudian memutar rekaman yang semalam mereka dengarkan juga.
Arkha juga mengepalkan tangannya saat mendengar rekaman yang di putar. Pantas saja dia sedikit ragu untuk menganggap Danar sebagai pengganti ayahnya. Entahlah dia tak senyaman saat bersama dengan Papi Devan saat bersama dengan Danar. Aruna mengenggam tangan adiknya dan menggeleng.
Aruna seolah mengatakan jangan pikirkan dan jangan takut apapun. Semua ini akan menjadi urusannya. Dia yang akan membuat mereka paham karena berani merencanakan sesuatu yang jahat kepada mereka.
"Ada apa dengannya? Kenapa Danar jadi seperti ini? Dia terasa berbeda-beda seperti yang kita kenal sebelumnya!" tanya Papi Devan.
"Karena dia merasa bersalah kepada istri dan anak-anaknya itu. Dan sampai saat ini mengira jika mereka benar-benar hidup susah dan harus mengais sampah setiap hari karena Sandy tak pernah memberikan uang bulanan untuk mereka seperti janjinya sebelum dia masuk ke rumah sakit jiwa! Sehingga untuk menebusnya, dia melakukan dan mewujudkan apapaun untuk mereka. Termasuk membohongiku, dia juga tak tahu kalau Sandy tetap mengirimkan uang kepada mereka. Namun, karena kebiasaan hidup mewah sebelumnya membuat mereka lupa saat mendapatkan uang dan uang sebanyak itu habis dalam beberapa hari," jelas Aruna.
"Lalu kamu tak mengatakan semua kebohongan istrinya kepada Danar?" tanya Mami Violet.
"Tidak, aku tak akan memberitahu dia. Aku hanya ingin melihat sejauh mana dia bersikap. Apakah dia masih memegang semua yang pernah aku ajarkan di markas dulu. Ataukah semua itu tidak pernah dia gunakan lagi, dan semua ilmu juga kemampuan yang dia miliki saat bersama kami. Padahal Aku melakukan hal itu semata-mata untuk dirinya sendiri. Apalagi kita tahu jika Om Danar selalu terasing dan tersisihkan karena memang dia tidak mempunyai kemampuan yang bisa dibanggakan oleh Kake Mahardika. Seharusnya dia belajar dari semua yang sudah dia Lewati. Namun sepertinya dia tidak pernah peduli akan hal itu. Apalagi dengan tekanan dan juga rasa bersalah kepada keluarganya. Padahal aku masih memberi dia kesempatan, kita lihat apakah kesempatan yang aku berikan akan dia manfaatkan dengan baik atau tidak!" jelas Aruna.
Kalau butuh bantuan jangan sungkan bicara kepada kami nak! kami adalah kedua orang tuamu sekarang, jangan kamu pendendam sendiri. Begitupun dengan Arkha, kalau ada masalah kamu harus katakan kepada Mami atau Papi! Paham kalian berdua?" ujar mami Violet yang di jawab kompak oleh keduanya.
"Permisi Bu, di depan ada tamu, katanya ingin bertemu dengan Bu Aruna dan juga keluarga Hananta. Beliau mengatakan kalau dirinya bernama Bu Mila istri dari Pak Danar. Beliau datang bersama dengan seorang wanita cantik," ujar Mbak yang datang saat mereka Baru selesai sarapan.
"Tante Mila? Mau apa dia datang ke sini dengan Anastasia? Awas saja kalau mereka malah mencari perkara di rumah ini," ujar Xavier kesal.
"Kita berangkat sekolah, Nak! jangan sampai kamu terlambat sekolah dan memikirkan masalah ini. Biarkan Kakak dan Kakak iparmu yang mengurus semuanya. Tugasmu saat ini hanyalah belajar dan sekolah yang rajin, karena nanti akan ada waktunya kamu ikut bergabung dengan mereka!" Ajak Papi Devan kepada Arkha.
"Iya papi, Arkha sangat paham! Kak, jangan takut karena mereka bukan saudara kita. Tante Mila adalah orang lain!" Jawab Arkha menbuat Aduan tersenyum dan mencium kepala adiknya sebelum berangkat sekolah.
"Tante Mila? Ada apa sayang kemari?" tanya Aruna yang datang bersama dengan suami dan ibu mertuanya.
"Ah, apa kabar jeng Violet?" Mila mengabaikan pertanyaaan Aruna dan malah bertanya kepada Mami Violet.
"Apa anda tak mendengar keponakan Anda bicara Bu Mila? Kalian pernah hidup susah, kemudian katanya terapi karena merasa depresi dan hampir gila hidup susah. Seharusnya hal itu tak akan meninggalnya Adab kalian kan? jangan lupa jika Aruna yang juga sudah menemukan dan membawa kembali kalian dari hidup kumuh!" kesal Mami Violet karena melihat menantu kesayangannya di abaikan.
Mami Violet tak akan tinggal diam jika ada yang berusaha menyakiti menantunya. Berani membuat hati menantunya terluka, maka mereka akan merasakan imbasnya. Seperti sekarang yang di lakukan Milla malah mengabaikan Aruna. Padahal sebelumnya dia mengatakan sendiri jika mereka ingin bertemu dengan Aruna. Namun sekarang mereka malah fokus kepada Mami Violet. Apa mereka memiliki niat terselubung kembali.
"Aah iya ... itu sebenarnya,", jelas Mila merasa takut dan gugup parah.
Dia tak mengira jika Mami Violet akan bicara seperti itu. Mereka kira Mami Violet adalah wanita yang sangat anggun. Mereka bertemu satu kali saat pertama kali di bawa ke rumah Mahardika oleh Aruna saat mereka baru saja di temukan. Dan saat tahu kalau mereka adalah keluarga Hananta lebih kaget lagi. Yang lebih mencengangkan mereka tak tahu kalau Aruna sudah menikah dengan Xavier. Padahal banyak harapan yang ada dalam pikiran dan hati mereka kepada Xavier untuk Anastasia.
hidup apa ada nya tp tenang n nyaman, tanpa tekanan ,,, semangat rexa
babang Xavier kau dmn, bantai habis tuh anggara family, krn mrk udh berani menghina menantu hananta
Xavier kasian rexa, d bantu ya