NovelToon NovelToon
Menikahi Sistem Ajaib

Menikahi Sistem Ajaib

Status: tamat
Genre:Mafia / Time Travel / Sistem / Tamat
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mellisa Gottardo

Caramel Willem, cucu mafia terbesar di dunia mengalami transmigrasi ke dalam buku novel.

Ding!

"Selamat datang di dunia paralel, saya sistem 014 akan menemani perjalanan anda."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellisa Gottardo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluar Penjara [S1 END]

"Gio, seharusnya dia akan segera muncul karena plot cerita asli akan segera di mulai." Ucap Arga.

"Hmm aku jadi menantikannya, apa dia akan menjadi sekutu atau musuh?." Caramel merasa penasaran.

"Kita akan segera tahu sebentar lagi." Ucap Arga menatap Caramel.

"Kamu selalu saja bersikap misterius, aku jadi curiga selama ini kamu diam-diam membohongiku." Tuding Caramel.

"Mana mungkin, aku lebih suka diam daripada berbohong." Arga menarik pinggang Caramel, agar mendekat padanya.

"Kenapa melakukan itu? kamu tidak percaya padaku?." Caramel kecewa.

"Bukan, tapi karena aku sudah merencanakan banyak hal secara runtut. Aku akan memberitahumu di waktu yang tepat, aku hanya takut kamu terlalu memaksakan diri dan stres." Jujur Arga.

"Kau akan celaka jika berani menipu ku." Caramel menatap tajam.

"Astaga jangan memanggilku dengan sebutan kau lagi, aku ini suami mu bukan orang lain." Arga merasa tidak senang.

"Aku sedang tidak mood." Ketus Caramel.

Sedangkan di sisi Yohan saat ini sudah sampai di tempat yang di maksud Arga. Mengikuti alamat yang berada di kartu nama, sebuah Club besar yang terletak tidak jauh dari rumah Caramel, hanya berjarak 2km.

Yohan mendongak, menatap bangunan besar yang seluruh temboknya terbuat dari kaca anti peluru. Ada tulisan [Willem Club] di atas pintu, Yohan menarik nafas dalam-dalam dan akhirnya masuk ke dalam.

krincing\~\~

Suara lonceng terdengar saat Yohan membuka pintu kaca. Yohan melihat punggung besar berotot seseorang yang sedang membelakangi nya, Yohan menelan ludahnya kasar. Entah kenapa dia merasa terintimidasi, seakan masuk ke kandang beruang.

"P-permisi, saya datang atas rekomendasi dari Tuan Willem." Ucap Yohan gugup.

Sraattt

"Sudah datang, apa kau yang bernama Yohan?." Pria itu berbalik dan memperlihatkan wajahnya.

Deg.

Yohan langsung mematung kaget, wajah yang terlihat tidak asing itu membuatnya tertekan. Master yang akan menjadi guru nya ini memiliki mata sipit dan senyum yang sama seperti Yohan, entah kenapa itu membuat Yohan kesal.

"S-salam kenal Master, saya Yohan." Yohan tetap berusaha sopan.

"Berapa usiamu? tinggi badan? berat badan? pengalaman bertarung? kau ini out boxer atau kick boxer?." Pertanyaan beruntun dengan senyuman menjengkelkan terdengar.

"Saya 17 tahun, tinggi badan mungkin 180cm, berat badan saya tidak ingat. Saya pernah menjadi atlet MMA dengan teknik out boxer." Jawab Yohan dengan kikuk.

plak

plak

Yohan melotot saat tiba-tiba pipinya di pukul pelan, lalu kakinya di tendang juga. Dia merasa master nya ini aneh, apa benar dia bisa tinju? atau dia master gadungan?.

"Kau terlalu kurus untuk menjadi petinju, kau terlihat layu. Apa benar kau pernah jadi atlet?." Master itu menatap curiga.

"Ekhem, ya saya pernah salah jalan dan sekarang sudah kembali ke jalan yang benar. Berharap master mau membantu saja menjadi petinju hebat." Ucap Yohan.

"HAHAHAHAHAHAHA pilihan yang bagus. Tentu saja, setelah ini latihan neraka akan datang padamu." Ujarnya tertawa bahagia.

Yohan hanya bisa tersenyum tertekan, dia merasa salah masuk kandang. Berharap dia akan tetap selamat dan berhasil mencapai tujuannya, dia ingin menjadi kuat dan berkembang melewati batasan tubuhnya. Dia ingin membalas dendam, dia ingin membuktikan jika dirinya bukan sampah yang bisa seenaknya di buang.

Di mulai dari hari itu Yohan berlatih gila-gilaan bersama master baru di tempat baru. Porsi makan nya di gandakan, latihan fisiknya di perbanyak, sparing dan jatuh pingsan berkali-kali. Yohan benar-benar di buat babak belur, tapi dia tetap berangkat sekolah dengan tampangnya yang acak-acakan itu.

Tidak berbeda jauh dengan Erlangga. Arga dan Caramel juga melatih Erlangga dengan sangat keras meskipun satu tangannya masih cedera, untuk melatih reflek tubuh yang bagus. Erlangga berkali-kali pingsan, wajahnya babak belur hingga tidur dengan mimpi buruk setiap hari.

SedangkanKevin sudah mulai mahir dalam pertarungan langsung, dia sudah tidak memiliki rasa takut mati atau was-was lagi. Kini dia sudah berhasil menjadi seorang predator, dia bisa menguasai lapas remaja dengan keberaniannya itu.

Lima bulan kemudian, hari ini Kevin akan keluar dari lapas remaja. Erlangga dan Yohan sudah berkembang menjadi jauh lebih kuat, pengalaman bertarung mereka sudah tidak lagi berada di kelas ecek-ecek.

Yohan kini memiliki badan tinggi, besar, berotot dengan telinga khas petinju. Dia yang sekarang bahkan jauh lebih kuat dari masa prima nya, dia telah berhasil meraih tujuan nya.

Erlangga juga sudah tumbuh dengan sangat baik, Tinggi badannya naik menjadi 185cm dengan berat badan 80kg. Dia sudah menguasai tinju, judo dan Taekwondo. Tidak takut lagi pada pistol atau senjata yang lain, dia benar-benar sudah berubah menjadi pria sejati.

Hari ini Erlangga di temani Yohan akan menyambut Kevin di luar gerbang lapas. Entah apakah Ibu Kevin datang atau tidak, Erlangga sendiri belum pernah bertemu dengan Ibu Kevin.

"Sialan apa-apaan ini, sejak kapan lo jadi lebih tinggi dari gue?." Celetuk Yohan.

"Makanya kalo di sekolah itu melek jangan tidur terus." Sinis Erlangga.

Obrolan keduanya terhenti karena suara bising dari arah halaman lapas. Para keluarga berteriak histeris saat melihat anak/saudara mereka keluar dari sana.

Erlangga juga menatap dengan cermat, tapi tidak melihat sosok Kevin. Erlangga tetap diam di sana, menunggu sampai semua orang sudah pergi tapi Kevin masih belum terlihat juga.

Ada seorang wanita dengan pakaian elegant serba putih, memakai heels dengan rambut tergerai menunggu di depan gerbang sendirian. Erlangga mengamati, menebak jika wanita itu adalah Ibu dari Kevin.

"Hei, bener ngga sih hari ini jadwal dia keluar? salah hari kali." Celetuk Yohan.

"Bener hari ini, gue udah baca surat pemberitahuan nya." Ujar Erlangga.

Tidak lama kemudian, terlihat siluet laki-laki keluar dari lapas memaki topi hitam, jaket hitam dan celana hitam. Membawa ransel dan berjalan cepat ke arah gerbang, Erlangga tersenyum tipis dia tau jika itu adalah Kevin.

"KEVIN!!!!." Wanita tadi memekik dan memeluk Kevin dengan erat, suara tangisannya benar-benar membuat suasana jadi sendu.

"Kenapa lama sekali kamu di dalam? apa mereka macam-macam lagi padamu?." Ujarnya menyentuh pipi Kevin.

"Aku baik-baik saja Ibu, hanya perlu mengurus beberapa urusan." Ujar Kevin tersenyum.

Kevin mendongak menatap Erlangga yang berdiri tidak jauh dari sana. Kevin mendekat bersama Ibu nya, pertemuan setelah sekian lama terhalang tembok kaca. Seorang teman yang kembali bertemu, keduanya tersenyum dengan tulus.

Greb

"Thanks udah dateng." Ucap Kevin, memeluk Erlangga layaknya pria.

"Selamat, nih makan dulu tahu nya." Erlangga mengerahkan kresek berisi tahu sutra.

"Pftt Hahahhahaha." Kevin menerima dan memakannya dengan senang hati.

Ada sebuah tradisi dimana orang yang baru keluar dari penjara harus memakan tahu putih. Sebagai lambang akan menjalani hidup baru yang lebih bersih, mengulang semuanya dari awal dan menjadi lebih baik lagi.

Mata Kevin menatap Yohan yang berdiri di samping Erlangga. Ini pertemuan pertama antara keduanya, mereka saling menatap dengan tajam.

"Kebetulan ada kalian, bagaimana jika kalian ikut ke kedai? kita rayakan kepulangan Kevin bersama-sama." Ibu Kevin bersuara dengan ramah.

"Kedai?." Heran Erlangga.

"Bukankah kamu Erlangga, putra dari nyonya Willem? berkat nyonya, saya mendapatkan jaminan keamanan dari pengacara hebat. Lalu saya juga bisa membuka kios kedai makanan sebagai mata pencaharian selama ini." Ucap Ibu Kevin.

"Kalau begitu aku harus datang." Erlangga menjawab dengan ramah.

Kevin tersenyum tipis, tapi dia terlihat memikirkan sesuatu. Tatapan matanya terlihat sedih mendengar Ibu nya kini menjadi penjual makanan di kios kecil.

Dua sahabat yang akhirnya bertemu lagi dalam keadaan yang lebih kuat. Setelah waktu yang cukup lama, akhirnya tiba bagi mereka akan memulai pembalasan. Antara Mereka dan RUDE siapa kah yang akan menang? semua itu masih menjadi misteri.

SEASON 1 TAMAT!

1
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
zhuyan 🙊🙊
lanjut season 2
Mellisa Gottardo: udah di buku baru, gas baca
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
semangat erlan
Mellisa Gottardo: 🤟🏻🤟🏻🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
gas sesi 2 thor
Mellisa Gottardo: udah up, gas mampir di buku baru
total 1 replies
zhuyan 🙊🙊
hahahah emang keluarga gila
Mellisa Gottardo: hahahha
total 1 replies
Evi Marena
wkwkwkwwkwk mereke emang keluarga gila super,yohan😂
Mellisa Gottardo: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Evi Marena
kirain othorrrr Budiman GK bakal up lagi....thanks thorrr sudah lanjut up😘😘 lanjut y thorrr....moga othornya sehat selalu😘
Mellisa Gottardo: haiiii makasih yaaaa🥰
total 1 replies
vianty
terima kasih KK sdh up LG...
Mellisa Gottardo: hehehe makasih udah sty🥹
total 1 replies
falea sezi
lanjutt
falea sezi
bner q punya anak cowok SMP umur 14 tahun neehh gengsi. nya setinggi langit/Drowsy/
falea sezi
q kira mirip YOLA sky gk sih hehehehe
Ridwani
👍👍👍👍
aria
lanjut
Evi Marena
hmmmm berarti masih banyak kejutan kedepannya ya thorrr...ok lanjut thorrr😘
vianty
sukses selalu kk
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
prihatin sih kalo gini, kirain ibu nya belain gak tau nya malah laporin ke polisi
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
lahh, dikira anak nya robot kali ya
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
terkadang apa yang kita lihat di luar belum tentu sesuai dengan kenyataan
zhuyan 🙊🙊
loh jadi ibunya yg laporin kevin
aneh ga sih 🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!