Memiliki pasangan menjadi impian Citra selama ini, tidak menyangka laki-laki yang mengajak nikah selama 10 tahun memiliki niat buruk terhadap Citra. Apa yang akan dilakukan Citra untuk membalas dendam dan sakit hatinya terhadap suami tidak setia dan memanfaatkannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 31
Rasanya berat sekali meninggalkan Angga pria yang selalu memberikan kemewahan dan selalu turutin apapun yang diinginkannya, tapi sayangnya kebahagiaannya sirna setelah rahasianya terbongkar bahkan Winda harus rela kehilangan rumah mewah impiannya karena malu semua tetangganya tahu status pernikahan nya bersama Angga.
"Baik lah Mba saya setuju, terimakasih mau bantu saya dan memberikan solusi kehidupan yang lebih baik." ucap Winda berusaha ikhlas melepaskan Angga dan siap hidup seorang diri membesarkan anak tanpa seorang suami.
"Sama-sama Winda, apa yang saya lakukan demi menghargai niat baik Bik Sumini yang mau bantu kamu dan saya mau balas dendam sama Angga supaya laki-laki tidak tahu diri itu hidup tanpa memiliki apapun kehilangan harta, kehilangan anak, dan kehilangan istri supaya hidup semakin menderita karena saya tidak rela Angga bahagia bersama kamu walaupun hidup sederhana tapi masih bersama kamu tentunya saya tidak rela." ucap Citra terus terang tidak ingin Winda bahagia bersama Angga, laki-laki tega yang memanfaatkan dirinya demi kepentingannya selama ini.
"Saya pergi harus sepengetahuan Angga atau tidak Mba, oh iya saya buat surat cerai cuman buat simbol hubungan kita sudah berakhir, karena sadar perpisahan kita tidak akan ada proses perceraiannya seperti pernikahan Mba bersama Angga jika berakhir Mba maaf." sambung Winda kasih lihat surat cerai yang sudah dibuatnya kemarin.
"Bagus juga buat ini, iya saya setuju kamu pergi harus diketahui Angga dan saya juga sudah buat surat cerai karena saya tidak mau pelihara sampah terlalu lama di hidup saya, nanti malam kita bahas perpisahan sama Angga, setelah itu Bodyguard saya yang akan antar kamu dan anak kamu langsung ke rumah orang tua kamu memastikan kamu pulang sendirian. Ingat Winda jika suatu saat kamu ingkar janji kamu harus ganti uang ini sekaligus dendanya supaya jadi efek jera ke kamu karena sudah bohongi saya mengerti!" tegas Citra tidak ingin dimanfaatkan untuk ke dua kalinya, sudah cukup selama sepuluh tahun di manfaatkan dan ditipu habis-habisan sama Angga selama ini, jadi tidak ingin merasakan di tipu lagi.
Setuju sama semua syarat yang diberikan Citra, biar lah jadi janda asal hidup tenang dari pada hidup punya suami justru hidup tidak tenang dan menjadi bahan bully orang-orang.
Lega rasanya tanpa dirinya minta Winda sudah berniat pergi dari hidupnya Angga, tidak perlu paksa Winda atau pun dianggap perusak rumah tangga Winda bersama Angga, tidak sabar lihat reaksi Angga saat tahu hari ini kehilangan dua istri sekaligus apa lagi pergi tanpa memiliki apapun otomatis hidup sengsara tanpa punya harta dan tanpa punya istri sama sekali.
**
Pusing sekali setiap hari bujuk Citra selalu gagal dan ada saja alasan Citra untuk nolak bujukannya untuk kembali hidup bersama seperti dulu tanpa pertengkaran dan Citra menjadi istri yang selalu nurut sama ucapannya tanpa protes apapun.
"Duh gawat nih kelamaan menjauh seperti ini, bisa-bisa beneran Citra ninggalin gue apa lagi belum berhasil merebut hartanya bisa-bisa jadi gembel tidak punya apapun nih setelah resmi bercerai apa lagi Citra tahu gue ambil uang perusahaan berlebihan selama ini semakin hancur deh hidup gue kalo beneran pisah sama dia bener -bener sial Citra tahu semuanya." teriak Angga kesal karena rencananya gagal total bahkan Citra tahu kebohongan dan kecurangannya selama ini. Rasanya kehancuran tinggal menghitung hari rasanya belum siap hidup tanpa memiliki apapun, memikirkan hidupnya dan hidup bersama Winda tanpa punya apapun pasti membuat Winda hidup menderita membuat Angga merasa tidak tega membiarkan Winda hidup susah karena dirinya gagal bujuk Citra.